ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia sebagai negara kepulauan sangat bergantung pada transportasi laut untuk menjamin konektivitas antar wilayah. Kalimantan Utara sebagai provinsi baru menghadapi tantangan geografis yang membuat moda laut seperti kapal ferry menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengguna dan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan kapal ferry pada rute Tarakan – Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dua moda utama yang tersedia adalah speedboat dan kapal ferry, dengan preferensi pengguna yang berbeda tergantung pada beberapa variabel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei, yaitu penyebaran kuesioner kepada penumpang yang pernah menggunakan kedua moda transportasi. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda untuk melihat hubungan antara variabel bebas (biaya perjalanan, waktu tunggu, dan waktu tempuh) terhadap variabel terikat (keputusan pemilihan moda). Selain itu, digunakan model logit biner selisih untuk menganalisis probabilitas pemilihan moda berdasarkan perbedaan atribut antar moda. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya perjalanan adalah faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan pengguna dalam memilih kapal ferry, disusul oleh waktu tunggu dan waktu tempuh. Mayoritas pengguna kapal ferry berasal dari kalangan dengan pendapatan menengah ke bawah yang memprioritaskan efisiensi biaya dibandingkan kecepatan perjalanan. Temuan ini penting untuk pengembangan kebijakan transportasi laut dan peningkatan pelayanan pelabuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Banyaknya pilihan dalam pengiriman barang kota Nunukan menuju kota Tarakan seseorang harus mempertimbangkan interaksi antara pemilihan transportasi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan faktor-faktor yang berpengaruh dan moda transportasi yang dipilih dengan menggunakan metode AHP (Analitycal Hierarcy Process). Data pada penelitian ini berupa pendapat responden yang mengirim barang dari Kota Nunukan – Kota Tarakan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan yang telah dilakukan, maka kriteria yang berpengaruh dalam pemilihan moda angkutan barang yaitu faktor biaya sebesar 28%, kemudahan sebesar 23%, pelayanan sebesar 21%, waktu perjalanan sebesar 18%, dan keamanan sebesar 10%. Sedangkan untuk pemilihan alternatif moda yang digunakan dalam pemilihan moda angkutan barang adalah kapal barang sebesar 25%, kapal laut sebesar 0,247 dibulatkan menjadi 25%, kapal fery sebesar 24%, pesawat terbang sebesar 14%, dan speed boat sebesar 0,138 dibulatkan menjadi 14%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transportasi air memiliki peran penting bagi negara kepulauan untuk menghubungakan satu daerah ke daaerah lainnya termasuk untuk angkutan barang, Kota Tarakan adalah salah satu kota yang mempunyai transportasi air Kapal Feri dan Kapal Barang utnuk menghubungakn Kota Tarakan dan Kabupaten Tana Tidung. Transportasi yang efektif, aman dan nyaman merupakan salah satu alas an responden untuk memilih moda transportasi angkutan barang yang akan digunakan untuk mengirim barang dalam mencapai tempat tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menerangkan kecenderungan masyarakat dalam pemilihan moda angkutan barang rute Tarakan-Kabupaten Tana Tidung dan menerangkan faktor-faktor yang sangat berpengaruh dalam pemilihan moda transportasi angkutan barang rute Tarakan-Kabupaten Tana Tidung. Sehingga penelitian ini dapat bermanfaat bagi penyedia jasa dan pengguna jasa dalam mengambil keputusan untuk menangani permasalahan pada transportasi angkutan barang di Kota Tarakan, khususnya Kapal Feri dan Kapal Barang. Survey dilakukan terhadap 170 responden dengan memberikan kuesioner yang berisi karakteristik perjalanan dengan menggunakan metode stated preference sebagai metode pendekatan untuk mensurvei suatu preferensi, lalu diolah dengan analisa regresi berganda untuk mendapatkan hubungan kuantitaif antara sekumpulan atribut dan responden hingga mendapatkan utilitas dan probabilitas dengan menggunakan model logit binomial selisih. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan hasil survey kuesioner terhadap pengguna jasa transportasi air Kapal Feri dan Kapal Barang untuk angkutan barang dan pegawai pada UPTD Pelabuhan Penyebrangan Juata Tarakan dan UPT Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Sehingga didapatkan hasil probabilitas pemilihan moda angkutan barang Kapal Feri dan Kapal Barang dalam kondisi selisih atribut seimbang responden memilih Kapal Barang sebesar 65% dan Kapal Feri sebesar 35% . faktor-faktor yang mempengaruhi dalam pemilihan moda adalah biaya angkutan barang per koli, waktu tempuh perjalanan, jadwal keberangkatan, kenyamanan pelayanan dan akses menuju pelabuhan.