Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

56 hasil
Subjek: Lm
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH JARAK TANAM DAN PENYIANGAN GULMA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) VAR.CILEMBU

•

Cilembu sweet potato has a bright prospect because it is increasingly needed as consumption and industrial raw material. To increase production of this variety, a good plant spacing and weeding is needed. This resaech aimed to determine the effect of ideal plant spacing and weeding time on growth and yield of Cilembu sweet potato. The research was carried out on the land of the Faculty of Agriculture, Universitas Borneo Tarakan from February to April 2019. The method used was randomized block design with 2 factors and 4 replications. The first factor was plant spacing which consisted of three treatments: J1 (20x30 cm), J2 (30x40 cm), and J3 (40x50 cm). the second factor was weeding which consisted of 4 replication: P0 (control or not weeded), P1 (1 time weeding at 15 DAP), P2 (2 times weeding at 15 and 30 DAP), P3 (3 times weeding at 15, 30 and 40 DAP). The result showed that plant spacing did not effect all growth parameters and sweet potato crop production. Whereas weed treatment gives a real influence on the growth of tendrils at 40 and 60 DHP, number of leaves at 40 DAP, stem diameter at 20 and 60 DAP. The intraction of plant spacing and weeding effects the trearment of 20x30 cm without weeding (P0J1) and the treatment of 40x50 cm with three times weeding (P3J3) on swet potato weight at 90 DAP. It is recommended to plant sweet potato ast a space of 20x30 cm without weeding (P0J1) and at 40x50 cm with three times weeding (P3J3).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DETEKSI BAKTERI Salmonella sp., Escherichia Coli dan PENGUJIAN ALT (Angka Lempeng Total) PADA SOTONG (Sepia sp.) dan CUMI-CUMI (Loligo sp.) YANG DIJUAL DI PASAR TRADISIONAL KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sotong (Sepia sp.) dan Cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan komoditas hasil perikanan yang bernilai ekonomi tinggi serta sangat diminati masyarakat Kota Tarakan, namun risiko kontaminasi mikrobiologis dapat meningkat akibat kondisi sanitasi dan penanganan pascapanen di pasar tradisional yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi serta menganalisis tingkat cemaran mikrobiologis yang meliputi Angka Lempeng Total (ALT), keberadaan bakteri Escherichia coli, dan Salmonella sp. pada sotong dan cumi-cumi yang dipasarkan di Pasar Tenguyun, Pasar Beringin, dan Pasar Guser Kota Tarakan, serta mengevaluasi kesesuainnya berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI 7388:2009 dan SNI 01-4103-1996). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan teknik pengujian ALT menggunakan media Plate Count Agar (PCA), identifikasi E. coli mengacu pada metode Most Probable Number (MPN) menggunakan LTB dan EC Broth, serta identifikasi Salmonella sp. melalui tahap isolasi pada media Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia konfirmasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi komprehensif mengenai tingkat keamanan mikrobiologis produk sotong dan cumi-cumi, sekaligus menjadi referensi bagi masyarakat, pedagang, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan penerapan higiene sanitasi produk perikanan di pasar tradisional Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMP/MTs Di Pulau Sebatik

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Literasi sains merupakan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep sains, menggunakan pengetahuan ilmiah, serta mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Karena pentingnya literasi sains maka diperlukan penelitian untuk mendeskripsikan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP/MTs di Pulau Sebatik. Pada penelitian ini kemampuan literasi sains siswa diukur pada dimensi kompetensi sains. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Terdapat 480 peserta didik kelas VIII yang berasal dari enam SMP/MTs di Pulau Sebatik yang dipilih secara random. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan instrumen literasi yang memiliki 25 butir soal. Soal ini mengacu pada kerangka Programme for International Student Assesment (PISA) dan meliputi tiga indikator kompetensi sains, yaitu menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, serta menafsirkan data dan bukti secara ilmia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata peserta didik hanya mampu menjawab kurang dari 50% jumlah soal literasi sains yang diberikan. Ditinjau dari indikator kompetensi sains, kemampuan siswa dalam menjelaskan fenomena secara ilmiah menunjukkan capaian yang lebih baik dibandingkan dengan kemampuan mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah serta menafsirkan data dan bukti ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains peserta didik masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang kontekstual, berbasis penyelidikan, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan ilmiah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak Tutur Ekspresif Dalam Film Semusim Setelah Kemarau Sutradara Dyan Sunu Prastowo (Kajian Pragmatik)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna, dan fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo tayang secara eksklusif di platform streaming KlikFilm pada 24 Januari 2025 dengan durasi sekitar 1 jam 23 menit. Data penelitian berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ekspresif dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 69 data tindak tutur ekspresif yang terdiri atas 14 data berterima kasih, 3 data memberi selamat, 5 data meminta maaf, 33 data menyalahkan, dan 14 data memuji, sedangkan tindak tutur ekspresif belasungkawa tidak ditemukan. Tindak tutur ekspresif menyalahkan merupakan jenis yang paling dominan karena alur cerita film banyak menampilkan konflik, kekecewaan, dan perbedaan pandangan antar tokoh. Makna dan fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan beragam, antara lain untuk mengungkapkan rasa syukur, penghargaan, dukungan, penyesalan, kekecewaan, serta apresiasi. Selain itu, tindak tutur ekspresif berfungsi menjaga hubungan sosial, memperkuat ikatan emosional, menyampaikan sikap penutur, dan membangun dinamika interaksi antartokoh dalam film. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ekspresif sangat dipengaruhi oleh konteks percakapan yang melatarbelakangi tuturan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN KELAPA SAWIT DI KELOMPOK TANI TUNAS HARAPAN DESA MAKMUR KECAMATAN TULIN ONSOI KABUPATEN NUNUKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Palm oil is one of Indonesia's principal agricultural commodities and a key driver of agribusiness development across the value chain, from production to processing. Enhancing palm oil production necessitates systematic attention to multiple production factors, particularly within Tulin Onsoi District. This study identifies internal and external factors influencing production and formulates strategies to improve outcomes for the Tunas Harapan Farmer Group. The research was conducted in Tulin Onsoi District with the Tunas Harapan Farmer Group in Desa Makmur. The sample consisted of 14 farmer group members selected through purposive sampling. Data were analyzed using SWOT analysis. The findings identified several internal factors. Strengths comprised high-quality palm fruit, stable harvest volumes across growth phases, sufficient labor availability, government support, and extensive farmland. Weaknesses included limited farmer group activity, suboptimal land conditions, inadequate fertilizer supply, restricted farm capital, and distance from water sources. External opportunities included optimizing harvest potential for increased productivity, institutional support for superior seedling distribution, opportunities for technology adoption in mechanized agriculture, maximizing production output, and access to multiple fresh fruit bunch marketing outlets. Threats consisted of stricter government land regulations, restrictions on subsidized fertilizer allocation, unpredictable weather, rising pesticide prices, and palm oil price volatility. The analysis recommends defensive strategies from quadrant four, specifically eliminating intermediaries by selling directly to palm oil mills, utilizing organic waste for fertilizer production, implementing integrated pest management with natural materials, and collectively substituting organic inputs to reduce production costs.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKANAN SOSIAL PADA PERUBAHAN PERILAKU TOKOH UTAMA DALAM FILM "BUDI PEKERTI" KARYA WREGAS BHANUTEJA (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aimed to identify social pressure on the behavioral changes of the main character in the film "Budi Pekerti" by Wregas Bhanuteja using a literary psychology analysis. This study employed a qualitative descriptive method. The data source for this study was the film "Budi Pekerti," released in 2023. The data in this study consisted of dialogues, monologues, and scene excerpts that illustrate social pressure and behavioral changes in the film based on literary psychology theory. The results of this study revealed two forms of social pressure and three forms of behavioral change: pressure to conform and the resulting behavioral change, and pressure to conform to norms and the resulting behavioral change. Conformity pressure was the most dominant aspect because the main character experienced more pressure from his immediate environment such as family, friends, and other groups than from the institution where he worked.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konflik Batin dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan Karya Yandy Laurens (Kajian Psikologi Sastra)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens dengan menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film 1 Kakak 7 Ponakan. Adapun data dalam penelitian ini berupa dialog, monolog, serta penggalan adegan yang menggambarkan konflik batin dalam film tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Teknik yang digunakan ialah teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga bentuk konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan yaitu konflik batin id, konflik batin ego, dan konflik batin superego. Konflik batin superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh Moko lebih banyak digerakkan oleh rasa tanggung jawab moral, pengorbanan diri, serta kepedulian terhadap keluarganya dibandingkan kepentingan pribadinya sendiri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

APLIKASI EDIBLE FILM BERBAHAN DASAR SEMI REFINED CARRAGEENAN DARI RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii) SEBAGAI PENGEMAS BUMBU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan plastik sintetis sebagai pengemas makanan, termasuk bumbu, telah menjadi masalah lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan (SRC) dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diaplikasikan sebagai pengemas bumbu. Metode penelitian meliputi pembuatan tepung SRC dengan ekstraksi KOH 8%, dilanjutkan pembuatan edible film dengan variasi konsentrasi gliserol (0%; 0,1%; 0,3%; dan 0,5%) serta penambahan asam malat 0,3%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakteristik fisik edible film dipengaruhi secara signifikan oleh konsentrasi gliserol. Nilai kuat tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi gliserol 0,0% sebesar 43,7 MPa, sedangkan nilai terendah pada konsentrasi 0,5% sebesar 29,2 MPa. Seluruh sampel telah memenuhi standar Japanese Industrial Standard (JIS) untuk kuat tarik (minimal 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimal 0,25 mm). Ketebalan film berkisar antara 0,023 mm hingga 0,036 mm, yang cenderung meningkat seiring bertambahnya konsentrasi gliserol. Nilai perpanjangan (elongasi) mengalami peningkatan dengan bertambahnya gliserol, mencapai nilai tertinggi 46,29% pada konsentrasi 0,5%, meskipun hasil ini belum mencapai standar minimal JIS sebesar 70%. Kelarutan film menunjukkan nilai terendah pada konsentrasi gliserol 0,3% yaitu sebesar 26,7%. Secara keseluruhan, edible film berbahan dasar SRC berpotensi sebagai alternatif pengemas bumbu yang ramah lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN LIMBAH PADAT DARI PENGOLAHAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK PADA SISTEM MICROBIAL FUEL CELL (MFC) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN LUMPUR MANGROVE

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Limbah padat industri hasil pengolahan ikan bandeng (Chanos chanos) di Kota Tarakan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola, namun memiliki kandungan bahan organik tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah padat industri pengolahan ikan bandeng sebagai substrat penghasil energi listrik serta pengaruh penambahan lumpur mangrove terhadap performa tegangan listrik yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan sistem MFC single chamber yang terdiri dari dua perlakuan dengan perlakuan pertama menggunakan substrat limbah bandeng tanpa penambahan lumpur mangrove dan perlakuan kedua dengan penambahan lumpur mangrove. Berdasarkan hasil uji statistik independent sample t-test dengan pendekatan two-tail, diperoleh nilai t hitung (t Stat) sebesar 0,49 yang lebih kecil dibandingkan t tabel (t critical two tail) sebesar 1,98 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), sehingga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara perlakuan tanpa penambahan lumpur mangrove dan dengan penambahan lumpur mangrove terhadap rata-rata tegangan listrik yang dihasilkan. Meskipun demikian, secara deskriptif kedua perlakuan mampu menghasilkan energi listrik selama 60 hari pengamatan, di mana perlakuan pertama (tanpa lumpur mangrove) menghasilkan rata-rata tegangan sebesar 0,67 V dengan standar deviasi (0,14) dan nilai maksimum mencapai 0,84 V, sedangkan perlakuan kedua (dengan lumpur mangrove) menghasilkan rata-rata tegangan sebesar 0,68 V dengan standar deviasi (0,19) dan nilai maksimum hingga 0,85 V. kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik independent sample t-test, tidak terdapat adanya perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan. meskipun demikian, hasil penelitian dari limbah padat hasil pengolahan ikan bandeng memiliki potensi yang efektif digunakan sebagai substrat pada sistem MFC untuk menghasilkan energi listrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Perilaku Keuangan Mahasiswa Melalui Literasi Keuangan Dan Lingkungan Sosial : Peran Moderasi Disiplin Ilmu (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Teknik di Universitas Borneo Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan dengan disiplin ilmu sebagai variabel moderasi studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan Fakultas Teknik Angkatan 2022, Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan metode Proportion Stratified Sampling dengan jumlah responden sebanyak 210 responden. Teknik analisis data penelitian menggunakan aplikasi WrapPLS versi 8.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku keuangan sedangkan lingkungan sosial berpengaruh positif tidak signifikan terhadap perilaku keuangan. Pengujian moderasi yang dilakukan melalui metode multi group analysis mengindikasikan bahwa disiplin ilmu tidak memiliki peran dalam memperkuat ataupun memperlemah pengaruh literasi keuangan dan lingkungan sosial terhadap perilaku keuangan. Implikasi teoretis dari hasil penelitian menunjukkan kesesuaian dengan Theory of Planned Behavior dalam menjelaskan determinan perilaku keuangan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penyebaran Hasil Perekaman Film Melalui Media Sosial

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum pidana terhadap tindak pidana penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial serta untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap film akibat penyebaran hasil perekaman tersebut. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer maupun data sekunder, dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu, penelitian ini dideskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin mengenai objek yang diteliti, khususnya terkait penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, dengan sumber bahan hukum utama berupa Undang-Undang Hak Cipta, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perfilman, serta peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat dikenai sanksi pidana dan perdata. Perlindungan hukum terhadap film dilakukan melalui upaya preventif, seperti sosialisasi dan edukasi hukum kepada masyarakat, serta upaya represif berupa penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran hak cipta. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya peran platform media sosial menjadi faktor yang mempengaruhi masih maraknya pelanggaran hak cipta di bidang perfilman.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Media Film Dalam Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Perilaku Kemandirian Belajar Siswa di SMP Negeri 11 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kemandirian belajar, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa sebelum diberikan layanan informasi dengan media film berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata pretest sebesar 68,46, sedangkan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan pada kategori tinggi dan sangat tinggi dengan nilai rata-rata posttest sebesar 83,43. Peningkatan rata-rata skor kemandirian belajar sebesar 14,96. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap kemandirian belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berbantuan media film efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa, khususnya pada indikator percaya diri, inisiatif, motivasi, tanggung jawab, dan disiplin.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Ukuran Pertama Matang Gonad dan Tertangkap Pada Ikan Marga Lutjanus Hasil Tangkapan Rawai yang Didaratkan di Perairan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian mengenai reproduksi ikan, khususnya ukuran pertama kali matang gonad (Lm) dan ukuran pertama kali tertangkap (Lc), penting dilakukan sebagai dasar pengelolaan perikanan berkelanjutan. Informasi tersebut masih terbatas pada ikan kakap merah (Lutjanus argentimaculatus) dan kakap? jenaha (Lutjanus johnii) yang merupakan hasil tangkapan utama nelayan rawai di perairan Tarakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis nisbah kelamin, tingkat kematangan gonad (TKG), serta menduga ukuran Lm dan Lc pada kedua spesies tersebut. Sampel diperoleh dari hasil tangkapan rawai yang didaratkan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Selumit Pantai, Kota Tarakan, pada November 2024–Januari 2025 dengan total 157 ekor (73 ekor Lutjanus argentimaculatus dan 84 ekor Lutjanus johnii). Analisis dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui pengamatan gonad serta perhitungan Lm dan Lc menggunakan distribusi frekuensi panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nisbah kelamin L argentimaculatus didominasi jantan (1:0,74), sedangkan Lutjanus johnii relatif seimbang (1:1,15). Uji Chi-square menunjukkan perbedaan jenis kelamin tidak signifikan terhadap distribusi TKG. Nilai Lm diperoleh sebesar 34,05 cm untuk Lutjanus argentimaculatus dan 31,7 cm untuk Lutjanus johnii, sedangkan nilai Lc berturut-turut 46,86 cm dan 46,23 cm. Perbandingan Lc > Lm menunjukkan bahwa sebagian besar ikan yang tertangkap telah matang gonad sebelum dieksploitasi. Dengan demikian, pemanfaatan stok ikan kakap di perairan Tarakan masih tergolong berkelanjutan, serta dapat menjadi dasar dalam penetapan ukuran minimum tangkap dan strategi pengelolaan perikanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pertumbuhan Miselia Bibit F2 Jamur Sawit Dengan Menggunakan Berbagai Macam Media

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine the effect of different cultivation media on the growth of F2 oil palm mushroom (Ganoderma sp.) mycelium and to identify which medium yields the best growth results. A qualitative descriptive method was employed by observing and describing the growth rate of mycelium on each type of medium. The media used included empty oil palm fruit bunches, corn kernels, rice grains, sawdust, and a combination of all media types. Data were collected through direct observation of mycelial growth over a 21-day period post-inoculation (days after inoculation/DAI), with parameters including average mycelial length, density, and spread. All media demonstrated good mycelial growth by day 21. The findings of this study are expected to serve as a reference for selecting effective cultivation media in the development of F2 oil palm mushroom spawn.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PANEN KELAPA SAWIT RAYON D (DELTA) DI FAP AGRI.TBK PT. BHUMI SIMANGGARIS INDAH

2025•

Labour productivity in harvesting is a key element in the operational success of the oil palm plantation sector PT Bhumi Simanggaris Indah as part of FAP Agri. Tbk in North Kalimantan has its own challenges in maintaining and increasing harvester productivity, especially in Rayon D (Delta) which consists of three divisions with a fairly large number of harvest workers and diverse geographical conditions and workforce characteristics. Problems in productivity can arise from a number of factors such as worker age, gender, work experience, education level, and distance to the harvest location. The purpose of this study was to determine the characteristics of oil palm harvesting workers partially and analyse the influence of these variables on labour productivity simultaneously in Rayon D (Delta) The study was conducted from November 2024 to February 2025 through a quantitative approach. Data were collected from questionnaires, interviews, and observations of 60 respondents who were randomly selected from a population of 150 people The data analysis technique employed was multiple linear regression, equipped with validity tests, reliability tests, and classical assumption tests The results of the study showed that simultaneously, the variables of age, gender, work experience, education, and travel distance had a significant effect on the productivity of harvest workers (F count=6428, sig 0.000005) However, partially, only the work experience variable showed a significant effect (sig 0.0020.05) Other variables did not have a significant effect on productivity This finding indicates that work experience is a dominant factor in increasing the efficiency of oil palm harvest work. These results can be the basis for human resource management policies, such as experience-based training and more targeted workforce placement strategies Produktivitas tenaga kerja panen merupakan elemen kunci dalam keberhasilan operasional sektor perkebunan kelapa sawit. PT Bhumi Simanggaris Indah sebagai bagian dari FAP Agri. Tbk di Kalimantan Utara memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga dan meningkatkan produktivitas pemanen, khususnya di Rayon D (Delta) yang terdiri dari tiga afdeling dengan jumlah tenaga kerja panen cukup besar dan kondisi geografis serta karakteristik tenaga kerja yang beragam. Permasalahan dalam produktivitas dapat timbul dari sejumlah faktor seperti usia pekerja, jenis kelamin, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, dan jarak tempuh ke lokasi panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja panen kelapa sawit secara parsial dan menganalisis pengaruh variabel-variabel tersebut terhadap produktivitas tenaga kerja secara simultan di Rayon D (Delta) Penelitian dilakukan pada bulan November 2024 hingga Februari 2025 dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 60 responden yang dipilih secara acak dari populasi sebanyak 150 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, dilengkapi uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel umur, jenis kelamin, pengalaman kerja, pendidikan, dan Jarak tempuh berpengaruh signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja panen (F hitung 6,428, sig 0,000 0,05). Namun secara parsial, hanya variabel pengalaman kerja yang menunjukkan pengaruh signifikan (sig 0,002 0,05) Variabel lainnya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman kerja merupakan faktor dominan dalam meningkatkan efisiensi kerja panen kelapa sawit. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam kebijakan manajemen sumber daya manusia, seperti pelatihan berbasis pengalaman dan strategi penempatan tenaga kerja yang lebih tepat sasaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Skrining Rizobakteri Sebagai Angen Antagonis Cendawan Patogen Busuk Buah Kakao (Phytophthora palmivora)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penyakit busuk buah kakao yang disebabkan oleh cendawan patogen Phytophthora palmivora merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya kakao yang dapat menyebabkan kerugian hasil hingga 90%. Pengendalian penyakit ini secara kimiawi berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif pengendalian yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat rizobakteri dalam menghambat pertumbuhan Phytophthora palmivora dan mengetahui isolat rizobakteri yang memiliki daya hambat terbaik terhadap Phytophthora palmivora. Penelitian dilakukan dengan metode uji antagonisme rizobakteri terhadap pertumbuhan cendawan patogen secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 12 Perlakuan dan 3 ulangan, yaitu: Kontrol isolat Phytophthora palmivora (-), Kontrol Bacillus subtillis (+), R1 B1(17), R2 B1(20), R3 B3(10), R4 B3(12), R5 B3(16), R6 B4(5), R7 B4(8), R8 B5(6), R9 B5(9), R10 B5(19). Parameter yang diamati meliputi persentase daya hambat pertumbuhan cendawan, bobot kering miselium, dan kemampuan isolat rizobakteri dalam menghasilkan senyawa hidrogen sianida (HCN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua isolat rizobakteri mampu menghambat pertumbuhan Phytophthora palmivora dengan persentase 45,14% hingga 52,65%, untuk Bacillus subtillis persentase daya hambat yang diperoleh 44,04%. Daya hambat terbaik berada pada perlakuan R6 dengan nilai 52,65% dalam menekan pertumbuhan cendawan patogen. Kesimpulannya, rizobakteri berpotensi sebagai agen pengendali hayati dalam mengatasi penyakit busuk buah kakao, sehingga dapat menjadi alternatif pengendalian yang aman dan ramah lingkungan. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan pengendalian hayati berbasis mikroorganisme pada tanaman kakao.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan Hukum Terhadap Anak yang Melanggar Aturan Tentang Penggunaan Helm Saat Berkendara di Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap anak yang melanggar aturan tentang penggunaan helm saat berkendara di Kota Tarakan. Serta mengetahui faktor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan penegakan hukum terhadap anak yang tidak menggunakan helm saat berkendara di Kota Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data skunder. Data primer yaitu data yang didapatkan melalui wawancara, observasi, kuesioner dan dokumentasi. Data sekunder data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, dan data-data pada internet. Pada penelitian ini penulis menggunakan teknik penelitian empiris dengan objek kajian aparat Kepolisian Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan dan anak SMP dan SMA di Kota Tarakan yang berkendara tanpa menggunakan helm. Selain itu, penelitian ini diseskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada dengan menggambarkan, menguraikan hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian penulis menyimpulkan bahwa, penegakan hukum terhadap anak yang melanggar aturan tentang penggunaan helm saat berkendara di Kota Tarakan belum terlaksana secara maksimal, hal ini di buktikan dengan masih ditemuinya anak yang berkendara tanpa menggunakan helm pada beberapa ruas jalan Kota Tarakan. Hal tersebut disebabkan karena masih minimnya pengawasan dari orang tua serta masih kurangnya upaya penegakan hukum dan pembinaan yang dilakukan terhadap anak sebagai pelanggar lalu lintas di Kota Tarakan. Selain itu terdapat beberapa faktor penghambat yang menyebabkan proses penegakan hukum sulit direalisasikan secara maksimal, sehingga pelanggaran oleh anak-anak di Kota Tarakan masih sering terjadi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perilaku Pembajakan Film Di Era Digital (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku pembajakan film digital di kalangan mahasiswa menjadi isu yang berkembang seiring kemudahan akses media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dalam melakukan pembajakan film digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 290 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma subjektif, kontrol perilaku, dan sikap berpengaruh signifikan terhadap niat pembajakan. Faktor sosial, persepsi kemudahan akses, serta sikap individu terbukti menjadi determinan utama dalam perilaku pembajakan film digital. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan program edukasi mengenai hak kekayaan intelektual dan peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap dampak negatif pembajakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan E-Tilang Dalam Penanggulangan Pelanggaran Bagi Pengendara Yang Tidak Menggunakan Helm Di Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan E-Tilang dan kendala dalam penindakan pelanggaran yang tidak menggunakan helm di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah hukum empiris dengan objek kajian pada polisi satuan lalu lintas Kota Tarakan dan masyarakat yang tidak menggunakan helm. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer dan data skunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selanjutnya dideskripsikan dengan memberikan gambaran secara jelas tentang memaparkan fakta-fakta yang ada di lapangan terkait penelitian ini. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi di Kota Tarakan terkhusus jalan yang padat lalu lintas dan termasuk titik terpasangnya kamera E-Tilang, yaitu di Jalan Yos Sudarso, Jalan Gajah Mada, Jalan Mulawarman dan Jalan Jenderal Sudirman. Berdasarkan hasil penelitian , maka penulis menyimpulkan bahwa penanggulangan pelanggaran bagi pengendara yang tidak menggunakan helm di Kota Tarakan belum efektif. Hasil wawancara bersama Operator E-Tilang Satlantas Polres Tarakan, menunjukan penanganan pelanggar dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun terdapat 341 pelanggar yang ditindak lanjut. Akan tetapi hasil penelitian lapangan sesuai dengan titik lokasi yang tertangkap kamera E-Tilang, yaitu dalam satu bulan terdapat 1.350 pelanggar yang tidak menggunakan helm. hal ini menunjukan bahwa tindakan dari pihak kepolisian masih kurang dalam menangani pelanggaran helm di Kota Tarakan dan karena ketidak tegasan pihak kepolisian membuat masyarakat Kota Tarakan juga terus-terusan melakukan pelanggaran yang sama.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS DAYA SAING KOMODITAS CRUDE PALM OIL (CPO) DI KABUPATEN NUNUKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS DAYA SAING KOMODITAS CRUDE PALM OIL (CPO) DI KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Komoditas Crude Palm Oil (CPO) Kabupaten Nunukan saat ini menjadi salah satu komoditas unggulan yang dapat diperhitungkan saat ini. Ini disebabkan karena Crude Palm Oil (CPO) yang di produksi Di Kabupaten Nunukan menjadi pemasok utama untuk Kalimantan Utara dalam kegiatan ekspor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif Crude Palm Oil (CPO) Di Kabupaten Nunukan. Lokasi yang di pilih untuk penelitian ini adalah Kabupaten Nunukan Di Provinsi Kalimantan Utara, yang di kenal sebagai sentra penghasil Crude Palm Oil (CPO) terbesar Di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang di gunakan berasal dari data sekunder berupa data jumlah dan nilai ekspor Crude Palm Oil (CPO) Di Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kalimantan Utara, jumlah dan nilai ekspor untuk komoditas non-migas Di Kabupaten Nunukan dan Provinsi Kalimantan Utara selama periode 2019 sampai tahun 2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Revealed Comparative Advatange (RCA). Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pada tahun 2019, 2020, 2021, 2022, dan 2023, Crude Palm Oil (CPO) Di Kabupaten Nunukan memiliki nilai rata-rata RCA yang lebih > 1, dengan rata-rata 536 untuk pasar Malaysia, 205 untuk pasar Vietnam, dan 179 untuk pasar China, komoditas Crude Palm Oil (CPO) di Kabupaten Nunukan memiliki rata-rata nilai RCA > 1 yaitu sebesar 777. hal ini memberikan arti bahwa komoditas Crude Palm Oil (CPO) memiliki keunggulan komparatif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail