STUDI PARAMETER FISIKA DAN KIMIA DI PERAIRAN SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG
Beragamnya aktivitas manusia sepanjang aliran sungai menyebabkan pencemaran terhadap sungai semakin meningkat, salah satunya yakni buangan limbah domestik. Sungai merupakan tempat buangan limbah dari berbagai aktifitas daratan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi kualitas air dari aspek parameter fisika dan kimia di Sungai Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Storet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kualitas air pada Sungai desa Tideng Pale parameter suhu berkisar antar 25-32 oC, salinitas berkisar 7-15 ppt, kekeruhan berkisar 1,15-4,43 mg/L, kecerahan berkisar 95-125 cm, pH berkisar 7,2-7,7, fosfat berkisar 0,006-0,063 mg/L, amonia berkisar 0,038-0,449 mg/L, nitrat berkisar 0,22-0,28 mg/L, DO berkisar 3,10-4,52 mg/L, BOD berkisar 1,12-2,17 mg/L dan pada Sungai Desa Sesayap parameter suhu berkisar 20-30 oC, salinitas berkisar 8-15 ppt, kekeruhan berkisar 1,99-3,75 NTU, kecerahan berkisar 100-135 cm, pH berkisar 6,2-7,4, fosfat berkisar 0,025-0,038 mg/L, amonia berkisar 0,063-0,409 mg/L, nitrat 0,23-0,26 mg/L, DO berkisar 3,25-4,57 mg/L, BOD berkisar 1,23-2,23 mg/L sedangkan pada Sungai Desa Bebatu parameter suhu berkisar 22-36 oC, salinitas berkisar 10-25 ppt, kekeruhan berkisar 2,13-4,19 NTU, kecerahan berkisar 110-130 cm, pH berkisar 6-7,8, fosfat berkisar 0,010-0,30 mg/L, amonia berkisar 0,065-0,525 mg/L, nitrat berkisar 0,26-0,30 mg/L, DO berkisar 3,10-4,60 mg/L, BOD berkisar 1,17-2,23 mg/L. berdasarkan penelitian tersbut bahwa kondisi kualitas air masih tergolong baik.