Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Hukum Okun
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROYEKSI PENGANGGURAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nunukan serta mengkaji hubungan keduanya dalam kerangka Hukum Okun pada periode 2026–2030. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis tren dan proyeksi berbasis data time series berupa data sekunder dari instansi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran diproyeksikan menurun secara konsisten dari 2,20% pada tahun 2026 menjadi 1,88% pada tahun 2030, sementara pertumbuhan ekonomi meningkat bertahap dari 3,65% menjadi 3,97%. Hal ini mencerminkan perbaikan kondisi pasar tenaga kerja seiring meningkatnya aktivitas ekonomi. Analisis hubungan keduanya menunjukkan adanya hubungan negatif sesuai Hukum Okun, di mana peningkatan pertumbuhan ekonomi diikuti penurunan pengangguran. Namun, efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM). Tanpa peningkatan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi kurang optimal dalam menciptakan lapangan kerja. Implikasinya, pembangunan SDM menjadi faktor kunci dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, kebijakan perlu diarahkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, serta penguatan sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Estimasi dan Proyeksi Inflasi, Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi di Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan memproyeksikan inflasi, pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data sekunder yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan selama periode 2015–2024. Estimasi inflasi dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu PDRB Deflator dan Indeks Harga Konsumen (IHK), serta dianalisis menggunakan metode rata-rata aritmetika dan tren kuadratik. Proyeksi ke depan (2025–2030) juga dilakukan terhadap tingkat inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi dengan model kuadratik sebagai alat prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi Kota Tarakan mengalami fluktuasi dengan puncak tertinggi sebesar 7,69% pada tahun 2022, dan turun drastis menjadi 1,97% pada 2024. Proyeksi menunjukkan tren inflasi yang stabil dan menurun hingga 1,79% pada tahun 2030. Pengangguran diproyeksikan turun dari 5,21% pada 2025 menjadi 4,79% pada 2030, sementara pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif, meningkat dari 5,63% menjadi 8,45% pada periode yang sama. Fenomena ekonomi ini tidak sepenuhnya mengikuti teori Kurva Phillips, karena inflasi dan pengangguran menurun secara bersamaan. Namun, hubungan negatif antara pengangguran dan pertumbuhan ekonomi selaras dengan Hukum Okun. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan berbasis data, memperkuat sektor ekonomi riil, serta merancang kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail