Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Tana Tidung
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMILIHAN MODA KAPAL FERRY OLEH PELAKU PERJALANAN RUTE TARAKAN - KTT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjamin konektivitas antar wilayah. Kalimantan Utara sebagai provinsi baru menghadapi tantangan geografis yang membuat moda laut seperti kapal ferry menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kapal ferry pada rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dua moda utama yang tersedia adalah speedboat dan kapal ferry, dengan preferensi pengguna yang berbeda tergantung pada beberapa variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, yaitu penyebaran kuesioner kepada penumpang yang pernah menggunakan kedua moda transportasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat hubungan antara variabel bebas (biaya perjalanan, waktu tunggu, dan waktu tempuh) terhadap variabel terikat (keputusan pemilihan moda). Selain itu, digunakan model logit biner selisih untuk menganalisis probabilitas pemilihan moda berdasarkan perbedaan atribut antar moda. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan adalah faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan pengguna dalam memilih kapal ferry, disusul oleh waktu tunggu dan waktu tempuh. Mayoritas pengguna kapal ferry berasal dari kalangan dengan pendapatan menengah ke bawah yang memprioritaskan efisiensi biaya dibandingkan kecepatan perjalanan. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan transportasi laut dan peningkatan pelayanan pelabuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK KORBAN TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN OLEH AYAH KANDUNG DI WILAYAH HUKUM KEPOLISIAN RESOR TANA TIDUNG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tindak pidana persetubuhan terhadap anak oleh ayah kandung merupakan kejahatan berat yang tidak hanya melanggar hukum pidana tetapi juga nilai-nilai moral dan perlindungan anak sebagai hak asasi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada anak korban tindak pidana persetubuhan oleh ayah kandung di wilayah hukum Kepolisian Resor Tana Tidung serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya kejahatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak dilakukan dalam dua bentuk, yaitu preventif melalui edukasi, sosialisasi, dan kerja sama lintas sektor, serta represif melalui proses hukum dan pendampingan korban. Namun, hambatan dalam pelaksanaan perlindungan masih terjadi, seperti tekanan keluarga terhadap korban dan lemahnya efek jera bagi pelaku. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya tindak pidana ini meliputi lemahnya pengawasan keluarga, rendahnya pendidikan, serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat. Diperlukan penguatan sistem perlindungan hukum berbasis komunitas, serta penegakan hukum yang konsisten dan berkeadilan untuk menjamin pemulihan dan keadilan bagi korban. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Anak, Tindak Pidana, Persetubuhan Ayah Kandung, Kepolisian Resor Tana Tidung

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISASI TINGKAT KEMATANGAN GAMBUT DI KABUPATEN TANA TIDUNG BERDASARKAN SIFAT KIMIA DAN FISIKA GAMBUT

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gambut merupakan akumulasi bahan organik yang terbentuk secara alami dari sisa-sisa tumbuhan dengan berbagai tingkat dekoposisi baik sempurna maupun tidak sempurna dengan ketebalan 50 cm atau lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tingkat kematangan gambut di kabupaten tana tidung berdasarkan sifat kimia dan fisika gambut. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimen yang dilaksanakan dengan metode survei dengan fokus penelitian sifat kima dan fisika gambut pada lokus desa Tideng Pale Timur, desa Sebidai dan desa Limbu Sedulun Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Parameter yang diamati adalah Karakteristik kimia dan fisika serta tingkat kematangan gambut dan dianalisis secara deskripsi menggunakan kriteria penilaian status kimia dan fisika gambut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 2 tingkat kematangan gambut di lokasi penelitian yaitu saprik dan hemik. Gambut dengan tingkat kematangan Saprik berada di lokasi desa Sebidai dan Gambut dengan tingkat kematangan Hemik berada lokasi desa Tideng Pale Timur dan Desa Limbu Sedulun. Pengelolaan tanah gambut memerlukan kombinasi strategi ameliorasi seperti penggunaan kapur dan pupuk organik serta pengaturan tata air untuk mendukung pertanian berkelanjutan, Hasil dari penelitian ini dapat menjadi acuan bagi petani dan mengambil kebijakan dalam memanfaatkan lahan gambut secara optimal tanpa merusak ekosistem.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

analisis kesalahan bahasa pada naskah pidato wakil bupati tana tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesalahan tanda baca, pilihan kata (diksi), dan ejaan yang terdapat dalam empat naskah pidato Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis dalam penelitian ini berupa kesalahan berbahasa yang terdapat dalam naskah pidato Wakil Bupati, khususnya: 1) penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dengan Pemerintah Kota Tarakan dalam bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan, yang disampaikan pada tanggal 12 September 2023; 2) Focus Group Discussion (FGD) tentang revisi dan pengembangan kamus bahasa daerah serta pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, yang disampaikan pada tanggal 4 Oktober 2023; 3) pelatihan Pertolongan Pertama Cedera Olahraga (PPCO) dan Tes Asesmen Atlet, yang disampaikan pada tanggal 16 Oktober 2023; dan 4) sesi pembinaan tentang edukasi perpajakan dan pengenalan penggunaan E-Bupot yang disampaikan pada tanggal 31 Oktober 2023. Kesalahan berbahasa yang teridentifikasi dalam pidato-pidato tersebut meliputi kesalahan pilihan kata (diksi), tanda baca, dan ejaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi membaca, menyimak, dan mencatat. Peneliti melakukan analisis kesalahan berbahasa dalam tiga aspek, yaitu pilihan kata (diksi) yang mengacu pada pemilihan kata yang tepat dan tepat untuk mengungkapkan makna dalam tulisan; tanda baca yang berkaitan dengan sistem teknis ortografi; dan ejaan yang melibatkan representasi bunyi bahasa dalam bentuk tertulis. Berdasarkan analisis data, peneliti mengidentifikasi 56 contoh kesalahan berbahasa yang dikategorikan sebagai berikut: 24 kasus kesalahan pilihan kata (diksi), 18 kasus kesalahan ejaan, dan 13 kasus kesalahan tanda baca. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kesalahan pilihan kata (diksi) merupakan jenis kesalahan berbahasa yang paling banyak ditemukan dalam naskah pidato Wakil Bupati.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kebijakan pengelolaan sampah dikecamatan sesayap hilir kabupaten tana tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan terkait dengan Kebijakan pengelolaan sampah di kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Pertama bagaimana peraturan kebijakan tentang pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidurng ? kedua bagaimana partisipasi masyarakat dalam program perencanaan pengelolaan bank sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung? Skripsi ini merupakan penelitian normatif dengan menggunakan objek kajian mengenai kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini menggunakan pendekatan ketentuan hukum, yakni peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan sampah. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data priemer yaitu data yang didapatkan melalui norma-norma dasar seperti Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,artikel, data-data dari internet. Hasil dari penelitian ini, Penulis menyimpulkan bahwa Kebijakan pengelolaan sampah di Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung secara umum sudah cukup berjalan dengan baik namun belum optimal. Hal tersebut dikarenakan masih terdapatnya sejumlah hambatan yang mengganggu jalannya kebijakan pengelolaan sampah tersebut didukung oleh sejumlah faktor yang mempengaruhi kebijakan tersebut. faktor-faktor tersebut adalah faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi dan Partisipasi masyarakat yang kurang dalam mewujudkan kebijakan otonomi daerah terhadap pelayanan publik bidang persampahan. Hal ini merupakan salah satu kendala terbesar yang dialami oeleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Tana Tidung dalam mewujudkan kabupaten yang bersih dan sehat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KASUS BUDIDAYA SISTEM MINAPADI DI KABUPATEN TANA TIDUNG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu potensi perikanan budidaya di Indonesia dihasilkan dari sistem minapadi. Kabupaten Tana Tidung memiliki potensi untuk pengembangan budidaya minapadi, namun hingga saat ini belum adanya data tentang budidaya minapadi di Kabupaten Tana Tidung. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari potensi budidaya minapadi yang ada di Kabupaten Tana Tidung dan cara pengelolaan budidaya minapadi yang ada di Kabupaten Tana Tidung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan observasi yang dilakukan melalui observasi dan wawancara lapang secara langsung pada kelompok minapadi dengan menggunakan kuesioner guna mendapatkan informasi mengenai perkembangan budidaya minapadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua kelompok usaha minapadi yang beranggotakan 10 orang dalam satu kelompoknya. Luas lahan yang digunakan dalam budidaya sekitar ± 2 ha, yang dimana tiap satu petaknya berukuran 50 x 50 m2 atau 40 x 40 m2. Hasil yang didapat pada kelompok 1 adalah informasi hasil panen padinya sekitar 50 kg/ petak dan hasil panen ikan tidak. Pada kelompok 2 mendapatkan hasil panen padinya sekitar 300 kg/ petak dan hasil ikan yang didapatkan 100 kg/ petak. Metode pengelolaan budidaya sistem minapadi pada dua kelompok aktif yang berada di Kabupten Tana Tidung meliputi; persiapan lahan, persiapan benih atau bibit ikan dan padi, penebaran bibit ikan, penanaman padi, pemupukan, pemeliharaan ikan, panen, serta pasca panen. Dari hasil kedua kelompok tersebut berbeda, dikarenakan kelompok 1 kurangnya pemahaman yang dikuasai secara ilmu maupun teknis dan kurangnya kerjasama antar anggota didalam satu kelompok serta faktor lingkungan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tren Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap PDRB Di Kabupaten Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sektor pertanian di Kabupaten Tana Tidung merupakan salah satu sektor strategis yang mempunyai keterkaitan erat dengan pengurangan kemiskinan, upaya mengatasi pengangguran, usaha membangun ketahan pangan, memproduksi pangan, usaha pelestarian lingkungan dan basis pembangunan ekonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang seberapa besar kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Tana Tidung dan untuk mengetahui seberapa besar tren pertumbuhan kontribusi sektor pertanian di Kabupaten Tana Tidung dengan jenis penelitian kuantitatif menggunakan data sekunder. Penelitian ini menggunakan data time series berbentuk data tahunan dengan rentang waktu pada tahun 2018-2022. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kontribusi dan analisis tren kuadrat terkecil ( least square method ). Proses pengolahan data menggunakn softwere excel. Hasil analisis kontribusi menunjukan bahwa kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tana Tidung pada tahun 2018 sebesar 30,67%, pada tahun 2019 sebesar 30,34%, pada tahun 2020 sebesar 30,78%, pada tahun 2021 sebesar 30,06%, dan pada tahun 2022 sebesar 28,92%. Hasil analisis tren kuadrat terkecil ( leat square method ) menunjukan proyeksi pertumbuhan kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Tana Tidung pada tahun 2023 sebesar 29,01%, pada tahun 2024 sebesar 28,63%, pada tahun 2025 sebesar 28,25%, pada tahun 2026 sebesar 27,87%, dan pada tahun 2027 sebesar 27,49%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Produksi Dan Pendapatan Industri Batu Bata Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis tingkat produksi dan pendapatan industri kecil batu bata Kecamatan Tana Lia Kabupaten Tana Tidung. Jenis Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah industri kecil batu bata, jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data skunder, teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis penerimaan terdapat (p) harga barang dan (Q) total penjualan paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (TR) jumlah penerimaan sebesar Rp.6.600.000, dan untuk (p) harga barang dan (Q) total penjualan paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle sebesar Rp.14.300.000. pada hasil analisis (FC) biaya tetap dan (VC) biaya variabel paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (TC) total biaya sebesar Rp.719.000, dan untuk (FC) biaya tetap dan (VC) biaya variabel paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle dengan (TC) total biaya sebesar Rp.2.410.000. 0Pada hasil analisis (TR) Total Revenue dan (TC) Total Biaya paling terendah terdata pada Industri Bata Pak Tono dengan (π) Pendapatan sebesar Rp.5.881.000, dan untuk (TR) Total Revenue dan (TC) Total Biaya paling tertinggi terdata pada Industri Bata Pak Dalle dengan (π) Pendapatan sebesar Rp.11.890.000.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN INFRASTRUKTUR JALAN, INFRASTRUKTUR LISTRIK DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DENGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN TANA TIDUNG

2023•

Desain penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung dengan data penlitian dari tahun 2011 sampai 2021. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan penelitian kepustakaan. Anailis dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Infrastruktur Jalan dan Pertumbuhan Ekonomi, menggambarkan hubungan yang sangat lemah terhadap infrastruktur jalan hal ini dapat disebabkan kemungkinan adanya faktor eksternal tertentu yang memiliki dampak lebih dominan pada pertumbuhan ekonomi daerah dari pada Infrastruktur Jalan. Infrastruktur Listrik dan Pertumbuhan Ekonomi menunjukkan bahwa kualitas infrastruktur listrik memiliki hubungan lemah terhadap pertumbuhan ekonomi hal ini mungkin disebabkan oleh faktor-faktor lain yang memengaruhi hubungan antara infrastruktur listrik dan pertumbuhan ekonomi, seperti regulasi, kebijakan energi, atau tingkat konsumsi energi yang ada, walaupun dengan infrastruktur listrik yang baik dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran Pemerintah dan Pertumbuhan Ekonomi, menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah memiliki hubungan sangat lemah terhadap pertumbuhan ekonomi hal ini disebabkan ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi hubungan antara kedua variabel ini, dan korelasi yang lemah mungkin disebabkan oleh adanya variabel lain yang tidak diukur dalam analisis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengakuan Masyrakat Hukum Adat di Kabupaten Tana Tidung

2023•

Penelitian ini bemaksud menjawab dua pertanyaan terkai pengakuan masyarakat di kabupaten tana tidung. Pertama Bagaiman Bagaimana urgensi pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Tana Tidung? Kedua Bagaiman prosedur pengakuan Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Tana Tidung? Pasal 18 B (2) Undang-undang Dasar 1945 menyatakan bahwa hukum adat diakui oleh negara, yaitu negara mengakui dan menghormati kesatuan-kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih hidup dan sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan masyarakat dan negara kesatuan Republik Indonesia dengan undang-undang. Masyarakat adat adalah bagian dari negara Indonesia dan statusnya berpengaruh dalam pembangunan politik, sosial, ekonomi, hukum dan hak asasi manusia untuk keamanan dan ketahanan nasional. Tipe penelitian ini melakukan penelitian hukum dengan metode penelitian hukum empiris, artinya penelitian hukum dilakukan dengan bekerjanya hukum di masyarakat di Kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini mengunakan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi (Sociological Approach). Dalam penelitian ini, jenis data yang digunakan yaitu. Data primer dan data skunder. Data primer di peroleh dari hasil wawancara, observasi dan pengamatan di lapangan. Data skunder di peroleh dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa belum ada pengakuan masyarakat hukum adat di Kabupaten Tana Tidung, tetapi secara lisan dan turun temurun masyarakat adat, di kabupaten Tana Tidung sudah terbentuk sejak dahulu, itulah yg di lestarikan oleh Pemangu Adat, Ketua Adat Dan Lembaga Adat. Kedua prosedur pengakuan hukum adat harus melalui Masyarakat Adat, pemangku adat dan Lembaga adat. Kesimpulan dalam penelitian ini masyarakat, pemangku adat, ketua adat, dan Lembaga adat di Kabupaten Tana Tidung membutuhkan pengakuan berupa undang-undang hukum adat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DISRIBUSI ZOOPLANKTON DI PERAIRAN TANAH MERAH DAN BEBATU KABUPATEN TANA TIDUNG

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zooplankton memiliki peranan yang sangat penting di lautan, yaitu sebagai bagian dari rantai makanan dan juga perannya sebagai bioindikator pencemaran di perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi jenis zooplankton dan mengetahui indeks keanekargaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi zooplankton. Penelitian dilakukan di kawasan perairan Tanah Merah dan Bebatu Kabupaten Tana Tidung. Penentuan lokasi secara purpossive sampling dengan mengikuti perahu nelayan pada saat menangkap ikan. Indeks keanekaragaman zooplankton yang diperoleh bervariasi dengan nilai rata-rata dari keenam stasiun berkisar antara 0,8856-1,7521 sehingga termasuk dalam kategori keanekaragaman jenis dan kestabilan komunitas sedang. Indeks keseragaman memiliki nilai E mendekati 1, yang menggambarkan bahwa sebaran individu zooplankton antar jenis merata atau jumlah individu masing-masing spesies relatif merata. Indeks dominansi di perairan Tanah Merah dan Bebatu Kabupaten Tana Tidung menunjukkan indikasi tidak terjadinya jenis zooplankton yang mendominasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beragamnya aktivitas manusia sepanjang aliran sungai menyebabkan pencemaran terhadap sungai semakin meningkat, salah satunya yakni buangan limbah domestik. Sungai merupakan tempat buangan limbah dari berbagai aktifitas daratan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi kualitas air dari aspek parameter fisika dan kimia di Sungai Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Storet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air pada Sungai desa Tideng Pale parameter suhu berkisar antar 25-32 oC, salinitas berkisar 7-15 ppt, kekeruhan berkisar 1,15-4,43 mg/L, kecerahan berkisar 95-125 cm, pH berkisar 7,2-7,7, fosfat berkisar 0,006-0,063 mg/L, amonia berkisar 0,038-0,449 mg/L, nitrat berkisar 0,22-0,28 mg/L, DO berkisar 3,10-4,52 mg/L, BOD berkisar 1,12-2,17 mg/L dan pada Sungai Desa Sesayap parameter suhu berkisar 20-30 oC, salinitas berkisar 8-15 ppt, kekeruhan berkisar 1,99-3,75 NTU, kecerahan berkisar 100-135 cm, pH berkisar 6,2-7,4, fosfat berkisar 0,025-0,038 mg/L, amonia berkisar 0,063-0,409 mg/L, nitrat 0,23-0,26 mg/L, DO berkisar 3,25-4,57 mg/L, BOD berkisar 1,23-2,23 mg/L sedangkan pada Sungai Desa Bebatu parameter suhu berkisar 22-36 oC, salinitas berkisar 10-25 ppt, kekeruhan berkisar 2,13-4,19 NTU, kecerahan berkisar 110-130 cm, pH berkisar 6-7,8, fosfat berkisar 0,010-0,30 mg/L, amonia berkisar 0,065-0,525 mg/L, nitrat berkisar 0,26-0,30 mg/L, DO berkisar 3,10-4,60 mg/L, BOD berkisar 1,17-2,23 mg/L. berdasarkan penelitian tersbut bahwa kondisi kualitas air masih tergolong baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail