ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang berlokasi di Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, mulai beroperasi sejak Juli 2019. Ditemukan permasalahan berupa intensitas pencahayaan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi instalasi listrik gedung tersebut berdasarkan standar PUIL 2011 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung pada 42 ruangan di tiga lantai. Parameter yang dievaluasi meliputi indeks ruang (k), jumlah titik beban, intensitas penerangan, kapasitas MCB, dan kemampuan hantar arus (KHA) kabel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan belum memenuhi standar intensitas penerangan PUIL 2011 sehingga memerlukan penambahan atau penggantian titik lampu. Luas penampang kabel 2,5 mm² yang terpasang telah memenuhi standar minimum. Namun, MCB utama 50 A tidak memadai untuk total beban 46.944 W dan perlu ditingkatkan menjadi minimal 100 A. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik cahaya, peningkatan kapasitas MCB utama, penyeimbangan beban antar fasa, serta inspeksi instalasi listrik secara berkala.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menemukan dan mendeskripsikan cara siswa Kelas XI SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan melatih Locus Of Control dalam belajar matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak lima orang yang berinisial A, B, C, D dan E dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi data yang di peroleh dalam catatan lapangan kemudian dianalisis dengan alur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun temuan penelitian ini sedikitnya ada tiga siswa dari dua kelas XI SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan sudah memiliki Locus Of Control Internal dan Locus Of Control eksternal yang baik. Ketiga subjek tersebut memliki karakteristik, Subjek A merupakan anak laki-laki yang pendiam, Subjek B merupakan anak laki-laki yang lincah dan pandai bersosialisasi dan Subjek C merupakan anak perempuan yang pendiam. Temuan dari penelitian ini, yaitu ketiga siswa tersebut melatih Locus Of Control internal dan Locus Of Control eksternal dalam belajar matematika dengan cara: 1) Aspek kemampuan: mengerjakan tugas dan ujian dengan mandiri, bekerja keras dalam belajar, memiliki kemauan dan ketekunan dalam belajar matematika; 2) Aspek minat: tidak mudah terpengaruh orang lain, memiliki semangat dan kepercayaan diri; 3) Aspek usaha: tidak mudah menyerah saat gagal, selalu bertanya ketika tidak tahu dan banyak latihan soal; 4) Aspek nasib: tidak menyalahkan orang lain saat gagal, tidak mudah khawatir; 5) Aspek keberuntungan: berusaha dengan sendiri.; 6) Aspek sosial ekonomi: berbagi pengetahuan matematika dengan tutor sebaya; dan 7) Aspek pengaruh orang lain: tidak bergantung dan berharap pada orang lain.