Modifikasi Permainan Domikado Terhadap Regulasi Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan modifikasi permainan domikado untuk merugalasi diri siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan. Masalah yang diangkat adalah siswa langsung marah saat menghadapi masalah kecil, merasa cemas mengenai tugas dan nilai, membuat kelompok kecil atau yang disebut geng dan sering melakukan intimidasi kepada adik kelas, menyuruh temannya untuk memukul orang lain, melakukan pengeroyokan, melawan guru yang tidak dia sukai pada saat jam pembelajaran, serta mudah marah jika ditegur oleh gurunya. Mengatasi permasalahan tersebut, permainan domikado dihadirkan sebagai pendekatan konseptual yang menyenangkan. Peneliti menggunakan model pengembangan ADDIE yang melalui beberapa tahap, yakni dimulai dari, analysis, design, development, implementasi dan evaluation. Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi untuk menilai kelayakan isi dan tampilan media. Sedangkan uji kepraktisannya diuji oleh guru bimbingan konseling serta siswa untuk menilai kemudahan penggunaan dan efektifitas media. Hasil validasi memperoleh nilai dengan presentase 77,9 % dari ahli materi dan 80% dari ahli media dikategorikan “Layak”, hasil uji kepraktisan memperoleh nilai dari uji respon siswa dengan presentase 88% dikategorikan “Sangat Praktis’ dan uji respon pengguna dengan presentase 98% dikatagorikan “Sangat Praktis”. Hal tersebut menunjukkan bahwa media domikado ini layak dan praktis digunakan dalam layanan bimbingan dan konseling. Dengan demikian, media domikado diharapkan mampu membantu siswa dalam mengembangkan regulasi diri secara menyenangkan serta memudahkan guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan dan konseling di sekolah.