Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Anggota Polri
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA POLISI RESKOBA POLRES NUNUKAN YANG DIDUGA TERLIBAT PEREDARAN NARKOTIKA DI DAERAH PERBATASAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peredaran narkotika di wilayah perbatasan merupakan salah satu isu mendesak yang dapat menggangu keselamatan serta keteraturan masyarakat. Kabupaten Nunukan sebagai daerah perbatasan antara Indonesia dan Malayasia memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap tindak pidana narkotika. Tidak jarang anggota kepolisian, termasuk personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Nunukan, diduga terlibat dalam peredaran narkotika. Kondisi ini menimbulkan dilema antara penegakan hukum terhadap personel kepolisian yang diduga terlibat dalam kejahatan dan pemberian perlindungan hukum sebagai bagian dari hak setiap warga negara yang menjunjung asas praduga tidak bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis perlindungan hukum bagi anggota Satresnarkoba Polres Nunukan yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di daerah perbatasan serta menganalisis kesesuaian pengaturan perlindungan hukum serta permasalahan normatif dalam penerapannya berdasarkan peraturan perundang-undangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, pendekatan kasus. Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil analisis terhadap peraturan perundang-undangan menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anggota Polri yang diduga terlibat dalam tindak pidana narkotika diberikan melalui pemenuhan hak-hak hukum selama proses penyelidikan, penyidikan, pemeriksaan kode etik, hingga persidangan. Bentuk perlindungan tersebut meliputi pendampingan hukum, penerapan asas praduga tak bersalah, serta jaminan atas hak-hak tersangka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Perlindungan hukum tersebut menghadapi berbagai hambatan, antara lain tekanan opini publik, kompleksitas pembuktian perkara narkotika di wilayah perbatasan, serta adanya tuntutan profesionalisme dan integritas institusi kepolisian. Hal ini diperlukan keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap anggota yang terbukti bersalah dan perlindungan hak- hak hukum bagi anggota yang masih berstatus terduga guna menjamin kepastian hukum. Keadilan, dan akuntabilitas institusi kepolisian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan Hukum Penyalahgunaan Narkotika Oleh Anggota Polri Di Polres Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana penyalahgunaan narkotika oleh anggota polri di polres tarakan. pertama, penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana penyalahgunaan narkotika oleh anggota polri di polres taraka. kedua,kendala yang dihadapi dalam penegakan penyalahgunaan narkotika oleh anggota polri di polres tarakan. ketiga, skripsi ini merupakan penelitian yuridis normative yang menggunakan perundang undangan dan konseptual. dengan mengolah bahan bahan hukum tersebut ditambah bahan hukum tersier untuk menjawab permasalahan. hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, prosedur penegakan hukum terhadap anggota polri yang menyalahgunakan narkotika di polres tarakan adalah dengan sanksi berupa ketentuan dalam undang undang kepolisian dengan tahapan penyidikan dan penyelidikan, tahap penuntutan dan penyelesaian perkara di persidangan serta sanksi kode etik kepolisian. kedua, kendala yang dihadapi pihak kepolisian dalam menangani anggota polri yang menggunakan narkotika di polres tarakan dalah substansi, kultural, hukum dan masyarakat itu sendiri serta rendahnya moral aparat penegak hukum sebagi abdi negara

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail