Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Evaluasi Instalasi Listrik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Instalasi Listrik Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Kota Tarakan Berdasarkan Standar PUIL 2011

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang berlokasi di Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, mulai beroperasi sejak Juli 2019. Ditemukan permasalahan berupa intensitas pencahayaan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi instalasi listrik gedung tersebut berdasarkan standar PUIL 2011 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung pada 42 ruangan di tiga lantai. Parameter yang dievaluasi meliputi indeks ruang (k), jumlah titik beban, intensitas penerangan, kapasitas MCB, dan kemampuan hantar arus (KHA) kabel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan belum memenuhi standar intensitas penerangan PUIL 2011 sehingga memerlukan penambahan atau penggantian titik lampu. Luas penampang kabel 2,5 mm² yang terpasang telah memenuhi standar minimum. Namun, MCB utama 50 A tidak memadai untuk total beban 46.944 W dan perlu ditingkatkan menjadi minimal 100 A. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik cahaya, peningkatan kapasitas MCB utama, penyeimbangan beban antar fasa, serta inspeksi instalasi listrik secara berkala.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Instalasi Listrik Pada Gedung Sekolah Dasar 030 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTARK - Instalasi listrik merupakan suatu bagian penting yang terdapat dalam sebuah bagunan atau gedung yang berfungsi menyalurkan energi listrik dari Kilo Watt Per Hour Meter (KWH) ke titik-titik beban. Dalam melakukan instalasi listrik baik rumah maupun gedung diharuskan untuk mengikuti aturan dalam Persyaratan Umum Instalasi Listrik Tahun 2011 (PUIL 2011). Dari hasil perhitungan evaluasi instalasi listrik pada setiap ruangan itu menggunakan jenis lampu TL = 36 watt, untuk ruangan koridor menggunakan jenis lampu SL = 20 watt. Pada evaluasi menggunakan 3 fasa yaitu R, S, T dimana lantai 1 fasa (R) sebesar 2599 watt Dari hasil perhitungan evaluasi instalasi listrik pada setiap ruangan itu menggunakan jenis lampu TL = 36 watt untuk ruangan koridor menggunakan jenis lampu SL = 20 watt. Pada evaluasi menggunakan 3 fasa yaitu R, S, T dimana lantai 2 fasa (S) sebesar 2968 watt Dari hasil perhitungan evaluasi instalasi listrik pada setiap ruangan itu menggunakan jenis lampu TL = 36 watt untuk ruangan koridor menggunakan jenis lampu SL = 20 watt. Pada perancangan menggunakan 3 fasa yaitu R, S, T dimana lantai 3 fasa (T) sebesar 3718 watt Total dari keseluruhan fasa R,S,T adalah 9285 Watt Untuk luas penampang kabel yang digunakan pada setiap beban dari hasil perhitungan yaitu 2,5 mm2, kapasitas MCB fasa R 20 A, fasa S 20 A dan fasa T 20 A. Dari ovservasi pemasangan pentanahan tidak sesui dengan hasil perhitungan. Untuk pentanahan (grounding) pada lokasi penelitian jenis tanah adalah tanah liat dengan nilai pentanahan didapatkan yaitu sebesar 5 ῼ.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Instalasi Listrik pada Gedung Sekolah Dasar Negeri 001 Sebatik Tengah

2025•

Listrik merupakan suatu energi yang berperan sangat penting bagi kehidupan manusia, di zaman ini hampir semua alat pendukung kehidupan manusia membutuhkan energi listrik, seperti lampu penerangan, bahkan dapat dikatakan listrik sudah menjadi kebutuhan mendasar, baik dalam kebutuhan hidup rumah tangga, industri, dan pendidikan. Contohnya seperti sekolah yang merupakan tempat pembelajaran bagi siswa-siswa dan tempat pengawasan bagi para guru, yang dimana sekolah digunakan dalam seminggu sebanyak 5-6 kali, jadi perlu diketahui bahwa fasilitas-fasilitas umum seperti lampu, kipas, speaker, dan lain-lain sangat bergantung pada energi listrik. Namun beberapa sekolah perlu evaluasi yang baik dan matang. Misalnya saja pada Sekolah Dasar Negeri 001, yang berada di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Dari hasil survei yang dilakukan ada beberapa yang tidak sesuai dengan standar PUIL 2011. Dari perhitungan evaluasi pada setiap ruangan menggunakan jenis lampu TL = 36 Watt dan rata-rata ruangan memiliki 12 lampu atau 6 armatur. Untuk luas penampang kabel yang telah dievaluasi sebagian besar menggunakan 2,5 mm2 dan 4 mm2. Namun pada evaluasi ini tidak menggunakan 3 fasa dikarena beban yang tidak melebihi 11,120 Watt dari standar PLN yang digunakan. Jenis tanah adalah tanah liat dengan nilai pentahanan 0,42 ῼ dan telah memenuhi syarat standar PUIL 2011 yaitu 0,5 ῼ

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail