Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Nunukan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PEMASARAN PISANG KEPOK DESA SUNGAI LIMAU KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamal. 15.201020.078. 2019. “ Strategi Pemasaran Pisang Kepok Desa Sungai Limau Kecamatan Sebatik Tengah Kabupaten Nunukan”. dibimbing oleh Nia Kurniasih Suryana. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh petani yang ada yakni pemasaran merupakan suatu usaha untuk menyampaikan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Sejauh ini pemasaran pisang yang ada di Desa Sungai Limau telah mencapai di negara tetangga (Malaysia). Dari sektor pemasaran menghadapi beberapa kendala dalam hal produk, harga, tempat, dan promosi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pemasaran pisang kepok yang ada desa sungai limau kecamatan sebatik tengah. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Metode pengolahan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Analisis data yang digunakan adalah Analisis SWOT (IFAS dan EFAS). Hasil menunjukkan Faktor strategi internal dan eksternal menunjukkan bahwa jumlah untuk faktor kekuatan sebesar 1.60 lebih kecil dari ada jumlah faktor kelemahan sebesar 1.75 keadaan ini mengidentifikasi bahwa faktor kekuatan untuk pemasaran pisang kepok yang ada disungai limau lebih kecil dari pada faktor kelemahan yang akan menghambatnya. Sedangkan Analisis kuadran didapatkan dengan melakukan pengurangan antara jumlah total faktor dengan jumlah total kemudian dibagi 2. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai X = 0.71 dan nilai Y = 1.07 Kesimpulan bahwa faktor internal, dari aspek kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Desa, yaitu: (1) produk berkualitas, (2) pengetahuan SDM yang baik tentang budidaya pisang kepok, (3) letak wilayah strategis. (4) modal usaha terbatas, (5) minimnya kegiatan promosi, (6) kemasan produk pisang kurang menarik, (7) saluran pemasaran yang panjang. Pada sektor eksternal dari aspek peluang dan ancaman yang dimiliki oleh desa, yaitu: (1) adanya bantuan dari dinas pertanian, (2) tersedianya pemasaran pisang kepok yang masih luas baik dalam negeri maupun luar negeri (3) adanya kemajuan teknologi informasi, (4) stabilitas nilai tukar mata uang, (5) sulitnya akses perizinan, (6) harga beli hasil pertanian ditetapkan oleh tengkulak, (7) pesaing dari desa lain. Adapun strategi yang ditetapkan yaitu: (1) memperluas jaringan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi informasi, (2) meningkatkan sumber daya manusia (SDM) serta kerjasama dengan pihak dinas pertanian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dari penelitian ini maka diberikan beberapa saran sebagai berikut: (1) Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dengan cara membuat program workshop, pelatihan, studi banding poktan yang difasilitasi oleh pemerintah atau swasta, (2) Sebaiknya dilakukan pembimbingan dan pengawasan secara bertahap dari hasil alternatif strategi pemasaran pisang kepok di Desa Sungai Limau sesuai dengan prioritas sehingga tujuan dari pelaksanaan strategi tersebut dapat tercapai dan tepat sasaran (3) Disarankan pada peneliti berikutnya yang ingin melakukan penelitian dengan topik yang sama maka diharapkan dapat mengkaji lebih dalam masing-masing bagian dalam sistem strategi pemasaran pisang kepok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA POLISI RESKOBA POLRES NUNUKAN YANG DIDUGA TERLIBAT PEREDARAN NARKOTIKA DI DAERAH PERBATASAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peredaran narkotika di wilayah perbatasan merupakan salah satu isu mendesak yang dapat menggangu keselamatan serta keteraturan masyarakat. Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan antara Indonesia dan Malayasia memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap tindak pidana narkotika. Tidak jarang anggota kepolisian, termasuk personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Nunukan, diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Kondisi ini menimbulkan dilema antara penegakan hukum terhadap personel kepolisian yang diduga terlibat dalam kejahatan dan pemberian perlindungan hukum sebagai bagian dari hak setiap warga negara yang menjunjung asas praduga tidak bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis perlindungan hukum bagi anggota Satresnarkoba Polres Nunukan yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di daerah perbatasan serta menganalisis kesesuaian pengaturan perlindungan hukum serta permasalahan normatif dalam penerapannya berdasarkan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, pendekatan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil analisis terhadap peraturan perundang-undangan menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anggota Polri yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika diberikan melalui pemenuhan hak-hak hukum selama proses penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan kode etik, hingga persidangan. Bentuk perlindungan tersebut meliputi pendampingan hukum, penerapan asas praduga tak bersalah, serta jaminan atas hak-hak tersangka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Perlindungan hukum tersebut menghadapi berbagai hambatan, antara lain tekanan opini publik, kompleksitas pembuktian perkara narkotika di wilayah perbatasan, serta adanya tuntutan profesionalisme dan integritas institusi kepolisian. Hal ini diperlukan keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah dan perlindungan hak- hak hukum bagi anggota yang masih berstatus terduga guna menjamin kepastian hukum. Keadilan, dan akuntabilitas institusi kepolisian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Korupsi Pada Rumah Sakit Umum Dareah Kabupaten Nunukan (Studi Putusan No.58/Pid.Sus-TPK/2024/Smr)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim serta penerapan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kabupaten Nunukan berdasarkan Putusan No.58/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smr. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim telah mencakup aspek yuridis dan non-yuridis, dengan mendasarkan putusan pada alat bukti, keterangan saksi, dan ketentuan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasann Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan BLUD, yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2,5 miliar. Namun demikian, dalam analisis peulis, pertimbangan hakim belum sepenuhnya menggali aspek kesalahan (mens rea), karena perbuatan terdakwa yang dilakukan secara sistematis lebih tepat dikaulifikasikan sebagai kesengajaan (dolus eventualis) daripada kelalaian. Penerapan sanksi pidana dinilai telah sesuai normatif, tetapi belum penuhnya mencerminkan keadilan substantif dan kemanfaatan hukum, mengingat dampak korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga terganggunya pelayanan kesehatan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih progresif dan restoratif dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan (2019-2025)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NUNUKAN (2019-2025) Susana Angelina Nidi Agus Tri Darmawanto, S.E.,M.E Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Nunukan selama periode 2019–2025. Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu indikator penting dalam mengukur tingkat kemandirian keuangan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan time series. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nunukan berupa target dan realisasi PAD tahun 2019–2025. Analisis dilakukan menggunakan rasio efektivitas dengan membandingkan realisasi PAD terhadap target PAD yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas PAD Kabupaten Nunukan secara umum berada pada kategori sangat efektif. Rasio efektivitas PAD pada tahun 2019 sebesar 109,04%, tahun 2020 sebesar 123,84%, tahun 2021 sebesar 158,94%, tahun 2022 sebesar 81,04%, tahun 2023 sebesar 261,81%, tahun 2024 sebesar 256,00%, dan tahun 2025 sebesar 108,31%. Dari hasil tersebut terlihat bahwa sebagian besar realisasi PAD mampu melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Hanya pada tahun 2022 efektivitas PAD mengalami penurunan dan berada pada kategori cukup efektif karena realisasi PAD belum mencapai target yang ditetapkan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROYEKSI PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan serta mengkaji hubungan keduanya dalam kerangka Hukum Okun pada periode 2026–2030. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis tren dan proyeksi berbasis data time series berupa data sekunder dari instansi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran diproyeksikan menurun secara konsisten dari 2,20% pada tahun 2026 menjadi 1,88% pada tahun 2030, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat bertahap dari 3,65% menjadi 3,97%. Hal ini mencerminkan perbaikan kondisi pasar tenaga kerja seiring meningkatnya aktivitas ekonomi. Analisis hubungan keduanya menunjukkan adanya hubungan negatif sesuai Hukum Okun, di mana peningkatan pertumbuhan ekonomi diikuti penurunan pengangguran. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Tanpa peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi kurang optimal dalam menciptakan lapangan kerja. Implikasinya, pembangunan SDM menjadi faktor kunci dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, kebijakan perlu diarahkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta penguatan sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN DAN KAPASITAS SERAP TERHADAP INNOVATION OF CAPABILITY (Studi Empiris Pada UMKM Thrifting Di Kabupaten Nunukan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi ini didasarkan pada fakta bahwa meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Nunukan sangat penting. UMKM ini menghadapi tantangan dalam berbagi pengetahuan, kapasitas serap, dan innovation capability di era digital. Teori Berbasis Pengetahuan menekankan pengetahuan sebagai sumber daya strategis organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Survei purposive melibatkan 200 peserta dari pelaku UMKM thrifting yang dipilih. Pengaruh variabel berbagi pengetahuan (X1) dan kapasitas serap (X2) terhadap innovation capability (Y) dinilai melalui analisis regresi linier berganda setelah data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagi pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap innovation capability, dan kapasitas serap juga berpengaruh positif. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat berbagi pengetahuan lebih tinggi. dan kapasitas serap dalam organisasi, semakin meningkat pula innovation capability pelaku UMKM thrifting. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi, pembelajaran berkelanjutan, serta dukungan institusional untuk memperkuat ekosistem inovatif pada UMKM di wilayah perbatasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisa Keandalan Sistem Distribusi Listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dengan Metode Section Technique

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas analisis keandalan sistem distribusi listrik pada PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan menggunakan metode Section Technique. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keandalan sistem distribusi berdasarkan dua parameter utama, yaitu System Average Interruption Frequency Index (SAIFI) dan System Average Interruption Duration Index (SAIDI), serta membandingkannya dengan standar keandalan yang telah ditetapkan oleh SPLN 68-2:1986. Metode Section Technique digunakan untuk membagi jaringan distribusi menjadi beberapa bagian (section) berdasarkan fuse cut out (FCO), sehingga memungkinkan identifikasi area yang memiliki tingkat gangguan tertinggi. Data yang digunakan meliputi jumlah pelanggan, panjang saluran, data gangguan tahunan, serta waktu perbaikan dari setiap section. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai SAIFI total sebesar 3,6661 kali/tahun dan SAIDI total sebesar 4,85 jam/tahun. Nilai SAIDI telah memenuhi standar SPLN 68-2:1986 sebesar 21 jam/tahun, sedangkan nilai SAIFI masih sedikit di atas standar 3,2 kali/tahun. Section 5 dan Section 11 tercatat sebagai area dengan nilai indeks gangguan tertinggi sehingga menjadi fokus utama perbaikan. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Section Technique efektif dalam mengevaluasi keandalan sistem distribusi dan membantu PT. PLN (Persero) Rayon Nunukan dalam menentukan prioritas pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan jaringan serta kepuasan pelanggan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

tindak pidana penganiayaan narapidana yang dilakukan oleh oknum polisi khusus pemasyarakatan di lapas kelas IIB Nunukan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap narapidana yang menjadi korban kekerasan oleh oknum Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nunukan, serta menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya penganiayaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap narapidana yang masih menjalani pidana, mantan narapidana, serta pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap narapidana di Lapas Kelas IIB Nunukan belum berjalan optimal. Narapidana sering mengalami kekerasan fisik maupun psikis, serta tidak memiliki mekanisme pengaduan yang efektif. Faktor utama penyebab terjadinya penganiayaan antara lain penyalahgunaan wewenang oleh oknum petugas, kurangnya pelatihan dan pengawasan, over kapasitas Lapas yang menyebabkan ketegangan, serta rendahnya pemahaman narapidana mengenai hak-hak mereka. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketentuan hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan dengan praktik di lapangan. Penulis merekomendasikan peningkatan pengawasan internal dan eksternal, pemberian pelatihan kepada petugas mengenai pendekatan humanis, serta sosialisasi hak-hak narapidana agar sistem pemasyarakatan dapat berjalan sesuai tujuan, yaitu pembinaan dan reintegrasi sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INFRASTRUKTUR JALAN, BELANJA MODAL DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN NUNUKAN 2014-2023

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh infrastruktur jalan, belanja modal, dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Nunukan selama periode 2014-2023. Metode yang di gunakan adalah kuantitatif dengan jenis data sekunder yang diperoleh dari badan pusat statistik (BPS) Kabupaten Nunukan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 26. hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur jalan dan tenaga kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, dengan koefisien masing-masing 0,225 (p-value 0,001) untuk infrastruktur jalan dan 0,415 (p-value 0,002) untuk tenaga kerja. Sebaliknya, belanja modal ternyata tidak berpengaruh terhadap PDRB, dengan koefisien -0,065 (p-value 0,006). Hasil uji simultan menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan sangat baik untuk menjelaskan variasi PDRB, dengan nilai F-statistic 140,634 (Prob(F-statistic) 0,000). Temuan ini menunjukan pentingnya pengembangan infrastruktur dan kualitas tenaga kerja dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kebijakan pembangunan daerah sebaiknya berfokus pada peningkatan infrastruktur jalan serta peningkatan kualitas tenaga kerja melalui pendidikan dan pelatihan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Rumput Laut dalam perizinan dan pengelolaan budidaya terhadap kesejahteraan masyarakat di kabupaten nunukan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TINJAUAN YURIDIS RUMPUT LAUT DALAM PERIZINAN DAN PENGELOLAAN BUDIDAYA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN NUNUKAN Abstrak Tinjauan yuridis rumput laut dalam perizinan dan pengelolaan budidaya terhadap kesejahteraan masyarakat di kabupaten nunukan perlu adanya peningkatan pengawasan dan perizinan serta pengelolaan rumput laut di kabupaten nunukan agar dapat bermanfaat bagi kepentingan di kabupaten nunukan serta Perlu adanya pengawasan secara menyeluruh yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten nunukan terkait rumput laut, dalam membuat produk hukum sehingga dapat mengatur perizinan dan pengawasan. agar bisa mengontrol sumber daya manusia yang berada di Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan untuk membahas menganai Tinjauan yuridis rumput laut dalam perizinan dan pengelolaan budidaya terhadap kesejahteraan masyarakat di kabupaten nunukan. metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian normatif, hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, Bahwa di kabupaten nunukan perlu adanya peningkatan pengawasan dan perizinan serta pengelolaan rumput laut di kabupaten nunukan agar dapat bermanfaat bagi kepentingan di kabupaten nunukan serta Perlu adanya pengawasan secara menyeluruh yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten nunukan terkait rumput laut, dalam membuat produk hukum sehingga dapat mengatur perizinan dan pengawasan Kata Kunci : Rumput laut, perizinan dan pengelolaan, kabupaten nunukan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA IKAN GULAMAH (Johnius trachycephalus) DI PERAIRAN KABUPATEN NUNUKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan gulamah menjadi bagian konsumsi masyarakat Kabupaten Nunukan baik dalam bentuk segar maupun olahan. Ikan yang menjadi target pasar lokal dan luar pulau menjadi perhatian serius utamanya kualitas mutu ikan. Salah satu penyebab penurunan kualitas tersebut yakni terpaparnya mikroplastik. Keberadaan mikroplastik diperairan sangat berbahaya jika paparan dalam jangka waktu yang lama bagi biota yang hidup didalamnya. Mikroplastik masuk ke dalam tubuh melalui mekanisme pernafasan dan makanan, hingga pada akhirnya mikroplastik dapat merusak saluran pencernaan. Berdasarkan permasalahan tersebut disusunlah tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada ikan gulamah di Perairan Kecamatan Nunukan Selatan dan Kecamatan Nunukan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Identifikasi mikroplastik dilakukan di bawah Mikroskop di Laboratorium LSIH Universitas Borneo Tarakan. Hasil menunjukkan bahwa dari 20 ekor ikan gulamah yang diambil dari lokasi Kecamatan Nunukan Selatan dan Kecamatan Nunukan ditemukan keberadaan mikroplastik yaitu dengan rata-rata jumlah mencapai 8-22 dan 11-29 partikel/ekor. Kelimpahan total mikroplastik dari 2 lokasi tersebut ditemukan sebanyak 448 -536 partikel. Hasil identifikasi karakteristik mikroplastik pada ikan gulamah di perairan Kabupaten Nunukan ditemukan 4 bentuk mikroplastik yaitu fiber, film, fragmen dan pelet. Mikroplastik di 2 lokasi yang paling dominan adalah fragmen dan film sebanyak 324-303 partikel. Identifikasi berdasarkan warna ditemukan 7 warna yaitu hitam, biru, merah, coklat, hijau, kuning dan transparan. Warna yang paling dominan yaitu hitam sebanyak 484 partikel. Identifikasi berdasarkan ukuran mikroplastik yang paling dominan yaitu berukuran 100-500 µm.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DAN OBAT-OBAT TERLARANG OLEH KEPOLISIAN RESOR NUNUKAN DI DAERAH PERBATASAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis secara yuridis empiris bentuk penanggulangan tindak pidana narkotika dan obat-obat terlarang oleh Kepolisian Resort Nunukan di daerah perbatasan; dan untuk mendeskripsikan mengenai hambatan yang dihadapi oleh Kepolisian Resort Nunukan dalam melakukan penanggulangan tindak pidana narkotika dan obat-obat terlarang di daerah perbatasan. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum yuridis empiris dengan dasar pemikiran bahwasanya objek yang hendak diteliti adalah seputar penerapan tugas dan fungsi kepolisian di Polres Nunukan dalam kerangka penanggulangan tindak pidana narkoba secara empiris dilapangan atau ditengah masyarakat meskipun pelaksanakan tugas tersebut, secara normatif dogmatik harus beranjak kepada peraturan undang-undang yang berlaku seperti undang-undang kepolisian, undang-undang narkotiak, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk penanggulangan tindak pidana narkotika dan obat-obat terlarang oleh Kepolisian Resort Nunukan di daerah perbatasan, terbagi atas 3 (tiga) pola pendekatan, yaitu: Penanggulangan secara Pre-Emtif dalam konteks penanggulangan tindak pidana Narkoba oleh Polres Nunukan adalah jajaran kepolisian telah melakukan kegiatan sosialisasi serta penyuluhan hukum kepada berbagai segmen masyarakat di Wilayah Hukum Perbatasan Nunukan. Untuk Bentuk penanggulangan secara preventif oleh Polres Nunukan, yaitu dalam bentuk tindakan pengawasan terhadap tempat-tempat yang berpotensi atau rawan terjadinya tindak pidana peredaran Narkoba. Sedangkan, pendekatan secara represif adalah bentuk penindakan oleh aparat kepolisian Polres Nunukan dimulai dari penyelidikan, penyidikan sampai dengan penangkapan yang berfungsi untuk memberikan hukuman kepada penyalahguna agar mendapatkan efek jera. Hambatan yang dihadapi oleh Kepolisian Resort Nunukan dalam melakukan penanggulangan tindak pidana narkotika dan obat-obat terlarang di daerah perbatasan, yaitu: Kurangnya sarana prasarana perangkat teknologi dan alat test urine yang memadai; Kurangnya Partisipasi Masyarakat; Kualitas Sumber Daya Manusia Personil Polres Nunukan Yang Masih Kurang; Personil Yang Kurang Menjaga Rahasia Operasi Penindakan Narkoba

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN FUNGSI RESERSE DALAM KEPOLISIAN SEBAGAI TINDAK LANJUT UPAYA PENANGANAN DAN PENGUNGKAPAN KEJAHATAN PENCURIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES NUNUKAN POLDA KALTARA

2023•

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Peran Fungsi Reserse Dalam Kepolisian Sebagai Tindak Lanjut Upaya Penanganan dan Pengungkapan Kejahataan Pencurian Di wilayah Hukum Polres Nunukan Polda Kaltara. Pertama, Pengungkapan kejahatan oleh satreskrim Polres Nunukan. Kedua, Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pengungkapan kejahatan oleh satreskrim Polres Nunukan. Ketiga, Tesis ini merupakan penelitian normative yang memfokuskan pada norma-norma hukum yang terdapat dalam peraturan perundang-undangan. Dengan mengolah bahan-bahan hukum tersebut ditambah bahan hukum tersier untuk menjawab permasalahan. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanan dan negeri. Kedua, Upaya penanggulangan yang dilakukan Satreskrim Polres Nunukan untuk mengurangi tindak pidana pencurian dengan kekerasan adalah melalui pencegahan dan pemberantasan pencurian denagn kekerasan yaitu dengan memberikan perlindungan kepada masyarakat untuk tidak menjadi korban pencurian dengan kekerasan yang belum terjadi, sedangkan upaya kepolisian berupa pemberantasan kejahatan pencurian dengan kekerasan, dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat yang belum menjadi korban untuk tidak menjadi korban pencurian dengan kekerasan, dengan cara menangkap para pelaku sindikat pencurian dengan kekerasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KELIMPAHAN MAKROZOOBENTOS DI DANAU MANUK BUNGKUL KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Makrozoobentos merupakan organisme yang keberadaanya banyak terdapat di ekosistem air tawar termaksud di Danau Manuk Bungkul. Tujuan penelitian adalah untuk mengindentifikasi makrozoobentos serta menghitung kelimpahan, keanekaragaman, keseragaman dan dominansi makrozoobentos di Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019 sampai dengan Januari 2020 metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif. Pengambilan sampel makrozoobentos di Danau Manuk Bungkul dilakukan pada 3 titik stasiun, setiap stasiun terdiri dari 3 substasiun dan masing-masing stasiun dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 kali pengulangan. Hasil penelitian kelimpahan makrozoobentos di perairan Danau Manuk Bungkul terdiri 2 kelas yaitu kelas Gastropoda dan Crutacea. Kelas Gastropoda berjumlah 44% dan Crustacea berjumlah 56%. Indeks keanekaragaman makrozoobentos standar deviasi adalah 0,38�0,31. Indeks keseragaman makrozoobentos standar deviasi adalah 0,9�0,4. Indeks dominansi makrozoobentos standar deviasi adalah 0,6�0,4. Kelimpahan makrozoobentos standar deviasi yaitu sebesar 4,41�3,15.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 NUNUKAN SELATAN

2020•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual pada siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang terdiri atas dua siklus. Pada tiap siklusterdiri atas dua kali pertemuan, dengan tahapan pada setiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, lembar observasi aktivitas guru dan aktivitas siswa, lembar penilaian (mengukur aspek sikap dan ketrampilan) serta Tes Hasil Belajar dan Lembar Kerja siswa (Mengukur aspek pengetahuan). Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT) berbantuan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMPN 3 Nunukan Selatan. Secara klasikal nilai siswa dari siklusI ke siklusII terdapat peningkatan pada ketiga aspek yang diukur yaitu, aspek pengetahuan pada siklus I yaitu 50% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 79%. Pada aspek sikap persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 64% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 96%. Sedangkan aspek keterampilan, persentase siswa yang memperoleh nilai dengan kategori minimal baik pada siklus I yaitu 61% dan siklus II mengalami peningkatan yaitu 86%. Nilai siswa secara klasikal yang diperoleh tersebut telah mencapai indikator ketuntasan yaitu 75%. Hasil pengamatan aktivitas guru mengajar siklus I 82 dengan kategori sangat baik, siklus II 86 dengan kategori sangat baik dan hasil aktivitas siswa siklus I 70% dengan kategori baik, siklus II 93% berkategori sangat baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail