Konflik Batin dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan Karya Yandy Laurens (Kajian Psikologi Sastra)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens dengan menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film 1 Kakak 7 Ponakan. Adapun data dalam penelitian ini berupa dialog, monolog, serta penggalan adegan yang menggambarkan konflik batin dalam film tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Teknik yang digunakan ialah teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga bentuk konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan yaitu konflik batin id, konflik batin ego, dan konflik batin superego. Konflik batin superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh Moko lebih banyak digerakkan oleh rasa tanggung jawab moral, pengorbanan diri, serta kepedulian terhadap keluarganya dibandingkan kepentingan pribadinya sendiri.