Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Penulis: RISEN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Kemandirian Belajar Bahasa Indonesia Kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor

2023•Koleksi Perpustakaan

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang selalu ada pada setiap jenjang pendidikan di sekolah, dari mulai pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, sampai dengan jenjang yang lebih tinggi Perkuliahan. Kemandirian adalah kemampuan seseorang saat sedang akan melaksanakan semua aktivitas pribadi. Self-Efficacy atau dalam terjemahan Bahasa Indonesianya yakni efikasi diri adalah keyakinan individu pada kemampuan dirinya dalam melaksanakan tugas atau tindakan yang mampu dilaksanakan guna memperoleh sebuah tujuan. Hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 5 Tanjung Selor bahwa permasalahan kemandirian belajar Bahasa Indonesia dan Self-Efficacy pada peserta didik masih ada. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Self-Efficacy dan variabel terikat (dependent) Kemandirian Belajar Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengunuakan perangkat aplikasi SPSS Version 26 yang menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kemandirian belajar Bahasa Indonesia kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,259. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,259 1,708 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis O (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kata Kunci : Self-Efficacy, Kemandirian Belajar, SPSS Version 26

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Kemandirian Belajar Bahasa Indonesia Kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor

2023•

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang selalu ada pada setiap jenjang pendidikan di sekolah, dari mulai pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, sampai dengan jenjang yang lebih tinggi Perkuliahan. Kemandirian adalah kemampuan seseorang saat sedang akan melaksanakan semua aktivitas pribadi. Self-Efficacy atau dalam terjemahan Bahasa Indonesianya yakni efikasi diri adalah keyakinan individu pada kemampuan dirinya dalam melaksanakan tugas atau tindakan yang mampu dilaksanakan guna memperoleh sebuah tujuan. Hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 5 Tanjung Selor bahwa permasalahan kemandirian belajar Bahasa Indonesia dan Self-Efficacy pada peserta didik masih ada. Penelitian deskriptif (descriptive research) adalah suatu metode penelitian yang ditujukan untuk menggambarkan fenomena. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu variabel bebas (independent) Self-Efficacy dan variabel terikat (dependent) Kemandirian Belajar Belajar. Taknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, kuesioner (angket), dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengunuakan perangkat aplikasi SPSS Version 26 yang menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh self-efficacy terhadap kemandirian belajar Bahasa Indonesia kelas VII-B SMP Negeri 5 Tanjung Selor. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t diperoleh bahwa hasil analisis pengujian thitung sebesar 1,259. Karena nilai thitung ttabel yaitu 1,259 1,708 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis O (Ho) diterima dan hipotesis alternatif (Ha) ditolak. Kata Kunci : Self-Efficacy, Kemandirian Belajar, SPSS Version 26

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SCRAMBLE TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 11 TARAKAN

2020•

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimential design dengan desain posttest only control design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Negeri 11 Tarakan. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel penelitian yaitu kelas VIII-1 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-2 dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan tes tertulis . Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif yaitu (rata-rata dan simpangan baku) dan analisis inferensial yaitu (uji normalitas dan uji homogenitas) untuk data awal dan analisis data akhir menggunkan uji statistik independent samples t-test dengan bantuan software SPSS 23.0 for windows. Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata nilai posttest di kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata nilai posttest di kelas kontrol yaitu sebesar 76,49 pada kelas eksperimen sedangkan pada kelas kontrol sebesar 61,98. Berdasarkan hasil analisis uji independent sample t-test dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05) diperoleh p-value sebesar 0,000. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Scramble berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail