Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Subjek: Umur
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI EFEKTIVITAS MEDIA FILTER TERMODIFIKASI KOMBINASI KITOSAN UNTUK MENINGKATAN pH AIR SUMUR BOR MASYARAKAT MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumur bor merupakan salah satu sumber air yang dimanfaatkan masyarakat di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan hasil pengamatan awal, air sumur bor memiliki nilai pH sebesar 5,5 yang menunjukkan kondisi asam sehingga diperlukan pengolahan untuk meningkatkan kualitas air, khususnya pada parameter pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media filter termodifikasi yang dikombinasikan dengan kitosan dalam meningkatkan pH air sumur bor. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan koagulasi dan filtrasi. Kitosan digunakan sebagai bahan koagulan dengan variasi dosis 1 mL, 2 mL, dan 3 mL, sedangkan media filtrasi terdiri atas cangkang kerang kapah, arang aktif, pasir silika, dan kerikil. Pengukuran pH dilakukan sebelum perlakuan, setelah proses koagulasi, dan setelah proses filtrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pH awal pada perlakuan kontrol sebesar 5,53. Setelah proses koagulasi menggunakan kitosan, rata-rata pH meningkat menjadi 6,29 dengan efektivitas sebesar 51,51%. Setelah proses filtrasi menggunakan media filter termodifikasi, rata-rata pH meningkat menjadi 6,89 dengan efektivitas sebesar 92,42%. Perlakuan kontrol memiliki efektivitas sebesar 0% karena tidak diberikan proses pengolahan. Hasil uji ANOVA menunjukkan nilai F sebesar 5,918 dengan nilai signifikansi 0,038 (p 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antarperlakuan terhadap nilai pH air sumur bor. Berdasarkan hasil penelitian, filtrasi menunjukkan efektivitas lebih tinggi dibandingkan koagulasi dalam meningkatkan pH menuju target 7,0. Dengan demikian, kombinasi kitosan dan media filter termodifikasi berpotensi digunakan sebagai metode alternatif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RANCANG BANGUN SISTEM PEMANTAU KUALITAS AIR DARI SUMUR BOR BERBASIS IOT UNTUK DETEKSI DINI KONTAMINASI LINGKUNGAN

2026•

Ketersediaan air bersih yang memenuhi standar kualitas merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kota Tarakan air sumur bor masih menjadi sumber utama bagi masyarakat yang belum terlayani oleh saluran air perpipaan. Namun, kualitas air sumur bor belum dipantau secara rutin, sehingga berpotensi mengalami kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem pemantau kualitas air dari sumur bor berbasis internet of things untuk mendukung deteksi dini kontaminasi Lingkungan. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pengendali utama yang terintegrasi dengan empat sensor, yaitu sensor pH (4502c), sensor kekeruhan (SEN0189) , sensor TDS (Total Dissolved Solids), dan sensor warna (TCS3200). Data hasil pengukuran dikirim ke Firebase Realtime Database dan ditampilkan melalui dashboard berbasis website untuk memudahkan pemantauan jarak jauh. Pengujian sistem meliputi kalibrasi sensor, pengujian performa komunikasi data, serta implementasi metode rule-based system yang mengacu pada standar baku mutu kualitas air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023. Hasil kalibrasi sensor menunjukkan bahwa sensor pH memiliki nilai rata-rata error sebesar 1,13%, TDS memiliki rata-rata error sebesar 2,02%, sensor kekeruhan dan warna (TCS3200) memiliki rata-rata error sebesar 0%. Berdasarkan 30 data hasil pengujian pada dua sumur bor, sistem mengidentifikasi bahwa kualitas air tidak memenuhi kriteria kelayakan sehingga diklasifikasikan sebagai “Tidak Layak” dikarenakan salah satu parameter pengukuran melebihi ambang batas yang ditetapkan pada rule-based system yaitu, pada nilai kekeruhan sebesar 147 NTU dan TDS sebesar 507 ppm. Pengujian performa komunikasi data menunjukkan nilai packet loss sebesar 0% dan rata-rata latency sebesar 2,078 ms, yang menujukkan bahwa seluruh data berhasil dikirim dan diterima tanpa kehilangan paket selama proses pengujian. Dengan demikian, sistem pemantau kualitas air dari sumur bor berbasis IoT yang dikembangkan mampu melakukan pengukuran secara akurat, mendukung proses pemantauan kualitas air secara real-time, serta membantu deteksi dini terhadap potensi kontaminasi lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Hubungan Faktor Maternal dengan Kejadian Abortus pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan Tahun 2025

2026•

Latar Belakang: Abortus merupakan komplikasi kehamilan yang masih menjadi masalah kesehatan reproduksi penting di Indonesia, termasuk di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Pada tahun 2025, tercatat 82 kasus abortus di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan, namun faktor maternal yang berhubungan dengan kejadian tersebut belum teranalisis secara mendalam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor maternal (umur, paritas, tingkat pendidikan, riwayat abortus, dan riwayat penggunaan kontrasepsi) dengan kejadian abortus di RSU Kota Tarakan tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional terhadap 348 data rekam medik kasus kebidanan di RSU Kota Tarakan tahun 2025. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p 0,05. Hasil: Dari 348 sampel, 82 (23,6%) mengalami kejadian abortus. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang bermakna antara umur ibu (p = 0,017) dan riwayat abortus sebelumnya (p = 0,033) dengan kejadian abortus. Sementara itu, paritas (p = 0,382), tingkat pendidikan (p = 0,168), dan riwayat penggunaan KB (p = 0,290) tidak menunjukkan hubungan yang bermakna secara statistik. Kesimpulan: Umur ibu dan riwayat abortus sebelumnya terbukti berhubungan secara bermakna dengan kejadian abortus di RSU Kota Tarakan. Temuan ini mengindikasikan perlunya skrining risiko abortus yang lebih intensif pada ibu hamil dengan usia berisiko dan riwayat abortus sebelumnya melalui pelayanan antenatal terpadu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kuat Tekan Beton Menggunakan Sikagrout 215 New Dengan Agregat Kasar Kerikil Sungai Persentase 0%, 5% Dan 10%

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kekuatan tekan yang tinggi. Seiring perkembangan teknologi, diperlukan inovasi dalam campuran beton untuk meningkatkan kinerjanya, salah satunya dengan penggunaan bahan tambahan seperti SikaGrout 215 New. Sikagrout 215 New merupakan material grout berbasis semen yang memiliki karakteristik tidak menyusut serta mampu menghasilkan kuat tekan yang tinggi. Selain itu, variasi penambahan agregat kasar juga dapat mempengaruhi kuat tekan beton SikaGrout 215 New yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengujian yang menggunakan sikagrout 215 new pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari serta menerangkan pengaruh penambahan atau penurunan kuat tekan beton SikaGrout 215 New yang menggunakan persentase agregat kasar 0%,5% dan 10%. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan benda uji berbentuk kubus berukuran 15 × 15 × 15 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan beton meningkat seiring bertambahnya umur beton. Variasi penambahan agregat kasar memberikan pengaruh terhadap kuat tekan beton, dimana variasi 0% menghasilkan kuat tekan 53,97 MPa, pada variasi 5% menghasilkan kuat tekan sebesar 64,75 MPa (mengalami kenaikan sebesar 19,97 %) dan pada variasi 10% menghasikan kuat tekan sebesar 48,66 MPa (menggalami penurunan sebesar 9,84%). Pada umur 28 hari, kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi 5% sebesar 64,75 MPa. Dengan demikian, penggunaan SikaGrout 215 New dengan penambahan agregat kasar 5% dapat meningkatkan kinerja kuat tekan beton secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemberian Hormon Giberelin dengan Konsentrasi yang berbeda terhadap Produksi Tanaman Labu Kuning Golden Mama 35 (Cucurbima Moschata)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman labu kuning Golden Mama 35 merupakan salah satu tanaman sumber pangan yang kaya kandungan gizi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki potensi ekonomi yang tinggi. Dalam budidaya labu Golden Mama 35 ada beberapa permasalahan yang dihadapi petani, diantaranya adalah produksi yang masih rendah. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi dengan memberikan hormon pada tanaman tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh hormon GA3 terhadap pertumbuhan generative dan produksi labu kuning Golden Mama 35, serta mengetahui konsentrasi hormon GA3 yang memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan generative dan produksi labu kuning Golden Mama 35. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 1 faktor yaitu konsentrasi GA3 yang tediri dari P0 = Kontrol (0 ppm), P1 = 1,5 ppm GA3 / Tanaman, P2 = 2 ppm GA3 / Tanaman, dan P3 = 2,5 ppm GA3 / Tanaman. Percobaan diulang sebanyak 6 kali, sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Parameter penelitian adalah umur berbunga, jumlah bunga, persentase bunga menjadi buah, rata-rata berat buah, berat buah/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon GA3 memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan generative dan produksi labu kuning Golden Mama 35. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pertumbuhan generative dan produksi labu kuning Golden Mama 35 akibat perlakuan konsentrasi hormone yang berbeda pada parameter umur berbunga, jumlah bunga betina, berat per buah dan berat buah/tanaman. Sedangkan pada parameter persentase bunga menjadi buah menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi hormone tidak memberikan pengaruh yang nyata. Berdasarkan uji BNT 5 % diperoleh hasil bahwa konsentrasi hormone yang memberikan nilai pertumbuhan generative dan produksi terbaik yaitu perlakuan P2 untuk umur berbunga (15 hari), perlakuan P3 untuk jumlah bunga betina (5,83), rata-rata berat buah (1812,87 g) dan berat buah per tanaman (8762, 33 g).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN PERKAWINAN DIBAWAH UMUR DI KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap anak yang melakukan perkawinan di bawah umur serta menilai penerapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Kota Tarakan dalam kerangka prinsip perlindungan anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum diperoleh melalui studi kepustakaan dan wa-wancara dengan hakim Pengadilan Agama Kota Tarakan, kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap anak menikah di bawah umur terbagi menjadi preventif dan represif. Perlindungan pre-ventif mencakup kebijakan batas usia perkawinan, program Kota Layak Anak, PUS-PAGA, dan edukasi DP3A, namun implementasinya belum optimal karena angka dispensasi nikah di Kota Tarakan masih tinggi. Perlindungan represif diberikan me-lalui pendampingan psikologis, bantuan hukum, dan rehabilitasi sosial, termasuk perlindungan bagi anak dalam kandungan dengan memastikan kesehatan, gizi, dan dukungan psikologis. Penerapan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Kota Tara-kan belum sepenuhnya sesuai prinsip perlindungan anak; meskipun prosedur hukum dijalankan, efektivitas terbatas karena dominasi faktor sosial, budaya, dan ketid-akjelasan kriteria alasan mendesak. Penolakan permohonan, termasuk pada kasus anak hamil, berisiko menimbulkan stigma dan ketidakpastian hukum bagi anak dan calon bayi, sehingga prinsip kepentingan terbaik bagi anak belum sepenuhnya ter-penuhi. Oleh karena itu, regulasi perlu diperkuat dan dispensasi nikah dievaluasi un-tuk memastikan hak, kesejahteraan, dan masa depan anak terlindungi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FILTRASI LOGAM BESI MENGGUNAKAN ADSORBEN KITOSAN DAN FILTER TERMODIFIKASI PADA AIR SUMUR GALI

2025•

Sumur gali yang berada di Karungan RT. 08 Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan adalah air baku yang digunakan masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Berdasarkan uji pendahuluan kandungan logam besi pada air sumur didapatkan hasil 1,2 mg/L artinya tidak memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kandungan logam besi pada air sumur gali setelah dilakukan pengolahan menggunakan adsorben kitosan dan filter termodifikasi. Filter termodifikasi merupakan kombinasi ijuk, pasir silika, cangkang kapah, kerikil dan arang aktif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen skala laboratorium. Tahapan pengolahan air sumur yaitu sedimentasi, adsorpsi dan filtrasi. Parameter yang diuji yaitu logam Fe dan parameter kualitas air lainnya. Hasil pengujian kandungan Fe setelah sedimentasi adalah 0,21 mg/L dan setelah filtrasi menggunakan filter termodifikasi yaitu 0,09 mg/L. Hasil pengujian parameter fisika untuk TDS awal yaitu 297 mg/L, nilai TDS setelah sedimentasi 262 mg/L dan nilai TDS setelah filtrasi 248 mg/L. Hasil pengukuran untuk parameter fisika kekeruhan air sumur 12,64 NTU, setelah sedimentasi 12,20 NTU, setelah filtrasi 12,25 NTU. Hasil pengukuran parameter warna air awal setelah sedimentasi dan setelah filtrasi yaitu 5 TCU. Nilai pH air awal setelah sedimentasi dan setelah filtrasi yaitu 5,2-5,8. Parameter kimia nitrat air sumur awal 0,100 mg/L, nilai nitrat setelah sedimentasi 0,098 mg/L dan nilai nitrat setelah filtrasi 0,084 mg/L. Nilai nitrit air sumur dan setelah sedimentasi 0,012 mg/L, nilai nitrit setelah filtrasi 0,012 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan air sumur setelah di filtrasi mengalami peningkatan kualitas air untuk parameter logam besi sehingga media tersebut efektif untuk pengolahan air baku. Namun secara keseluruhan parameter kualitas air sumur belum memenuhi baku mutu untuk keperluan higiene sanitasi berdasarkan Permenkes RI No. 02 Tahun 2023.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UJI FILTRASI AIR SUMUR MENGGUNAKAN KITOSAN DAN FILTER TERMODIFIKASI BERDASARKAN PARAMETER FISIKA DAN KIMIA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sumber air yang dimanfaatkan oleh masyarakat Karungan RT 08 dan 09 Kelurahan Mamburungan Timur Kota Tarakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih adalah air sumur galian karena tergolong praktis serta ekonomis untuk kehidupan sehari-hari. Namun sumur terletak di tengah pemukian warga dengan kondisi terbuka dan berada ditepi jalan sehingga rentan terhadap kontaminasi dari lingkungan sekitar. Tujuan penelitian adalah uji filtrasi air sumur gali menggunakan filter termodifikasi dan kombinasi kitosan dalam mengoptimalkan kualitas air sumur. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan penerapan kitosan dan filter termodifikasi berupa ijuk, pasir silika, cangkang kerang kapah, kerikil dan arang aktif. serta uji yang diaplikasikan pada air suur ntuk menentukan parameter kualitas air. Tahapan penelitian yaitu persiapan media filtrasi, pembuatan kitosan, aplikasi kitosan dan filter termodifikasi pada air sumur dengan tahapan sedimentasi, koagulasi dan filtrasi serta uji kualitas air hasil filtrasi. Parameter fisika yang diuji adalah suhu, total dissolved solid (TDS), kekeruhan, warna, bau. Parameter kimia yaitu pH, nitrat dan nitrit. Hasil penelitian menunjukkan beberapa parameter belum memenuhi baku mutu yaitu kekeruhan dan pH. parameter suhu air sumur 29℃, sedimentasi 29℃, filtrasi 30,6℃. Hasil parameter TDS air baku 297 mg/L, sedimentasi 267 mg/L, filtrasi 261 mg/L. hasil parameter kekeruhan air baku 12,64 NTU, sedimentasi 12,20 NTU, filtrasi 12,31 NTU. Hasil parameter warna 5 TCU. Hasil parameter pH 5,2 sedimentasi 5,3 filtrasi 5,58. Kadar nitrat air baku 0,100 mg/L, sedimentasi 0,098 mg/L, filtrasi 0,102 mg/L. Kadar nitrit sebelum perlakuan 0,012 mg/L, filtrasi 0,012 mg/L. Hasil pnelitisn edia filtrasi belum efektif menurunkan mengoptialkan air sumur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PELANGGARAN LALU LINTAS SEPEDA MOTOR LISTRIK BERBASIS BATERAI OLEH ANAK DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penegakan hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan, serta untuk mengetahui akibat hukum terhadap anak pengguna sepeda motor listrik berbasis baterai di Kota Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan sepeda motor listrik oleh anak di bawah umur tanpa memenuhi persyaratan administratif seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sehingga menimbulkan potensi pelanggaran dan ketidakpastian hukum dalam masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menghubungkannya dengan kenyataan di lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum menghadapi kendala utama berupa kekosongan hukum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena sepeda motor listrik belum diatur secara jelas sebagai kendaraan bermotor. Kekosongan regulasi ini menyebabkan aparat penegak hukum tidak memiliki dasar normatif yang kuat, sehingga menimbulkan ketidakpastian hukum, yang menegaskan pentingnya asas legalitas (nullum delictum nulla poena sine lege), yakni seseorang tidak dapat dipidana tanpa dasar hukum yang pasti. Dalam praktiknya, aparat kepolisian lebih mengutamakan pendekatan persuasif berupa teguran dan pembinaan dibandingkan penindakan tegas, sehingga penegakan hukum belum efektif dan belum menimbulkan efek jera. Akibat hukum terhadap anak tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak dengan menekankan pembinaan, diversi, dan restorative justice, serta keterlibatan aktif orang tua dalam pengawasan dan tanggung jawab moral. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan regulasi khusus sepeda motor listrik yang mengatur batas usia, standar keselamatan, registrasi, dan identifikasi kendaraan, penegakan hukum yang tegas dan konsisten, sosialisasi hukum yang meluas, serta pembinaan anak yang terukur, sehingga diharapkan tercipta kepastian hukum, keselamatan lalu lintas, dan perlindungan hukum bagi anak di Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENURUNAN Escherichia coli PADA AIR SUMUR MENGGUNAKAN KITOSAN DAN FILTER TERMODIFIKASI

2025•

Abstrak Sekitar 30 rumah tangga masyarakat Karungan Kelurahan Mamburungan Timur RT 8 dan RT 9 masih bergantung pada air sumur gali sebagai sumber air bersih. Namun, sumur yang berada di tepi jalan dan di tengah permukiman padat penduduk menjadikannya rentan terhadap berbagai sumber kontaminasi bakteri, seperti bakteri Escherichia coli (E. coli) yang berasal dari septic tank, kandang ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan kitosan dan filter termodifikasi dalam menurunkan kandungan bakteri E. coli pada air sumur gali. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen mengunakan kitosan dan filter termodifikasi dengan bahan ijuk, pasir silika, cangkang kapah, arang aktif dan kerikil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah E. coli mengalami penurunan setelah proses sedimentasi, yaitu dari 100 CFU/100 mL menjadi 47 CFU/100 mL. Setelah melewati filtrasi didapatkan nilai rata-rata pada kandungan bakteri E. coli sekitar 74 CFU/100 mL. Filter termodifikasi belum efektif dalam menurunkan kandungan E.coli pada air sumur gali di Karungan RT 08, Kelurahan Mamburungan Timur, Kota Tarakan, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 2 Tahun 2023.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Akibat Perkawinan Dibawah Umur

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) akibat perkawinan di bawah umur serta hambatan penegakan hukum dalam penyelesaian tindak pidana tersebut. Skripsi ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi di Pengadilan Negeri serta Kepolisian Kota Tarakan, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkawinan dibawah umur berkontribusi signifikan terhadap meningkatnya kasus KDRT karena ketidakmatangan psikologis, ketidakstabilan ekonomi, dan minimnya pemahaman hak serta kewajiban suami istri. Bentuk kekerasan yang ditemukan meliputi kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi. Hambatan penegakan hukum antara lain rendahnya pelaporan korban, pengaruh budaya patriarkal, dan kurangnya sosialisasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga serta Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan. Berdasarkan temuan tersebut, pencegahan perkawinan anak, edukasi masyarakat, dan penguatan mekanisme perlindungan korban menjadi langkah strategis untuk menekan angka KDRT akibat perkawinan di bawah umur. Penelitian ini menyimpulkan perkawinan anak menjadi faktor utama tingginya KDRT, sedangkan mekanisme perlindungan korban belum berjalan optimal karena keterbatasan pelaporan dan dukungan aparat. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah dan aparat penegak hukum perlu meningkatkan edukasi dan sosialisasi hukum, memperkuat pendampingan korban, serta mengintensifkan program pencegahan perkawinan anak melalui kerja sama lintas lembaga dan masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Uji Berbagai Jenis Kemasan dan Konsentrasi Asam Sitrat Terhadap Masa Simpan Buah Tomat (Solanum Lycopersicum)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomat tergolong buah klimaterik yaitu buah yang memiliki periode pematangan cepat dan diikuti dengan peningkatan etilen sehingga mengakibatkan buah mengalami pelunakan serta perubahan warna dan rasa. Pelunakan pada buah tomat terkait dengan perubahan fraksi pektin dalam dinding sel. Penghambatan pelunakan buah tomat sangat diperlukan untuk mempertahankan kualitas dan umur siman buah. Salah satu cara untuk menghambat pelunakan buah tomat yakni dengan aplikasi asam sitrat dan penggunaan kemasan yang tepat.tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pencelupan asam sitrat dan jenis kemasan terhadap sifat fisik dan masa simpan buah tomat selama 15 hari penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor ke 1 yaitu konsentrasi asam sitrat terdiri dari 3 perlakuan yaitu S0= 0%, S1 = 1%, dan S2 = 2%. Faktor ke 2, yaitu jenis kemasan yang terdiri dari K1 = Styrofoam tanpa tutup, K2 = besek bambu, K3 = daun kelapa, dan K4 = kertas. Parameter pengamatan dalam penelitian terdiri dari kadar air,vitamin C,susut bobot,dan kekerasan buah.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencelupan asam sitrat konsentrasi 1% (S1) dan 2 % (S2) memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifik buah tomat pada parameter kadar air saat pengamatan hari ke- 5-15, Pada vitamin C memberikan pengaruh mulai penyimpanan hari ke-0- hari ke-15. Begitu juga dengan susut bobot saat penyimpanan hari ke-5, hari ke-10, dan hari ke-15. Sedangkan pada kekerasan tekstur buah tomat selama penyimpanan, yaitu pada hari ke-10 dan 15. Perlakuan jenis kemasan memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifat fisik buah tomat, yaitu pada parameter kadar air penyimpanan hari ke-5dan ke-10.Dan perlakuan kombinasai konsentrasi pencelupan asam sitrat dan jenis kemasan (SK) tidak memberikan pengaruh terhadap sifat fisik buah tomat di semua umur penyimpanan Tomatoes are classified as climacteric fruits, meaning they undergo a rapid ripening phase followed by increased ethylene production, which leads to softening and changes in color and taste. The softening of tomatoes is related to changes in the pectin fraction within the cell walls. Inhibiting this softening process is essential to maintain the quality and shelf life of tomatoes. One way to delay softening is through citric acid application and the use of appropriate packaging. This study aimed to determine the effect of citric acid dipping and different types of packaging on the physical properties and shelf life of tomatoes during 15 days of storage. The research used a Randomized Block Design (RBD) with two factors. The first factor was citric acid concentration, consisting of three treatments: S0 = 0%, S1 = 1%, and S2 = 2%. The second factor was packaging type, consisting of K1 = uncovered styrofoam, K2 = bamboo basket, K3 = coconut leaves, and K4 = paper. Observed parameters included moisture content, vitamin C, weight loss, and fruit firmness. The results showed that dipping treatments with 1% (S1) and 2% (S2) citric acid had significant effects on tomato physical properties. These effects were observed in moisture content on days 5 to 15, vitamin C from day 0 to day 15, and weight loss on days 5, 10, and 15. A significant effect on fruit firmness was observed on days 10 and 15. The type of packaging also significantly influenced the physical properties of tomatoes, particularly in moisture content on days 5 and 10. However, the combination of citric acid concentration and packaging type did not significantly affect the physical properties of tomatoes at any storage duration

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS NELAYAN TANGKAP LAUT DI DESA LIAGU KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivtas nelayan tangkap laut merupakan indikator penting dalam mengukur keberhasilan sektor perikanan, Namun, pencapaian produktivitas ini sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti umur, pengalaman kerja, serta biaya melaut. Fenomena tersebut menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas nelayan tangkap laut di Desa Liagu, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 88 orang nelayan yang dipilih menggunakan teknik quota sampling dari total populasi sebanyak 352 nelayan. Variabel independen yang diteliti meliputi umur (X1), pengalaman kerja (X2), dan biaya melaut (X3), sedangkan variabel dependen adalah produktivitas (Y) yang diukur berdasarkan rasio antara nilai tangkapan dengan durasi melaut dalam satu musim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel biaya melaut berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas, sedangkan umur dan pengalaman kerja tidak berpengaruh signifikan. Namun secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap produktivitas nelayan tangkap laut. Nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,410 menunjukkan bahwa 41% variasi produktivitas dapat dijelaskan oleh variabel umur, pengalaman kerja, dan biaya melaut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI DAMPAK LALU LINTAS BEBAN BERLEBIHAN (OVERLOADING) PADA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS : RUAS JALAN PANGERAN AJI ISKANDAR KOTA TARAKAN)

2024•

Ruas jalan Pangeran Aji Iskandar merupakan jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Tarakan Utara dan Kecamatan Tarakan Barat dengan lalu lintas yang padat, terutama dari kendaraan berat. Lalu lintas berat ini berpotensi menyebabkan kerusakan lebih cepat pada jalan akibat beban berlebih (overload). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penurunan umur sisa (remaining life) dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan dua metode analisis yang memberikan gambaran menyeluruh tentang dampak beban berlebih. Penghitungan dilakukan melalui data lalu lintas harian rata-rata (LHR), vehicle damage factor (VDF), dan equivalent single axle load (ESAL). Berdasarkan hasil perhitungan umur sisa dan tingkat kerusakan menunjukan bahwa setiap tahunya mengalami penurunan. Pada LHR jampuncak menunjukkan bahwa umur sisa perkerasan pada kondisi normal hingga tahun keenam (2029) adalah 11,96% dengan tingkat kerusakan mencapai 88,04%. Namun, dengan penambahan beban 10%, umur sisa jalan pada tahun awal (2024) menjadi negatif, yaitu -13,50%, dan tingkat kerusakan mencapai 113,50%. Pada LHR kendaraan total, umur sisa jalan hingga tahun keenam (2029) adalah 3,04% dengan tingkat kerusakan 96,96%. Penambahan beban 10% mengakibatkan umur sisa perkerasan turun menjadi -39,26% pada tahun 2024, dengan tingkat kerusakan mencapai 139,26%. Penelitian ini menunjukkan bahwa beban lalu lintas yang berlebihan secara signifikan mengurangi umur jalan dan mempercepat tingkat kerusakan, sehingga diperlukan perawatan yang lebih sering untuk menjaga kondisi jalan tetap optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemanfaatan Kulit Ubi Kayu dan Cangkang Kepiting sebagai Bahan Baku Pelilinan untuk Memperpanjang Umur Simpan Buah Tomat

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomat merupakan salah satu tanaman hortikultura yang telah banyak tersebar dibeberapa negara termasuk Indonesia. Tomat memiliki cita rasa yang unik, yakni perpaduan antara manis dan asam serta memiliki kandungan gizi yang dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, sehingga menjadikan tomat banyak disukai oleh masyarakat,. Akan tetapi, tomat memiliki sifat mudah rusak (perishable), mudah terserang mikroba, serta memiliki masa simpan yang relatif pendek sehingga membutuhkan penanganan pasca panen yang tepat melalui edible coating. Salah satu alternatif yang dapat di lakukan adalah dengan menggunakan metode pelilinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit ubi kayu dan cangkang kepiting dengan konsentrasi yang berbeda terhadap masa simpan buah tomat selama 20 hari penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi pati (kulit ubi kayu) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu P0= 0%, P1 = 1%, P2 = 2% dan P3 = 3%. Sedangkan konsentrasi kitosan (cangkang kepiting) yang terdiri dari 4 perlakuan C0 = 0%, C1 = 0,5%, C2 = 1% dan C3 = 1,5% . Parameter pengamatan dalam penelitian ini terdiri dari kadar air, kadar vitamin C dan susut bobot yang diamati setiap 10 hari selama 20 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pati kulit ubi kayu 2% dikombinasi dengan kitosan cangkang kepiting 1% untuk melapisi buah tomat yang disimpan selama 20 hari mampu memperkecil penurunan kadar air dengan nilai dari 93,95% hingga 52,70%, mampu menekan laju penurunan vitamin C dengan nilai dari 39,10% hingga 33,10%, mampu menekan laju susut bobot dengan nilai dari 3,53% hingga 5,53%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Faktor-faktor penyebab Anemia pada ibu hamil Di Puskesmas Daerah Perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2024

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anemia dalam kehamilan merupakan masalah yang harus mendapatkan penanganan khusus karena prevalensi yang masih tinggi. Dampak  yang mugkin timbul pada ibu hamil dengan anemia dalam kehamilan tidak terjadi hanya pada ibu hamil tetapi juga berdampak pada bayi baru lahir. Kejadian anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain usia ibu saat hamil, paritas, frekuensi kunjungan ANC, status gizi, status ekonomi, tingkat pendidikan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis faktor-faktor penyebab anemia pada ibu hamil di Puskesmas daerah perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan utara tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Tehnik Sampel menggunakan non probability sampling yaitu teknik purposive sampling dengan total besar sampel sebanyak 83 orang berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diambil dari catatan rekam medik pasien, buku KIA ibu hamil  dan kohort  ibu tahun 2023-2024. Uji hubungan akan menggunakan uji chi-square serta uji multivariat menggunakan Uji Regresi Linier Ganda menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara anemia dengan usia ibu dengan p-value sebesar 0,000,  anemia dengan umur kehamilan dengan p-value sebesar 0,009,  anemia dengan paritas dengan p-value sebesar 0,000, anemia dengan status gizi dengan p-value sebesar 0,000. Diantara variabel yang ada, status gizi memiliki hubungan paling dominan terhadap kejadian anemia berdasarkan hasil uji multivariat dengan hasil nilai Coeffisients B sebesar -0,596. Berdasarkan hal tersebut, anemia memiliki hubungan terhadap usia ibu, umur kehamilan, paritas, dan status gizi, dengan faktor status gizi sebagai faktor yang paling berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Daerah Perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2024. Diharapkan bagi petugas Kesehatan dapat memberikan perhatian terhadap usia ibu, usia kehamilan, paritas, dan status gizi ibu hamil untuk mengurangi kejadian anemia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UMUR BATANG BAWAH TERHADAP PERTUMBUHAN MATA TUNAS PADA OKULASI (Budding) TANAMAN LAI ( Durio kutejensis)

2024•

Tanaman lai (Durio kutejensis) adalah salah satu jenis durian yang berpotensi sebagai sumber pangan buah-buahan. Sehingga tuntutan konsumen terhadap buah lai semakin bertambah yaitu menginginkan buah lai yang berkualitas. Perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan teknik okulasi (Budding) merupakan salah satu cara meningkatkan jumlah dan mutu tanaman lai. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh umur batang bawah terhadap kecepatan pertumbuhan batang atas/mata tunas tanaman lai dan mengetahui pengaruh umur batang bawah terhadap persentase keberhasilan okulasi (Budding) tanaman lai. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 1 faktor yang terdiri dari 4 perlakuan umur batang bawah yakni (L1) Batang bawah umur 4 bulan, (L2) Batang bawah umur 5 bulan, (L3) Batang bawah umur 6 bulan, (L4) Batang bawah umur 7 bulan. Parameter penelitian ini terdiri dari tinggi tunas, jumlah daun dan persentase keberhasilan okulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan umur batang bawah 6 bulan lebih baik dibanding dengan perlakuan lainya. Penggunaan umur batang bawah 6 bulan menghasilkan pertumbuhan tinggi tunas 4,79 cm dan jumlah daun 2,9. Pada persentase keberhasilan okulasi umur batang bawah 6 bulan menghasilkan persentase keberhasilan 100%, dan umur batang bawah lainya menghasilkan persentase keberhasilan 80%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ASPEK INVESTASI MODAL MANUSIA DAN KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN UTARA

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pendapatan aspek investasi modal manusia yang meliputi rata-rata lama sekolah (sektor pendidikan) dan umur harapan hidup (sektor kesehatan) serta kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara tahun 2014-2023. Penelitian ini menggunakan pooled data atau gabungan dari data cross-section dan time series sehingga metode yang digunakan adalah analisis regresi data panel, dengan pendekatan yang terpilih adalah Fixed Effect Model (FEM). Hasil estimasi menunjukkan bahwa (1) rata-rata lama sekolah secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara; (2) umur harapan hidup secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara; (3) kemiskinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara dan (4) rata-rata lama sekolah, umur harapan hidup, dan kemiskinan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun rata-rata lama sekolah dan umur harapan hidup tidak memiliki pengaruh signifikan secara parsial, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan tetap penting untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Selain itu, penanganan kemiskinan menjadi prioritas dalam merumuskan kebijakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembinaan Narapidana Seumur Hidup Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Pembinaan Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakata Kelas IIA Tarakan. Pertama, Pola Pembinaan Narapidana Seumur Hidup di Lembaga Pemasyarakata Kelas IIA Tarakan. Kedua, Hambatan pelaksanaan pembinaan narapidana seumur hidup di Lembaga Pemasyarakata Kelas IIA Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian empiris atau penelitian lapangan. Skripsi ini menggunakan pedekatan ketentuan hukum dan undang-undang, yakni, Mekanisme Pembinaan Narapidana Seumur Hidup dalam melaksanakan hukuman penjara di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan serta hambatan Pembinaan Narapidana Seumur Hidup dalam pelaksanaan hukuman pada Lembaga Pemasyarakata Kelas IIA Tarakan. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data Sekunder yaitu data yang didapatkan melalui Interview atau Wawancara dan Dokumentasi. Data Sekunder dapat diperoleh dari Buku, Jurnal, Artikel, dan Data-data Internet. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pembinaan Narapidana Seumur Hidup belum diberikan Pembinaan Kemandirian dan Pembinaan Kepribadian bagi Narapidana Seumur Hidup sebagaimana yang ditentukan dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pembinaan dan Pembimbingan Warga Binaan Pemasyarakatan sehingga Pembinaan Narapidana Seumur Hidup belum berjalan dengan baik. Hambatan Pembinaan Narapidana Seumur Hidup dalam pelaksanaan hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan yaitu, Aturan Hukum Dalam Pembinaan Narapidana Seumur Hidup, Petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan yang masih kurang, Sarana dan Prasarana, Budaya Hukum, dan Over Kapsitas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Penerapan Sumur Resapan Untuk Pengurangan Genangan Akibat Banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Persamaian Kelurahan Karang Harapan Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di wilayah perkotaan akibat meningkatnya alih fungsi lahan dan keterbatasan sistem drainase. Salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk mengurangi genangan adalah dengan memanfaatkan teknologi sumur resapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sumur resapan dalam mengurangi debit banjir di Daerah Aliran Sungai (DAS) Persamaian, Kelurahan Karang Harapan, Kota Tarakan. Metode penelitian meliputi pengumpulan data curah hujan harian maksimum periode 2019–2023, perhitungan intensitas hujan menggunakan distribusi probabilitas, penentuan debit banjir rencana dengan metode Rasional, serta analisis volume infiltrasi sumur resapan. Luas daerah penelitian yang dianalisis sebesar 0,55 hektar dengan koefisien pengaliran 0,90. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa debit banjir puncak tanpa sumur resapan pada kala ulang 5 tahun dengan intensitas hujan 181,54 mm/jam adalah sebesar 0,243 m³/detik. Setelah diterapkan 4 sumur resapan dengan total volume infiltrasi tertentu, debit banjir yang mengalir ke permukaan mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, sumur resapan terbukti mampu mereduksi volume limpasan permukaan dan berperan sebagai salah satu alternatif pengendalian banjir di kawasan perkotaan. Penerapan sumur resapan secara luas diharapkan dapat mendukung upaya konservasi air tanah, meningkatkan resapan, serta mengurangi risiko genangan yang berdampak terhadap aktivitas masyarakat di sekitar DAS Persamaian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail