Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

35 hasil
Penulis: RONI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUKUM ATAS KETIDAKPATUHAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PELAPORAN INDIKATOR NASIONAL MUTU (INM)

2026•

Peningkatan kesejahteraan masyarakat berimplikasi pada meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki kewajiban menjamin mutu layanan melalui pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) urgensi pelaporan INM bagi Puskesmas sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan; dan (2) dampak hukum ketidakpatuhan Puskesmas dalam pelaporan INM. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan serta bahan hukum sekunder dianalisis secara preskriptif dengan pola deduktif guna merumuskan argumentasi dan solusi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi pelaporan INM, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022, terletak pada fungsinya sebagai instrumen pengukuran mutu, evaluasi kinerja, dasar pengawasan pemerintah daerah, serta pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. Ketidakpatuhan dalam pelaporan INM berimplikasi pada ketidakakuratan data kesehatan, terhambatnya perumusan kebijakan berbasis bukti, penurunan strata akreditasi atau penundaan akreditasi, serta berpotensi memengaruhi keberlanjutan kerja sama Puskesmas dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Oleh karena itu, kepatuhan pelaporan INM merupakan kewajiban hukum sekaligus instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan kesehatan yang akuntabel dan berorientasi mutu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KEWENANGAN DESA DALAM PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DALAM UPAYA PERLINDUNGAN ANAK

2026•

KEWENANGAN DESA DALAM PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DALAM UPAYA PERLINDUNGAN ANAK Oleh R o n i 24674171133 Stunting merupakan bentuk pelanggaran hak anak karena berdampak langsung terhadap tumbuh kembang dan kualitas hidup anak. Dalam perspektif hukum, stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga persoalan hak asasi manusia karena berkaitan dengan pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, dan berkembang sebagaimana diamanatkan Pasal 28B ayat (2) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan desa dalam pencegahan dan penurunan stunting serta konvergensi kebijakan di tingkat desa dalam rangka perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual (conseptual approach). Bahan hukum primer meliputi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta perubahannya, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Analisis dilakukan terhadap sinkronisasi regulasi dan efektivitas implementasi kewenangan desa dalam kebijakan nasional pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa memiliki kewenangan hukum dan administratif yang kuat dalam pencegahan dan penurunan stunting melalui perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program berbasis Dana Desa. Pendekatan konvergensi lintas sektor yang melibatkan pemerintah desa, puskesmas, kader posyandu, dan masyarakat terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting. Studi kasus di beberapa desa seperti Bukit Makmur, Plumbangan, dan Bakungan memperlihatkan keberhasilan signifikan melalui sinergi dan partisipasi masyarakat. Sejumlah putusan pengadilan juga memperkuat tanggung jawab hukum desa dalam pemanfaatan Dana Desa secara akuntabel untuk perlindungan anak. Dengan demikian, kewenangan desa merupakan instrumen strategis dalam perlindungan hak anak. Penguatan kapasitas aparatur, sinkronisasi kebijakan, dan transparansi pengelolaan program menjadi kunci keberhasilan pencegahan stunting di tingkat desa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS HUKUM ATAS KETIDAKPATUHAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM PELAPORAN INDIKATOR NASIONAL MUTU (INM)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan kesejahteraan masyarakat berimplikasi pada meningkatnya tuntutan terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama memiliki kewajiban menjamin mutu layanan melalui pelaporan Indikator Nasional Mutu (INM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) urgensi pelaporan INM bagi Puskesmas sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan; dan (2) dampak hukum ketidakpatuhan Puskesmas dalam pelaporan INM. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan serta bahan hukum sekunder dianalisis secara preskriptif dengan pola deduktif guna merumuskan argumentasi dan solusi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi pelaporan INM, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022, terletak pada fungsinya sebagai instrumen pengukuran mutu, evaluasi kinerja, dasar pengawasan pemerintah daerah, serta pemenuhan hak masyarakat atas pelayanan kesehatan yang aman dan berkualitas. Ketidakpatuhan dalam pelaporan INM berimplikasi pada ketidakakuratan data kesehatan, terhambatnya perumusan kebijakan berbasis bukti, penurunan strata akreditasi atau penundaan akreditasi, serta berpotensi memengaruhi keberlanjutan kerja sama Puskesmas dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Oleh karena itu, kepatuhan pelaporan INM merupakan kewajiban hukum sekaligus instrumen strategis dalam mewujudkan tata kelola pelayanan kesehatan yang akuntabel dan berorientasi mutu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEWENANGAN DESA DALAM PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DALAM UPAYA PERLINDUNGAN ANAK

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KEWENANGAN DESA DALAM PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DALAM UPAYA PERLINDUNGAN ANAK Oleh R o n i 24674171133 Stunting merupakan bentuk pelanggaran hak anak karena berdampak langsung terhadap tumbuh kembang dan kualitas hidup anak. Dalam perspektif hukum, stunting tidak hanya menjadi masalah kesehatan, tetapi juga persoalan hak asasi manusia karena berkaitan dengan pemenuhan hak anak atas hidup, tumbuh, dan berkembang sebagaimana diamanatkan Pasal 28B ayat (2) UUD 1945 dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewenangan desa dalam pencegahan dan penurunan stunting serta konvergensi kebijakan di tingkat desa dalam rangka perlindungan anak. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual (conseptual approach). Bahan hukum primer meliputi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa beserta perubahannya, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Analisis dilakukan terhadap sinkronisasi regulasi dan efektivitas implementasi kewenangan desa dalam kebijakan nasional pencegahan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa memiliki kewenangan hukum dan administratif yang kuat dalam pencegahan dan penurunan stunting melalui perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program berbasis Dana Desa. Pendekatan konvergensi lintas sektor yang melibatkan pemerintah desa, puskesmas, kader posyandu, dan masyarakat terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting. Studi kasus di beberapa desa seperti Bukit Makmur, Plumbangan, dan Bakungan memperlihatkan keberhasilan signifikan melalui sinergi dan partisipasi masyarakat. Sejumlah putusan pengadilan juga memperkuat tanggung jawab hukum desa dalam pemanfaatan Dana Desa secara akuntabel untuk perlindungan anak. Dengan demikian, kewenangan desa merupakan instrumen strategis dalam perlindungan hak anak. Penguatan kapasitas aparatur, sinkronisasi kebijakan, dan transparansi pengelolaan program menjadi kunci keberhasilan pencegahan stunting di tingkat desa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Penyesuaian diri merupakan suatu proses yang dijalankan oleh individu untuk mengatasi dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan, dengan tujuan mencapai keseimbangan yang ada dalam diri sendiri maupun dalam lingkungan sekitar. Berdasarkan observasi ditemukan, masih ada siswa yang mengalami penyesuaian diri yang kurang baik. Hal ini disebabkan karena sebagian siswa masih belum memiliki rasa percaya diri, belum tahu cara meraih prestasi di sekolah, kurang mampu menyalurkan bakat dan minat di sekolah, belum paham etika yang baik dalam pergaulan teman sebaya, sulit bergaul dengan teman-teman di sekolah, dan kurangnya hubungan yang baik dengan teman,guru di lingkungan seperti siswa sering berperilaku tidak sopan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penyesuaian diri adalah menerapkan layanan informasi. Layanan informasi dapat membantu peserta didik memahami, mencegah, dan menentukan arah tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 33 peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berupa skala likert tentang penyesuaian diri. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Quizizz Terhadap Perencanaan Karir Siswa SMP Negeri 2 Malinau Kota

2024•Koleksi Perpustakaan

Perencanaan karir merupakan usaha yang dilakukan dalam menentukan langkah karir untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan observasi yang dilakukan dan ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang bingung dan ragu mengenai sekolah lanjutan, belum memiliki niat untuk mencari informasi tentang sekolah lanjutan atau karirnya, belum mengetahui secara jelas jenis karir yang ada dan apa yang akan diambil untuk kedepannya, dan belum menyusun strategi karir untuk masa depan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu untuk dilaksanakannya layanan informasi. Layanan informasi secara efektif bisa membantu membekali siswa guna memperoleh berbagai maca informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 2 Malinau Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan metode undian, dengan populasi sebanyak 123 siswa dan sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari kelas VIII Murai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala likert tentang perencanaan karir. analisis data dengan statistic deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 2 Malinau kota.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Quizizz Terhadap Perencanaan Karir Siswa SMP Negeri 2 Malinau Kota

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perencanaan karir merupakan usaha yang dilakukan dalam menentukan langkah karir untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan observasi yang dilakukan dan ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang bingung dan ragu mengenai sekolah lanjutan, belum memiliki niat untuk mencari informasi tentang sekolah lanjutan atau karirnya, belum mengetahui secara jelas jenis karir yang ada dan apa yang akan diambil untuk kedepannya, dan belum menyusun strategi karir untuk masa depan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu untuk dilaksanakannya layanan informasi. Layanan informasi secara efektif bisa membantu membekali siswa guna memperoleh berbagai maca informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 2 Malinau Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan metode undian, dengan populasi sebanyak 123 siswa dan sampel penelitian berjumlah 30 siswa dari kelas VIII Murai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala likert tentang perencanaan karir. analisis data dengan statistic deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan informasi dengan media quizizz terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 2 Malinau kota.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Penyesuaian Diri Siswa Kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penyesuaian diri merupakan suatu proses yang dijalankan oleh individu untuk mengatasi dan memenuhi kebutuhan-kebutuhan, dengan tujuan mencapai keseimbangan yang ada dalam diri sendiri maupun dalam lingkungan sekitar. Berdasarkan observasi ditemukan, masih ada siswa yang mengalami penyesuaian diri yang kurang baik. Hal ini disebabkan karena sebagian siswa masih belum memiliki rasa percaya diri, belum tahu cara meraih prestasi di sekolah, kurang mampu menyalurkan bakat dan minat di sekolah, belum paham etika yang baik dalam pergaulan teman sebaya, sulit bergaul dengan teman-teman di sekolah, dan kurangnya hubungan yang baik dengan teman,guru di lingkungan seperti siswa sering berperilaku tidak sopan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah penyesuaian diri adalah menerapkan layanan informasi. Layanan informasi dapat membantu peserta didik memahami, mencegah, dan menentukan arah tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh sebanyak 33 peserta didik kelas VIII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket berupa skala likert tentang penyesuaian diri. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 > 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan informasi terhadap penyesuaian diri siswa kelas VIII di SMP Frater Don Bosco Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS IX SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh gaya belajar visual terhadap prestasi belajar, 2) mengetahui pengaruh gaya belajar audiotorial terhadap prestasi belajar, 3) mengetahui pengaruh gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar. Dengan populasi 223 siswa kelas IX dan teknik samplig adalah simple random sampling (pengambilan secara random) yaitu sebanyak 146 dari kelas IX. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T didapatkan hasil t hitung yaitu untuk gaya belajar visual sebesar -3,171, gaya belajar audiotorial sebesar -3,562, dan gaya belajar kinestetik sebesar -4,545. Jika dibandingkan t tabel dengan N 146 pada a 0,05 yaitu sebesar -1,655 yang berarti -3,171 -1,655, -3,562 -1,655, dan -4,545 -1,655 (t hitung lebih kecil dari t tabel). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh yang negatif antara gaya belajar visual, audiotorial, dan kinestetik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 8 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral Dalam Novel Matahari Minor Karya Tere Liye( Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Pada penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, catat, dan simak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik reduksi data, teknik penyajian data dan teknik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Matahari Minor Karya Tere Liye. Hasil dari penelitian novel Matahari Minor ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, eksistensi diri, dendam, pengendalian diri dan sifat berani. Nilai moral yang mencakup nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam lingkup sosial yaitu berupa rasa empati, saling membutuhkan, kepedulian, kasih sayang, pengorbanan, persahabatan, keberanian, kekeluargaan, rela berkorban, saling mengingatkan, kerendahan hati, sopan santun, tolong menolong, bertanggung jawab, balas budi dan kebersamaan. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya berupa bersyukur. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia lainnya lebih banyak ditemukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF ENGLISH TEACHER STRATEGIES TO OVERCOME STUDENTS’ DIFFICULTIES IN SPEAKING ABILITY

2024•

The utilisation of information technology in Education has been widely used as a supporting medium in teaching and learning activities in the classroom. Kahoot is one of the game-based online learning applications. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Kahoot on students' reading skills at Patra Dharma Tarakan High School. This research method was quantitative with pre-experimental research. Student learning outcomes will be displayed in the form of student learning outcomes scores before and after using Kahoot. It was proven by the results of students' average score. The average results in the Pre-test and post-test were at 73.94 and 24.21. These showed that there was a significant difference using Kahoot as a learning media. This study found that after using Kahoot as a learning media, there was a significant change. Thus, it can be concluded that Kahoot as a learning tool has proven to be successful in improving the reading skills of Patra Dharma Tarakan High School students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS IX SMP NEGERI 8 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh gaya belajar visual terhadap prestasi belajar, 2) mengetahui pengaruh gaya belajar audiotorial terhadap prestasi belajar, 3) mengetahui pengaruh gaya belajar kinestetik terhadap prestasi belajar. Dengan populasi 223 siswa kelas IX dan teknik samplig adalah simple random sampling (pengambilan secara random) yaitu sebanyak 146 dari kelas IX. Metode pengumpulan data yaitu kuesioner dan dokumentasi. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan uji T didapatkan hasil t hitung yaitu untuk gaya belajar visual sebesar -3,171, gaya belajar audiotorial sebesar -3,562, dan gaya belajar kinestetik sebesar -4,545. Jika dibandingkan t tabel dengan N 146 pada a 0,05 yaitu sebesar -1,655 yang berarti -3,171 -1,655, -3,562 -1,655, dan -4,545 -1,655 (t hitung lebih kecil dari t tabel). Dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima sehingga terdapat pengaruh yang negatif antara gaya belajar visual, audiotorial, dan kinestetik terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX SMP Negeri 8 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF ENGLISH TEACHER STRATEGIES TO OVERCOME STUDENTS’ DIFFICULTIES IN SPEAKING ABILITY

2024•

The utilisation of information technology in Education has been widely used as a supporting medium in teaching and learning activities in the classroom. Kahoot is one of the game-based online learning applications. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Kahoot on students' reading skills at Patra Dharma Tarakan High School. This research method was quantitative with pre-experimental research. Student learning outcomes will be displayed in the form of student learning outcomes scores before and after using Kahoot. It was proven by the results of students' average score. The average results in the Pre-test and post-test were at 73.94 and 24.21. These showed that there was a significant difference using Kahoot as a learning media. This study found that after using Kahoot as a learning media, there was a significant change. Thus, it can be concluded that Kahoot as a learning tool has proven to be successful in improving the reading skills of Patra Dharma Tarakan High School students.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral Dalam Novel Matahari Minor Karya Tere Liye( Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Pada penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, catat, dan simak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik reduksi data, teknik penyajian data dan teknik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Matahari Minor Karya Tere Liye. Hasil dari penelitian novel Matahari Minor ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, eksistensi diri, dendam, pengendalian diri dan sifat berani. Nilai moral yang mencakup nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam lingkup sosial yaitu berupa rasa empati, saling membutuhkan, kepedulian, kasih sayang, pengorbanan, persahabatan, keberanian, kekeluargaan, rela berkorban, saling mengingatkan, kerendahan hati, sopan santun, tolong menolong, bertanggung jawab, balas budi dan kebersamaan. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya berupa bersyukur. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia lainnya lebih banyak ditemukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

2023•Koleksi Perpustakaan

: Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif ditinjau dari validasi ahli materi, bahasa, media dan praktisi, motivasi siswa ditinjau dari angket motivasi dan hasil belajar siswa ditinjau dari pre-test dan post-test siswa. Jenis Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE terdiri atas lima tahapan penelitian yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan menggunakan lembar validasi media pembelajaran interaktif, angket dan tes hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di Kelas IV SDN 050 Tarakan. Diperoleh hasil rata-rata persentase skor validasi dari keempat validator sebesar 91,4%. Diketahui motivasi siswa pada uji coba terbatas sebesar 81% dan pada uji coba lapangan sebesar 82,03%, dan diketahui hasil tes belajar siswa uji coba terbatas pre-test hanya dalam 3 kategori yakni, kategori rendah sebesar 16,6%, sedang sebesar 16,6% dan tinggi sebesar 66,6%. Post-test siswa uji coba terbatas hanya dalam 2 kategori yakni, kategori tinggi sebesar 16,6% dan sangat tinggi sebesar 83,3%. Hasil post test siswa pada uji coba terbatas sebanyak 5 siswa dari total 6 siswa telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil tes belajar siswa pada uji coba lapangan pre-test hanya dalam 5 kategori yakni, kategori sangat tinggi sebesar 7,14%, tinggi sebesar 25%, sedang sebesar 28,5%, rendah sebesar 10,7% dan sangat rendah sebesar 28,5%. Post-test siswa uji coba lapangan hanya dalam 1 kategori yakni, kategori sangat tinggi sebesar 100%. Hasil post test siswa pada uji coba lapangan sebanyak 28 siswa dari total 28 siswa sehingga di simpulkan media pembelajaran interaktif pada materi perubahan energi di kelas IV sekolah dasar dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI DI KELAS IV SEKOLAH DASAR

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

: Penelitian ini bertujuan mengetahui kelayakan media pembelajaran interaktif ditinjau dari validasi ahli materi, bahasa, media dan praktisi, motivasi siswa ditinjau dari angket motivasi dan hasil belajar siswa ditinjau dari pre-test dan post-test siswa. Jenis Penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE terdiri atas lima tahapan penelitian yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Instrumen pengumpulan menggunakan lembar validasi media pembelajaran interaktif, angket dan tes hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di Kelas IV SDN 050 Tarakan. Diperoleh hasil rata-rata persentase skor validasi dari keempat validator sebesar 91,4%. Diketahui motivasi siswa pada uji coba terbatas sebesar 81% dan pada uji coba lapangan sebesar 82,03%, dan diketahui hasil tes belajar siswa uji coba terbatas pre-test hanya dalam 3 kategori yakni, kategori rendah sebesar 16,6%, sedang sebesar 16,6% dan tinggi sebesar 66,6%. Post-test siswa uji coba terbatas hanya dalam 2 kategori yakni, kategori tinggi sebesar 16,6% dan sangat tinggi sebesar 83,3%. Hasil post test siswa pada uji coba terbatas sebanyak 5 siswa dari total 6 siswa telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil tes belajar siswa pada uji coba lapangan pre-test hanya dalam 5 kategori yakni, kategori sangat tinggi sebesar 7,14%, tinggi sebesar 25%, sedang sebesar 28,5%, rendah sebesar 10,7% dan sangat rendah sebesar 28,5%. Post-test siswa uji coba lapangan hanya dalam 1 kategori yakni, kategori sangat tinggi sebesar 100%. Hasil post test siswa pada uji coba lapangan sebanyak 28 siswa dari total 28 siswa sehingga di simpulkan media pembelajaran interaktif pada materi perubahan energi di kelas IV sekolah dasar dapat mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail