ASPEK PERTUMBUHAN, FAKTOR KONDISI DAN RASIO KELAMIN IKAN PUPUT (Ilisha elongata) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN
Penangkapan ikan puput yang dilakukan secara terus menerus akan berdampak pada penurunan populasi dan hasil tangkapan. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan pola pertumbuhan, faktor kondisi dan rasio kelamin ikan puput (Ilisha elongata) dari hasil tangkapan nelayan di wilayah perairan Juata Laut Kota Tarakan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling sebanyak 12 kali pada periode neap tide selama 2 bulan (Januari-Februari 2022). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pola pertumbuhan ikan puput (Ilisha elongata) jenis kelamin jantan dan betina adalah allometrik negatif (b3). Hasil analisis factor kondisi (Kn) ikan puput (Ilisha elongata) di perairan Juata Laut berkisar 1,00 – 1,01 untuk Jantan dan 1,02 – 1,04 untuk betina sehingga menunjukkan bentuk tubuh yang kurang pipih. Hasil perbadingan rasio kelamin pada ikan puput (Ilisha elongata) 1: 1,57 (140 ekor jantan : 220 ekor betina). Kesimpulan dari penilitian ini didapatkan pola pertumbuhan ikan puput selama minggu ke-1 sampai ke-7 menunjukkan pertumbuhan panjang lebih cepat daripada pertambahan berat dan faktor kondisi ikan puput didapatkan bentuk tubuh yang kurang pipih dengan kondisi perairan Juata Laut yang baik (>100). Berdasarkan rasio kelamin, betina lebih banyak daripada jantan.