Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

103 hasil
Penulis: RISKA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

peran penyuluh pertanian dalam mengakses informasi teknologi budidaya padi sawah di desa tideng pale, kabupaten tana tidung

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh dalam mengakses petani terhadap informasi teknologi budidaya padi sawah, akses petani terhadap informasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya di Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo-12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh berperan sebagai edukator, fasilitator dan penghubung, motivator dan dinamisator, serta penasihat dan konsultan. Penyuluh menyampaikan informasi melalui diskusi, pendampingan, demonstrasi, dan komunikasi digital. Petani memperoleh informasi melalui penyuluh, kelompok tani, sesama petani, serta media digital seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok. Informasi yang paling dibutuhkan meliputi benih, pemupukan, dan pengendalian hama. Faktor pendukung meliputi kemampuan komunikasi penyuluh, pendampingan, dan ketersediaan perangkat komunikasi. Faktor penghambat meliputi jaringan internet yang tidak stabil, biaya kuota, perbedaan kemampuan digital petani, serta ketidaksesuaian informasi dengan kondisi lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran penyuluh pertanian dalam mengakses informasi teknologi budidaya padi sawah di desa tideng pale, kabupaten tana tidung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh dalam mengakses petani terhadap informasi teknologi budidaya padi sawah, akses petani terhadap informasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya di Desa Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo-12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh berperan sebagai edukator, fasilitator dan penghubung, motivator dan dinamisator, serta penasihat dan konsultan. Penyuluh menyampaikan informasi melalui diskusi, pendampingan, demonstrasi, dan komunikasi digital. Petani memperoleh informasi melalui penyuluh, kelompok tani, sesama petani, serta media digital seperti WhatsApp, YouTube, dan TikTok. Informasi yang paling dibutuhkan meliputi benih, pemupukan, dan pengendalian hama. Faktor pendukung meliputi kemampuan komunikasi penyuluh, pendampingan, dan ketersediaan perangkat komunikasi. Faktor penghambat meliputi jaringan internet yang tidak stabil, biaya kuota, perbedaan kemampuan digital petani, serta ketidaksesuaian informasi dengan kondisi lahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (Coffea sp.) Bius Coffee DI TARAKAN

2026•Koleksi Perpustakaan

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (Coffea sp.) Bius Coffee DI TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN METODE JIT DAN EOQ DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BIJI KOPI (COFFEA SP.) BIUS COFFEE DI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengendalian persediaan bahan baku biji kopi serta menganalisis penerapan metode Just In Time (JIT) dan Economic Order Quantity (EOQ) dalam manajemen persediaan bahan baku biji kopi pada Bius Coffee di Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha, serta dokumen perusahaan berupa data pembelian dan persediaan bahan baku. Analisis dilakukan menggunakan metode EOQ, JIT, Safety Stock, Reorder Point (ROP), dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan baku biji kopi Bius Coffee sebesar 4.800 kg per tahun dengan rata-rata 400 kg per bulan. Pemesanan aktual dilakukan sebanyak 24 kali per tahun dengan jumlah rata-rata 200 kg setiap pemesanan. Berdasarkan metode EOQ, jumlah pemesanan optimal sebesar 4.633,36 kg dengan frekuensi sekitar 1 kali per tahun. Sementara itu, metode JIT menghasilkan jumlah pemesanan sebesar 969,64 kg per siklus, dengan 6 kali pengiriman masing-masing sekitar 161,61 kg dan frekuensi pemesanan 5 kali per tahun. Hasil perhitungan menunjukkan total biaya persediaan metode JIT sebesar Rp247.514,31 per tahun, sedangkan metode EOQ sebesar Rp41.406.316 per tahun. Penerapan JIT pada Bius Coffee dapat menjadi alternatif pengendalian persediaan, namun perlu didukung ketepatan waktu pengiriman dan koordinasi yang baik dengan pemasok

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING SKILL AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING SKILL AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 2 TARAKAN Abstract This study investigates how Project-Based Learning is used at SMA Negeri 2 Tarakan to teach English speaking skills to eleventh-grade students. Thirty-six students from Class 11A and one English instructor participated in a qualitative descriptive study The researcher used semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis to gather data. Miles and Huberman's interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, was used to examine the data. The results show that the researcher carried out the project-based learning in line with its primary phases, which include starting with key questions, creating a project plan, executing and overseeing project activities, presenting project outcomes, and assessing the learning process. This method provided a student-centered learning environment that promoted engagement, teamwork, and meaningful English communication. Additionally, this study discovered that pupils benefit from project-based learning speaking abilities, especially concerning self-assurance, presentation skills, vocabulary knowledge, pronunciation, fluency, and grammatical precision. Students exhibited increased confidence in articulating their thoughts, engaging in conversations, and presenting their work to the class. Nonetheless, other hurdles were recognized, including unequal participation among group members, grammatical issues, and insufficient class time to finalize and reflect on work. In conclusion, project-based learning is an efficacious pedagogical method for enhancing student outcomes. Proficiency in English and the enhancement of teamwork, communication, critical thinking, and presentation abilities To optimize learning results, meticulous preparation, continuous teacher support, equitable student engagement, and efficient time management are crucial for successful execution.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus: PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang menggunakan kuesioner untuk instrumen dalam mengevaluasi datanya. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling melalui metode simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 150 sampel yang berasal dari karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji t dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Artinya, jika budaya organisasi yang diterapkan di perusahaan semakin baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Selain itu, motivasi bekerja juga terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap performa karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Dengan kata lain, semakin tinggi motivasi kerja karyawan, maka hasil kinerja yang diperoleh akan semakin baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Carbon Emission Disclosure Dan Green Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Dan Nilai Perusahaan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Carbon Emission Disclosure (CED) dan Green Intellectual Capital (GIC) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, CED dan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CED mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GIC belum mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan maupun nilai perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING SKILL AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 2 TARAKAN

2026•

THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING ON STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING SKILL AT ELEVENTH GRADE OF SMA NEGERI 2 TARAKAN Abstract This study investigates how Project-Based Learning is used at SMA Negeri 2 Tarakan to teach English speaking skills to eleventh-grade students. Thirty-six students from Class 11A and one English instructor participated in a qualitative descriptive study The researcher used semi-structured interviews, classroom observations, and document analysis to gather data. Miles and Huberman's interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, was used to examine the data. The results show that the researcher carried out the project-based learning in line with its primary phases, which include starting with key questions, creating a project plan, executing and overseeing project activities, presenting project outcomes, and assessing the learning process. This method provided a student-centered learning environment that promoted engagement, teamwork, and meaningful English communication. Additionally, this study discovered that pupils benefit from project-based learning speaking abilities, especially concerning self-assurance, presentation skills, vocabulary knowledge, pronunciation, fluency, and grammatical precision. Students exhibited increased confidence in articulating their thoughts, engaging in conversations, and presenting their work to the class. Nonetheless, other hurdles were recognized, including unequal participation among group members, grammatical issues, and insufficient class time to finalize and reflect on work. In conclusion, project-based learning is an efficacious pedagogical method for enhancing student outcomes. Proficiency in English and the enhancement of teamwork, communication, critical thinking, and presentation abilities To optimize learning results, meticulous preparation, continuous teacher support, equitable student engagement, and efficient time management are crucial for successful execution.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peran Literasi Keuangan Dalam Memoderasi Pengaruh Pengggunaan E-Wallet dan Cashback Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan)

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 240 mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan penggunaan cashback tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi dengan arah positif pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif, namun tidak mampu memoderasi pengaruh cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini mendukung perspektif prospect theory dan theory of planned behavior dalam menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Carbon Emission Disclosure Dan Green Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Dan Nilai Perusahaan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Carbon Emission Disclosure (CED) dan Green Intellectual Capital (GIC) terhadap kinerja keuangan dan nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur sub sektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2024. Kinerja keuangan diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, dengan sampel sebanyak 14 perusahaan yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 27 melalui statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CED berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, CED dan GIC tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CED mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, sedangkan GIC belum mampu memberikan pengaruh terhadap kinerja keuangan maupun nilai perusahaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Literasi Keuangan Dalam Memoderasi Pengaruh Pengggunaan E-Wallet dan Cashback Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa (Studi pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan e-wallet dan cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan literasi keuangan sebagai variabel moderasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 240 mahasiswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan aplikasi WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet berpengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan penggunaan cashback tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Selain itu, literasi keuangan mampu memoderasi dengan arah positif pengaruh penggunaan e-wallet terhadap perilaku konsumtif, namun tidak mampu memoderasi pengaruh cashback terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Secara teoritis, temuan ini mendukung perspektif prospect theory dan theory of planned behavior dalam menjelaskan perilaku konsumtif mahasiswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Budaya Organisasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan (Studi kasus: PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang menggunakan kuesioner untuk instrumen dalam mengevaluasi datanya. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling melalui metode simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 150 sampel yang berasal dari karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis regresi berganda dan uji t dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Budaya organisasi terbukti memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Artinya, jika budaya organisasi yang diterapkan di perusahaan semakin baik, maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Selain itu, motivasi bekerja juga terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap performa karyawan PT. Intracawood Manufacturing Kota Tarakan. Dengan kata lain, semakin tinggi motivasi kerja karyawan, maka hasil kinerja yang diperoleh akan semakin baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Prototype Pengendalian SIstem Penutup Atap dan Kipas Otomatis untuk Jemuran Pakaian (Studi Kasus Pada Cuaca Kota Tarakan)

2026•

Cuaca yang tidak menentu di Kota Tarakan sering mengganggu proses penjemuran pakaian karena hujan dapat turun secara tiba-tiba dan menyebabkan pakaian kembali basah. Penelitian ini merancang Prototypesistem penutup atap dan kipas otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Sistem menggunakan sensor Raindrop untuk membaca nilai ADC hujan dan tidak hujan serta sensor LDR untuk mengukur intensitas cahaya dalam satuan lux dengan kategori Cerah dan Tidak Cerah. Data diproses oleh NodeMCU ESP32 untuk mengendalikan motor DC dalam membuka dan menutup atap serta mengaktifkan kipas sebagai alat bantu pengeringan. Sistem terintegrasi dengan aplikasi Blynk untuk pemantauan dan kontrol jarak jauh secara real-time. Mode otomatis bekerja saat nilai ADC Raindrop >600 dan nilai lux LDR 300, sedangkan mode manual dikendalikan melalui Blynk. Hasil kalibrasi sensor LDR menunjukkan nilai lux 0–300 dikategorikan Tidak Cerah dan 300–50.000 lux sebagai Cerah. Sensor Raindrop dengan ADC 0–600 menunjukkan Tidak Hujan dan 600–4095 menunjukkan Hujan. Pengujian pada tanggal 16–17 Februari 2026 sebanyak 20 data menunjukkan tingkat kesesuaian 100%. Sebanyak 19 pengujian mencatat ADC 0 (Tidak Hujan) dengan intensitas cahaya 3,78–144.417 lux, dan pada seluruh kondisi tersebut atap terbuka serta kipas OFF. Pada tanggal 16 Februari 2026 pukul 12.17 tercatat lux 31.651 dan ADC 798, sistem mendeteksi Hujan dalam kondisi Cerah sehingga atap menutup dan kipas ON sesuai logika. Integrasi Blynk menghasilkan akurasi pengiriman data 100%, Packet loss 0%, dan rata-rata Latency47 ms pada jarak 3–15 meter. Sistem bekerja optimal dan responsif terhadap perubahan cuaca.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Anekdot melalui Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot melalui model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada 36 siswa kelas X-1 MAN Tarakan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan di setiap tahapnya. Pada tahap pra-siklus, keterampilan menulis siswa tergolong rendah hingga sangat kurang, di mana hanya 2 siswa (5%) yang mencapai kategori "Sangat Baik". Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman struktur teks dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Memasuki siklus I, penerapan model ATI mulai menunjukkan perkembangan meskipun belum optimal, dengan tingkat ketuntasan sebesar 32% dan skor aktivitas siswa mencapai 48% atau kategori cukup. Kurangnya media konkret dan ketergantungan siswa pada kelompok menjadi kendala utama pada tahap ini. Pada siklus II, dilakukan perbaikan melalui penggunaan media komik yang lebih konkret serta pemberian tugas individu untuk meningkatkan kemandirian. Hasilnya, ketuntasan meningkat secara tajam menjadi 76% (26 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat ke kategori baik dengan skor 74%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model ATI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Menulis Teks Anekdot melalui Model Pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Negeri Kota Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot melalui model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) pada 36 siswa kelas X-1 MAN Tarakan. Berdasarkan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK), kemampuan menulis siswa mengalami peningkatan signifikan di setiap tahapnya. Pada tahap pra-siklus, keterampilan menulis siswa tergolong rendah hingga sangat kurang, di mana hanya 2 siswa (5%) yang mencapai kategori "Sangat Baik". Kondisi ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman struktur teks dan metode pembelajaran yang masih konvensional. Memasuki siklus I, penerapan model ATI mulai menunjukkan perkembangan meskipun belum optimal, dengan tingkat ketuntasan sebesar 32% dan skor aktivitas siswa mencapai 48% atau kategori cukup. Kurangnya media konkret dan ketergantungan siswa pada kelompok menjadi kendala utama pada tahap ini. Pada siklus II, dilakukan perbaikan melalui penggunaan media komik yang lebih konkret serta pemberian tugas individu untuk meningkatkan kemandirian. Hasilnya, ketuntasan meningkat secara tajam menjadi 76% (26 siswa tuntas), melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Selain itu, aktivitas siswa juga meningkat ke kategori baik dengan skor 74%. Dapat disimpulkan bahwa implementasi model ATI efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot dan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tinjauan Yuridis Terhadap Penegakan Hukum Pelaku Penjualan Obat Keras untuk Aborsi Secara Ilegal di Media Online

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ketentuan hukum dan menganalisis pertanggungjawaban pidana yang diterapkan kepada individu yang terlibat dalam penjualan obat keras ilegal untuk aborsi melalui media daring di Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif terhadap data primer, sekunder, dan tersier, yang kemudian diuraikan secara deskriptif untuk memberikan pemahaman yang jelas tentang permasalahan tersebut. Temuan menunjukkan bahwa penjualan obat keras ilegal untuk aborsi secara daring merupakan masalah serius di Indonesia, Ketentuan hukum yang mengatur penjualan obat keras untuk aborsi ilegal di media online merupakan bagian dari upaya untuk melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah praktik-praktik yang dapat membahayakan jiwa. Penjualan obat keras untuk aborsi ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius bagi individu yang menggunakannya. Bagi pelaku distribusi obat penggugur kandungan secara ilegal, peredaran obat melalui platform daring menjadi metode yang menguntungkan, informasi yang dibagikan melalui pengalaman pribadi, unggahan foto maupun video, serta opini yang berkembang di ruang digital dapat memengaruhi cara pandang konsumen terhadap suatu produk obat. Masalah ini diperparah oleh kemudahan akses informasi dan produk melalui platform daring, yang memungkinkan penjual untuk mempromosikan dan mendistribusikan obat-obatan tanpa pengawasan yang memadai atau izin resmi. Dengan demikian, penegakan hukum terhadap praktik ini sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat. Penegakan hukum merupakan upaya penting untuk menciptakan ketertiban dan keadilan dalam masyarakat, termasuk dalam konteks penjualan obat keras untuk aborsi ilegal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum terhadap korban Tindak Pidana Penganiayaan yang Mengakibatkan Luka Berat

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan yang pertama, untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap korban penganiayaan berat. Kedua hal yang menjadi penghambat penegakan hukum terhadap korban penganiayaan berat. Skripsi ini merupakan penelitian normatif, yakni penelitian berdasarkan metode penelitian, pendekatan penelitian, bahan hukum dan analisis bahan hukum. Skripsi ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari peraturan perundang-undangan, teori serta asas hukum. Data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, artikel dan data-data di internet. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpukan bahwa: pertama, pelaksanaan peraturan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan luka berat masih belum efektif sepenuhnya, meskipun sudah diatur dan tersedia dasar hukumnya namun keberadaan lembaga seperti LPSK dalam realisasi nya masih banyak kendala, yang menyababkan tidak optimalnya perlindungan yang harusnya didapatkan korban. Kedua, ukuran penegakan hukum terhadap korban penganiayaan berat dapat dilihat melalui beberapa indikator yaitu efektivitas aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti laporan, perlindungan dari ancaman serta intimidasi melalui peran Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), pemulihan korban yang mencakup kompensasi, restitusi, dan rehabilitasi medis maupun psikologis. Selain itu, ukuran penegakan hukum juga ditentukan oleh aksesibilitas korban terhadap bantuan hukum yang mudah dan terjangkau, serta langkah preventif berupa edukasi hukum dan program perlindungan masyarakat sesuai konsep perlindungan hukum preventif dan represif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail