Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: KAPAL CEPAT
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINJAUAN PERLINDUNGAN HUKUM PENGGUNA JASA ANGKUTAN SUNGAI KAPAL CEPAT NON REGULER

2023•

Pentingnya peran transportasi angkutan sungai sebagai salah satu roda penggerak perekonomian bangsa, membuat para pelaku usaha mulai mendirikan usaha di bidang jasa angkutan sungai yakni kapal cepat non reguler sehingga dapat memudahkan konsumen dalam melakukan kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas sungai. Namun banyak konsumen merasa khawatir apabila pihak penyedia jasa kapal cepat tidak memberikan tanggung jawab apabila konsumen mengalami kecelakaan ataupun kerugian. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum terhadap pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non reguler. Pertama, bentuk perlindungan hukum pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non-reguler? Kedua, Tanggung jawab pengangkut terhadap konsumen? Tipe penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Yuridis Normatif, yaitu penelitian ini mengkaji data berdasarkan norma-norma yang ada terkait perlindungan hukum pengguna jasa angkutan sungai kapal cepat non reguler. Dianalisis berdasarkan hukum yang berlaku dan dengan menggunakan aturan hukum yang relevan dengan masalah. Konsumen tidak perlu khawatir karena pihak penyedia jasa telah menyediakan alat-alat keselamatan kelaiklautan kapal dan pihak penyedia jasa juga memberikan asuransi apabila konsumen mengalami kecelakaan saat menggunakan jasanya, dan konsumen akan merasa nyaman dan aman saat kapal beroperasi, sebelum kapal beroperasi penyedia jasa harus memenuhi syarat mengenai dokumen yang harus dilengkapi. Pelaksanaan penyedia jasa mengenai tanggung jawab dan kelengkapan dokumen seperti yang diatur pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sudah sesuai. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Kapal Cepat, Tanggung Jawab.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI BARANG PENUMPANG PENGGUNA JASA KAPAL CEPAT MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG PELAYARAN

2023•

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI BARANG PENUMPANG PENGGUNA JASA KAPAL CEPAT MENURUT UNDANG UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2008 TENTANG PELAYARAN Oleh: Abdul Rahman ABSTRAK Karakteristik wilayah Kalimantan Utara yang terdiri sebaran sungai yang sangat banyak menyebabkan transportasi laut menjadi pilihan utama masyarakat untuk berpergian keluar kota. kapal cepat merupakan salah satu moda transportasi yang memiliki peranan penting pada sistem transportasi perairan Provinsi Kalimantan Utar memiliki 1 kota dan 4 kabupaten yang mana pelabuhan kota tarakan menjadi kota transit penghubung antar kabupaten di kalimantan Utara. Oleh karena itu, moda transportasi jenis kapal cepat masih menjadi andalan bagi masyarakat Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan terkait Bentuk perlindungan hukum terhadap barang penumpang pengguna jasa kapal cepat dan Bentuk tanggung jawab pelaku usaha kapal cepat terhadap barang penumpang pengguna jasa kapal cepat. Skripsi ini menggunakan metode penelitian normatif. Pendekatan penelitian yang di gunakan mengunakan pendekatan undang-undang dan konseptual. Hasil penelitian: Bentuk perlindungan hukum terhadap barang penumpang pengguna jasa kapal cepat menurut Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, dalam Pasal 40 ayat (1) menyatakan perusahaan angkutan di perairan bertangggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan penumpang, barang yang diangkutnya, Tiket sebagai bukti sahnya perjanjian antara hak dan kewajiban pengangkut dan penumpang, tiket juga sebagai bukti dalam klaim ganti rugi. Tanggung jawab pengangkut jika terbukti melakukan kelalaian dalam pengangkutan maka pengangkut di wajibkan melakukan ganti rugi. prinsip tanggung jawab pengangkutan ada dua (2) yaitu prinsip tanggung jawab, yaitu tanggung jawab karena berdasarkan adanya unsur kesalahan (Fault of liability) dan Prinsip tanggung jawab berdasarkan atas praduga (presumption of liability).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA ANGKUTAN PENUMPANG KAPAL CEPAT (SPEED LONG BOAT) RUTE TARAKAN-MALINAU

2021•

Kondisi geografis Kalimantan Utara didominasi dengan banyaknya sungai besar yang menghubungkan antara satu wilayah ke wilayah lain. Tingginya kebutuhan jasa angkutan penyeberangan mendorong pemerintah agar lebih memperhatikan permasalah keselamatan dan kenyamanan terutama pengembangan pada fasilitas keselamatan kapal cepat (speed long boat). Memperoleh tingkat kepuasan pengguna terhadap Kinerja Angkutan Penumpang Kapal Cepat (Speed Long Boat) rute Tarakan-Malinau. Memperoleh faktor yang dibutuhkan untuk meningkatkan Kinerja Angkutan Penumpang Kapal Cepat (Speed Long Boat) rute Tarakan-Malinau. Importance Performance Analisy (IPA) analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor kinerja utama mana yang harus ditunjukkan oleh suatu organisasi untuk mencapai kepuasan. Metode penelitian Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan dari sebuah penyedia layanan dengan pendekatan yang memperhitungkan penilaian pengguna terhadap kinerja penyedia, Quality Function Deployment (QFD) teknik yang dipakai untuk memfokuskan pada kebutuhan dan keinginan konsumen dalam membuat standar pelayanan. Importance Performance Analysis (IPA) terdapat tiga variabel tingkat kinerja pelayanan yakni Ketersediaan perlengkapan peralatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) dalam kabin kapal.Ketersediaan petunjuk jalur evakuasi dalam kabin kapal .Ketersediaan fasilitas penyandang difabel, Customer Satification Index (CSI) diperoleh indeks kepuasan pengguna jasa yaitu 67,7%, Quality Function Deployment (QFD) variabel yang menjadi prioritas Ketersediaan perlengkapan peralatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) di dalam kabin kapal. Ketersediaan petunjuk jalur evakuasi di dalam kabin kapal. Ketersediaan fasilitas penyandang difabel. Dari hasil yang telah diperoleh dalam penelitian ini sekiranya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi terhadap faktor atau atribut, yang harus ditingkatkan bagi pemilik kapal atau pihak UPTD Tengkayu I dalam upaya meningkatkan kinerja pelayanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail