BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Ikan cakalang merupakan salah satu jenis ikan yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Ikan ini dapat terkontaminasi oleh bakteri Salmonella sp. jika penanganannya kurang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Salmonella sp. pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel dari bagian kepala dan badan ikan cakalang yang berasal dari tiga lokasi, yaitu Pasar Tenguyun, Pasar Beringin Satu, dan Pasar Guser. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan media selektif Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia menggunakan media Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil penelitian pada media SSA menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri, sedangkan pada media TSIA menunjukkan perubahan warna pada permukaan agar miring menjadi kuning dan dasar agar menjadi hitam, yang mengindikasikan bahwa bakteri tersebut bukan Salmonella sp. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ikan cakalang yang dijual di ketiga pasar tradisional tersebut tidak tercemar bakteri Salmonella sp.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan cakalang merupakan salah satu jenis ikan yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Ikan ini dapat terkontaminasi oleh bakteri Salmonella sp. jika penanganannya kurang higienis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi Salmonella sp. pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) yang dijual di pasar tradisional Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan sampel dari bagian kepala dan badan ikan cakalang yang berasal dari tiga lokasi, yaitu Pasar Tenguyun, Pasar Beringin Satu, dan Pasar Guser. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan media selektif Salmonella Shigella Agar (SSA) dan uji biokimia menggunakan media Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil penelitian pada media SSA menunjukkan pertumbuhan koloni bakteri, sedangkan pada media TSIA menunjukkan perubahan warna pada permukaan agar miring menjadi kuning dan dasar agar menjadi hitam, yang mengindikasikan bahwa bakteri tersebut bukan Salmonella sp. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ikan cakalang yang dijual di ketiga pasar tradisional tersebut tidak tercemar bakteri Salmonella sp.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perancangan instalasi listrik pada bangunan gedung sekolah SMPN 7 kota tarakan menghasilkan total daya dari bangunan lantai 1,2 dan 3 sebesar 53,219 kW dengan kapasitas MCCB utama pada panel utama (MDP) sebesar 125 A. Pada setiap lantai masing-masing terdiri dari 3 fasa (R,S,T) yang terhubung pada panel pembagi beban (SDP). Total daya masing-masing lantai adalah pada lantai 1 sebesar 18,117 kW, pada lantai 2 dan 3 sebesar 17,551 kW. Untuk luas penampang kabel yang digunakan adalah 16 mm^2 pada MCCB utama panel utama (MDP), kemudian 4 mm^2 ke panel pembagi beban (SDP) dan 2,5 mm^2 dari panel pembagi beban (SDP) menuju ke masing-masing beban instalasi. Pada nilai grounding instalasi dan penangkal petir didapatkan hasil 2 Ω. Sedangkan pada penangkal petir menggunakan metode sudut proteksi didapatkan hasil 8 terminasi udara. Pada perancangan PLTS hybrid dengan grid PLN dan back up baterai akan menanggung beban instalasi penerangan gedung lantai 1 2 dan 3 sebesar 23,376 kW dari total beban keseluruhan sebesar 53,219 kW yang akan beroperasi selama 7 jam pemakaian sehingga menjadi 163,632 kW. Dengan TCF array surya 98 % dan (PV area) seluas 200,88 m^2 dengan jumlah modul surya berkapasitas 340 Wp sebanyak 104 modul dan daya yang dibangkitkan/output sebesar 35133,91 Wp. Jumlah dan kapasitas SCC yang digunakan adalah 7 buah SCC 100 A. Sedangkan kapasitas dan jumlah baterai adalah 104 baterai ukuran 2 V 1000 Ah. Dengan kapasitas inverter sebesar 30 kW dan Kemiringan array surya (tilt angle) pada lokasi penelitian didapatkan maksimum 20,45°.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
.