Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

24 hasil
Subjek: COD
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS DAN KARAKTER MOLEKULER IKAN DARI PERAIRAN SUNGAI MENTARANG HULU DESA LONG BERANG KABUPATEN MALINAU KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis dan karakter molekuler ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Desa Long Berang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara menggunakan metode DNA barcoding dengan penanda gen mitokondria Cytochrome c Oxidase Subunit I (COI). Sampel yang dianalisis terdiri atas enam sekuen dengan kode RA1, RA2, RA4, RA5, RA9, dan RA11. Analisis dilakukan melalui ekstraksi DNA, PCR, elektroforesis, sekuensing, pencocokan sekuen pada database GenBank, analisis jarak genetik, dan filogenetik. Hasil pencocokan menunjukkan tingkat kemiripan sebesar 93,24–100%, dengan kemiripan tertinggi RA1 dengan Tor douronensis, RA2 dengan Lobocheilos erinaceus, RA4 dengan Cyclocheilichthys repasson, RA5 dengan Parachela oxygastroides, RA9 dengan Hemibagrus fortis, dan RA11 dengan Gastromyzon ornaticauda. Jarak genetik terendah ditemukan pada RA5 dengan P. oxygastroides sebesar 0,000. Analisis filogenetik menunjukkan adanya pengelompokan sampel berdasarkan kedekatan genetik dengan sekuen pembanding. Berdasarkan hasil tersebut, DNA barcoding gen COI dapat digunakan untuk membantu menentukan identitas jenis serta mengetahui hubungan kekerabatan genetik ikan dari perairan Sungai Mentarang Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS HIU TIKAR DARI PERAIRAN MUARA BULUNGAN KALIMANTAN UTARA BERDASARKAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI DAN MOLEKULER

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hiu tikar yang tertangkap sebagai hasil tangkapan buangan dari Perairan Muara Bulungan, Kalimantan Utara berdasarkan karakter morfologi dan molekuler. Hiu tikar sering tertangkap bersama hasil tangkapan utama menggunakan alat tangkap pukat hela (trawl), namun informasi ilmiah mengenai karakteristik morfologi dan molekulernya di wilayah ini belum tersedia. Penelitian menggunakan lima ekor sampel hiu tikar yang dianalisis berdasarkan karakter morfologi (bentuk tubuh, kepala, sirip, dan pola warna) serta karakter molekuler melalui ekstraksi DNA, amplifikasi gen Cytochrome c Oxidase I (COI) menggunakan PCR, elektroforesis, dan sekuensing dengan metode Sanger. Hasil sekuensing selanjutnya dianalisis menggunakan BLAST pada database NCBI, dilanjutkan dengan analisis jarak genetik dan filogenetik menggunakan metode Neighbor-Joining. Hasil identifikasi morfologi menunjukkan bahwa sampel memiliki tubuh memanjang, kepala lebar dan membulat, terdapat barbel di sekitar mulut, dua sirip dorsal yang terletak di bagian posterior tubuh, serta pola bercak khas pada permukaan tubuh, sesuai dengan ciri spesies Chiloscyllium plagiosum. Hasil analisis molekuler menunjukkan tingkat kemiripan sekuens sebesar 99,08-99,85% dengan data Chiloscyllium plagiosum pada GenBank, dengan nilai jarak genetik yang rendah (0,000-0,012), menunjukkan hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Berdasarkan hasil penelitian, kombinasi identifikasi morfologi dan molekuler berhasil mengonfirmasi keberadaan Chiloscyllium plagiosum di perairan Muara Bulungan, Kalimantan Utara, sekaligus memberikan data ilmiah awal sebagai dasar upaya pengelolaan dan konservasi spesies ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Perkawinan Beda Agama menurut Hukum Gereja Katolik (Codex Iuris Canonici) dan Hukum Nasional

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perkawinan beda agama menurut Hukum Gereja Katolik serta keabsahannya menurut hukum nasional Indonesia dan perbandingan antara kedua sistem hukum tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hukum Gereja Katolik membedakan mixta religio dan disparitas cultus. Mixta religio merupakan perkawinan antara seorang Katolik dengan orang yang telah dibaptis tetapi tidak berada dalam persekutuan penuh dengan Gereja Katolik dan memerlukan izin dari otoritas Gereja, sedangkan disparitas cultus merupakan perkawinan antara seorang Katolik dengan orang yang tidak dibaptis yang menjadi halangan yang menggagalkan dan memerlukan dispensasi agar dapat dilangsungkan secara sah menurut hukum kanonik. Pemberian izin atau dispensasi tersebut disertai persyaratan tertentu yang berkaitan dengan kehidupan iman dan pendidikan anak. Sementara itu, hukum nasional Indonesia berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan menentukan bahwa perkawinan sah apabila dilaksanakan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya. Dengan demikian, perbedaan kedua sistem hukum tersebut terletak pada mekanisme pengaturannya, yaitu Hukum Gereja Katolik menyediakan mekanisme izin dan dispensasi dengan persyaratan tertentu, sedangkan hukum nasional menjadikan hukum agama dan kepercayaan sebagai dasar penentuan keabsahan perkawinan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi jenis dan karakter molekuler hiu lontar dari perairan tanah kuning menggunakan dna barcoding

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Hiu lontar (Rhynchobatus australiae) merupakan salah satu spesies Elasmobranchii yang berperan penting dalam ekosistem perairan pesisir dan berstatus Sangat Terancam Punah (Critically Endangered) menurut IUCN akibat tingginya tekanan penangkapan dan degradasi habitat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan karakter molekuler hiu lontar dari Perairan Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menggunakan pendekatan morfologi dan DNA barcoding. Penelitian dilaksanakan pada Maret - Mei 2026 menggunakan tiga sampel yang diperoleh dari hasil tangkapan pukat hela. Analisis morfologi dilakukan berdasarkan karakter morfologi dan morfometrik, sedangkan analisis molekuler meliputi ekstraksi DNA, amplifikasi PCR, sekuensing, analisis BLAST, perhitungan jarak genetik, dan konstruksi pohon filogenetik. Analisis DNA barcoding menghasilkan panjang sekuens 602–714 bp dengan tingkat kemiripan 99,84–100% terhadap data referensi GenBank. Nilai jarak genetik antar sampel sebesar 0,000 menunjukkan hubungan kekerabatan yang sangat dekat. Analisis filogenetik membentuk dua clade, yaitu in-group yang terdiri atas sampel penelitian dan sekuens referensi R. australiae dari perairan lainnya, serta out-group yang terdiri atas Carcharodon carcharias. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa hiu lontar yang ditemukan di Perairan Tanah Kuning merupakan spesies Rhynchobatus australiae. Informasi genetik yang diperoleh diharapkan dapat mendukung upaya konservasi, pengelolaan, dan perlindungan hiu lontar secara berkelanjutan di Indonesia. Identification of the species and molecular characteristics of the spadenose shark from Tanah Kuning waters using DNA barcoding

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Kosakata Bahasa Tidung Tengara Berbasis QR Code dalam Pembelajaran Kokurikuler pada Siswa Kelas VIII di SMPN 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar interaktif kosakata Bahasa Tidung Tengara berbasis QR Code dalam pembelajaran kokurikuler bagi siswa kelas VIII di SMPN 2 Tarakan yang layak, praktis, dan efektif digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE. Subjek uji coba adalah siswa kelas VIII E SMPN 2 Tarakan. Data dianalisis secara kualitatif dan deskriptif kuantitatif.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar memperoleh persentase sebesar 93,85% dari ahli materi, 90% dari ahli bahasa, dan 92,5% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Penilaian praktisi memperoleh persentase sebesar 94% dengan kategori sangat praktis. Hasil pengerjaan LKPD memperoleh persentase sebesar 97,12% dan respons siswa sebesar 85,48%, yang keduanya termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar interaktif kosakata Bahasa Tidung Tengara berbasis QR Code dinyatakan sangat layak, sangat praktis, dan sangat efektif digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa kelas VIII di SMPN 2 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK ALGINAT DARI Sargassum sp. MENGGUNAKAN PELARUT Na2CO3 DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA

2026•

Sargassum sp. merupakan salah satu rumput laut cokelat yang banyak ditemukan di perairan Indonesia dan mengandung senyawa penting berupa alginat. Alginat merupakan polisakarida alami yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Na₂CO₃ terhadap rendemen dan karakteristik natrium alginat yang diekstraksi dari rumput laut cokelat Sargassum sp. Alginat sebagai polisakarida yang banyak digunakan dalam industri pangan, farmasi, dan kosmetik. Metode penelitian menggunakan ekstraksi asam dengan variasi konsentrasi Na₂CO₃ sebesar 2%, 4%, dan 6%. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, kadar air, kadar abu, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Na₂CO₃ 4% menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 52,53%, kadar air 7,33%, kadar abu 58,33%, dan pH 7,28. Kadar air dan pH seluruh perlakuan memenuhi standar Food Chemical Codex (FCC), sedangkan kadar abu belum memenuhi standar. Konsentrasi Na₂CO₃ 4% merupakan perlakuan terbaik dalam menghasilkan natrium alginat dari Sargassum sp. dengan karakteristik yang relatif optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Rancang Bangun Sistem Informasi Harga Udang Windu Menggunakan Qr Code Berbasis Mobile Di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Udang windu merupakan salah satu komoditas unggulan di Kota Tarakan, namun penyampaian informasi harga dan proses pencatatan masih dilakukan secara manual sehingga kurang efisien dan berpotensi menyebabkan keterlambatan informasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem informasi harga udang windu berbasis mobile yang memanfaatkan teknologi QR Code sebagai sarana penyajian informasi meliputi harga, ukuran, kode peti, harga jual per kilogram, dan stok per kilogram. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) yang mencakup tahapan observasi, perancangan, implementasi menggunakan Flutter dan Firebase, serta pengujian melalui Black Box Testing, Usability Testing, pengujian pencahayaan, dan pengujian sudut kemiringan QR Code. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Berdasarkan Black Box Testing, seluruh fitur aplikasi berfungsi dengan baik dan memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100%. Pada pengujian pencahayaan menunjukkan bahwa QR Code dapat dipindai pada berbagai kondisi intensitas cahaya, meskipun waktu pembacaan menjadi lebih lama pada kondisi minim pencahayaan. Sementara itu, pengujian sudut kemiringan membuktikan bahwa QR Code tetap dapat terdeteksi pada sudut 45°, 75°, dan 90° dengan perbedaan waktu deteksi namun tetap mampu menampilkan informasi harga udang windu. Selain itu, Usability Testing yang melibatkan 23 responden menghasilkan nilai Learnability sebesar 4,41, Memorability 4,45, Efficiency 4,47, Errors 4,43, dan Satisfaction 4,47, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 4,446 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan aplikasi dapat memudahkan pengguna dalam mengakses informasi harga udang windu di Sinar Rejeki Beringin 2 Ujung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

.IMPLEMENTASI SISTEM AUTENTIKASI SERTIFIKAT DIGITAL BERBASIS QR CODE DENGAN KEMANAN SHA-256 DAN RBAC(ROLE BASED ACCESS CONTROL)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem autentikasi sertifikat digital berbasis QR Code dengan keamanan SHA-256 dan Role Based Access Control (RBAC). Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL dengan pendekatan Research and Development (R&D). QR Code digunakan sebagai media akses cepat menuju halaman verifikasi sertifikat, sedangkan algoritma SHA-256 diterapkan untuk menghasilkan nilai hash sebagai mekanisme pemeriksaan integritas dokumen. Selain itu, RBAC digunakan untuk membatasi hak akses pengguna berdasarkan peran, yaitu SuperAdmin, Admin, dan Viewer/Verifikator , serta activity log digunakan untuk mencatat aktivitas penting dalam sistem. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan pengelolaan sertifikat, pembentukan QR Code, verifikasi sertifikat, pemeriksaan integritas dokumen, pembatasan akses pengguna, dan pencatatan aktivitas secara terstruktur. Pengujian dilakukan melalui Black Box Testing, Security Testing berbasis OWASP Top 10 (2025), pengujian SHA-256, QR Code, RBAC, serta kuesioner skala Likert. Hasil Black Box Testing terhadap 60 skenario menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%, sedangkan Security Testing terhadap 14 skenario berbasis OWASP Top 10 (2025) juga menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100%, sehingga sistem dinyatakan mampu menangani skenario pengujian keamanan yang dilakukan, termasuk pembatasan akses berdasarkan peran dan pencegahan manipulasi session. Berdasarkan hasil kuesioner skala Likert dari 20 responden yang terdiri dari pengguna SuperAdmin , Admin , dan Viewer/Verifikator , diperoleh total skor sebesar 1641 dari skor maksimal 1855 dengan persentase keseluruhan 88,46% dan nilai rata-rata 4,42. Berdasarkan kriteria penilaian skala Likert, hasil tersebut berada pada kategori Sangat Baik. Dengan demikian, hipotesis penelitian bahwa sistem autentikasi sertifikat digital berbasis QR Code dengan keamanan SHA-256 dan RBAC mampu menjalankan fungsi utama sistem secara tepat, memberikan keamanan dalam pengelolaan dan verifikasi sertifikat, serta diterima dengan baik oleh pengguna dapat dinyatakan terdukung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN SISTEM VERIFIKASI OTOMATIS PEMINJAMAN BUKU SECARA REAL-TIME MENGGUNAKAN QR CODE BERBASIS MOBILE DI PERPUSTAKAAN UBT

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem verifikasi otomatis peminjaman buku berbasis Quick Response (QR) Code dengan integrasi Internet of Things (IoT) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi layanan sirkulasi di UPT Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan. Sistem dikembangkan menggunakan aplikasi mobile berbasis Flutter dan website admin berbasis Laravel dengan arsitektur sinkronisasi data real-time yang memanfaatkan FirebaseCloud Firestore dan MySQL. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan pendekatan Waterfall. Pengujian fungsionalitas menggunakan Black-Box Testing menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 100% pada seluruh fitur yang diuji. Pengujian kebergunaan menggunakan instrumen Questionnaire for User Interaction Satisfaction (QUIS) terhadap 23 responden memperoleh nilai Grand Mean sebesar 4,60 yang termasuk dalam kategori “Sangat Baik”. Selain itu, evaluasi Quality of Service (QoS) pada komunikasi data menunjukkan tingkat Packet Loss sebesar 0% dengan rata-rata latensi proses peminjaman otomatis sebesar 144,45 ms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendukung proses peminjaman dan pengembalian buku secara real-time, mandiri, dan akurat, serta membantu meningkatkan efisiensi layanan dan mengurangi beban administrasi petugas perpustakaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh layanan cash on delivery, daya tarik iklan, dan kualitas informasi terhadap keputusan pembelian pada aplikasi shopee (Studi Kasus masyarakat kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh layanan Cash on delivery (COD), daya tarik iklan dan kualitas informasi terhadap keputusan pembelian pada aplikasi shopee. jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan non-probability sampling. Dengan teknik penetapan sampel yang menggunakan Puposive sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu masyarakat kota Tarakan telah melakukan pembelian melalui aplikasi shopee dengan jumlah sampel sebanyak 220 responden. Metode analisis yang dipakai yaitu analisis regresi linear berganda dan uji T dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa variabel layanan cash on delivery berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada aplikasi shopee, daya tarik iklan berpengaruh postif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada aplikasi shopee, dan kualitas informasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada aplikasi shopee

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Identifikasi jenis dan karakter molekuler hiu tokek dari perairan tanah kuning kabupaten bulungan menggunakan dna barcoding

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The gecko shark is one of the fishery commodities caught by fishermen in the Tanah Kuning Waters, Bulungan Regency, North Kalimantan. The purpose of this study was to identify the species and molecular characteristics of the gecko shark using the mitochondrial COl gene-based DNA barcoding method. The study was conducted from December 2024 to March 2025. The method used was random sampling, with three gecko shark specimens taken from the Tanah Kuning waters using a trawl. Identification was carried out through two approaches: (1) morphological analysis using morphometric such as total length, head length, and fin shape; and (2) molecular analysis with stages of DNA extraction, DNA purity measurement, and mitochondrial COl gene amplification with PCR, electrophoresis, and DNA sequencing. Genetic identity validation was carried out using BLAST analysis and genetic distance calculations using the Tamura 3-Parameter model. The results of the nucleotide base sequence validation through the NCBI website showed that the sample had 100% similarity to Hemigaleus microstoma from Malaysia. Genetic and phylogenetic distance analysis showed that the sample from North Kalimantan was closely related to the samples from Bali and India. Based on the IUCN, Hemigaleus microstoma was categorized as a vulnerable species, so the results of this study confirmed the need for conservation efforts for this species in the study area.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS DAN KARAKTER MOLEKULER HIU MARTIL DARI PERAIRAN TANAH KUNING KABUPATEN BULUNGAN MENGGUNAKAN DNA BARCODING

2025•

Hammerhead shark is a species of shark with a distinctive hammer-like head shape and it is known as a top predator in the marine ecosystem. Its existence is important in maintaining the balance of the food chain, but its population is threatened by excessive exploitation. The purpose of this study was to identify the types and molecular characteristics of hammerhead sharks (Sphyrna sp.) from the waters of Tanah Kuning, Bulungan Regency, North Kalimantan, using morphological and molecular approaches through the DNA barcoding method. The study was conducted from December 2024 to March 2025 through a purposive sampling method, by taking five hammerhead shark specimens using a trawl. Identification was carried out through two approaches: (1) morphological analysis including morphometric including total length, head length, and fin shape; and (2) molecular analysis through the stages of DNA extraction, purity measurement, and mitochondrial COI gene amplification with PCR, electrophoresis, and DNA sequencing. Genetic validation was carried out using BLAST analysis and genetic distance calculations using the Tamura 3-Parameter model. The results of morphological identification showed that all samples had the characteristics of the Sphyrna lewini species. Molecular validation through BLAST showed a similarity level of 99.54-100% with GenBank data for Sphyrna lewini, and genetic distance analysis indicated a very close relationship between individuals. This study proved that DNA barcoding was effective for identifying hammerhead shark species and had the potential to support conservation and sustainable management of shark resources in Tanah Kuning waters.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF CODE-SWITCHING AND CODE-MIXING USED IN EFL LEARNING ON ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSE COURSE

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AN ANALYSIS OF CODE SWITCHING AND CODE MIXING USED IN EFL LEARNING ON ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES COURSE Abstract This study aimed to analyze the forms and factors influencing code-switching and code-mixing in leartung English as a foreign language (EFL) in the English for Specific Purposes (ESP) course This study uses a descriptive qualitative approach with data obtained through observation and interviews with fourth-semester students in the English Education Department at Borneo Tarakan University The study results showed that three types of code-switching are often used inter sentential switching, intra-sentential switching, and tag-switching in addition, three types of code-mixing were identified insertion, alternation, and congruent lexicalization. The main factors that encourage students to use code-switching and code-mixing include limited vocabulary in English, the desire to clarify the message, build familiarity with the audience, and adjust to the context of a particular topic These findings indicate that code-switching and code-mixing are functional and adaptive linguistic strategies in the ESP learning process, not as a form of language weakness but as a communication tool that supports an adequate understanding of the material

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN APLIKASI POINT OF SALE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE TOPSIS TERINTEGRASI SCAN BARCODE KAMERA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis, termasuk dalam sistem penjualan dan pengelolaan toko ritel, lemahnya dalam hal fasilitas pencatatan stok barang, sistem laporan data transaksi masih terbatas, tidak adanya fitur perengkingan stok barang yang menipis, Aplikasi Point of Sale (POS) berbasis Android diharap menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam proses transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi POS berbasis Android yang terintegrasi dengan scan barcode kamera, serta mengimplementasikan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses pengambilan keputusan dalam pemilihan item stok. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan evaluasi. Hasil pengujian fungsional menunjukkan tingkat akurasi 100% pada seluruh fitur aplikasi, dengan kompatibilitas pada perangkat Android 13, performa optimal, dan antarmuka yang berfungsi dengan baik. Implementasi metode TOPSIS dengan tiga kriteria (jumlah stok, tingkat penjualan, dan margin keuntungan) terbukti efektif dalam perangkingan produk untuk optimalisasi inventaris, Hasilnya menunjukkan bahwa Indomie goreng berhasil menduduki peringkat pertama, diikuti oleh minyak goreng bimoli di peringkat kedua, dan tepung terigu segitiga biru menempati peringkat ketiga. Fitur pemindaian barcode menggunakan kamera smartphone mencapai tingkat akurasi 93,33% pada kondisi pencahayaan normal dengan waktu respons 0,7 detik. Secara keseluruhan, integrasi teknologi pemindaian barcode dan metode pengambilan keputusan TOPSIS dalam aplikasi POS berbasis Android terbukti memberikan solusi yang efektif dan efisien bagi usaha retail skala kecil menengah, meningkatkan operasional harian dan memberikan keunggulan kompetitif melalui pengambilan keputusan berbasis data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN LIMBAH CANGKANG KERANG KAPAH (Meretrix sp) YANG DIKALSINASI PADAH SUHU 500 C TERHADAP LIMBAH CAIR INDUSTRI PERIKANAN KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah kerang merupakan sisa-sisa kerang yang tidak dapat dimakan karena sifatnya yang keras.Cangkang kerang kapah (Meretrix sp) mengandung sekitar 87% kalsium oksida (CaO) yang berpotensi sebagai bahan dasar ekstraksi kalsium karbonat (CaCO3). Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis pH, TSS, COD, dan amonia sebelum dan sesudah pemberian serbuk cangkang kerang kapah yang dikalsinasi pada suhu 500oc terhadap limbah cair industri perikanan. Penelitian ini dimulai dari pengambilan sampel, preparasi, pengujian senyawa aktif yang terdiri dari uji pH,COD,Amonia,TSS. Hasil analisis menunjukkan Pengukuran pH sebelum penambahan serbuk cangkang menunjukkan nilai tertinggi sebesar 8,81, sedangkan nilai terendah sebesar 8,66 setelah penambahan serbuk cangkang, pada pengujian parameter COD sebelum penambahan serbuk cangkang kerang kapah menunjukkan nilai tertinggi yaitu 272 mg/l. Namun setelah penambahan serbuk cangkang terlihat pengaruh yang signifikan dengan nilai terendah mencapai 16 mg/. hasil pengukuran kadar amonia pada limbah cair sebelum penambahan serbuk cangkang kerang kapah diperoleh nilai sebesar 30 mg/L. Dari hasil pengukuran kadar amonia setelah penambahan serbuk cangkang kerang kapah terlihat nilai tersebut mengalami penurunan, dengan nilai terendah mencapai 0,03 mg/L. Perlakuan dengan menggunakan serbuk cangkang kapah memberikan dampak terhadap total padatan tersuspensi (TSS) hal ini karena adanya partikel-partikel yang tidak larut dari serbuk cangkang kerang kapah baik yang kecil maupun yang besar dapat berdampak pada air karena partikel-partikel tersebut tidak larut dan tidak dapat mengendap.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI KARAKTER MORFOLOGI DAN GENETIK IKAN PARI JANTAN (Maculabatis gerrardi) DI PERAIRAN MUARA SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Spesies ikan pari memiliki kekerabatan dekat dengan spesies lainnya yang memiliki kesamaan dan karakter morfologi saling tumpang tindih dan sulit untuk membedakan spesiesnya. Salah satu metode untuk mengidentifikasi spesies pari yaitu DNA barcoding. DNA barcoding adalah metode molekuler untuk mengidentifikasi spesies yang memanfaatkan rantai DNA pendek berupa penanda mitochondrial cytochrome oxidase subunit 1. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfologi beserta karakteristik genetik ikan pari yang diambil di perairan muara sesayap kabupaten Tana Tidung menggunakan metode DNA barcoding. Objek yang akan diteliti adalah ikan pari jantan genus Maculabatis. Pengambilan sampel ikan pari dilakukan pada bulan Februari 2023 di perairan muara Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Tahapan ekstraksi DNA hingga tahap PCR dilaksanakan di Laboratorium dan tahapan sekuensing dilaksanakan oleh jasa sekuensing. Sampel uji ikan pari memiliki 2 karakter morfologi yang berbeda dengan ukuran terpanjang yaitu 47 cm dengan lebar 59 cm dan terpendek 32 cm dengan lebar 41 cm. Validasi basa nukleotida sampel menunjukkan panjang rantai basa nukleotida mencapai 687. Jenis ikan pari dari perairan muara Sesayap Kabupaten Tana Tidung berdasarkan uji molekuler yaitu jenis Maculabatis gerrardi dengan tingkat kemiripan 100% dengan sekuen dari Malaysia dengan kode akses OQ3885102.1 dari NCBI.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS UDANG HASIL TANGKAPAN TUGU (Stow Net) DARI PERAIRAN MUARA ANCAM KABUPATEN BULUNGAN MENGGUNAKAN DNA BARCODING

2023•

Wilayah dengan potensi perikanan tangkap di perairan pesisir dan muara, adalah perairan muara Ancam Kabupaten Bulungan. Di wilayah ini, terdapat sejumlah unit penangkapan yang dioperasikan oleh nelayan Bulungan dengan tujuan memanfaatkan sumberdaya perikanan secara berkelanjutan. Unit penangkapan ikan yang mendominasi dan aktif beroperasi di wilayah perairan pesisir/muara Ancam adalah unit penangkapan tugu (stownet) dengan hasil tangkapan utama (Main Catch) berupa berbagai jenis udang. Udang adalah hewan kecil tak bertulang belakang (invertebrata) yang tempat hidupnya adalah di perairan air tawar, air payau dan air asin. DNA barcoding adalah salah satu adalah metode molekuler untuk mengidentifikasi spesies yang mampu memberikan kecepatan dan keakuratan dalam mengidentifikasi jenis spesies. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan spesies udang dan karakter molekulernya dari hasil tangkapan tugu Muara Ancam di kabupaten Bulungan. Tahapan identifikasi molekuler penelitian ini terdiri dari proses ekstraksi DNA, amplifikasi DNA dengan PCR, elektroforesis dan sekuensing. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa, 8 sampel udang menghasilkan sebuah sekuen nukleotida dengan kisaran panjang DNA 474bp – 699bp (base pairs). Kemudian Hasil pencocokan sekuen menunjukkan bahwa terdapat 8 jenis sekuen yang telah dipasangkan dengan persentase kemiripan terhadap GenBank NCBI. Kemiripan ini berkisar antara 98,41%-100% untuk setiap spesies yang teridentifikasi hasil penelitian identifikasi spesies secara morfologi dan molekuler, terdapat delapan jenis spesies udang yang teridentifikasi yakni Metapanaeus brevicornis ,Penaeus merguiensis, Mierspenaeosis scultillis, Eutrichocheles modestus, Orastosqulla interrupta, Solenocera crassicornis, Metapenaeus ensis, Metapenaeus Monoceros

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI SPESIES IKAN LAIS DARI SUNGAI RAHAYU (SELOR) DI KALIMANTAN UTARA DENGAN METODE DNA BARCODING

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan lais merupakan salah satu ikan yang bersungut air tawar anggota famili Siluridae. Ikan lais berperan sebagai pemangsa dalam rantai makanan untuk menjaga kestabilan populasi organisme lain di dalam perairan. Oleh karena itu, perlu dilakukan metode identifikasi ikan lais melalui DNA barcoding. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi spesies ikan lais yang berasal dari Sungai Rahayu (Selor), Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara berdasarkan karakter molekuler dengan menggunakan metode DNA barcoding dan karakter morfologi. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi karakter molekuler melalui proses isolasi dan ekstraksi DNA, amplifikasi DNA menggunakan PCR, elektroforesis, dan sekuensing. Setelah itu, dilakukan pengukuran karakter morfologi dan morfometrik. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa spesies dalam penelitian ini diduga adalah spesies endemik karena dari sekian banyak ikan lais yang telah diteliti secara molekuler dan diunggah ke database bank gen, baik yang berasal dari perairan Indonesia maupun perairan negara lain, karakter molekuler yang ditunjukkan dari persentase kemiripan berbeda jauh yaitu di bawah 90%. Hasil analisis jarak genetik pada keempat sekuen dari Sungai Rahayu dapat dikatakan identik atau tidak ada perbedaan genetik dengan nilai jarak genetik 0, 000. Rekontruksi filogenetik membentuk 3 clade utama berdasarkan pengelompokkan terhadap masing-masing satu spesies.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kinerja Deteksi Radar Phased-Mimo Berbasis Metode Space-Time Adaptive Processing (STAP).

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Metode hibrid pada radar phased-array (PA) dan radar MIMO yang dikenal sebagai Phased-MIMO (PMIMO) telah dikembangkan untuk menggabungkan kelebihan-kelebihan dari kedua teknik radar tersebut. Idenya adalah membagi array pada antena transmit (Tx) pada radar multiantena menjadi subarray-subarray yang berukuran seragam yang bisa saling tidak overlap maupun overlap. Space-Time Adaptive Processing (STAP) juga diterapkan untuk menghilangkan sinyal penginterupsi seperti noise, clutter, dan jammer. Pada Space Time Coding (STC) digunakan dalam meningkatkan kemampuan dari deteksi radar PMIMO. Dilakukan berbagai perbandingan dan dianalisis dengan STC serta tanpa STC menggunakan simulasi. Dan didapatkan pada radar ini lebih baik dari radar sebelumnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

CODE SWITCHING USED IN SPEAKING CLASS OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT STUDENTS IN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The aims of this study is to find out the types, functions, and reasons of code switching used by students in English education department in Speaking for Informal Interaction class. This study used qualitative descriptive research method. This descriptive research was conducted at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Borneo Tarakan with the sample of second semester students. Sample determination is based on purposive sampling techniques. The data collection techniques used observation sheets, interviews, and video recordings. The data analysis used step suggested by Miles and Huberman in Creswell’s book. The result of this study showed that there are two types of code switching used by English students in second semester, namely: intra-sentential code switching with 9 data and tag switching with 10 data acquisition. The result also showed that there were three functions of using code switching in classroom, namely: repetition, interjection and message qualification. The result of this study also showed the reasons why students used code switching in speaking classes. The reason of the students used code switching is repetition carried out to clarify the meaning and purpose conveyed. In addition, the lack of vocabulary in English make students also used code switching.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail