ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran dan pematuhan kesantunan berbahasa pada film pertaruhan the series. Metode penelitian adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap penelitian yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa film Pertaruhan The Series yakni berjumlah 28 tuturan dengan mematuhi ke enam maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan dan maksim kesimpatian. Sedangkan tuturan yang melanggar prinsip pematuhan kesantunan tergolong lumayan cukup tidak santun di tandai dengan 24 pelanggaran pematuhan prinsip kesantunan Leech terdiri dari empat maksim yakni, maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, dan maksim pemufakatan. Oleh karena itu hendaknya penutur memperhatikan kaidah-kaidah kesantunan ketika bertutur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesantunan berbahasa guru dan siswa pada kegiatan belajar mengajar di kelas XII SMA Negeri Terpadu Unggulan 1 Kabupaten Tanah Tidung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kulaitatif deskriptif . Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah Teknik rekam, catat, dan transkip. Metode analisis data yang digunakan adalah metode padan dengan menggunakan teknik pilah unsur penentu dengan daya pilah pragmatis. Hasil dari penelitian ini terdapat kesantunan bahasa antara guru dan siswa pada kegiatan belajar mengajar di kelas XII SMA Negeri Terpadu Unggulan 1 Kabupaten Tanah Tidung. Adapun Prinsip Kesantunan Berbahasa menurut Leech (1993) terdiri dari 6 maksim yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim pemufakatan, dan maksim kesimpatian. Dari data yang telah ditemukan di lapangan diperoleh 30 data. Terdiri dari 5 data maksim kebijaksanaan, 5 data maksim kedermawanan, 6 data maksim penghargaan, 4 data maksim kesederhanaan, 6 data maksim pemufakatan dan 4 data maksim kebijaksanaan. Berdasarkan hasil analisis data Prinsip Kesantunan Berbahasa yang ditemukan pada tuturan di sekolah SMA Negeri Terpadu Unggulan 1 KTT terdapat 6 maksim yang digunakan dalam interaksi antara guru dan siswa. Semua telah memenuhi prinsip kesantunan berbahasa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Kesantunan berbahasa pada komunikasi pegawai unit pelaksana teknis daerah kesatuan pengelola hutan (UPTD KPH) di Kota Tarakan (Kajian Pragmatik). Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Eva Apriani dan Siti Fathonah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tuturan pegawai sebagai realisasi tindak tutur yakni kesantunan berbahasa menurut Geoffrey Leech yang terdapat dalam kegiatan yang dilakukan UPTD KPH Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah keterangan yang dijadikan objek kajian, yaitu setiap percakapan yang dilakukan pegawai UPTD KPH Tarakan sebagai bentuk kesantunan berbahasa. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam dan teknik catat. Hasil penelitian pada komunikasi pegawai UPTD KPH Tarakan menunjukkan bahwa jumlah tuturan yang mematuhi maksim kesantunan Leech berjumlah 36 tuturan terdiri dari pematuhan terhadap maksim kebijaksanaan (tact maxim), maksim penghargaan (approbation maxim), maksim kesederhanaan (modesty maxim), maksim pemufakatan (agreement maxim), dan maksim kesimpatisan (sympathy maxim). Sedangkan pelanggaran terhadap maksim kesantunan Leech berjumlah 4 yaitu tuturan maksim kebijaksanaan (tact maxim) dan maksim penghargaan (approbation maxim).