ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu kegiatan nelayan tangkap yang ada di Desa Ruhui Rahayu, Kabupaten Bulungan adalah menangkap kepiting bakau (Scylla sp.) sehingga dilakukan penelitian tentang efektivitas umpan yang berpengaruh terhadap hasil tangkapan kepiting bakau (Scylla sp.). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis umpan yang lebih efektiv dalam pengoperasian bubu lipat kepiting agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan sejak tanggal 25 Februari – 25 Maret 2020 di Desa Ruhui Rahayu, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan dengan metode purpose sampling. Penelitian ini menggunakan 3 jenis perlakuan dimana perlakuan 1 (Ikan Gulama Basah), perlakuan 2 (Ikan Gulama Kering), perlakuan 3 (Kelapa Busuk) dan kontrol (Tanpa Umpan). Berdasarkan hasil penelitian, bahwa perlakuan 2 (Ikan Kering) memiliki nilai efektivitas paling besar dengan angka 37,5 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to determine the effect of group guidance services using bola gebok game on students' emotion regulation at SDN 013 Tarakan. The study employed a quantitative approach using a One Group Pretest-Posttest Design. The sample consisted of 12 students selected through purposive sampling. Data were collected using an emotion regulation questionnaire that had been tested for validity and reliability, with a Cronbach's Alpha value of 0.894. The data were analyzed using descriptive statistics and a Paired Sample t-Test with the assistance of SPSS. The results showed a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.030 0.05, with a calculated t-value of -2.490. These results indicate that Ha was accepted and HO was rejected, demonstrating an effect of group guidance services using bola gebok game on students' emotion regulation at SDN 013 Tarakan. Therefore, group guidance services using bola gebok game can be used as an alternative guidance service to help improve students' emotion regulation.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to examine the effect of classroom guidance services using prophetic storytelling on akhlak mazmumah (blameworthy characteristics) among eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan. Akhlak mazmumah refers to blameworthy traits, attitudes, speech, and behaviors that are embedded in or manifested by an individual and are inconsistent with the values of Islamic teachings, potentially causing harm to oneself or others. In this study, akhlak mazmumah was specifically conceptualized as forms of undesirable behavior displayed by students in their daily interactions within the school environment and in their relationships with peers. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 32 students from Class VIII-D who were selected using cluster random sampling. Data were collected using a questionnaire administered before and after the intervention. The intervention was delivered through classroom guidance services using prophetic storytelling over five sessions, with the instructional content aligned with indicators of akhlak mazmumah. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics. The hypothesis was tested using a paired-samples t-test. The results showed that the mean pretest score was 95.09 (67.92%), whereas the mean posttest score was 68.19 (48.71%), indicating a decrease of 26.906 points (19.22%) in the mean score. The paired-samples t-test yielded a t value of 14.410, df = 31, and a significance value of 0.000 0.05. Thus, a statistically significant difference was found between students’ scores before and after the implementation of classroom guidance services using prophetic storytelling. These findings indicate that classroom guidance services using prophetic storytelling were associated with changes in the akhlak mazmumah of eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ocimum tenuiflorum (ruku-ruku) adalah tumbuhan obat tradisional dari famili Lamiaceae yang digunakan sebagai penyedap masakan serta obat demam, mual, dan gangguan pencernaan. Tumbuhan obat pada umumnya memiliki struktur sekretori yang berfungsi sebagai tempat sintesis atau penyimpanan metabolit sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis struktur sekretori serta kandungan histokimia alkaloid, terpenoid, dan senyawa lipofilik pada daun O. tenuiflorum, sekaligus mengkaji potensinya sebagai sumber belajar biologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Sayatan dibuat dengan teknik free-hand, baik paradermal maupun transversal, kemudian diuji histokimia menggunakan reagen Wagner 1% untuk alkaloid, tembaga asetat 5% untuk terpenoid, dan Sudan III 0,03% untuk senyawa lipofilik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur sekretori pada daun terdiri atas trikoma glandular peltat dan kapitat, selain trikoma non-glandular uniseriat yang berfungsi sebagai pelindung mekanis permukaan daun. Trikoma peltat memberikan hasil positif untuk terpenoid dan senyawa lipofilik; trikoma kapitat positif untuk alkaloid, terpenoid, dan senyawa lipofilik; sedangkan trikoma uniseriat menunjukkan hasil negatif pada semua uji. Temuan ini menunjukkan adanya diferensiasi fungsional metabolit di antara tipe-tipe trikoma glandular pada daun O. tenuiflorum. Hasil penelitian ini relevan dengan capaian pembelajaran mata kuliah Mikroteknik dan berpotensi dikembangkan menjadi panduan praktikum berbasis penelitian untuk program studi Pendidikan Biologi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Moral character is students' ability to understand good and bad values, possess moral awareness and feelings, and express them in daily behavior, such as honesty, responsibility, empathy, love of goodness, and self-control. This study aims to determine the effect of group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values in strengthening the moral character of MA Hurrasul Aqidah students. This study used a quantitative approach with a pre- experimental design using the one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 13 female 1 1th-grade students at MA Hurasul Aqidah. Data were collected using a 45-item moral character scale. We analyzed the data using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t-test. The results showed that students' mean moral character score increased from 134.38 on the pretest to 156.85 on the posttest, an increase of 22.46 points (16.71%). This increase indicated a change in students' moral character after receiving group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values. The Paired Samples t-Test results yielded St = -11.906S, df = 12, and p 0.001, thereby rejecting Ho and accepting Ha. Consequently, group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values significantly strengthen the moral character of MA Hurrasul Aqidah students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to determine whether group guidance incorporating the bentengan game has an influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan. Low student self-confidence was indicated by observable behaviors such as appearing nervous when speaking in front of the class, consistently seeking assistance before attempting tasks independently, rarely raising their hand or answering questions even when knowing the correct answer, and limited interaction with classmates during group activities. One approach that can be undertaken to address this issue is through group guidance services incorporating the bentengan game. The study employs a quantitative approach using experimental research. The research design applied is a applied is a pre-experimental design in the form of a one-group pretest-posttest design. Data were collected using a self-confidence scale. The study population consisted of 59 students in Grade XI LAS 1 at SMK Negeri 2 Tarakan, with a sample of 12 students selected using simple random sampling. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics with the aid of SPSS version 21. The pretest results indicate that students' self-confidence scores fell within the low to very high category, with a mean score of 71.50. Following the intervention, the posttest results show an improvement, with scores falling within the high to very high category and a mean score of 80.41. Based on hypothesis testing using the Wilcoxon Signed-Rank Test, a significance value of 0.002 was obtained, which is below the threshold of 0.05. Consequently, the alternative hypothesis (Ha) is accepted, and the null hypothesis (Ho) is rejected, indicating that group guidance incorporating the bentengan game has a significant influence on the self-confidence of Grade XI LAS 1 students at SMK Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan merancang alat ukur temperatur berbasis Arduino Uno dan sensor DS18B20 pada sistem uji konduksi satu dimensi serta mengevaluasi tingkat ketelitiannya. Metode pengembangan menggunakan kerangka NIDA (Need, Idea, Decision, and Action) dengan validasi kesalahan terhadap thermogun. Alat pengukur mengintegrasikan dua sensor DS18B20, resistor pull-up 4,7 kΩ, dan LCD I2C 16×2 untuk akuisisi data real-time. Pengujian pada spesimen besi, stainless steel, dan kuningan menunjukkan tingkat kesalahan tertinggi pada besi, yaitu sebesar 133,04% (T_1) dan 43,13% (T_2). Sementara itu, nilai kesalahan pada stainless steel mencapai 66,59% (T_1) dan 15,32% (T_2), serta pada kuningan sebesar 25,93% (T_1) dan 17,78% (T_2). Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem masih memerlukan kalibrasi dan optimasi lebih lanjut untuk meningkatkan ketelitian pengukuran temperatur pada alat uji konduksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Di Puskesmas Gunung Lingkas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC) memberikan asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir untuk memantau kesehatan serta mendeteksi dini komplikasi. Asuhan pada Ny. R ini dilaksanakan sejak 5 Mei hingga 26 Mei 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal, Tarakan, melalui serangkaian kunjungan rumah dan layanan faskes. Pada 5 Mei 2026, asuhan ANC Trimester III (UK 38 minggu 2 hari) menunjukkan kondisi ibu normal. Proses persalinan berlangsung di rumah Ny. R sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 5 jam 30 menit dan Kala II selama 20 menit. Bayi lahir bugar, berjenis kelamin perempuan (BB 2.700 gram, PB 48 cm, LK 31 cm, LD 32 cm, LP 30 cm). Kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap, diikuti Kala IV selama 2 jam tanpa laserasi perineum dan perdarahan ±100 cc. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa ketidak sesuaian teori dan praktek yaitu Ny. R tidak melahirkan di layanan kesehatan namun hal itu Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Learning concentration is an important skill for students in focusing their minds during the learning process. Difficulties in concentration can hinder students’ personal development and academic achievements, making intervention through Guidance and Counseling services necessary. One approach that can be taken is providing group guidance services using various available media; in this study, Bebilin music was selected as the supporting medium. This study aims to determine the effect of group counseling using Bebilin music on students’ concentration level at SMK Negeri 4 Tarakan. The study employed a quantitative approach with an experimental design. The research subjects consisted of eight 10th-grade students at SMK Negeri 4 Tarakan, selected using a random sampling technique. Data were collected using a concentration scale and analyzed using inferential statistic tests. The result of the statistical analysis indicate that providing group counseling services using Bebilin music did not result in significant difference in students’ learning concentration levels. Thus, it can be concluded that group counseling with Bebilin music has no effect on students’ learning concentration at SMK Negeri 4 Tarakan. These findings indicate that improvements in learning concentration are influented by various other internal and external factors that need to be considered when providing guidance services.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan media komunikasi, informasi, dan edukasi yang memuat informasi mengenai kesehatan ibu dan anak, termasuk teknik menyusui yang benar. Pemanfaatan Buku KIA diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Rumah Sakit Umum CARSA Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 64 ibu nifas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pemanfaatan Buku KIA, kuesioner pengetahuan, dan lembar observasi keterampilan teknik menyusui. Analisis data menggunakan uji Pearson Chi-Square untuk menganalisis hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas, sedangkan hubungan pemanfaatan Buku KIA dengan keterampilan dianalisis menggunakan Fisher's Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu nifas yang memanfaatkan Buku KIA sebagian besar memiliki pengetahuan baik (80,0%), sedangkan ibu yang tidak memanfaatkan Buku KIA sebagian besar memiliki pengetahuan kurang (58,3%). Hasil uji Pearson Chi-Square diperoleh p-value = 0,002 (p 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan pengetahuan ibu nifas. Sementara itu, hasil Fisher’s Exact Test diperoleh p-value = 0,186 (p > 0,05) sehingga tidak terdapat hubungan antara pemanfaatan Buku KIA dengan keterampilan ibu nifas tentang teknik menyusui yang benar di Rumah Sakit Umum CARSA Kota Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemilihan model pembelajaran yang tepat menjadi salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan pemahaman peserta didik serta pencapaian hasil belajar mereka. Model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning merupakan dua model yang sama-sama berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam memperoleh pengetahuan melalui proses pembelajara, namun kedunya memiliki perbedaan pada proses pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Biologi antara peserta didik yang diajarkan menggunakan model Discovery Learning dan Inquiry Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi eksperimen dan desain Pretest–Posttest Comparison group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas X di SMAN 5 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan Analisis Kovariat (ANCOVA) dengan mengendalikan kemampuan awal peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas Discovery Learning meningkat dari 52,43 menjadi 75,71, sedangkan kelas Inquiry Learning meningkat dari 52,14 menjadi 78,14. Namun, hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 1,000 yang lebih besar dari taraf signifikansi 0,05, sehingga secara statistik tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara kedua model pembelajaran tersebut . Walaupun demikian, model pembelajaran Discovery Learning dan Inquiry Learning sama-sama memberikan pengaruh yang relatif setara terhadap peningkatan hasil belajar Biologi peserta didik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang berlokasi di Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, mulai beroperasi sejak Juli 2019. Ditemukan permasalahan berupa intensitas pencahayaan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi instalasi listrik gedung tersebut berdasarkan standar PUIL 2011 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung pada 42 ruangan di tiga lantai. Parameter yang dievaluasi meliputi indeks ruang (k), jumlah titik beban, intensitas penerangan, kapasitas MCB, dan kemampuan hantar arus (KHA) kabel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan belum memenuhi standar intensitas penerangan PUIL 2011 sehingga memerlukan penambahan atau penggantian titik lampu. Luas penampang kabel 2,5 mm² yang terpasang telah memenuhi standar minimum. Namun, MCB utama 50 A tidak memadai untuk total beban 46.944 W dan perlu ditingkatkan menjadi minimal 100 A. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik cahaya, peningkatan kapasitas MCB utama, penyeimbangan beban antar fasa, serta inspeksi instalasi listrik secara berkala.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan kebidanan Continuity of Care merupakan asuhan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga faktor risiko maupun komplikasi dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. W usia 37 tahun G4P3A0 di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan sejak usia kehamilan 38 minggu hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan kondisi ibu dan janin dalam keadaan normal meskipun ibu memiliki faktor risiko berupa usia lebih dari 35 tahun, multiparitas, dan riwayat hipertensi. Persalinan berlangsung spontan dan fisiologis sesuai standar Asuhan Persalinan Normal. Masa nifas berjalan normal pada kunjungan pertama sampai kunjungan ketiga, namun pada kunjungan keempat hari ke-30 masa nifas ditemukan kenaikan tekanan darah dan telah ditangani sesuai kebutuhan sehingga kondisi ibu kembali normal. Bayi baru lahir dalam keadaan sehat, cukup bulan, menangis kuat dan tonus otot akif, serta menunjukkan pertumbuhan dan adaptasi yang normal selama masa neonatal. Pada pelayanan keluarga berencana, ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai metode kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi kesehatannya. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan Continuity of Care pada Ny. W telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehamilan fisiologis merupakan proses alami yang tetap memerlukan pemantauan secara berkesinambungan untuk mempertahankan kesehatan ibu dan janin serta mendukung keberlangsungan pelayanan kebidanan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) bertujuan memberikan pelayanan yang berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S G2P1A0 di Puskesmas Karang Rejo. Asuhan diberikan secara berkesinambungan sejak trimester III kehamilan, persalinan, masa nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana. Hasil asuhan menunjukkan bahwa selama kehamilan trimester III ibu tidak mengalami keluhan maupun ketidaknyamanan dan kondisi ibu serta janin dalam keadaan baik. Persalinan berlangsung normal di usia kehamilan 40 minggu 5 hari dengan kondisi ibu dan bayi baik. Masa nifas berlangsung normal tanpa komplikasi, bayi baru lahir dalam keadaan sehat dan ibu memilih Metode Amenore Laktasi (MAL) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif mampu mempertahankan kondisi fisiologis ibu dan bayi melalui deteksi dini, edukasi kesehatan serta pemantauan yang berkesinambungan. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah asuhan kebidanan komprehensif Ny. S dapat dilaksanakan dan memberikan hasil yang baik pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) merupakan pelayanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, hingga pelayanan keluarga berencana. Asuhan ini bertujuan untuk memantau kondisi ibu dan bayi secara menyeluruh sehingga masalah dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin. Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R di Puskesmas Karang Rejo. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan Continuity of Care. Asuhan diberikan pada Ny. R usia 30 tahun G3P2A0 sejak usia kehamilan 38 minggu 2 hari hingga pelayanan kontrasepsi. Hasil asuhan menunjukkan bahwa kehamilan berlangsung normal tanpa komplikasi, persalinan berlangsung spontan dan fisiologis, masa nifas berlangsung baik meskipun ditemukan anemia ringan pada 12 jam postpartum dengan kadar Hb 10,5 g/dL yang telah mendapatkan penatalaksanaan sesuai kebutuhan, bayi lahir normal dengan adaptasi yang baik selama masa neonatal, serta ibu memilih kontrasepsi IUD dan pemasangan dilakukan tanpa komplikasi. Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah terlaksana sesuai standar pelayanan dan kebutuhan klien. Diharapkan pelayanan Continuity of Care dapat terus diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Continuity of Care (COC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan maternal dan neonatal serta mendukung penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. S melalui pendekatan Continuity of Care sejak kehamilan hingga pelayanan keluarga berencana. Metode yang digunakan adalah Literature Review Based Case dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi menggunakan Buku KIA dan rekam medis, serta telaah literatur. Pendokumentasian asuhan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan diperoleh Ny. S usia 42 tahun G3P2A0 dengan kehamilan risiko tinggi. Selama kehamilan ditemukan ketidaknyamanan fisiologis berupa edema ekstremitas bawah, pusing, gangguan tidur, dan peningkatan frekuensi berkemih yang dapat ditangani sesuai kebutuhan. Persalinan dilakukan melalui sectio caesarea atas indikasi kala 1 fase aktif memanjang yang mengakibatkan henti kemajuan persalinan. Masa nifas berlangsung fisiologis dengan involusi uterus dan penyembuhan luka operasi yang baik. Bayi lahir sehat tanpa komplikasi selama masa neonatal, dan ibu memilih Metode Operasi Wanita (MOW) sebagai kontrasepsi pascapersalinan. Penerapan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan memberikan luaran maternal dan neonatal yang baik serta mendukung deteksi dini dan penatalaksanaan faktor risiko secara tepat. Penerapan pelayanan Continuity of Care secara konsisten pada ibu dengan kehamilan risiko tinggi diperlukan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan bayi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat serta kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak. Meskipun cakupan pelayanan kesehatan maternal dan neonatal di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok telah menunjukkan hasil yang baik, kasus kematian bayi masih ditemukan sehingga diperlukan upaya pelayanan yang berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC). Memberikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan (Continuity of Care) pada ibu mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana sebagai upaya mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak. Studi kasus dengan pendekatan deskriptif menggunakan manajemen asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara komprehensif dan berkesinambungan. Subjek penelitian adalah satu orang ibu yang mendapatkan asuhan mulai masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan keluarga berencana. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kebidanan komprehensif dilaksanakan sesuai standar pelayanan pada setiap periode, meliputi antenatal care, pertolongan persalinan, perawatan nifas, pelayanan neonatus, serta konseling dan pelayanan keluarga berencana. Selama pelaksanaan asuhan tidak ditemukan komplikasi yang bermakna. Kondisi ibu dan bayi tetap dalam keadaan fisiologis, kebutuhan dasar terpenuhi, serta ibu mampu memahami edukasi yang diberikan mengenai perawatan diri, perawatan bayi, pemberian ASI eksklusif, tanda bahaya, dan pemilihan metode kontrasepsi. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care dapat dilaksanakan secara optimal sesuai standar pelayanan serta berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi.