Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Pergerakan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN DENGAN STUDI KASUS KAWASAN PENDIDIKAN DI JALAN PANGERAN DIPONEGORO KOTA TARAKAN

2025•

Besarnya perjalanan dari zona asal (bangkitan) menuju zona tujuan (tarikan) tergantung pada jenis dari penggunaan lahan. Kawasan pendidikan (sekolah) merupakan salah satu zona tujuan yang menyebabkan adanya tarikan pergerakan khususnya kendaraan. Terdapat delapan sekolah yang berada di sepanjang Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, yang berdampak signifikan terhadap meningkatnya volume pergerakan kendaraan, khususnya pada jam sibuk seperti pada pagi hari. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan besarnya tarikan pergerakan kendaraan pada kawasan tersebut. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui beberapa tahapan uji, antara lain uji normalitas, uji korelasi, uji koefisien determinas (R²), uji F, uji T, serta uji asumsi klasik. Lima variabel bebas dianalisis yaitu luas lahan, luas bangunan, jumlah guru, jumlah karyawan, dan jumlah siswa terhadap tarikan pergerakan kendaraan. Hasil menunjukkan bahwa jumlah siswa memiliki korelasi paling kuat terhadap tarikan pergerakan kendaraan (r = 0,921; sig. = 0,001), disusul oleh luas lahan (r = 0,869) dan jumlah guru (r = 0,863). Dari lima model regresi yang diuji, model alternatif kelima dinyatakan paling representatif karena hanya menggunakan satu variabel bebas, yaitu jumlah siswa, namun menghasilkan nilai R² sebesar 0,847 dan signifikan secara statistik. Model tersebut menunjukkan bahwa setiap penambahan satu siswa akan meningkatkan tarikan kendaraan sebesar 0,157 smp/jam. Hasil ini mengindikasikan bahwa aktivitas sekolah, terutama jumlah siswa, merupakan faktor dominan dalam mendorong volume kendaraan di kawasan pendidikan. Model ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan transportasi dan perencanaan tata guna lahan pendidikan di masa mendatang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS TARIKAN PERGERAKAN KE UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota tarakan merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Kalimantan Utara. Kota Tarakan juga merupakan daerah berkembang sehingga mampu menyediakan berbagai fasilitas, salah satunya pada Universitas Borneo Tarakan. Banyaknya jumlah fakultas dan program studi di Universitas Borneo Tarakan tentu akan meningkatkan jumlah mahasiswa yang diterima, demikian pula jumlah dosen yang mengajar, juga karyawan-karyawan kampus yang dibutuhkan. Interaksi yang terjadi antara mahasiswa, dosen dan karyawan dengan Universitas Borneo Tarakan memerlukan perjalanan yang akan menghasilkan jumlah pergerakan yang cukup besar. Hal ini memiliki potensi untuk menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Dalam penelitian analisis model tarikan perjalanan ini, dibuat suatu tahapan-tahapan untuk mempermuda dalam penyelesaiannya. Tahapan-tahapan ini dibuat secara teratur dan sistematis, baik dalam bentuk gagasan dan perencanaan, maupun dalam pelaksanaan dan pembuatan keputusan. Metode analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah cara analisis regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak Statistic Program for Special Science (SPSS). Dalam menganalisis data beberapa tahapan uji statistik harus dilakukan agar model bagngkitan pergerakan yang dihasilkan nantinya dinyatakan. Hasil analisis dari studi ini memperoleh Karakteristik tarikan pergerakan disetiap kategori didominasi oleh sepeda motor yaitu sebesar 94%, berapa kali dalam satu minggu melakukan perjalanan ke kampus didominasi oleh > 5 kali yaitu sebesar 71%, waktu menuju kampus didominasi pada pukul 07.00-09.00 yaitu sebesar 56%, waktu meninggalkan kampus didominasi pada pukul 15.00-17.00 sebesar 56%, rata-rata waktu tempuh perjalanan didominasi oleh 10-20 menit yaitu sebesar 43%. Untuk menghasilkan nilai tingkat bangkitan dan tarikan pergerakan kendaraan yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, dibutuhkan sampel yang banyak. Perlu dilakukan peninjauan terhadap parameter lain yang secara teori dan penelitian empiris mempengaruhi jumlah mahasiswa, misalnya uang kuliah tunggal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KAJIAN PERGERAKAN MASYARAKAT DENGAN MODA TRANSPORTASI DARAT DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem transportasi di wilayah perkotaan merupakan interaksi antara transportasi, tata guna lahan, populasi penduduk dan kegiatan ekonomi di suatu wilayah perkotaan. Sehingga untuk mengatasi permasalahan transportasi, penting untuk meningkatkan dan melaksanakan perencanaan transportasi dan pemodelan transportasi. Pemodelan transportasi merupakan penyederhanaan dari suatu hal yang besar dan kompleks, untuk situasi ini, maksud untuk mengatasi masalah transportasi di kota Tarakan disederhanakan menjadi suatu pemodelan transportasi yang lebih mudah untuk diteliti dan dianalisis. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan hubungan karakteristik rumah tangga dengan bangkitan pergerakan masyarakat, menjelaskan pemodelan MAT pergerakan masyarakat, dan memodelkan prediksi asal dan tujuan pergerakan masyarakat dengan moda transportasi darat di Kota Tarakan pada tahun yang akan datang. Survey dilakukan terhadap 100 rumah dengan memberikan kuesioner Home Interview Survey dengan menggunakan metode kategori, analisis pergerakan menggunakan metode konvensional (model gravity) dan metode analogi digunakan untuk memprediksi pergerakan di masa mendatang. Didapatkan hasil sebagai berikut berdasarkan analisis regresi linear berganda faktor yang mempunyai korelasi tinggi terhadap perjalanan adalah persamaan Y = 7.390 - 0.631X4 + 0.575X5 + 0.716X6 X4 = Jumlah Pendapatan: Rp.1.500.000-Rp.1.999.999,-, X5 = Jumlah Kepemilikan Sepeda Motor : 2 Sepeda Motor, dan X6 = Jumlah Kepemilikan Mobil : 1 Mobil. MAT terbanyak yang terjadi pada hari pertama 17.141 kendaraan/hari dan 16.629 kendaraan/hari pada hari kedua. Sedangkan untuk perjalanan orang/hari didapatkan pada hari pertama adalah 36.933 orang/hari dan 35.968 orang/hari pada hari kedua.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail