ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumur bor merupakan salah satu sumber air yang dimanfaatkan masyarakat di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil pengamatan awal, air sumur bor memiliki nilai pH sebesar 5,5 yang menunjukkan kondisi asam sehingga diperlukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas air, khususnya pada parameter pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media filter termodifikasi yang dikombinasikan dengan kitosan dalam meningkatkan pH air sumur bor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan koagulasi dan filtrasi. Kitosan digunakan sebagai bahan koagulan dengan variasi dosis 1 mL, 2 mL, dan 3 mL, sedangkan media filtrasi terdiri atas cangkang kerang kapah, arang aktif, pasir silika, dan kerikil. Pengukuran pH dilakukan sebelum perlakuan, setelah proses koagulasi, dan setelah proses filtrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pH awal pada perlakuan kontrol sebesar 5,53. Setelah proses koagulasi menggunakan kitosan, rata-rata pH meningkat menjadi 6,29 dengan efektivitas sebesar 51,51%. Setelah proses filtrasi menggunakan media filter termodifikasi, rata-rata pH meningkat menjadi 6,89 dengan efektivitas sebesar 92,42%. Perlakuan kontrol memiliki efektivitas sebesar 0% karena tidak diberikan proses pengolahan. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 5,918 dengan nilai signifikansi 0,038 (p 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antarperlakuan terhadap nilai pH air sumur bor. Berdasarkan hasil penelitian, filtrasi menunjukkan efektivitas lebih tinggi dibandingkan koagulasi dalam meningkatkan pH menuju target 7,0. Dengan demikian, kombinasi kitosan dan media filter termodifikasi berpotensi digunakan sebagai metode alternatif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengendalian persediaan bahan baku pisang pada UMKM Sarifa Food di Desa Panca Agung melalui pendekatan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), dan EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, serta menentukan metode pengendalian persediaan yang paling sesuai berdasarkan karakteristik bahan baku yang mudah rusak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Period Order Quantity (POQ), EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life, Safety Stock, dan Reorder Point (ROP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Analisis ABC mengidentifikasi bahan baku pisang ambon sebagai kategori prioritas dalam pengendalian persediaan. Metode EOQ dan POQ memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan metode yang diterapkan UMKM, namun metode POQ kurang sesuai diterapkan karena menghasilkan jumlah pemesanan yang relatif besar sehingga meningkatkan risiko kerusakan bahan baku yang memiliki masa simpan terbatas. Sementara itu, EOQ Modifikasi berbasis Shelf Life merupakan metode yang paling sesuai karena mempertimbangkan umur simpan bahan baku pada UMKM Sarifa Food.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Sumur gali yang berada di Karungan RT. 08 Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan adalah air baku yang digunakan masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Berdasarkan uji pendahuluan kandungan logam besi pada air sumur didapatkan hasil 1,2 mg/L artinya tidak memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan logam besi pada air sumur gali setelah dilakukan pengolahan menggunakan adsorben kitosan dan filter termodifikasi. Filter termodifikasi merupakan kombinasi ijuk, pasir silika, cangkang kapah, kerikil dan arang aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen skala laboratorium. Tahapan pengolahan air sumur yaitu sedimentasi, adsorpsi dan filtrasi. Parameter yang diuji yaitu logam Fe dan parameter kualitas air lainnya. Hasil pengujian kandungan Fe setelah sedimentasi adalah 0,21 mg/L dan setelah filtrasi menggunakan filter termodifikasi yaitu 0,09 mg/L. Hasil pengujian parameter fisika untuk TDS awal yaitu 297 mg/L, nilai TDS setelah sedimentasi 262 mg/L dan nilai TDS setelah filtrasi 248 mg/L. Hasil pengukuran untuk parameter fisika kekeruhan air sumur 12,64 NTU, setelah sedimentasi 12,20 NTU, setelah filtrasi 12,25 NTU. Hasil pengukuran parameter warna air awal setelah sedimentasi dan setelah filtrasi yaitu 5 TCU. Nilai pH air awal setelah sedimentasi dan setelah filtrasi yaitu 5,2-5,8. Parameter kimia nitrat air sumur awal 0,100 mg/L, nilai nitrat setelah sedimentasi 0,098 mg/L dan nilai nitrat setelah filtrasi 0,084 mg/L. Nilai nitrit air sumur dan setelah sedimentasi 0,012 mg/L, nilai nitrit setelah filtrasi 0,012 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan air sumur setelah di filtrasi mengalami peningkatan kualitas air untuk parameter logam besi sehingga media tersebut efektif untuk pengolahan air baku. Namun secara keseluruhan parameter kualitas air sumur belum memenuhi baku mutu untuk keperluan higiene sanitasi berdasarkan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sumber air yang dimanfaatkan oleh masyarakat Karungan RT 08 dan 09 Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih adalah air sumur galian karena tergolong praktis serta ekonomis untuk kehidupan sehari-hari. Namun sumur terletak di tengah pemukian warga dengan kondisi terbuka dan berada ditepi jalan sehingga rentan terhadap kontaminasi dari lingkungan sekitar. Tujuan penelitian adalah uji filtrasi air sumur gali menggunakan filter termodifikasi dan kombinasi kitosan dalam mengoptimalkan kualitas air sumur. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan penerapan kitosan dan filter termodifikasi berupa ijuk, pasir silika, cangkang kerang kapah, kerikil dan arang aktif. serta uji yang diaplikasikan pada air suur ntuk menentukan parameter kualitas air. Tahapan penelitian yaitu persiapan media filtrasi, pembuatan kitosan, aplikasi kitosan dan filter termodifikasi pada air sumur dengan tahapan sedimentasi, koagulasi dan filtrasi serta uji kualitas air hasil filtrasi. Parameter fisika yang diuji adalah suhu, total dissolved solid (TDS), kekeruhan, warna, bau. Parameter kimia yaitu pH, nitrat dan nitrit. Hasil penelitian menunjukkan beberapa parameter belum memenuhi baku mutu yaitu kekeruhan dan pH. parameter suhu air sumur 29℃, sedimentasi 29℃, filtrasi 30,6℃. Hasil parameter TDS air baku 297 mg/L, sedimentasi 267 mg/L, filtrasi 261 mg/L. hasil parameter kekeruhan air baku 12,64 NTU, sedimentasi 12,20 NTU, filtrasi 12,31 NTU. Hasil parameter warna 5 TCU. Hasil parameter pH 5,2 sedimentasi 5,3 filtrasi 5,58. Kadar nitrat air baku 0,100 mg/L, sedimentasi 0,098 mg/L, filtrasi 0,102 mg/L. Kadar nitrit sebelum perlakuan 0,012 mg/L, filtrasi 0,012 mg/L. Hasil pnelitisn edia filtrasi belum efektif menurunkan mengoptialkan air sumur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan modifikasi permainan domikado untuk merugalasi diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Masalah yang diangkat adalah siswa langsung marah saat menghadapi masalah kecil, merasa cemas mengenai tugas dan nilai, membuat kelompok kecil atau yang disebut geng dan sering melakukan intimidasi kepada adik kelas, menyuruh temannya untuk memukul orang lain, melakukan pengeroyokan, melawan guru yang tidak dia sukai pada saat jam pembelajaran, serta mudah marah jika ditegur oleh gurunya. Mengatasi permasalahan tersebut, permainan domikado dihadirkan sebagai pendekatan konseptual yang menyenangkan. Peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE yang melalui beberapa tahap, yakni dimulai dari, analysis, design, development, implementasi dan evaluation. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi untuk menilai kelayakan isi dan tampilan media. Sedangkan uji kepraktisannya diuji oleh guru bimbingan konseling serta siswa untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektifitas media. Hasil validasi memperoleh nilai dengan presentase 77,9 % dari ahli materi dan 80% dari ahli media dikategorikan “Layak”, hasil uji kepraktisan memperoleh nilai dari uji respon siswa dengan presentase 88% dikategorikan “Sangat Praktis’ dan uji respon pengguna dengan presentase 98% dikatagorikan “Sangat Praktis”. Hal tersebut menunjukkan bahwa media domikado ini layak dan praktis digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, media domikado diharapkan mampu membantu siswa dalam mengembangkan regulasi diri secara menyenangkan serta memudahkan guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Abstrak Sekitar 30 rumah tangga masyarakat Karungan Kelurahan Mamburungan Timur RT 8 dan RT 9 masih bergantung pada air sumur gali sebagai sumber air bersih. Namun, sumur yang berada di tepi jalan dan di tengah permukiman padat penduduk menjadikannya rentan terhadap berbagai sumber kontaminasi bakteri, seperti bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berasal dari septic tank, kandang ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan kitosan dan filter termodifikasi dalam menurunkan kandungan bakteri E. coli pada air sumur gali. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen mengunakan kitosan dan filter termodifikasi dengan bahan ijuk, pasir silika, cangkang kapah, arang aktif dan kerikil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah E. coli mengalami penurunan setelah proses sedimentasi, yaitu dari 100 CFU/100 mL menjadi 47 CFU/100 mL. Setelah melewati filtrasi didapatkan nilai rata-rata pada kandungan bakteri E. coli sekitar 74 CFU/100 mL. Filter termodifikasi belum efektif dalam menurunkan kandungan E.coli pada air sumur gali di Karungan RT 08, Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi prediksi Pathloss pada jaringan 4G LTE dipusat kota tarakan dengan memodifikasi model propogasi sinyal mengunakan pendekatan RMSE (Root Mean Square Error). Dua model Pathloss yang digunakan adalah model Egli dan model ECC-33, dengan data pengukuran RSRP (Reference signal Received Power) sebagai acuan. Hasil menunjukkan bahwa ECC-33 asli memiliki RMSE sebesar 13.09 dB, artinya prediksi Pathloss masih kurang sesuai dengan kondisi lapangan. Setelah dilakukan modifikasi dengan menambah faktor korecksi sebesar 13.09 dB, nilai RSME turen menjadi hanya 2.35 dB, menunjukkan penungkatan akurasi yang signifikan. Demikian model ECC-33 yang dimodifikasi terbukti lebuh akurat dalam memprediksi Pathloss dilingkungan perkotaan seperti pusat kota Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang selanjutnya disingkat TNKB adalah tanda regident Ranmor yang berfungsi sebagai bukti legitimisi pengoperasian Ranmor berupa pelat atau berbahan lain dengan spesifikasi tertentu yang diterbitkan Polri dan berisikan kode wilayah, nomor registrasi,serta masa berlaku dan dipasang pada Ranmor. Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas penggunaan TNKB modifikasi di Kota Tarakan dan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya pelanggaran TNKB modifikasi di Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian empiris yang dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Penegakan hukum dalam pelanggararan TNKB modifikasi ini sudah dijalankan oleh Kepolisian Resor Tarakan khususnya Satlantas tetapi belum berjalan maksimal dikarenakan beberapa faktor penyebab diantaranya kurang pahamnya masyarakat akan peraturan terkait TNKB dan masih rendah nya kesadaran hukum yang dimiliki oleh masyarakat, serta keterlambatan pemberian TNKB dari pihak kepolisian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Limbah kulit udang di Kota Tarakan cukup melimpah. Saat ini hanya dimanfaatkan sebagai campuran pakan ternak, padahal kulit udang dapat dijadikan sebagai kitosan. Selain limbah kulit udang, cangkang kerang kapah juga menghasilkan limbah yang dibuang begitu saja tanpa diolah terlebih dahulu, padahal limbah ini berpotensi sebagai sumber mineral salah satunya kalsium oksida atau CaO. Kalsium pada kerang kapah secara fisik mempunyai pori-pori yang memungkinkan memiliki kemampuan mengadsorpsi atau menyerap zat-zat lain ke dalam permukaan pori-pori sehingga dapat dijadikan sebagai adsorben. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemampuan adsorbsi dari kitosan CaO dalam penyerapan ion logam Mn 2+ . Prosedur yang digunakan pada penelitian ini dimulai dengan proses isolasi kulit udang menjadi kitosan melalui tahap deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi dengan rendemen sebesar 10,42 %. Hasil FTIR dari kitosan menyatakan bahwa kitosan berhasil di sintesis dan derajat deasetilasi kitosan yang didapatkan sebesar 76 % untuk kitosan yang tersinstesis. Kerang kapah dikalsinasi pada suhu 900ºC untuk menghasilkan CaO. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan terbentuk 2 mineral yaitu CaO dan Ca (OH)2. CaO dicirikan dengan munculnya puncak pada sudut 2ϴ sebesar 32,25°, 37,39°, dan 53,89°, sedangkan puncak Ca (OH)2 pada sudut 2ϴ sebesar 18,13°,29,45°, 34,17°, 36,01°, 43,20°, dan 50,97°. Komposit kitosan CaO disintesis dengan cara mencampurkan kitosan dan CaO. Hasil karakterisasi FTIR komposit menyatakan bahwa terdapat kandungan kitosan dan CaO. Uji AAS dilakukan untuk mengukur kadar logam Mn2+ hasil penyerapan oleh adsorben kitosan-CaO. Hasil persentase adsorbsi tertinggi mencapai sebesar 81,43 % pada konsentrasi adsorben 2,0 g/100mL.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ABSTRAK Nelayan di perairan Bunyu masih banyak menggunakan alat tangkap bubu dikarenakan target hasil tangkapan bubu yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Ikan kakap merah (Lutjanus sp.) merupakan salah satu target hasil tangkapan dari alat tangkap bubu. Informasi terkait aspek distribusi ukuran dab hubungan panjang berat ikan kakap merah hasil tangkapan bubu di Indonesia sendiri masih relatif sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi ukuran serta hubungan panjang berat ikan kakap merah yang tertangkap menggunakan alat tangkap bubu modifikasi berbahan poly vinyl chloride (PVC) di perairan Bunyu. Penelitian ini dilakukan dari bulan September sampai bulan Oktober 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah sampel ikan kakap merah yang tertangkap sebanyak 59 ekor. Distribusi ukuran panjang total ikan kakap merah yang tertangkap berkisar pada ukuran 12.3-30.2 cm, ukuran panjang standar berkisar 9.6-20.4 cm dan berat tubuh ikan berkisar pada berat 34-451 gram. Berdasarkan analisa hubungan panjang berat terkonfirmasi sifat pertumbuhan ikan kakap merah hasil tangkapan bubu adalah alometrik negatif. Persamaan pada hubungan Panjang Total (PT) dan Berat (B) adalah y = 0.0432x2.6751 dan pada Panjang Standar (PS) dan Berat (B) adalah y = 0.0947x2.6134. Hasil pengujian kondisi perairan terhadap jumlah hasil tangkapan didapatkan dengan nilai signifikansi > 0.05, bermakna bahwa tidak terdapat pengaruh hasil tangkapan terhadap faktor kondisi perairan. Kata Kunci: Kakap Merah, Bubu Modifikasi, Perairan Bunyu, Panjang Total, Panjang Standar. ABSTRACT Fishermen in the water of Bunyu still use a lot of fishing gear because the target is traps that have a fairly high economic value. Red snapper (Lutjanus sp) is one of the catch targets from trap fishing gear. Information related to the aspect of size distribution and the relationship between length and weight of red snapper caught by traps in Indonesia is still relatively small. This study aims to determine the size distribution and length and weight relationship of red snapper caught using modified poly vinyl chloride (PVC) traps in Bunyu waters. This research was conducted from September to October 2020. The results showed that the number of samples of red snapper caught was 59 fish. The distribution of the total length ranged from 9.6-20.4 cm and the body weight of the fish ranged from 34-451 grams. Based on the analysis of the relationship between length and weight, it was confirmed that the growth properties of red snapper caught by traps were negative allometric. The equation for the relationship between Total Length (PT) and Weight (B) is y=0.0432x2.6751 and the Standard Length (PS) and Weight (B) is y = 0.0947x2.6134. The results of testing the condition of the waters on the number of catches were obtained with a significance value > 0.05, meaning that there was no effect of the catch on the water condition factor.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Mesin pencacah memiliki berbagai macam komponen, salah satu komponen utama yang mempengaruhi kinerja mesin pencacah adalah mata pisau. Adapun yang mendasari dilakukannya modifikasi mata pisau mesin pencacah limbah pertanian yaitu, mata pisau yang digunakan pada sebelumnya memiliki kinerja yang kurang optimal sehingga dapat menyebabkan kualitas pemotongan bahan belum optimal dan seragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin pencacah limbah pertanian setelah digunakan mata pisau yang dimodifikasi. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan November hingga Maret 2021. Bertempat di Laboratorium Mekanisasi, Fakultas Pertanian, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini terdiri beberapa tahapan yaitu identifikasi masalah, modifikasi mata pisau, uji kinerja dan analisis data. Parameter penelitian yang digunakan adalah menghitung kapasitas efektif alat (kg/jam), kecepatan linear (m/s), rendemen (%), suhu mesin penggerak (t), dan kecepatan electromotor (RPM). Dari hasil analisis data berdasarkan parameter yang digunakan diperoleh nilai kapasitas efektif alat 9,14 kg/jam, kecepatan linear 5,28 m/s, rendemen 91,4%, rata-rata suhu 68,3 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 234,9 rpm pada mata pisau standar. Kinerja tebaik mesin pencacah limbah pertanian yaitu pada saat menggunakan mata pisau hasil modifikasi dengan sudut kemiringan mata pisau 10° dengan nilai kapasitas efektif alat 16,35 kg/jam, kecepatan linear 6,20 m/s, rendemen 96,5%, rata-rata suhu55,5 °C dan rata-rata kecepatan electromotor 275,4 rpm.