Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Penulis: RESKY
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK NELAYAN KECIL ATAS SOLAR BERSUBSIDI DI KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini mengkaji pengaturan pemenuhan hak nelayan kecil atas solar bersubsidi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menganalisis kerangka hukum nasional dan implementasinya di tingkat daerah. Secara yuridis, nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT berhak memperoleh solar bersubsidi berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan serta Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Pemerintah Kota Tarakan telah menjalankan perannya melalui pendataan nelayan menggunakan Kartu KUSUKA dengan total 7.464 nelayan terdaftar, penerbitan surat rekomendasi oleh Dinas Perikanan, serta fasilitasi distribusi melalui tujuh SPBUN yang beroperasi di wilayah kota. Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil nelayan, kerumitan prosedur administrasi, keterlambatan pasokan, serta lemahnya pengawasan distribusi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Kesenjangan antara tujuan normatif kebijakan subsidi dan realitas di lapangan menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, penyederhanaan prosedur akses, dan pengawasan yang lebih ketat agar hak nelayan kecil atas solar bersubsidi dapat terpenuhi secara adil dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PEMENUHAN HAK NELAYAN KECIL ATAS SOLAR BERSUBSIDI DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaturan pemenuhan hak nelayan kecil atas solar bersubsidi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dengan menganalisis kerangka hukum nasional dan implementasinya di tingkat daerah. Secara yuridis, nelayan kecil dengan kapal di bawah 10 GT berhak memperoleh solar bersubsidi berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan serta Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Pemerintah Kota Tarakan telah menjalankan perannya melalui pendataan nelayan menggunakan Kartu KUSUKA dengan total 7.464 nelayan terdaftar, penerbitan surat rekomendasi oleh Dinas Perikanan, serta fasilitasi distribusi melalui tujuh SPBUN yang beroperasi di wilayah kota. Namun demikian, pelaksanaannya belum optimal karena masih terdapat kendala berupa keterbatasan kuota yang tidak sebanding dengan kebutuhan riil nelayan, kerumitan prosedur administrasi, keterlambatan pasokan, serta lemahnya pengawasan distribusi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan. Kesenjangan antara tujuan normatif kebijakan subsidi dan realitas di lapangan menunjukkan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor, penyederhanaan prosedur akses, dan pengawasan yang lebih ketat agar hak nelayan kecil atas solar bersubsidi dapat terpenuhi secara adil dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa dalam Membuat Cerpen Menggunakan Media Canva di Kelas XI SMK Maritim Indonesia Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan mengembangkan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan media pembelajaran Canva. Subjek penelitian melibatkan 23 siswa kelas XI. Metode yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dua siklus. Data dikumpulkan lewat tes menulis di akhir setiap siklus, beserta observasi serta dokumentasi yang mendukung analisis. Teknik analisis data dikenakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi peningkatan skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian memperlihatkan jika penggunaan media Canva secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Pada siklus 1, 10 dari 23 siswa (43%) mencapai nilai ketuntasan, sementara 13 siswa (57%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II, seluruh siswa (100%) berhasil mencapai ketuntasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran Canva merupakan alternatif efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa dalam Membuat Cerpen Menggunakan Media Canva di Kelas XI SMK Maritim Indonesia Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan mengembangkan keterampilan menulis siswa dengan menggunakan media pembelajaran Canva. Subjek penelitian melibatkan 23 siswa kelas XI. Metode yang diterapkan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan dua siklus. Data dikumpulkan lewat tes menulis di akhir setiap siklus, beserta observasi serta dokumentasi yang mendukung analisis. Teknik analisis data dikenakan yaitu deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi peningkatan skor dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian memperlihatkan jika penggunaan media Canva secara signifikan meningkatkan kemampuan menulis siswa. Pada siklus 1, 10 dari 23 siswa (43%) mencapai nilai ketuntasan, sementara 13 siswa (57%) belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus II, seluruh siswa (100%) berhasil mencapai ketuntasan. Temuan ini mengindikasikan bahwa media pembelajaran Canva merupakan alternatif efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMPN 4 KOTA TARAKAN

2025•

Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMPN 4 KOTA TARAKAN

2025•

Remaja yang melakukan perilaku seksual bersiko dapat menyebabkan terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan, masalah kesehatan reproduksi, dan penularan IMS (Infeksi Menular Seksual). Perilaku seksual dilakukan pada remaja karena adanya rasa keingintahuan sehingga remaja melakukan tindakan seksualitas tanpa memikirkan risiko apa yang akan terjadi pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dan menggunakan metode analisis korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 8 di SMPN 4 Kota Tarakan yang berjumlah 288. Sampel penelitian ini berjumlah 81 orang yang dipilih secara purposive sampling, dan menentukan responden di setiap kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner mengenai peran teman sebaya dan perilaku seksual. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan nilai p value = 0,000 (p0.05) yaitu terdapat hubungan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual pada remaja di SMPN 4 Kota Tarakan. Diharapkan penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran oleh berbagai pihak (orang tua, sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat) agar lebih berperan aktif dalam memberikan pendidikan serta informasi yang benar, akurat, dan mudah dipahami mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku-perilaku menyimpang dikalangan remaja untuk mencegah terjadinya perilaku seksual berisiko.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pertanggungjawaban Oknum Guru Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Murid Di Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Kekerasan seksual merupakan perbuatan yang bener-bener keji di lingkungan Masyarakat, Dimana kasus ini yang menjadi korban tidak hanya orang dewasa tetapi remaja bahkan anak dibawah umur. Bentuk kekerasan seksual ini mencangkup berbagai Tindakan seperti pemerkosaan, pencabulan, dan eksploitasi seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kejahatan pelecehan seksual oleh oknum guru terhadap siswa/muridnya serta untuk mengevaluasi putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode empiris, yang mengandalkan data empiris untuk mendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seskual masih sering terjadi di lingkungan Pendidikan, dengan factor penyebabnya termasuk ketidakmampuan anak-anak untuk melawan dan rentannya merka baik secara fisik maupun psikis. Bentuk-bentuk kekerasan seksual yang teridentifikasi meliputi verbal, non-verbal, fisik, dan non- fisik, yang mengakibatkan ketidaknyamanan, ketakutan, dan trauma pada korban. Penelitian ini juga mengevaluasi bahwa putusan hakim terhdap pelaku kekerasan seksual umumnya sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku. Hakim memutuskan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, termasuk keterangan saksi-saksi yang konsisten, keterangan terdakwa, serta bukti-bukti fisik seperti surat hasil visum et repertum. Penilaian hakim juga mempertimbangkan faktor yang dapat memberatkan dan meringankan terdakwa untuk menetapkan hukuman yang seadil-adilnya, sehingga memberikan keadilan kepada Masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah pentingnya penanganan serius terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan Pendidikan serta kepatuhan system peradilan terhadap prosedur hukum untuk mencapai keadilan yang setimpal bagi semua pihak yang terlibat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pertanggungjawaban Oknum Guru Sebagai Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Terhadap Murid Di Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekerasan seksual merupakan perbuatan yang bener-bener keji di lingkungan Masyarakat, Dimana kasus ini yang menjadi korban tidak hanya orang dewasa tetapi remaja bahkan anak dibawah umur. Bentuk kekerasan seksual ini mencangkup berbagai Tindakan seperti pemerkosaan, pencabulan, dan eksploitasi seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi factor-faktor yang menyebabkan terjadinya kejahatan pelecehan seksual oleh oknum guru terhadap siswa/muridnya serta untuk mengevaluasi putusan hakim terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode empiris, yang mengandalkan data empiris untuk mendukung analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seskual masih sering terjadi di lingkungan Pendidikan, dengan factor penyebabnya termasuk ketidakmampuan anak-anak untuk melawan dan rentannya merka baik secara fisik maupun psikis. Bentuk-bentuk kekerasan seksual yang teridentifikasi meliputi verbal, non-verbal, fisik, dan non- fisik, yang mengakibatkan ketidaknyamanan, ketakutan, dan trauma pada korban. Penelitian ini juga mengevaluasi bahwa putusan hakim terhdap pelaku kekerasan seksual umumnya sesuai dengan peraturan perundang-undang yang berlaku. Hakim memutuskan berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan, termasuk keterangan saksi-saksi yang konsisten, keterangan terdakwa, serta bukti-bukti fisik seperti surat hasil visum et repertum. Penilaian hakim juga mempertimbangkan faktor yang dapat memberatkan dan meringankan terdakwa untuk menetapkan hukuman yang seadil-adilnya, sehingga memberikan keadilan kepada Masyarakat. Kesimpulan penelitian ini adalah pentingnya penanganan serius terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan Pendidikan serta kepatuhan system peradilan terhadap prosedur hukum untuk mencapai keadilan yang setimpal bagi semua pihak yang terlibat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diagnosis Isolasi Sosial Di Ruang Perawatan Teratai

2024•Koleksi Perpustakaan

Isolasi sosial atau yang biasa disebut dengan menarik diri merupakan suatu keadaan dimana seorang individu tidak dapat bersosialisasi dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Gejala isolasi sosial dapat berupa adanya ketidakinginan seorang individu untuk berinteraksi dengan orang lain dan orang tersebut merasa rendah diri. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada pasien dengan isolasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi pada dua kasus secara intensif. Subjek studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua orang pasien dengan masalah keperawatan yang sama yaitu isolasi sosial. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan hasil pengkajian yang sama pada kedua klien yang diperoleh dari keluhan utama yaitu klien tidak ingin berinteraksi dengan orang lain, selain itu didapatkan perbandingan dari hasil asuhan keperawatan yang diberikan kepada kedua klien, yang dimana klien pertama mengalami peningkatan kemampuan yang signifikan sedangkan pada klien kedua belum mengalami peningkatan yang signifikan. Penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis isolasi sosial ini menggunakan tiga tahapan yaitu tahap pengkajian, tahap perumusan diagnosis, tahap intervensi, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Diharapkan laporan tugas akhir ini dapat menambah pengetahuan, menambah wawasan dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis isolasi sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Diagnosis Isolasi Sosial Di Ruang Perawatan Teratai

2024•

Isolasi sosial atau yang biasa disebut dengan menarik diri merupakan suatu keadaan dimana seorang individu tidak dapat bersosialisasi dengan orang lain yang ada di sekitarnya. Gejala isolasi sosial dapat berupa adanya ketidakinginan seorang individu untuk berinteraksi dengan orang lain dan orang tersebut merasa rendah diri. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan pada pasien dengan isolasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yaitu metode ilmiah yang menggambarkan keadaan yang sedang terjadi pada dua kasus secara intensif. Subjek studi kasus yang digunakan dalam penelitian ini adalah dua orang pasien dengan masalah keperawatan yang sama yaitu isolasi sosial. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan hasil pengkajian yang sama pada kedua klien yang diperoleh dari keluhan utama yaitu klien tidak ingin berinteraksi dengan orang lain, selain itu didapatkan perbandingan dari hasil asuhan keperawatan yang diberikan kepada kedua klien, yang dimana klien pertama mengalami peningkatan kemampuan yang signifikan sedangkan pada klien kedua belum mengalami peningkatan yang signifikan. Penerapan asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis isolasi sosial ini menggunakan tiga tahapan yaitu tahap pengkajian, tahap perumusan diagnosis, tahap intervensi, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Diharapkan laporan tugas akhir ini dapat menambah pengetahuan, menambah wawasan dan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan pada klien dengan diagnosis isolasi sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI IDENTIFIKASI PERSEBARAN PARKIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN KARAKTERISTIK PARKIR PADA KAWASAN THM KOTA TARAKAN.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Parkir merupakan masalah yang sering dijumpai dalam sistem transportasi perkotaan seperti Kota Tarakan dan sangat mempengaruhi pergerakan kendaraan, maka perlu diatur sedemikian agar lalu lintas dapat berjalan dengan lancar sehingga tidak menimbulkan bahaya dan kemacetan. Sebaran parkir pada Kota Tarakan akan lebih efektif jika penyajian informasinya dilakukan secara grafis, salah satu teknologi komputer untuk pengolahan secara grafis yaitu dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lokasi sebaran parkir di Kota Tarakan yang terintegritasi sesuai dengan Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir dan penyajian informasi penyebarannya menggunakan sistem informasi geografis, dalam penelitian menganalisis karakteristik parkir pada salah satu pusat perbelanjaan Kota Tarakan yaitu THM. Metode yang diterapkan adalah dengan melakukan survei langsung untuk mendapatkan data koordinat lokasi parkir, daerah larangan parkir, jumlah SRP, jumlah kendaraan, waktu parkir dan tipe kendaraan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa permasalahan yang timbul adalah dari 232 parkir yang diidentifikasi terdapat 112 parkir di badan jalan yang tidak diperbolehkan dan hasil identifikasi tersebut diolah secara digital menggunakan perangkat lunak ArcMap 10.8 sehingga menghasilkan 3 peta sebaran parkir, dan berdasarkan hasil analisis karakteristik parkir menunjukkan bahwa dari 8 lokasi yang diteliti pada area THM Kota Tarakan terdapat 2 lokasi yang tidak dapat menampung aktivitas parkir karena terbatasnya ruang parkir yang tersedia sehingga menyebabkan terjadinya aktivitas ganda dan parkir di badan jalan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASPEK PERTUMBUHAN, FAKTOR KONDISI DAN RASIO KELAMIN IKAN PUPUT (Ilisha elongata) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2024•

Penangkapan ikan puput yang dilakukan secara terus menerus akan berdampak pada penurunan populasi dan hasil tangkapan. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan pola pertumbuhan, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan puput (Ilisha elongata) dari hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Juata Laut Kota Tarakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling sebanyak 12 kali pada periode neap tide selama 2 bulan (Januari-Februari 2022). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan puput (Ilisha elongata) jenis kelamin jantan dan betina adalah allometrik negatif (b3). Hasil analisis factor kondisi (Kn) ikan puput (Ilisha elongata) di perairan Juata Laut berkisar 1,00 – 1,01 untuk Jantan dan 1,02 – 1,04 untuk betina sehingga menunjukkan bentuk tubuh yang kurang pipih. Hasil perbadingan rasio kelamin pada ikan puput (Ilisha elongata) 1: 1,57 (140 ekor jantan : 220 ekor betina). Kesimpulan dari penilitian ini didapatkan pola pertumbuhan ikan puput selama minggu ke-1 sampai ke-7 menunjukkan pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertambahan berat dan faktor kondisi ikan puput didapatkan bentuk tubuh yang kurang pipih dengan kondisi perairan Juata Laut yang baik (>100). Berdasarkan rasio kelamin, betina lebih banyak daripada jantan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASPEK PERTUMBUHAN, FAKTOR KONDISI DAN RASIO KELAMIN IKAN PUPUT (Ilisha elongata) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penangkapan ikan puput yang dilakukan secara terus menerus akan berdampak pada penurunan populasi dan hasil tangkapan. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan pola pertumbuhan, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan puput (Ilisha elongata) dari hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Juata Laut Kota Tarakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling sebanyak 12 kali pada periode neap tide selama 2 bulan (Januari-Februari 2022). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan puput (Ilisha elongata) jenis kelamin jantan dan betina adalah allometrik negatif (b3). Hasil analisis factor kondisi (Kn) ikan puput (Ilisha elongata) di perairan Juata Laut berkisar 1,00 – 1,01 untuk Jantan dan 1,02 – 1,04 untuk betina sehingga menunjukkan bentuk tubuh yang kurang pipih. Hasil perbadingan rasio kelamin pada ikan puput (Ilisha elongata) 1: 1,57 (140 ekor jantan : 220 ekor betina). Kesimpulan dari penilitian ini didapatkan pola pertumbuhan ikan puput selama minggu ke-1 sampai ke-7 menunjukkan pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertambahan berat dan faktor kondisi ikan puput didapatkan bentuk tubuh yang kurang pipih dengan kondisi perairan Juata Laut yang baik (>100). Berdasarkan rasio kelamin, betina lebih banyak daripada jantan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Eksploitasi Pekerja Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Perlindungan Anak Di Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM TINDAK PIDANA EKSPLOITASI PEKERJA ANAK DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini menganalisis upaya penegakan hukum terhadap eksploitasi pekerja anak di Kota Tarakan dengan penekanan pada perlindungan anak, larangan pekerja anak, dan sanksi bagi pelaku eksploitasi. Konteks latar belakang menunjukkan bahwa masalah eksploitasi pekerja anak masih menjadi perhatian di Kota Tarakan, dipicu oleh faktor ekonomi dan budaya. Rumusan masalah mengkaji sejauh mana efektivitas upaya penegakan hukum dan perlindungan anak yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Hasil pembahasan menyajikan informasi terkait regulasi hukum, strategi penegakan hukum, dan kontribusi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi larangan pekerja anak masih dihadapkan pada tantangan, seperti minimnya kesadaran masyarakat dan persepsi orang tua terhadap partisipasi anak dalam kegiatan ekonomi keluarga. DP3AP2KB Tarakan berfungsi sebagai lembaga yang memberikan pelayanan terpadu melalui Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Rekomendasi penelitian mencakup penguatan kampanye sosialisasi aturan, pendekatan pembinaan bagi pelaku usaha dan orang tua, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Sanksi pidana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, diharapkan dapat memberikan efek jera. Meskipun demikian, kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan penanganan masalah pekerja anak di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Tindak Pidana Eksploitasi Pekerja Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Perlindungan Anak Di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DALAM TINDAK PIDANA EKSPLOITASI PEKERJA ANAK DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini menganalisis upaya penegakan hukum terhadap eksploitasi pekerja anak di Kota Tarakan dengan penekanan pada perlindungan anak, larangan pekerja anak, dan sanksi bagi pelaku eksploitasi. Konteks latar belakang menunjukkan bahwa masalah eksploitasi pekerja anak masih menjadi perhatian di Kota Tarakan, dipicu oleh faktor ekonomi dan budaya. Rumusan masalah mengkaji sejauh mana efektivitas upaya penegakan hukum dan perlindungan anak yang diterapkan oleh pemerintah setempat. Hasil pembahasan menyajikan informasi terkait regulasi hukum, strategi penegakan hukum, dan kontribusi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi larangan pekerja anak masih dihadapkan pada tantangan, seperti minimnya kesadaran masyarakat dan persepsi orang tua terhadap partisipasi anak dalam kegiatan ekonomi keluarga. DP3AP2KB Tarakan berfungsi sebagai lembaga yang memberikan pelayanan terpadu melalui Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Rekomendasi penelitian mencakup penguatan kampanye sosialisasi aturan, pendekatan pembinaan bagi pelaku usaha dan orang tua, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Sanksi pidana, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, diharapkan dapat memberikan efek jera. Meskipun demikian, kesadaran masyarakat tetap menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan penanganan masalah pekerja anak di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSISTENSI TRANSPORTASI ONLINE (GOFOOD) DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN UMKM KOTA TARAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh eksistensi transportasi online (Go Food) dan Promosi terhadap volume penjualan UMKM di Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan pengukuran skala likert. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling pada 80 UMKM yang bekerjasama dengan pelayanan Go Food Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi transportasi online (Go Food) dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan UMKM Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSISTENSI TRANSPORTASI ONLINE (GOFOOD) DAN PROMOSI TERHADAP VOLUME PENJUALAN UMKM KOTA TARAKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh eksistensi transportasi online (Go Food) dan Promosi terhadap volume penjualan UMKM di Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda dengan pengukuran skala likert. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan teknik purposive sampling pada 80 UMKM yang bekerjasama dengan pelayanan Go Food Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi transportasi online (Go Food) dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap volume penjualan UMKM Kota Tarakan pada masa pandemi Covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan

2022•Koleksi Perpustakaan

MENULIS WACANA PERSUASI PADA TEKS IKLAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wacana Persuasi apa saja yang ada pada Teks Iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan dan untuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana teks iklan pada wacana persuasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Penelitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tugas siswa melalui teks iklan. Data penelitian ini adalah kata-kata dan kalimat. Jumlah seluruh yang ditemukan dalam penelitian menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan berjumlah 50 data wacana persuasi. Penggunaan wacana persuasi terdiri dari berbagai macam iklan. Pengunaan wacana persuasi yang terbanyak berdasarkan klasifikasi adalah Wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yaitu sebanyak 21 data, wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat. Wacana persuasi Iklan penawaran sebanyak 23 data, Wacana Persuasi Iklan penawaran merupakan iklan yang berisi penawaran produk barang atau jasa kepada masyarakat. Wacana persuasi Iklan Pendidikan sebanyak 6 data wacana persuasi iklan pendidikan merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang berkaitan dengan pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa data pada Wacana Persuasi Iklan Penawaran lebih banyak terkumpul yaitu sebanyak 23 data. Siswa lebih tertarik pada teks iklan penawaran (jasa/produk) karena iklan penawaran lebih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari contoh nya pada iklan di televisi ataupun media sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan

2022•

MENULIS WACANA PERSUASI PADA TEKS IKLAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Wacana Persuasi apa saja yang ada pada Teks Iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan dan untuk lebih memahami dan mendeskripsikan bagaimana teks iklan pada wacana persuasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca dan catat. Penelitian ini kualitatif deskriptif ini berisi kata-kata dan kalimat untuk mendeskripsikan sesuatu secara jelas. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tugas siswa melalui teks iklan. Data penelitian ini adalah kata-kata dan kalimat. Jumlah seluruh yang ditemukan dalam penelitian menulis wacana persuasi pada teks iklan siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Tarakan berjumlah 50 data wacana persuasi. Penggunaan wacana persuasi terdiri dari berbagai macam iklan. Pengunaan wacana persuasi yang terbanyak berdasarkan klasifikasi adalah Wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat (ILM) yaitu sebanyak 21 data, wacana persuasi Iklan Layanan Masyarakat merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat. Wacana persuasi Iklan penawaran sebanyak 23 data, Wacana Persuasi Iklan penawaran merupakan iklan yang berisi penawaran produk barang atau jasa kepada masyarakat. Wacana persuasi Iklan Pendidikan sebanyak 6 data wacana persuasi iklan pendidikan merupakan iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang berkaitan dengan pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa data pada Wacana Persuasi Iklan Penawaran lebih banyak terkumpul yaitu sebanyak 23 data. Siswa lebih tertarik pada teks iklan penawaran (jasa/produk) karena iklan penawaran lebih sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari contoh nya pada iklan di televisi ataupun media sosial.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail