Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: transportasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KARAKTERISTIK SEDIMEN DASAR PERAIRAN DI PANTAI TPI (TEMPAT PELELANGAN IKAN) PULAU BUNYU KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pantai TPI (Tempat Pelelangan Ikan) yang terletak di Desa Bunyu Selatan, Pulau Bunyu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sedimen dasar perairan, dan menganalisis arah transportasi sedimen dan laju sedimentasi di perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel sedimen dasar perairan pada 5 titik pengamatan dengan tiga kali ulangan dan sediment trap untuk pengukuran arah transportasi sedimen dan laju sedimentasi, pengukuran kecepatan dan arah arus menggunakan layang-layang arus, serta analisis parameter statistik ukuran butir menggunakan perangkat lunak Gradistat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh titik pengamatan memiliki tekstur Slightly Gravelly Sand (pasir sedikit berkerikil) dengan dominasi fraksi pasir berkisar antara 97,9%–100,0%. Nilai rata-rata ukuran butir berkisar antara 150–165 µm yang seluruhnya termasuk kategori pasir halus (fine sand). Nilai sortasi seluruh titik pengamatan tergolong terpilah sangat baik (very well sorted), nilai kecondongan didominasi kategori fine skewed, serta nilai keruncingan sebagian besar tergolong mesokurtik dan platikurtik dengan satu titik termasuk kategori extremely leptokurtik. Faktor hidrodinamika, khususnya arus pasang surut, diindikasikan sebagai agen dominan dalam seleksi, transportasi, dan pengendapan material sedimen di perairan Pulau Bunyu.Transportasi sedimen menunjukkan bahwa arah dominan transportasi bervariasi antar titik pengamatan. Titik 1 dan 2 memiliki arah transportasi dominan menuju ke Timur, Titik 3, 4, dan 5 memiliki arah transportasi dominan menuju ke Utara. Laju sedimentasi rata-rata sebesar 5,417 gr/cm2/hari tergolong dalam kategori sangat berat hingga katastropik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kualitas Pelayanan Trasportasi Angkutan Umum Speed Boat Reguler ( Studi Kasus Rute Kota Tarakan - Sebatik)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transportasi penyeberangan Speed Boat Reguler rute Tarakan – Sebatik merupakan moda utama mobilitas masyarakat perbatasan yang berperan penting dalam aktivitas sosial dan ekonomi. Namun, dalam operasionalnya masih ditemukan berbagai permasalahan pelayanan seperti keterlambatan jadwal, keterbatasan fasilitas, serta ketidaksesuaian antara harapan dan persepsi pengguna jasa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pelayanan, mengukur tingkat kepuasan penumpang, serta mengidentifikasi atribut layanan yang menjadi prioritas peningkatan kualitas pelayanan. Penelitian dilakukan di Pelabuhan Tengkayu 1 Tarakan dengan responden penumpang Speed Boat Reguler rute Tara-kan – Sebatik. Metode analisis yang digunakan meliputi Customer Satisfaction In-dex (CSI) untuk mengukur tingkat kepuasan secara keseluruhan, Importance Per-formance Analysis (IPA) untuk memetakan atribut layanan berdasarkan tingkat kepentingan dan kinerja, serta Quality Function Deployment (QFD) untuk meru-muskan strategi peningkatan layanan berbasis kebutuhan pengguna. Analisis IPA menunjukkan terdapat beberapa atribut prioritas perbaikan pada kuadran I, yaitu atribut yang dianggap sangat penting oleh penumpang namun kinerjanya masih rendah, khususnya pada aspek kemudahan akses informasi dan pelayanan petugas. Nilai CSI keseluruhan sebesar 68,54% berada pada rentang “puas”, yang berarti secara umum penumpang merasa puas terhadap pelayanan Speed Boat Reguler rute Tarakan – Sebatik. Rekomendasi peningkatan layanan berdasarkan QFD menekankan pentingnya perbaikan fasilitas terminal, peningkatan kualitas pelayanan petugas, serta penerapan prosedur operasional yang lebih terstandar dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas pelayanan transportasi Speed Boat Reguler rute Tarakan – Sebatik sudah berada pada kategori memuaskan, namun masih memerlukan peningkatan pada beberapa atribut prioritas agar dapat mencapai tingkat pelayanan optimal dan berkelanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR MUAT (LOAD FACTOR) TERHADAP KONDISI ARUS NORMAL DAN ARUS PUNCAK PADA SPEEDBOAT TARAKAN – TANJUNG SELOR (Studi Pada Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor muat (load factor) pada transportasi laut speedboat rute Tarakan – Tanjung Selor, khususnya pada dua kondisi operasional yaitu arus puncak dan arus normal. Fokus penelitian berada di Pelabuhan Tengkayu I Kota Tarakan. Latar belakang dari studi ini adalah pentingnya efisiensi transportasi laut sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi wilayah. Load factor menjadi indikator utama dalam menilai efisiensi penggunaan kapasitas angkut speedboat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui observasi lapangan dan dokumentasi manifest penumpang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan load factor antara kondisi arus puncak dan arus normal. Pada arus puncak, tingkat keterisian penumpang mendekati kapasitas maksimal, sedangkan pada arus normal tingkat keterisian cenderung lebih rendah. Temuan ini memberikan implikasi terhadap pengelolaan jadwal keberangkatan dan strategi tarif yang dapat diterapkan operator agar operasional speedboat lebih efisien dan ekonomis. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pihak pengelola pelabuhan, operator transportasi laut, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi antar wilayah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY OLEH PELAKU PERJALANAN RUTE TARAKAN - KTT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjamin konektivitas antar wilayah. Kalimantan Utara sebagai provinsi baru menghadapi tantangan geografis yang membuat moda laut seperti kapal ferry menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kapal ferry pada rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dua moda utama yang tersedia adalah speedboat dan kapal ferry, dengan preferensi pengguna yang berbeda tergantung pada beberapa variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, yaitu penyebaran kuesioner kepada penumpang yang pernah menggunakan kedua moda transportasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat hubungan antara variabel bebas (biaya perjalanan, waktu tunggu, dan waktu tempuh) terhadap variabel terikat (keputusan pemilihan moda). Selain itu, digunakan model logit biner selisih untuk menganalisis probabilitas pemilihan moda berdasarkan perbedaan atribut antar moda. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan adalah faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan pengguna dalam memilih kapal ferry, disusul oleh waktu tunggu dan waktu tempuh. Mayoritas pengguna kapal ferry berasal dari kalangan dengan pendapatan menengah ke bawah yang memprioritaskan efisiensi biaya dibandingkan kecepatan perjalanan. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan transportasi laut dan peningkatan pelayanan pelabuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implikasi Pembiayaan Perbankan terhadap Kinerja Transportasi di Indonesia

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi relatif produksi, penyerapan pembiayaan perbankan, dan efektivitas pembiayaan perbankan terhadap sektor transportasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian menggunakan alat analisis Location Quotient (LQ) yang telah ditransformasi menjadi efisiensi relatif produksi dan penyerapan pembiayaan, Incremental Capital Output Ratio (ICOR), dan pola pemetaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan yang memiliki tingkat efisiensi relatif produksi tertinggi ialah kawasan Kepulauan Nusa Tenggara dengan nilai 1,41, sementara kawasan yang memiliki tingkat efisiensi relatif produksi rendah ialah kawasan Jawa dengan nilai 1,07. Penyerapan pembiayaan perbankan untuk sektor transportasi tertinggi ialah kawasan Kalimantan dengan nilai 0,99, sementara kawasan yang penyerapan pembiayaan perbankan rendah ialah kawasan Kepulauan Nusa Tenggara dengan nilai 0,40. Analisis Incremental Capital Output Ratio (ICOR) kawasan dengan nilai efektif ialah kawasan Papua dengan nilai 0,97, sedangkan kawasan dengan nilai kurang efektif ialah kawasan Jawa dengan nilai 5,41. Pola pemetaan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan provinsi yang konsisten dikategori progresif inovatif ialah provinsi Sumatera Barat, Bengkulu, Aceh, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Gorontalo, Maluku, DI Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Tengah. Kemudian provinsi yang konsisten dikategori gagal ialah provinsi Kepulauan Riau. Analisis perencanaan kebutuhan kapital setiap kawasan di Indonesia tahun 2024-2030 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 6% dibutuhkan kapital sebesar Rp1.295.171.990.000 triliun, selanjutnya target pertumbuhan 9% dibutuhkan kapital sebesar Rp1.942.757.990.000 triliun, sementara target pertumbuhan 12% dibutuhkan kapital sebesar Rp2.590.343.990.000 triliun

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL PADA TRANSPORTASI UMUM

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEREMPUAN KORBAN PELECEHAN SEKSUAL PADA TRANSPORTASI UMUM Abstrak Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dengan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Pelecehan Seksual Pada Transportasi Umum. Pertama Pengaturan Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Pelecehan Seksual Pada Transportasi Umum kedua Bentuk Perlindungan Hukum Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Pada Transportasi Umum. Skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan objek kajian mengenai Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Pelecehan Seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni peraturan perundang-undangan tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data priemer yaitu data yang diperoleh melalui UUD RI, KUHP dan UU TPKS. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,artikel, data-data dari internet. Hasil dari penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa kesimpulan dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa pengaturan perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Pelecehan Seksual Pada Transportasi Umum di atur di dalam Undang-undang Nomor 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual. Bentuk Perlindungan Hukum Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan Pada Transportasi Umum yaitu melalui bentuk perlindungan hukum preventif dan bentuk perlindungasn hukum represif. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Perempuan, Korbam , Pelecehan Seksual, Transportasi Umum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peranan Transportasi Udara Terhadap Harga Dan Ketersediaan Barang Pokok Di Kecamatan Krayan Kbupaten Nunukan

2023•

ABSTRAK Peranan Transportasi Udara Terhadap Harga Dan Ketersediaan Barang Pokok Di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan Joffi Herdila Jafar Sidik Salim, S.E, M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui peranan transportasi udara terhadap harga dan ketersediaan barang pokok di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner atau angket pertanyaan kepada masyarakat, pedagang toko, Kades, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tenaga kesehatan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan sampel Purposive Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 responden, teknik analisis presepsi menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan peran Transportasi Udara sebesar 85% dengan katagori “Sangat Berperan” yang bermakna Transportasi Udara sangat berperan dalam angkutan penumpang dan barang dari kota Tarakan ke Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Peran Transportasi Udara terhadap harga barang pokok sebesar 74,7% dengan katagori “Berperan”, dan terhadap ketersediaan barang pokok sebesar 80% berada pada katagori “Sangat Berperan”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Transportasi Udara “Sangat Serperan” terhadap harga dan ketersediaan barang pokok di Kecamatan Krayan Kabupaten Nunukan. Kata Kunci : Transportasi Udara, Harga Barang, Ketersediaan barang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Mitra Layanan Transportasi Berbasis Online

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teknologi secara umum merupakan ilmu yang berhubungan dengan alat atau mesin yang dapat mempermudah pekerjaan manusia di Dunia. Umat manusia mengawali penggunaan teknologi ini dengan penggunaan sumber daya alam dan mengubahnya menjadi berbagai macam alat-alat sederhana. Istilah teknologi terdiri dari dua kata yaitu techne yang dalam bahasa Yunani berarti keterampilan dan logos yang berarti ilmu. Transportasi memegang peranan penting di Indonesia, dalam pembangunan ekonomi misalnya meningkatkan pendapatan nasional dan menciptakan serta mememelihara kesempatan kerja bagi masyarakat. Adapun tujuan lain yakni pembangunan non ekonomis yaitu untuk mempertinggi integritas bangsa serta meningkatkan pertahanan dan keamanan nasional, yang juga terpenting ialah pembangunan berkelanjutan harus diletakkan sebagai kebutuhan dan aspirasi manusia kini dan masa depan. Faktor keamanan, kenyamanan, dan kecepatan ke tempat tujuan menjadi salah satu permasalahan yang harus diatasi guna efisiensi dan penghematan biaya. Maka dari itu angkutan umum menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk memenuhi aktifitasnya sehari-hari. Rumusan masalah yang akan dibahas adalah bagaimanakah konsep perlindungan hukum terhadap mitra layanan transportasi dalam pelaksanaan perjanjian berbasis online dimasa yang akan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridif normatif yang bertujuan untuk menghasilkan argumentasi, dan teori. Pendekatan yang digunakan untuk menjawab isu hukum ini adalah Pendekatan Perundang-undangan (Statute approach), Pendekatan kasus (Case approach), Pendekatan konseptual (Conceptual approach). Hasil penelitian ini adalah bentuk perlindungan hukum dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara preventif adalah bentuk perlindungan yang diberikan pemerintah dengan tujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran. dan yang kedua yaitu secara reprensif adalah bentuk perlindungan yang diberikan pemerintah dengan tujuan untuk menyelesaikan sengketa apabila terjadi pelanggaran. Sehingga dasar hukum yang digunakan adalah Kitab Undang–Undang Hukum Perdata (KUH Perdata) dan pelaksanaan teknis operasional didasarkan atas Peraturan Menteri Perhubungan No. 108 Tahun 2017, pengaturan hukum belum memberikan perlindungan hukum terhadap mitra layanan karena aturan yang belum secara spesifik mengatur hubungan antara penyedia aplikasi. Dan konsep perlindungan hukum terhadap mitra layanan dalam pelaksanaan perjanjian berbasis online diawali dengan pembentukan badan hukum yang menjadi perlindungan hukum bagi para mitra layanan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH WAKTU TRANSPORTASI TERHADAP RIGOR MORTIS IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI KOTA TARAKAN KALIMANTAN UTARA

2023•

PENGARUH WAKTU TRANSPORTASI TERHADAP RIGOR MORTIS IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI KOTA TARAKAN KALIMATAN UTARA Abstrak Ikan Bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu komoditas unggulan Di Kota Tarakan Kalimatan Utara, daging ikan bandeng (Chanos chanos) memiliki kandungan gizi tinggi dan memiliki protein lengkap yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk melihat mutu ikan bandeng (Chanos chanos) selama proses transportasi dengan fase pre rigor, rigor mortis, dan post rigor, menggunakan metode eksperimetal yang terdiri dari dua faktor utama, faktor pertama yaitu perlakuan perbandingan sterofom yang berisi es dan tidak mengunakan es 1:1, sedangkan faktor kedua yaitu waktu lama penyimpanan dari pasca panen hingga sampai ketujuan. Parameter uji meliputi organoleptik, pH, dan suhu pusat ikan. Nilai organoleptik dari pasca panen hingga sampai tujuan ikan masih dikatakan bermutu baik, ikan pre rigor memiliki kondisi sangat segar dengan nilai organoleptik 8-9, pada tahap rigor mortis ikan dalam kondisi segar dengan nilai organoleptik 6-8, sedangkan pada pH dari pasca panen hingga sampai tujuan juga masih baik karena tanda-tanda rigor mortis pada ikan antara lain derajat keasaman (pH) daging sekitar 6,0-6,2, dan suhu pusat pasca panen masih baik karena masih berkisar di angka 25,6 ᵒC-24,5 ᵒC untuk yang mengunakan es sementara yang tidak mengunakan es 24,5 ᵒC-25 ᵒC, akan tetapi sampai pada tujuan suhu pusat mengalami kenaikan dengan angka 5,1 ᵒC-5,9 ᵒC sehingga suhu pusat sudah mengalami kemunduran mutu karena batas suhu pusat di angka 4,4 ᵒC apabila sudah lewat bahan baku sudah mengalami penguraian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM PENGGUNA JASA ANGKUTAN SUNGAI KAPAL CEPAT NON REGULER

2023•

Pentingnya peran transportasi angkutan sungai sebagai salah satu roda penggerak perekonomian bangsa, membuat para pelaku usaha mulai mendirikan usaha di bidang jasa angkutan sungai yakni kapal cepat non reguler sehingga dapat memudahkan konsumen dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas sungai. Namun banyak konsumen merasa khawatir apabila pihak penyedia jasa kapal cepat tidak memberikan tanggung jawab apabila konsumen mengalami kecelakaan ataupun kerugian. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum terhadap pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non reguler. Pertama, bentuk perlindungan hukum pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non-reguler? Kedua, Tanggung jawab pengangkut terhadap konsumen? Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Yuridis Normatif, yaitu penelitian ini mengkaji data berdasarkan norma-norma yang ada terkait perlindungan hukum pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non reguler. Dianalisis berdasarkan hukum yang berlaku dan dengan menggunakan aturan hukum yang relevan dengan masalah. Konsumen tidak perlu khawatir karena pihak penyedia jasa telah menyediakan alat-alat keselamatan kelaiklautan kapal dan pihak penyedia jasa juga memberikan asuransi apabila konsumen mengalami kecelakaan saat menggunakan jasanya, dan konsumen akan merasa nyaman dan aman saat kapal beroperasi, sebelum kapal beroperasi penyedia jasa harus memenuhi syarat mengenai dokumen yang harus dilengkapi. Pelaksanaan penyedia jasa mengenai tanggung jawab dan kelengkapan dokumen seperti yang diatur pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sudah sesuai. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kapal Cepat, Tanggung Jawab.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Tindak Pidana Pengangkutan Hasil Kayu Illegal Tanpa Memiliki Surat Keterangan Sah Hasil Hutan Menggunakan Transportasi Laut

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berjudul tinjauan yuridis tindak pidana pengangkutan hasil kayu illegal tanpa memiliki surat keterangan sahnya hasil hutan menggunakan Transportasi laut, Illegal logging merupakan tindakan penebangan yang dilakukan secara melawan hukum dengan tujuan mengambil kayu dan menghasilkan kayu lalu menjualnya. Illegal logging sudah sering terjadi di Indonesia, kegiatan Illegal logging bukan hanya merusak lingkungan akan tetapi dapat mengganggu kehidupan flora dan fauna yang tinggal di dalam hutan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan terkait Perlindungan Hukum Terhadap Hutan dalam hukum Pidana di Indonesia dan akibat Hukum pelaku pengangkutan hasil Illegal logging yang tidak mempunyai Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif. Bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian: pertama, Perlindungan Hukum Terhadap Hutan dalam hukum Pidana di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dalam undang-undang tersebut, pelaku Illegal logging dapat dihukum dengan pidana penjara atau denda yang besar, serta sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha. Kedua, llegal logging tidak terlepas dari permasalahan permasalahan pengangkutan atau mengangkut hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi surat izin yang sah, Para pelaku Illegal logging di laut dapat memanfaatkan jalur-jalur yang kurang diawasi secara ketat oleh pihak berwenang untuk menghindari pengawasan. Selain itu, mereka juga dapat memanfaatkan malam hari dan kondisi cuaca yang buruk untuk menyembunyikan kegiatannya dari pengawasan. apabila hal tersebut dilakukan sanksi yang dapat diberika ada dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan pasal 83

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tanggung jawab atas pelayanan jasa transportasi laut oleh PT.angkutan sungai danau dan penyeberangan(ASDP)Indonesia ferry(persero) terhadap penumpang kapal ferry

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Di negara kepulauan transportasi laut seharusnya menjadi perimadona,karena terdapat pulau-pulau yang hanya dapat dihubungkan transportasi laut. Akan tetapi dalam prakteknya transportasi laut belum dikelola secara maksimal. Bentuk tanggung jawab PT.angkutan sungai danau dan penyeberangan (ASDP) indonesia ferry tarakan terhadap penumpang yg dirugikan apabila terjadi kecelakaan ,prosedur ganti rugi apabila terjadi kecelakaan kapal laut.pihak yang mengikatkan diri untuk menyelenggarakan angkutan penumpang atau barang yang berbentuk badan usaha dengan tanggung jawab terhadap pemilik barang pengirim dengan sejak barang terima untuk diangkut sampai diserahkan kepada penerima yang dimana tanggung jawab tersebut telah terjadi kecelakaan ganti rugi terdiri dari apa saja, ganti rugi tersebut berupa biaya ,rugi dan bunga (kosten,schanden en interesten) yang dimaksud dengan biaya adalah segala pengeluaran atau pengongkosan yang nyata-nyata telah dikeluarkan oleh satu pihak.maka pihak tertanggung mendapatkan tanggungan atas kerugian yang diakibatkan oleh pengoprasian pengangkutan penyeberangan dimana sebelumnya PT.ASDP sudah bekerja sama dengan pihak asuransi yaitu PT.Jasa raharja selaku pemberi pertanggungan resiko terhadap pengangkutan tersebut dan juga pelayaran bahwa setiap pengangkutan wajib mengansuransikan tanggung jawab nya.PT. ASDP selaku penyedia jasa angkutan penyeberangan. Dalam setiap peristiwa kecelakaan selalu dipublikasi kan bahwa faktor penyebab kecelakaan adalah dalam hal ini nahkoda kapal sejumlah peristiwa kecelakaan selama pelayaran,kerap menyebutkan bahwa jumlah penumpang tidak sesuai dengan manisfest atau bahkan kapal disebut overload sebelum berlayar petugas syahbandar seharusnya melakukan pengecekan bukan sekedar menerima laporan sebelum melakukan liris berlayar maka syahbandar memiliki peran yang sangat vital dalam mewujudkan keselamatan selama pelayaran,hukum yang sudah sangat tegas namun tidak dilaksanakan secara konsisten dengan kata lain hukuman yang dijatuhkan tidak menimbulkan efek jera sehingga peristiwa kecelakaan dilaut kerap terjadi. Meningkatkan sistem perlengkapan keamanan didalam kapal terhadap penumpang ataupun muatan kendaraan sehingga muatan kendaraan lebih aman dan terhindar dari kerusakan .

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSISTENSI TRANSPORTASI ONLINE (GOFOOD) DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN UMKM KOTA TARAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh eksistensi transportasi online (Go Food) dan Promosi terhadap volume penjualan UMKM di Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan pengukuran skala likert. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling pada 80 UMKM yang bekerjasama dengan pelayanan Go Food Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi transportasi online (Go Food) dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan UMKM Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TARIKAN PERGERAKAN KE UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota tarakan merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Kalimantan Utara. Kota Tarakan juga merupakan daerah berkembang sehingga mampu menyediakan berbagai fasilitas, salah satunya pada Universitas Borneo Tarakan. Banyaknya jumlah fakultas dan program studi di Universitas Borneo Tarakan tentu akan meningkatkan jumlah mahasiswa yang diterima, demikian pula jumlah dosen yang mengajar, juga karyawan-karyawan kampus yang dibutuhkan. Interaksi yang terjadi antara mahasiswa, dosen dan karyawan dengan Universitas Borneo Tarakan memerlukan perjalanan yang akan menghasilkan jumlah pergerakan yang cukup besar. Hal ini memiliki potensi untuk menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Dalam penelitian analisis model tarikan perjalanan ini, dibuat suatu tahapan-tahapan untuk mempermuda dalam penyelesaiannya. Tahapan-tahapan ini dibuat secara teratur dan sistematis, baik dalam bentuk gagasan dan perencanaan, maupun dalam pelaksanaan dan pembuatan keputusan. Metode analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah cara analisis regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak Statistic Program for Special Science (SPSS). Dalam menganalisis data beberapa tahapan uji statistik harus dilakukan agar model bagngkitan pergerakan yang dihasilkan nantinya dinyatakan. Hasil analisis dari studi ini memperoleh Karakteristik tarikan pergerakan disetiap kategori didominasi oleh sepeda motor yaitu sebesar 94%, berapa kali dalam satu minggu melakukan perjalanan ke kampus didominasi oleh > 5 kali yaitu sebesar 71%, waktu menuju kampus didominasi pada pukul 07.00-09.00 yaitu sebesar 56%, waktu meninggalkan kampus didominasi pada pukul 15.00-17.00 sebesar 56%, rata-rata waktu tempuh perjalanan didominasi oleh 10-20 menit yaitu sebesar 43%. Untuk menghasilkan nilai tingkat bangkitan dan tarikan pergerakan kendaraan yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, dibutuhkan sampel yang banyak. Perlu dilakukan peninjauan terhadap parameter lain yang secara teori dan penelitian empiris mempengaruhi jumlah mahasiswa, misalnya uang kuliah tunggal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIFITAS EKSTRAK AKAR TUBA (Paraderris elliptica) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA UNTUK PEMBIUSAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DALAM PENGANGKUTAN SISTEM TERTUTUP

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EFEKTIFITAS EKSTRAK AKAR TUBA (Paraderris elliptica) DENGAN KONSENTRASI YANG BERBEDA UNTUK PEMBIUSAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DALAM PENGANGKUTAN SISTEM TERTUTUP ABSTRAK Salah satu tahapan dalam penyediaan benih adalah kegiatan transportasi benih. Kegiatan transportasi benih umumnya dilakukan dengan kepadatan yang tinggi. Namun dalam aplikasinya, kepadatan ikan yang tinggi mengakibatkan benih ikan menjadi stress hingga mengalami kematian. Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat stess dan kematian ikan pada saat transportasi yaitu dengan melakukan sistem anestesi menggunakan akar tuba (Paraderris elliptica). Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas ekstrak akar tuba untuk pembiusan benih ikan nila dalam pengangkutan tertutup. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap, terdiri dari 5 perlakuan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak akar tuba semakin cepat ikan uji yang pingsan. Sedangkan untuk kelangsungan hidup benih ikan nila pada uji transporasi yang tertinggi yaitu pada perlakuan P1 (0,1g/ℓ) yaitu 92%, pada perlakuan kontrol 24%, perlakuan P2 (0,2g/ℓ) yaitu 64%, perlakuan P4 alkohol (200ml/ℓ) yaitu 27%, dan untuk hasil terendah terdapat pada perlakuan P3 (0,25g/ℓ) yaitu 0%. Nilai kualitas air setiap perlakuan yaitu suhu 27,6-27,9, DO 5,06-5,08 mg/ℓ, pH 6,62-7,2, Amoniak 0,2-0,5 mg/ℓ.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

implikasi struktur kepemilikan terhadap keputusan penggunaan transportasi online

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian dilakukan untuk melihat apakah struktur kepemilikan perusahaan berdampak terhadap keputusan konsumen dalam memilih atau menggunakan layanan Transportasi Online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data berupa form simulasi yang diberikan kepada partisipan yang telah divalidasi dengan metode uji manipulasi. yang menjadi Partisipan dalam penelitian ini adalah pengguna layanan transportasi online. Penelitian dilakukan dengan desain completely randomized. Pengelolaan data dimulai dengan Uji Randomisasi kemudian pengujian hipotesis menggunakan analisis statistik T-Test atau Uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata struktur kepemilikan saham mayoritas Institusional sebesar 1,7 sedangkan rata-rata nilai kepemilikan saham mayoritas Manajerial sebesar 1,5 dengan perbedaan nilai rata-rata sebesar 0,200. Perbedaan signifikan secara statistic dapat dilihat pada nilai t sebesar 0.802 dengan probabilitas 0,443 > dari 0,05 artinya tidak terdapat dampak antara struktur kepemilikan dengan keputusan penggunaan transportasi online.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA TARAKAN MENUJU SMART CITY

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERAN SEKTOR TRANSPORTASI DI KOTA TARAKAN MENUJU SMART CITY KHUSNA DR. PITHER PALUNGAN, S.E,. M.Si. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan sektor transportasi di Kota Tarakan menuju smart city. Dengan menggunakan konsep ITS (Intelligent Transportation System) yang berbasis sistem informasi dan alat (aplikasi di android dan IOS). Penelitian ini merupakan penelitan deksriptif kualitatif data yang digunakan adalah data sekunder dan konsep ITS melalui wawancara di Dinas Perhubungan Kota dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan sektor transportasi di Kota Tarakan dapat di simpulkan berperan cukup baik berdasarkan hasil dari 6 indikator smart transportation (ITS) adalah sebagai berikut : (1) Advance Navigation System sebuah aplikasi GPS telah ada dan di gunakan oleh masyarakat Kota Tarakan. (2) Advanced Traffic Management System telah di implementasikan melalui TMC (traffic management center) dalam bentuk CCTV yang terpusat di Polres. (3) Incident management system adanya aplikasi One Klik di Kota Tarakan (4) Electronic Toll Collection adanya e-parking sebagai pembayaran non-tunai (5) Advance For Save Driving adanya sensor pada beberapa kendaraan roda empat di Kota Tarakan (6) Advance Bus belum di terapkan di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail