Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Keanekaragaman Hayati
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Etnobotani Pada Rangkaian Upacara Adat Pernikahan Suku Bugis Bone di Nunukan Serta Manfaatnya Bagi Pembelajaran Biologi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN ETNOBOTANI PADA RANGKAIAN UPACARA ADAT PERNIKAHAN SUKU BUGIS BONE DI NUNUKAN SERTA MANFAATNYA BAGI PEMBELAJARAN BIOLOGI Abstrak Bagi masyarakat suku Bugis Bone di Nunukan, tumbuhan bukan sekadar pelengkap dalam upacara adat pernikahan, melainkan sebagai makna simbolis yang diwariskan secara turun-temurun. Sayangnya, pengetahuan tersebut sebagian besar masih tersimpan dalam ingatan para tetua dan belum banyak didokumentasikan secara ilmiah. Penelitian ini dilakukan untuk mengungkap jenis tumbuhan, bagian tumbuhan, dan fungsi setiap bagian tumbuhan yang digunakan dalam rangkaian upacara adat pernikahan tersebut, sekaligus menelaah manfaatnya bagi pembelajaran biologi. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di Kelurahan Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan. Data diperoleh melalui wawancara dengan empat narasumber, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menemukan 21 spesies tumbuhan dari 12 famili, dengan Arecaceae dan Musaceae sebagai famili yang paling banyak dimanfaatkan. Buah menjadi bagian yang paling sering digunakan (33%), disusul daun (19%), sedangkan kulit batang paling jarang digunakan (4%). Sebagian besar tumbuhan berfungsi sebagai perlengkapan upacara (14 spesies) dan sajian makanan (12 spesies), selebihnya sebagai hiasan dan pembungkus makanan, dan setiap tumbuhan membawa makna simbolik bagi kedua mempelai. Ketika suatu tumbuhan sulit diperoleh, masyarakat menggantinya dengan tumbuhan sejenis atau menanamnya sendiri di pekarangan. Temuan ini dapat menjadi sumber belajar kontekstual pada materi Keanekaragaman Hayati kelas X sekolah menengah atas, terutama untuk melatih peserta didik mengenali tumbuhan lokal yang dekat dengan kehidupan mereka.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN KANTONG SEMAR (Nepenthes sp.) DI KAWASAN HUTAN BUKIT MAS TARAKAN SEBAGAI POTENSI BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman dan dominansi spesies kantong semar (Nepenthes sp.) di Kawasan Hutan Bukit Mas Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian dilakukan dengan metode adaptif sampling design, menggunakan area aktivitas manusia untuk pengambilan Nepenthes, serta pengukuran faktor lingkungan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung indeks keanekaragaman dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 spesies Nepenthes yaitu Nepenthes ampullaria Jack, Nepenthes mirabilis (Lour) Druce, Nepenthes rafflesiana Jack dan Nepenthes hirsuta Hook.f yang berasal dari satu family Nepenthaceae, dengan jumlah total 386 individu. Indeks keanekaragaman (H’) yang diperoleh sebesar 1,07 termasuk kategori sedang, sedangkan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,37 termasuk kategori rendah, menunjukkan bahwa Kawasan penelitian memiliki ekosistem yang relatif stabil dengan penyebaran spesies yang cukup merata dan tidak ada spesies yang mendominasi secara berlebihan. Hasil penelitian berpotensi dijadikan bahan ajar pada pembelajaran biologi di sekolah, pada tingkat SMP/MTs kelas 8 dapat dikaitkan pada materi pembelajaran struktur dan fungsi tumbuhan dan pada Tingkat SMA/MA kelas 10 dapat dikaitkan pada materi pembelajaran keanekaragaman hayati. Kata Kunci: kantong semar, Nepenthes, keanekaragaman hayati, dominansi, bahan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Keanekaragaman dan Dominansi Jenis Capung (Odonata) di Kawasan Agrowisata Air Terjun Karungan dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar dalam Pembelajaran Biologi

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman dan dominansi jenis capung (Odonata) di Kawasan Agrowisata Air Terjun Karungan, Kota Tarakan, serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian dilakukan dengan metode jelajah (field method), menggunakan jaring serangga untuk menangkap capung, serta pengukuran faktor lingkungan Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung indeks keanekaragaman dan indeks dominansi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 10 spesies capung yang berasal dari dua famili, yaitu Libellulidae dan Coenagrionidae, dengan jumlah total 348 individu. Indeks keanekaragaman (H') yang diperoleh sebesar 1,85 termasuk kategori sedáng, sedangkan nilai indeks dominansi (C) sebesar 0,19 termasuk kategori rendah, menunjukkan bahwa kawasan penelitian memiliki ekosistem yang relatif stabil dengan penyebaran spesies yang cukup merata dan tidak ada spesies yang mendominasi secara berlebihan. Hasil penelitian berpotensi dijadikan sumber belajar kontekstual pada materi keanekaragaman hayati, dan ekologi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail