ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis, makna, dan fungsi tindak tutur ekspresif yang terdapat dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo tayang secara eksklusif di platform streaming KlikFilm pada 24 Januari 2025 dengan durasi sekitar 1 jam 23 menit. Data penelitian berupa tuturan para tokoh yang mengandung tindak tutur ekspresif dalam film Semusim Setelah Kemarau sutradara Dyan Sunu Prastowo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, teknik catat, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 69 data tindak tutur ekspresif yang terdiri atas 14 data berterima kasih, 3 data memberi selamat, 5 data meminta maaf, 33 data menyalahkan, dan 14 data memuji, sedangkan tindak tutur ekspresif belasungkawa tidak ditemukan. Tindak tutur ekspresif menyalahkan merupakan jenis yang paling dominan karena alur cerita film banyak menampilkan konflik, kekecewaan, dan perbedaan pandangan antar tokoh. Makna dan fungsi tindak tutur ekspresif yang ditemukan beragam, antara lain untuk mengungkapkan rasa syukur, penghargaan, dukungan, penyesalan, kekecewaan, serta apresiasi. Selain itu, tindak tutur ekspresif berfungsi menjaga hubungan sosial, memperkuat ikatan emosional, menyampaikan sikap penutur, dan membangun dinamika interaksi antartokoh dalam film. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tindak tutur ekspresif sangat dipengaruhi oleh konteks percakapan yang melatarbelakangi tuturan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to identify social pressure on the behavioral changes of the main character in the film "Budi Pekerti" by Wregas Bhanuteja using a literary psychology analysis. This study employed a qualitative descriptive method. The data source for this study was the film "Budi Pekerti," released in 2023. The data in this study consisted of dialogues, monologues, and scene excerpts that illustrate social pressure and behavioral changes in the film based on literary psychology theory. The results of this study revealed two forms of social pressure and three forms of behavioral change: pressure to conform and the resulting behavioral change, and pressure to conform to norms and the resulting behavioral change. Conformity pressure was the most dominant aspect because the main character experienced more pressure from his immediate environment such as family, friends, and other groups than from the institution where he worked.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens dengan menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film 1 Kakak 7 Ponakan. Adapun data dalam penelitian ini berupa dialog, monolog, serta penggalan adegan yang menggambarkan konflik batin dalam film tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Teknik yang digunakan ialah teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga bentuk konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan yaitu konflik batin id, konflik batin ego, dan konflik batin superego. Konflik batin superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh Moko lebih banyak digerakkan oleh rasa tanggung jawab moral, pengorbanan diri, serta kepedulian terhadap keluarganya dibandingkan kepentingan pribadinya sendiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penggunaan plastik sintetis sebagai pengemas makanan, termasuk bumbu, telah menjadi masalah lingkungan yang serius karena sifatnya yang sulit terurai. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan karakteristik edible film berbahan dasar semi refined carrageenan (SRC) dari rumput laut Kappaphycus alvarezii yang diaplikasikan sebagai pengemas bumbu. Metode penelitian meliputi pembuatan tepung SRC dengan ekstraksi KOH 8%, dilanjutkan pembuatan edible film dengan variasi konsentrasi gliserol (0%; 0,1%; 0,3%; dan 0,5%) serta penambahan asam malat 0,3%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa karakteristik fisik edible film dipengaruhi secara signifikan oleh konsentrasi gliserol. Nilai kuat tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi gliserol 0,0% sebesar 43,7 MPa, sedangkan nilai terendah pada konsentrasi 0,5% sebesar 29,2 MPa. Seluruh sampel telah memenuhi standar Japanese Industrial Standard (JIS) untuk kuat tarik (minimal 0,39 MPa) dan ketebalan (maksimal 0,25 mm). Ketebalan film berkisar antara 0,023 mm hingga 0,036 mm, yang cenderung meningkat seiring bertambahnya konsentrasi gliserol. Nilai perpanjangan (elongasi) mengalami peningkatan dengan bertambahnya gliserol, mencapai nilai tertinggi 46,29% pada konsentrasi 0,5%, meskipun hasil ini belum mencapai standar minimal JIS sebesar 70%. Kelarutan film menunjukkan nilai terendah pada konsentrasi gliserol 0,3% yaitu sebesar 26,7%. Secara keseluruhan, edible film berbahan dasar SRC berpotensi sebagai alternatif pengemas bumbu yang ramah lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah padat industri hasil pengolahan ikan bandeng (Chanos chanos) di Kota Tarakan berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola, namun memiliki kandungan bahan organik tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif melalui teknologi Microbial Fuel Cell (MFC). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pemanfaatan limbah padat industri pengolahan ikan bandeng sebagai substrat penghasil energi listrik serta pengaruh penambahan lumpur mangrove terhadap performa tegangan listrik yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan sistem MFC single chamber yang terdiri dari dua perlakuan dengan perlakuan pertama menggunakan substrat limbah bandeng tanpa penambahan lumpur mangrove dan perlakuan kedua dengan penambahan lumpur mangrove. Berdasarkan hasil uji statistik independent sample t-test dengan pendekatan two-tail, diperoleh nilai t hitung (t Stat) sebesar 0,49 yang lebih kecil dibandingkan t tabel (t critical two tail) sebesar 1,98 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05), sehingga menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara perlakuan tanpa penambahan lumpur mangrove dan dengan penambahan lumpur mangrove terhadap rata-rata tegangan listrik yang dihasilkan. Meskipun demikian, secara deskriptif kedua perlakuan mampu menghasilkan energi listrik selama 60 hari pengamatan, di mana perlakuan pertama (tanpa lumpur mangrove) menghasilkan rata-rata tegangan sebesar 0,67 V dengan standar deviasi (0,14) dan nilai maksimum mencapai 0,84 V, sedangkan perlakuan kedua (dengan lumpur mangrove) menghasilkan rata-rata tegangan sebesar 0,68 V dengan standar deviasi (0,19) dan nilai maksimum hingga 0,85 V. kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik independent sample t-test, tidak terdapat adanya perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan. meskipun demikian, hasil penelitian dari limbah padat hasil pengolahan ikan bandeng memiliki potensi yang efektif digunakan sebagai substrat pada sistem MFC untuk menghasilkan energi listrik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum pidana terhadap tindak pidana penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial serta untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap film akibat penyebaran hasil perekaman tersebut. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer maupun data sekunder, dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu, penelitian ini dideskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas, dan dapat memberikan data sedetail mungkin mengenai objek yang diteliti, khususnya terkait penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, dengan sumber bahan hukum utama berupa Undang-Undang Hak Cipta, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Perfilman, serta peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penyebaran hasil perekaman film melalui media sosial tanpa izin pencipta atau pemegang hak cipta merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat dikenai sanksi pidana dan perdata. Perlindungan hukum terhadap film dilakukan melalui upaya preventif, seperti sosialisasi dan edukasi hukum kepada masyarakat, serta upaya represif berupa penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran hak cipta. Kurangnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya peran platform media sosial menjadi faktor yang mempengaruhi masih maraknya pelanggaran hak cipta di bidang perfilman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kemandirian belajar, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa sebelum diberikan layanan informasi dengan media film berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata pretest sebesar 68,46, sedangkan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan pada kategori tinggi dan sangat tinggi dengan nilai rata-rata posttest sebesar 83,43. Peningkatan rata-rata skor kemandirian belajar sebesar 14,96. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap kemandirian belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berbantuan media film efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa, khususnya pada indikator percaya diri, inisiatif, motivasi, tanggung jawab, dan disiplin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku pembajakan film digital di kalangan mahasiswa menjadi isu yang berkembang seiring kemudahan akses media digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat mahasiswa Universitas Borneo Tarakan dalam melakukan pembajakan film digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive sampling, menghasilkan 290 responden. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma subjektif, kontrol perilaku, dan sikap berpengaruh signifikan terhadap niat pembajakan. Faktor sosial, persepsi kemudahan akses, serta sikap individu terbukti menjadi determinan utama dalam perilaku pembajakan film digital. Temuan ini memberikan dasar untuk pengembangan program edukasi mengenai hak kekayaan intelektual dan peningkatan kesadaran mahasiswa terhadap dampak negatif pembajakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Karakterisasi Edible Film Dari Rumput Laut (Kappaphycus Alvarezii) Dengan Variasi Penambahan Cmc, Gliserol dan Tepung Mocaf Abstrak Kalimantan Utara memiliki potensi rumput laut yang cukup besar. Rumput laut dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, bakan baku pembuatan kosmetik, farmasi dan industri. Salah satu pemanfaatan dalam bidang industri yakni pembuatan edible film. Edible film merupakan kemasan primer yang berupa lapisan tipis dan berfungsi sebagai pelapis bahan pangan dan digunakan sebagai pembungkus. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakterisasi edible film dari rumput laut Kappaphycus alvarezii (dengan uji kadar air, kuat tarik, ketebalan, kelarutan, daya serap air, dan uji biodegradabilitas) dengan penambahan carboxymethyl cellulose (CMC), gliserol dan tepung mocaf sebagai plasticizer. Metode penelitian ini ada tiga tahapan yakni tahapan pertama pembuatan tepung rumput laut, tahap kedua pembuatan edible film dengan penambahan CMC, gliserol dan tepung mocaf masing-masing 10%. Tahap ketiga pengujian kadar air, daya serap air, kuat tarik, ketebalan, kelarutan, dan biodegradabilitas. Hasil pengujian edible film dengan penambahan CMC menghasilkan kadar air 6,44%, daya serap air 7,80%, kuat tarik 0,87333Mpa, ketebalan 0,25mm, kelarutan 71,42%, dan uji biodegradabilitas sebagian edible film sudah terurai. Hasil pengujian edible film dengan penambahan gliserol menghasilkan kadar air 12,57%, daya serap air 8,94%, kuat tarik 0,84776Mpa, ketebalan 0,22mm, kelarutan 75%, dan uji biodegradabilitas sebagian edible film sudah terurai. Hasil pengujian edible film dengan penambahan tepung mocaf menghasilkan kadar air 10,79%, daya serap air 7,32%, kuat tarik 1,29333Mpa, ketebalan 0,16mm, kelarutan 71,42%, dan uji biodegradabilitas keseluruhan edible film sudah terurai. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa dengan penambahan tepung mocaf pada edible film lebih ramah lingkungan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA ATAS PEMBAJAKAN KARYA SINEMATOGRAFI MELALUI APLIKASI TELEGRAM ABSTRAK Penelitian ini dibuat dan disusun dengan tujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengkaji terkait Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Atas Pembajakan Karya Sinematografi Melalui Aplikasi Telegram.Untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini digunakan metode penelitian hukum normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka dan menganalisis dari perspektif hukum Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta . Melalui metode penelitian ini diperoleh hasil bahwa bentuk perlindungan hukum pemegang hak cipta pembajakan karya sinematografi adalah diberikan berupa upaya hukum preventif dengan penutupan konten pembajakan melalui aplikasi telegram dan upaya hukum represif dimana diberikannya denda,hukum penjara dan lain sebagainya, Bentuk Upaya Penyelesaian Sengketa yang dapat ditempuh Pemegang Hak Cipta terkait dengan adanya Pembajakan Karya Sinematografi melalui Aplikasi Telegram adalah di luar dan di dalam pengadilan dengan pegajuan hukum perdata dengan ganti rugi dan tuntutan pidana terhadap pelaku pembajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia merupakan perilaku seorang pelajar untuk memperbaiki diri menjadi pribadi yang berorientasi pada Tuhan sehingga dapat menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena yang terjadi dilapangan antara lain siswa kurang dalam melaksanakan sholat, kurangnya kedisiplinan, kurangnya sikap 3S, kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan, kurangnya ketertiban saat pelaksanaan upacara bendera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen desain one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini sebanyak 197 siswa dengan mnggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 12 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur tingkat dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Teknik analisis data dalam hasil dari penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji Wilcoxon, diperoleh asym sig sebesar 0,002 dengan taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05). Sehingga dapat diartikan asym sig α atau 0,002 0,5 sehingga menunjukan bahwa Ha diterima dengan hipotesis terdapat pengaruh media film untuk meningkatkan dimensi beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia pada siswa MAN Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa di SMPN 1 Malinau Utara. Media film merupakan salah satu metode yang dapat membantu siswa untuk lebih percaya diri. Kepercayaan diri merupakan atribut yang sangat penting pada diri seseorang dalam kehidupan bermasyarakat, dikarenakan dengan adanya kepercayaan diri seseorang mampu mengaktualisasi potensi dalam dirinya. Adapun 5 indikator dari kepercayaan diri yang positif yaitu Keyakinan akan kemampuan diri, Optimis, Objektif, Bertanggung Jawab, Rasional dan Realistis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan pendekatan pre-eksperimen desain one group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan skala kepercayaan diri siswa. Populasi dalam penelitian sebanyak 149 siswa dengan sampel 10 siswa kelas VII di SMPN 1 Malinau Utara. Berdasarkan hasil uji hipotesis paired sampel t-test diketahui bahwa nilai paired sampel t-test diperoleh T_hitung -7.360, kemudian nilai asymp sig untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,05. Maka dari itu H_α diterima dan H_0 ditolak yang artinya terdapat pengaruh media film terhadap kepercayaan diri siswa. Berdasarkan keputusan uji satistik paired sampel t-test dan hasil analisi pretest dan posttest dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Media Film Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Di SMPN 1 Malinau Utara. Kata Kunci : Media Film, Kepercayaan Diri, Bimbingan Kelompok
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Sampah plastik sudah menjadi masalah serius bagi masyarakat di Indonesia karna sudah mencemari lingkungan baik perairan dan daratan. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengurangi sampah plastik dengan membuat edible film dari kappaphycus alvarezii. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kadar asam malat yang optimal pada pembuatan edible film semi refiend carrageenan (SRC) yang diolah dari rumput laut (kappaphycus alvarezii) Adapun metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pertama-tama pembuatan semi refined carrageenan kemudian membuat edible film dari rumput laut dan dilakukan pengujian parameter uji ketebalan, uji tarik, elongasi, uji kelarutan dan uji kadar air. Hasil yang didapatkan dengan penambahan asam malat dapat meningkatkan ketebalan film hingga 0,063cm. Kuat tarik pada edible film dengan penambahan asam malat mengalami penurunan seiring bertambahnya kosentrasi asam malat yang ditambahkan. Terjadi peningkatan perpanjangan menjadi 36.87% pada edible film dengan kosentrasi asam malat 0,3%.pada uji kadar air tanpa adanya penambahan asam malat pada edible film mendapatkan hasil yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya. Untuk uji kelarutan Pada penambahan asam malat 0,1% dan 0,3% menunjukan nilai kelarutan yang sama yaitu 83,81%. Berdasarkan parameter perpanjangan, edible film dengan penambhan asam malat 0,3% menghasilkan perpanjangan optimum perpanjangan yaitu sebesar 36,87%. Edible film yang dihasilkan memenuhi standar japanese industrial standar untuk parameter ketebalan dan kuat tarik, namun belum memenuhi parameter perpanjangan dan parameter kelarutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin disekolah merupakan upaya untuk mengikuti dan menaati tata tertib yang berlaku disekolah. Beberapa aturan yang harus di patuhi adalah disiplin dalam masuk sekolah, menaati tata terbib, dan disiplin dalam mengerjakan tugas. Layanan informasi bertujuan untuk memberikan pemahaman dan mencegahan agar siswa dapat mengetahui disiplin yang ada disekolah. Metode yang digunakan adalah diskusi dengan menggunakan media film, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap kedisiplinan siswa di SMP Negeri 1 Sekatak Buji, penelitian ini menggunakan desain penelitian Pre Experimen dengan Jenis one group pre-test dan post-test design dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 116 siswa kelas VII. Teknik sampling yang digunakan adalah porosive sampling dengan jumlah sampel 30 siswa. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan infrensial. Uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t.test dengan SPSS versi 26.0. Berdasarkan analisis disimpukan bahwa nilai signifikan sebesar (0,000 0,05) yang artinya terdapat pengaruh Layanan informasi menggunakan media film terhadap kedisiplinan siswa. Adapun gambaran pada penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pre-test dan post-test pada indikator disiplin dalam masuk sekolah, disiplin dalam menaati tata tertib, dan sisiplin dalam mengerjakan tugas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran dan pematuhan kesantunan berbahasa pada film pertaruhan the series. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap penelitian yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa film Pertaruhan The Series yakni berjumlah 28 tuturan dengan mematuhi ke enam maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan dan maksim kesimpatian. Sedangkan tuturan yang melanggar prinsip pematuhan kesantunan tergolong lumayan cukup tidak santun di tandai dengan 24 pelanggaran pematuhan prinsip kesantunan Leech terdiri dari empat maksim yakni, maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, dan maksim pemufakatan. Oleh karena itu hendaknya penutur memperhatikan kaidah-kaidah kesantunan ketika bertutur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik berupa perbuatan untuk saling memengaruhi antara individu, individu dengan kelompok, ataupun kelompok dengan kelompok. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan informasi menggunakan media film terhadap interaksi sosial siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan pre-eksperimental design dengan one group pretest-posttest design, Populasi penelitian terdiri dari siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan yang berjumlah 406 dengan sampel sebanyak 37 siswa yang dipilih menggunakan Simpel Random Sampling. Alat ukur penelitian menggunakan skala interaksi sosial dengan pendekatan skala likert. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan Uji Paired Sampel T-Test menggunakan SPSS. 23.0 For Windows. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji hipotesis dengan nilai sig. (2-tailed) -0.000 0,05, maka Ho ditolak yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan antara layanan informasi menggunakan media film terhadap interaksi sosial siswa kelas X SMA Negeri 1 Tarakan Tahun Pelajaran 2022/2023
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di kabupaten Nunukan tepatnya di SMP Negeri 2 terdapat fenomena siswa yang mengalami kesulitan dalam mematuhi peraturan yang benar . Tujuan penelitian adalah melihat bagaimana pengaruh media film untuk meningkatkan kedisplinan peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Nunukan tahun ajaran 2022/2023. Populasi yang digunakan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Nunukan berjumlah 240 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini memakai metode penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametic yaitu uji Wilcoxon Signed Ranks yang dimana terdapat perubahan nilai yaitu Negative Ranks adanya penurunan nilai pretest ke postest sebesar 6,25 dan Positive Ranks mengalami peningkatan nilai pretest ke postest sebesar 15,65. Berdasarkan hasil statistik Uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Zhitung -4,436 , kemudian nilai Asymp.Sig,(2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,005, ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik media film terhadap kedisiplinan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Nunukan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Sampah masih menjadi masalah serius bagi bangsa Indonesia, terutama sampah plastik, maka dari itu perlu dilakukan pencegahan untuk mengurangi sampah plastik, salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik yaitu dengan pembuatan edible film berbahan dasar tepung semi refined carrageenan, karena memiliki kandungan yang aman dikonsumsi dan ramah lingkungan, teknologi semi refined carrageenan juga dimanfaatkan pada pengemas pangan yang digunakan sebagai edible film, sehingga dapat digunakan sebagai solusi dari pengurangan sampah plastik dari polimer sintetik. Pada penelitian ini telah berhasil memproduksi edible film dengan konsentrasi 1% ,1,25% dan 1,5 % berbahan dasar semi refined carrageenan yang diperoleh dari rumput laut (Eucheuma cottoni) sebagai pengemas bubuk kopi. Penelitian ini telah berhasil memproduksi edible film berbahan dasar semi refined carragenan yang diperoleh dari Euchema cottoni sebagai pengemas bubuk kopi. Standar pada uji kuat tarik yaitu 7,64 -31,36 MPa sehingga ketiga edible film telah memenuhi strandar. Standar uji elongasi yang sesuai dengan JIS yakni minimal 70 % sehingga nilai ketiga edible film belum memenuhi standar dimana nilai elongasi paling tinggi yaitu 1,23%. Standar uji ketebalan yang sesuai dengan japanesse industrial standard yaitu maksimal 0,25 mm, sehingga pada uji ketebalan ini didapatkan nilai 0,056 – 0,063 mm yang memenuhi standar. Pada uji kelarutan edible film didapatkan nilai sebesar 15,51 - 51,01%. Standar nasional pada uji kadar air sebesar 7%, sehingga didapatkan nilai yang sesuai standar pada kopi yang terbungkus edible film dengan nilai 4,24% dan 5,76% pada konsentrasi semi refined carragenan 1,25% dan 1,5%. Pengujian hedonik edible film 30 panelis telah memberikan nilai pada edible film dan didapatkan hasil kesukaan panelis dari edible film dengan penggunaan konsentrasi 1,25% dengan tingkat kesukaan menyukai. Hasil uji hedonik kopi 30 panelis lebih menyukai kopi yang terbungkus edible film dari pada kopi tanpa edible film.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian tindak kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis naskah drama pada siswa dengan menggunakan media film di kelas VIII-B SMP Negeri 2 Bunyu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindak kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII-B SMP Negeri 2 Bunyu yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar aktivitas siswa, dan lembar pengamatan kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media film mampu meningkatkan kemampuan menulis naskah drama pada siswa di kelas VIII-B SMP Negeri 2 Bunyu. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 78%, dan pada aspek kognitif diperoleh ketuntasan 58%. Kemudian, pada siklus II aktivitas siswa meningkat menjadi 92%, dan aspek kognitif meningkat menjadi 87%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media film mampu meningkatkan kemampuan menulis naskah drama pada siswa di kelas VIII-B SMP Negeri 2 Bunyu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak fabel pada siswa dengan menggunakan media film animasi melalui model STAD (Student Teams Achievement Divission) di kelas VII-I SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus melalui 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VII-I SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 32 orang yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar aktivitas siswa, lembar pengamatan kognitif, lembar pengamatan psikomotorik, dan lembar pengamatan afektif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media film animasi melalui model STAD (Student Teams Achievement Divission) mampu meningkatkan kemampuan menyimak fabel pada siswa di kelas VII-I SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 80%, pada aspek kognitif diperoleh ketuntasan 56%, pada aspek psikomotorik diperoleh ketuntasan 69%, dan pada aspek afektif diperoleh ketuntasan 66%. Kemudian, pada siklus II aktivitas siswa meningkat menjadi 93%, aspek kognitif meningkat menjadi 88%, aspek psikomotorik meningkat menjadi 91%, dan aspek afektif meningkat menjadi 88%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media film animasi melalui model STAD (Student Teams Achievement Divission) mampu meningkatkan kemampuan menyimak fabel pada siswa di kelas VII-I SMP Negeri 5 Tarakan.