BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim serta penerapan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kabupaten Nunukan berdasarkan Putusan No.58/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smr. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim telah mencakup aspek yuridis dan non-yuridis, dengan mendasarkan putusan pada alat bukti, keterangan saksi, dan ketentuan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasann Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan BLUD, yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2,5 miliar. Namun demikian, dalam analisis peulis, pertimbangan hakim belum sepenuhnya menggali aspek kesalahan (mens rea), karena perbuatan terdakwa yang dilakukan secara sistematis lebih tepat dikaulifikasikan sebagai kesengajaan (dolus eventualis) daripada kelalaian. Penerapan sanksi pidana dinilai telah sesuai normatif, tetapi belum penuhnya mencerminkan keadilan substantif dan kemanfaatan hukum, mengingat dampak korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga terganggunya pelayanan kesehatan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih progresif dan restoratif dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim serta penerapan sanksi pidana dalam perkara tindak pidana korupsi pada pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kabupaten Nunukan berdasarkan Putusan No.58/Pid.Sus-TPK/2024/PN Smr. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri dari bahan hukum primer berupa perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur hukum dan jurnal ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim telah mencakup aspek yuridis dan non-yuridis, dengan mendasarkan putusan pada alat bukti, keterangan saksi, dan ketentuan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasann Tindak Pidana Korupsi. Terdakwa terbukti menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan BLUD, yang mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp2,5 miliar. Namun demikian, dalam analisis peulis, pertimbangan hakim belum sepenuhnya menggali aspek kesalahan (mens rea), karena perbuatan terdakwa yang dilakukan secara sistematis lebih tepat dikaulifikasikan sebagai kesengajaan (dolus eventualis) daripada kelalaian. Penerapan sanksi pidana dinilai telah sesuai normatif, tetapi belum penuhnya mencerminkan keadilan substantif dan kemanfaatan hukum, mengingat dampak korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga terganggunya pelayanan kesehatan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan hukum yang lebih progresif dan restoratif dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan publik.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa inggris karena berperan penting dalam seluruh keterampilan berbahasa, seperti berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Namun, berdasarkan observasi di SMP Negeri 3 Tarakan, banyak siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam memahami teks berbahasa Inggris akibat keterbatasan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media Wordwall terhadap penguasaan kosakata siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one group pre-test and post-test design). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis sebanyak 30 soal yang mencakup pilihan ganda, mencocokkan kata dengan gambar, teka-teki kata, dan mencocokkan petunjuk dengan gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa adalah 62,03 dan meningkat menjadi 81,25 pada post-test. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Dengan demikian, media Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa inggris siswa kelas VII-4 di SMP Negeri 3 Tarakan. Vocabulary is a fundamental aspect of English language acquisition, playing a crucial role in the development of all language skills, including speaking, listening, reading, and writing. However, based on observations at SMP Negeri 3 Tarakan, many seventh-grade students struggle to comprehend English texts due to limited vocabulary mastery. This study aims to investigate the effect of using Wordwall media on the vocabulary mastery of the seventh-grade students. A quantitative approach was employed, using a pre-experimental design (one-group pre-test and post-test design). The sample consisted of 32 students from class VII-4, selected through purposive sampling. The research instrument was a written test comprising 30 items, including multiple-choice questions, word-picture matching, word puzzles, and clue-picture matching tasks. The data analysis revealed that the students' average pre-test score was 62.03, which increased to 81.25 in the post-test. A paired sample t-test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 0.05, indicating a statistically significant effect of Wordwall media on students' vocabulary mastery. Therefore, Wordwall media is proven to be an effective interactive learning tool in enhancing the English vocabulary mastery of class VII-4 students at SMP Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kosakata merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa inggris karena berperan penting dalam seluruh keterampilan berbahasa, seperti berbicara, mendengar, membaca, dan menulis. Namun, berdasarkan observasi di SMP Negeri 3 Tarakan, banyak siswa kelas VII mengalami kesulitan dalam memahami teks berbahasa Inggris akibat keterbatasan penguasaan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penggunaan media Wordwall terhadap penguasaan kosakata siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental (one group pre-test and post-test design). Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis sebanyak 30 soal yang mencakup pilihan ganda, mencocokkan kata dengan gambar, teka-teki kata, dan mencocokkan petunjuk dengan gambar. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test siswa adalah 62,03 dan meningkat menjadi 81,25 pada post-test. Uji statistik menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media Wordwall terhadap peningkatan penguasaan kosakata siswa. Dengan demikian, media Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa inggris siswa kelas VII-4 di SMP Negeri 3 Tarakan. Vocabulary is a fundamental aspect of English language acquisition, playing a crucial role in the development of all language skills, including speaking, listening, reading, and writing. However, based on observations at SMP Negeri 3 Tarakan, many seventh-grade students struggle to comprehend English texts due to limited vocabulary mastery. This study aims to investigate the effect of using Wordwall media on the vocabulary mastery of the seventh-grade students. A quantitative approach was employed, using a pre-experimental design (one-group pre-test and post-test design). The sample consisted of 32 students from class VII-4, selected through purposive sampling. The research instrument was a written test comprising 30 items, including multiple-choice questions, word-picture matching, word puzzles, and clue-picture matching tasks. The data analysis revealed that the students' average pre-test score was 62.03, which increased to 81.25 in the post-test. A paired sample t-test showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 0.05, indicating a statistically significant effect of Wordwall media on students' vocabulary mastery. Therefore, Wordwall media is proven to be an effective interactive learning tool in enhancing the English vocabulary mastery of class VII-4 students at SMP Negeri 3 Tarakan.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini merupakan studi etnozoologi yang membahas mengenai hubungan antar manusia dengan jenis fauna yang terdapat di lingkungan sekitar dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat Kelurahan Karang Rejo dan Pengunjung KKMB kota Tarakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengetahuan masyarakat terhadap keberadaan jenis fauna, persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan dan pengolahan jenis fauna yang terdapat di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) kota Tarakan serta untuk mengetahui potensi data hasil penelitian sebagai sumber belajar biologi. Adapun metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam dengan masyarakat Kelurahan Karang Rejo dan pengunjung KKMB yang didukung oleh dokumentasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui keberadaan jenis fauna yang beranekaragam, masyarakat memiliki persepsi cukup baik terhadap pemanfaatan jenis fauna yang hanya dapat dilakukan dari segi aspek ekowisata untuk dilestarikan secara berkelanjutan serta pemanfaatan dan pengolahan jenis fauna yang cukup bervariasi di luar dari KKMB kota Tarakan seperti untuk konsumsi, pengobatan tradisional dan mistis atau pertanda. Pemetaan pembelajaran terdapat pada materi biologi kelas X SMA pada Kompetensi Dasar (KD) 3.2 dan Kompetensi Dasar (KD) 4.2.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan studi etnozoologi yang membahas mengenai hubungan antar manusia dengan jenis fauna yang terdapat di lingkungan sekitar dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat Kelurahan Karang Rejo dan Pengunjung KKMB kota Tarakan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengetahuan masyarakat terhadap keberadaan jenis fauna, persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan dan pengolahan jenis fauna yang terdapat di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) kota Tarakan serta untuk mengetahui potensi data hasil penelitian sebagai sumber belajar biologi. Adapun metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam dengan masyarakat Kelurahan Karang Rejo dan pengunjung KKMB yang didukung oleh dokumentasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2023 dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui keberadaan jenis fauna yang beranekaragam, masyarakat memiliki persepsi cukup baik terhadap pemanfaatan jenis fauna yang hanya dapat dilakukan dari segi aspek ekowisata untuk dilestarikan secara berkelanjutan serta pemanfaatan dan pengolahan jenis fauna yang cukup bervariasi di luar dari KKMB kota Tarakan seperti untuk konsumsi, pengobatan tradisional dan mistis atau pertanda. Pemetaan pembelajaran terdapat pada materi biologi kelas X SMA pada Kompetensi Dasar (KD) 3.2 dan Kompetensi Dasar (KD) 4.2.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar penggunaan gadget siswa kelas X terhadap hasil belajar biologi di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 siswa kelas X. Keseluruhan data diperoleh berdasarkan skor dari angket penggunaan gadget yang disebarkan secara online melalui google form dan soal LKPD dan soal pilihan ganda (Post Test), kemudian dianalisis dengan uji regresi sederhana untuk mencari pengaruh penggunaan gadget terhadap hasil belajar biologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget siswa kelas X SMK Kesehatan Kaltara Tarakan termasuk pada kategori sedang dengan nilai persentase sebesar 65,8% dengan jumlah 50 siswa, intensitas penggunaan gadget siswa kelas X di SMK Kesehatan Kaltara termasuk dalam kategori sedang yaitu dengan nilai persentase sebesar 63,2% yang bejumlah 48 siswa, dan hasil belajar biologi kelas X di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan termasuk pada kategori sedang yaitu dengan nilai presentase sebesar 69,7% yang berjumlah 53 siswa. Berdasarkan uji regresi sederhana diperoleh tidak ada pengaruh signifikan antara penggunaan gadget terhadap hasil belajar siswa kelas X SMK Kesehatan Kaltara Tarakan, diduga penggunaan gadget tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar adalah karena faktor lain seperti sikap siswa, kecerdasan siswa, atau faktor lain seperti metode pembelajaran, media pembelajaran yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa.