ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset biologis, komite audit, dan kepemilikan publik terhadap tingkat pengungkapan aset biologis pada perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024, dengan jenis Kantor Akuntan Publik (KAP) BIG 4 sebagai variabel moderasi. Intensitas aset biologis diukur menggunakan proporsi total aset biologis terhadap total aset perusahaan, komite audit diproksikan melalui rasio jumlah komite audit terhadap board of directors, sedangkan kepemilikan publik diukur berdasarkan persentase saham yang dimiliki publik. Tingkat pengungkapan aset biologis diukur menggunakan indeks pengungkapan PSAK 69 dengan metode Wallace Index. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 102 observasi yang dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas aset biologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan aset biologis, sedangkan komite audit dan kepemilikan publik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan aset biologis. Selain itu, jenis KAP BIG 4 tidak terbukti memoderasi pengaruh intensitas aset biologis, komite audit, dan kepemilikan publik terhadap tingkat pengungkapan aset biologis. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,313 menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan 31,3% variasi tingkat pengungkapan aset biologis, sedangkan sisanya sebesar 68,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Perkembangan teknologi digital yang mendorong perubahan perilaku konsumen dalam melakukan pembelian tiket bioskop secara online, khususnya melalui aplikasi TIX ID. Meskipun aplikasi ini menawarkan kemudahan dan berbagai fitur menarik, masih terdapat masyarakat yang belum sepenuhnya memanfaatkannya. Hal ini menunjukkan adanya faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, seperti promosi, electronic word of mouth (E-WOM), dan kepercayaan (trust). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh promosi, electronic word of mouth, dan kepercayaan terhadap keputusan pembelian tiket bioskop melalui aplikasi TIX ID di Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 180 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan software Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) serta pengujian hipotesis melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan electronic word of mouth (E-WOM) tidak berpengaruh signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin menarik promosi yang diberikan serta semakin tinggi tingkat kepercayaan konsumen, maka semakin besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian. Promosi dan kepercayaan menjadi faktor utama dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen, sementara E-WOM belum memberikan pengaruh yang berarti.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peningkatan kinerja inovasi layanan pada instansi pemerintah menjadi hal yang semakin penting, khususnya dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis. Kepercayaan dan berbagi pengetahuan dipandang sebagai faktor kunci yang mampu mendorong terciptanya inovasi layanan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan dan berbagi pengetahuan terhadap kinerja inovasi layanan pada Pegawai Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah seluruh pegawai sebanyak 101 responden menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner terstruktur berskala likert dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja inovasi layanan. Selain itu, berbagi pengetahuan juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja inovasi layanan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi tingkat kepercayaan dan intensitas berbagi pengetahuan di dalam organisasi, maka semakin tinggi pula kemampuan organisasi dalam menghasilkan inovasi layanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Besarnya perjalanan dari zona asal (bangkitan) menuju zona tujuan (tarikan) tergantung pada jenis dari penggunaan lahan. Kawasan pendidikan (sekolah) merupakan salah satu zona tujuan yang menyebabkan adanya tarikan pergerakan khususnya kendaraan. Terdapat delapan sekolah yang berada di sepanjang Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Tarakan, yang berdampak signifikan terhadap meningkatnya volume pergerakan kendaraan, khususnya pada jam sibuk seperti pada pagi hari. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan besarnya tarikan pergerakan kendaraan pada kawasan tersebut. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data dianalisis menggunakan SPSS melalui beberapa tahapan uji, antara lain uji normalitas, uji korelasi, uji koefisien determinas (R²), uji F, uji T, serta uji asumsi klasik. Lima variabel bebas dianalisis yaitu luas lahan, luas bangunan, jumlah guru, jumlah karyawan, dan jumlah siswa terhadap tarikan pergerakan kendaraan. Hasil menunjukkan bahwa jumlah siswa memiliki korelasi paling kuat terhadap tarikan pergerakan kendaraan (r = 0,921; sig. = 0,001), disusul oleh luas lahan (r = 0,869) dan jumlah guru (r = 0,863). Dari lima model regresi yang diuji, model alternatif kelima dinyatakan paling representatif karena hanya menggunakan satu variabel bebas, yaitu jumlah siswa, namun menghasilkan nilai R² sebesar 0,847 dan signifikan secara statistik. Model tersebut menunjukkan bahwa setiap penambahan satu siswa akan meningkatkan tarikan kendaraan sebesar 0,157 smp/jam. Hasil ini mengindikasikan bahwa aktivitas sekolah, terutama jumlah siswa, merupakan faktor dominan dalam mendorong volume kendaraan di kawasan pendidikan. Model ini dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan transportasi dan perencanaan tata guna lahan pendidikan di masa mendatang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang selalu ada pada setiap jenjang pendidikan di sekolah, dari mulai pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, sampai dengan jenjang yang lebih tinggi Perkuliahan. Kemandirian adalah kemampuan seseorang saat sedang akan melaksanakan semua aktivitas pribadi. Self-Efficacy atau dalam terjemahan Bahasa Indonesianya yakni efikasi diri adalah keyakinan individu pada kemampuan dirinya dalam melaksanakan tugas atau tindakan yang mampu dilaksanakan guna memperoleh sebuah tujuan. Hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 5 Tanjung Selor bahwa permasalahan kemandirian belajar Bahasa Indonesia dan Self-Efficacy pada peserta didik masih ada. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Self-Efficacy dan variabel terikat (dependent) Kemandirian Belajar Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengunuakan perangkat aplikasi SPSS Version 26 yang menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kemandirian belajar Bahasa Indonesia kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,259. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,259 1,708 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis O (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kata Kunci : Self-Efficacy, Kemandirian Belajar, SPSS Version 26
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota tarakan merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Kalimantan Utara. Kota Tarakan juga merupakan daerah berkembang sehingga mampu menyediakan berbagai fasilitas, salah satunya pada Universitas Borneo Tarakan. Banyaknya jumlah fakultas dan program studi di Universitas Borneo Tarakan tentu akan meningkatkan jumlah mahasiswa yang diterima, demikian pula jumlah dosen yang mengajar, juga karyawan-karyawan kampus yang dibutuhkan. Interaksi yang terjadi antara mahasiswa, dosen dan karyawan dengan Universitas Borneo Tarakan memerlukan perjalanan yang akan menghasilkan jumlah pergerakan yang cukup besar. Hal ini memiliki potensi untuk menimbulkan kemacetan arus lalu lintas. Dalam penelitian analisis model tarikan perjalanan ini, dibuat suatu tahapan-tahapan untuk mempermuda dalam penyelesaiannya. Tahapan-tahapan ini dibuat secara teratur dan sistematis, baik dalam bentuk gagasan dan perencanaan, maupun dalam pelaksanaan dan pembuatan keputusan. Metode analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah cara analisis regresi linier berganda dengan menggunakan perangkat lunak Statistic Program for Special Science (SPSS). Dalam menganalisis data beberapa tahapan uji statistik harus dilakukan agar model bagngkitan pergerakan yang dihasilkan nantinya dinyatakan. Hasil analisis dari studi ini memperoleh Karakteristik tarikan pergerakan disetiap kategori didominasi oleh sepeda motor yaitu sebesar 94%, berapa kali dalam satu minggu melakukan perjalanan ke kampus didominasi oleh > 5 kali yaitu sebesar 71%, waktu menuju kampus didominasi pada pukul 07.00-09.00 yaitu sebesar 56%, waktu meninggalkan kampus didominasi pada pukul 15.00-17.00 sebesar 56%, rata-rata waktu tempuh perjalanan didominasi oleh 10-20 menit yaitu sebesar 43%. Untuk menghasilkan nilai tingkat bangkitan dan tarikan pergerakan kendaraan yang lebih dapat dipertanggungjawabkan, dibutuhkan sampel yang banyak. Perlu dilakukan peninjauan terhadap parameter lain yang secara teori dan penelitian empiris mempengaruhi jumlah mahasiswa, misalnya uang kuliah tunggal.