ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intensitas aset biologis, komite audit, dan kepemilikan publik terhadap tingkat pengungkapan aset biologis pada perusahaan agrikultur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024, dengan jenis Kantor Akuntan Publik (KAP) BIG 4 sebagai variabel moderasi. Intensitas aset biologis diukur menggunakan proporsi total aset biologis terhadap total aset perusahaan, komite audit diproksikan melalui rasio jumlah komite audit terhadap board of directors, sedangkan kepemilikan publik diukur berdasarkan persentase saham yang dimiliki publik. Tingkat pengungkapan aset biologis diukur menggunakan indeks pengungkapan PSAK 69 dengan metode Wallace Index. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 102 observasi yang dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas aset biologis berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan aset biologis, sedangkan komite audit dan kepemilikan publik berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengungkapan aset biologis. Selain itu, jenis KAP BIG 4 tidak terbukti memoderasi pengaruh intensitas aset biologis, komite audit, dan kepemilikan publik terhadap tingkat pengungkapan aset biologis. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,313 menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan 31,3% variasi tingkat pengungkapan aset biologis, sedangkan sisanya sebesar 68,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemilikan publik dalam memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan efisiensi operasional terhadap harga saham pada perusahaan sektor property dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 92 perusahaan, dengan metode pengumpulan data menggunakan purposive sampling menghasilkan 42 perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi WarpPLS 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan institusional serta efisiensi operasional yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham dan peran kepemilikan publik terbukti mampu memoderasi hubungan antara efisiensi operasional dan harga saham. Sebaliknya, peran kepemilikan publik tidak dapat memoderasi hubungan antara kepemilikan institusional dan harga saham.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas kinerja lingkungan dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan struktural kepemilikan sebagai variabel pemoderasi pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data yang digunakan adalah laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2019, dan mengikuti PROPER pada Kementrian Lingkungan Hidup. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 15 perusahaan, sehingga diperoleh data sebanyak 75 observasi (15 perusahaan x 5 tahun). Analisis data menggunakan metode SEM-PLS dengan aplikasi WarpPLS 6.0. Hasil penelitian menunjukkan kinerja lingkungan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, kepemilikan institusional memoderasi secara positif pengaruh kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan, dan kepemilikan publik memoderasi secara negatif pengaruh kinerja lingkungan terhadap nilai perusahaan. Secara umum hasil penelitian mendukung teori stakeholder dan teori agensi. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa strategi dalam meningkatkan nilai perusahaan dengan cara meningkatkan kinerja lingkungan yang didorong oleh kepemilikan institusional.