Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

20 hasil
Subjek: Penilaian
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS) (STUDI KASUS : KANTOR KELURAHAN KARANG REJO KOTA TARAKAN)

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemeliharaan bangunan dilakukan untuk menjaga, kenyamanan dan keandalan bangunan gedung sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemeliharaan bangunan kantor Kelurahan Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), untuk menentukan bobot komponen bangunan. Langkah yang digunakan yaitu membandingkan data masing-masing penilaian komponen, yang diolah dengan menggunakan software expert choice v.11, dan hasil pembobotan tiap-tiap responden dikombinasikan. Dari hasil penelitian diperoleh penilaian bahwa kondisi kerusakan yang terjadi pada bangunan dengan skala kerusakan 11,5 masih dinyatakan baik. Biaya pemeliharaan untuk perbaikan bangunan gedung Kantor Kelurahan Karang Rejo diperlukan biaya sebesar Rp. 12.416.177,00. (Dua Belas Juta Empat Ratus Enam Belas Ribu Seratus Tujuh Puluh Tujuh Rupiah).Dan dari hasil perhitungan prioritas dalam pemeliharan bangunan diperoleh urutan prioritas yakni elemen cat dinding menjadi prioritas yang utama dengan nilai bobot 21,2%, kemudian Plafon Gypsum menjadi prioritas ke-2 dengan nilai bobot 19,7%, Plafon Tripleks menjadi prioritas ke-3 dengan nilai bobot 15,4%, daun pintu menjadi prioritas ke-4 dengan nilai bobot 15,4%, kemudian pintu kaca, listplafon, kunci tanam, handle pintu, dan lampu menjadi prioritas ke-5, ke-6, ke-7, ke-8, ke-9, dengan masing-masing bobot 12,9%, 6%, 3,4%, 3%, dan 3%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN DOSEN TERBAIK BERBASIS WEB DENGAN METODE AHP DAN EDAS DI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilaian dosen di Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan sebelumnya masih dilakukan menggunakan Google Form dan berfokus pada aspek pengajaran, sehingga belum mengintegrasikan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu sistem penilaian. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penilaian dosen terbaik berbasis web menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS). Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Metode AHP menentukan bobot kriteria, sedangkan EDAS menentukan ranking dosen. Nilai pengajaran diperoleh dari kuesioner mahasiswa, sedangkan nilai penelitian dan pengabdian diperoleh dari data yang telah diverifikasi. Hasil AHP menghasilkan bobot pengajaran sebesar 0,539 (53,9%), penelitian 0,297 (29,7%), dan pengabdian 0,164 (16,4%) dengan consistency ratio (CR) sebesar 0,008, sehingga matriks konsisten. Hasil EDAS menunjukkan alternatif A2 memperoleh appraisal score 1,0000 dan peringkat pertama. Pengujian blackbox terhadap 101 skenario mencapai keberhasilan 100%, sedangkan pengujian perhitungan AHP, pembentukan nilai aspek, dan EDAS memiliki kesesuaian 100% terhadap perhitungan Microsoft Excel. Pengujian kepuasan pengguna terhadap 45 responden memperoleh rata-rata 4,22 dengan kategori Sangat Setuju. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat mendukung proses penilaian dosen terbaik melalui pengelolaan data yang lebih terstruktur, perhitungan yang terukur, dan hasil yang terdokumentasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Instrumen Penilaian Aspek Psikomotorik Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan pada Kegiatan Praktikum Biologi

2025•

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Instrumen Penilaian Aspek Psikomotorik pada kegiatan praktikum biologi yang layak digunakan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Penelitian ini dibatasi hanya pada tahap Development. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI-I SMA Negeri 2 Tarakan yang berjumlah 36 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan kuesioner, lembar validasi ahli, dan lembar angket. Hasil validasi ahli evaluasi diperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori layak. Respon guru terhadap instrumen penilaian aspek psikomotorik memperoleh persentase sebesar 87% dengan kategori sangat layak. Sedangkan respon siswa pada uji coba terbatas memperoleh persentase sebesar 85% dengan kategori sangat menarik. Instrumen penilaian aspek psikomotorik yang dikembangkan telah memenuhi aspek kelayakan berdasarkan penilaian ahli evaluasi serta respon guru dan siswa. Oleh karena itu, instrumen penilaian aspek psikomotorik ini dapat direkomendasikan untuk kegiatan praktikum biologi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PROBLEMATIKA PENILAIAN AFEKTIF PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 7 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penilaian Ranah afektif merupakan penilaian sikap atas segala hal yang dilakukan selama proses sosial dan interaksi sosial dalam pembelajaran, Penilaian afektif merupakan evaluasi yang berkaitan dengan sikap dan nilai. Penilaian afektif mencakup karakteristik perilaku seperti perasaan, minat, sikap, perasaan dan nilai. Indikator dalam penelitian yaitu Receiving atau perhatian, Responding atau tanggapan, Valuing atau penilaian, Organisasi dan Karakteristik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara guru melakukan penilaian pada ranah afektif dan untuk mengetahui problematika dalam penilaian afektif yang telah dilakukan oleh guru di SMP Negeri 7 tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun informan utama dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah cara guru melakukan penilaian dengan cara yang berbeda yaitu mengamati peserta didik pada saat proses pembelajaran dengan menggunakan format yang sudah disediakan, yaitu berupa lembar pengamatan yang mereka sebut dengan istilah jurnal. Problematika yang sering terjadi pada saat pelaksanaan penilaian afektif salah satunya membuat kisi-kisi pada saat akan melaksankaan penilaian. Guru tidak membuat kisi-kisi penilaian afektif terlebih dahulu sebelum melakukan penilaian afektif, akibatnya indikator yang akan dinilai menjadi tidak jelas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PELAKSANAAN PENILAIAN OLEH GURU IPA SMP KELAS VII DI SMP NEGERI 7 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IRMA VAND FICTORYA, 2024 Penilaian merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar dan capaian perkembangan atau hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan kegiatan yang dilakukan guru untuk memperoleh informasi secara objektif, berkelanjutan, menyeluruh tentang proses dan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian oleh guru IPA kelas VII di SMP Negeri 7 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah seorang guru IPA. Teknik pengumpulan data melalui metode wawancara dan dokumentasi dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu pada proses penilaian meliputi aspek perencanaan penilaian, pelaksanaan penilaian dan evaluasi penilaian pada aspek jenis penilaian guru telah melaksanakan penilaian pada tahap penilaian sikap, penilaian pengetahuan dan penilaian keterampilan adapun jenis penilaian yaitu penilaian tertulis, penilaian sikap, penilaian kelompok, penilaian diri sendiri, penilaian praktikum dan penilaian tugas, dan pada waktu penilaian guru melakukan penilaian proses dan penilaian hasil. Kendala guru dalam pelaksanaan penilaian pada pembelajaran ini adalah keterbatasan waktu dalam pelaksanaan penilaian, banyaknya kriteria dan komponen penilaian yang harus dilaksanakan dalam penilaian dan dalam menentukan indikator serta membuat rubik penilaian masih sulit untuk dilakukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI JENIS PENILAIAN RANAH KOGNITIF YANG DIGUNAKAN OLEH GURU MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA KOTA TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penilaian ranah kognitif yang digunakan oleh guru di SMA Kota Tarakan dan penggunaan dalam pelaksanaan penilaian ranah kognitif. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru biologi SMA Kota Tarakan. Lokasi penelitian di 9 sekolah SMA Kota Tarakan, yang dilaksanakan pada tanggal 08 Mei sampai 31 mei 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara guru mata pelajaran biologi, serta observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan beberapa tahapan diantaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian jenis peniliaian yang digunakan oleh yaitu, Guru menggunakan tes objektif pada pilihan ganda dengan bentuk pilihan ganda bebas, pilihan ganda hubungan antarhal, pilihan ganda analisis kasus dan ada juga pilihan ganda bergambar yang digunakan oleh sekolah di SMA Kota Tarakan ketika PTS dan PAS. Bentuk tes objektif isian singkat yang digunakan oleh guru pada saat mengerjakan tugas dan ulangan harian. Bentuk tes objektif benar-salah tidak digunakan oleh guru SMA Kota Tarakan. Sedangkan tes subjektif guru menggunakan tes uraian terbatas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER MATA PELAJARAN MATEMATIKA BERDASARKAN LEVEL BERPIKIR SISWA

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis soal Penilaian Akhir Semester (PAS) mata pelajaran matematika berdasarkan level berpikir siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 4 Malinau Barat. Objek dalam penelitian ini adalah naskah butir soal penilaian akhir semester genap tahun ajaran 2022/2023 mata pelajaran matematika kelas VII SMPN 4 Malinau Barat. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi. Dokumen soal PAS dianalisis level berpikirnya, kemudian divalidasi oleh 2 validator dari akademisi Dosen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal PAS yang digunakan di SMPN 4 Malinau Barat komposisi soalnya belum baik, karena masih didominasi oleh soal MOTS sebanyak 66,67%. Sedangkan soal LOTS dan MOTS tidak memiliki persentase yang sama yaitu berturut-turut 6,67% dan 26,67%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Implementation of Authentic Assessment Of Curriculum 2013 at the Eleventh-Grade of SMAN 2 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan persepsi siswa tentang penilian autentik dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini mengumpulkan data dokumen, observasi, dan wawancara yang dianalisis melalui analisis data kualitatif (coding). Dalam pelaksanaan penilaian autentik mata pelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum 2013, terdapat dua tahapan dalam pelaksanaan penilaian autentik; persiapan dan proses pelaksanaan penilaian autentik. Persiapan terdiri dari silabus Kurikulum 2013 untuk guru bahasa Inggris di kelas sebelas, RPP dan penilaian otentik yang digunakan. Pelaksanaan penilaian autentik membagi tiga kegiatan; pembukaan, kegiatan inti dan penutup. Sistem penilaian dalam Kurikulum 2013, penilaian dilakukan pada jam pembelajaran dengan nilai KKM 70, yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif (penilaian sikap). Guru menyiapkan dua pilihan penilaian autentik; remedial diberikan jika nilai siswa kurang dari KKM dan pengayaan diberikan jika nilai siswa lebih tinggi dari KKM. Guru menerapkan penilaian autentik di kelas sudah cukup baik sesuai kurikulum, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pelaporan di akhir pembelajaran; ditemukan bahwa guru telah membuat RPP mengikuti pedoman yang ada dan merumuskannya pada tingkat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), namun masih terdapat kekurangan; guru tidak memiliki pedoman yang ada, hanya melihat soft file yang tersedia di website Kemendikbud. Siswa menunjukkan perasaan puas dan persepsi positif terhadap cara penilaian dilaksanakan, bahan ajar dan media pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Instrumen Penilaian Untuk Mengukur Keteramplan Proses Sains Siswa Pada Materi Struktur Dan Fungs Tumbuhan Di Kelas VIII SMP Kotta Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan instrumen penilaian berbasis keterampilan proses sains yang berkualitas dan layak digunakan sebagai alat evaluasi pada materi struktur dan fungsi tumbuhan kelas VIII SMP kota tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah mengacu pada penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R & D) terdiri dari 9 tahapan yaitu: (1) Potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Revisi desain, (6) Uji coba produk, (7) Revisi produk, (8) Uji coba pemakaian, (9) Revisi produk Intrumen Pengumpulan data yang digunakan yaitu: lembar wawancara, lembar validasi, dan instrumen tes. Penelitian ini dilakukan di SMP Frater Don Bosco Tarakan. terdapat 25 soal pilihan ganda yang dikembangkan pada draf awal. Hasil validasi ahli evaluasi sangat layak, ahli materi sangat layak, praktisi guru sangat layak. Hasil uji validitas 23 pertanyaan valid, reliabilitas sangat tinggi dalam kategori reliabel. Hasil analisis daya pembeda 14 item soal dengan kategori baik sekali dengan tingkat kesukaran 5 item soal dalam kategori sukar. Hasil uji analisis ini disusun sebagai produk akhir instrumen penilaian keterampilan proses sains. Kata Kunci: Pengembangan Instrumen, Penilaian Keterampilan Proses Sains.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONSISTENSI SISWA KELAS XI SMA HANG TUAH TARAKAN DALAM MENJAWAB SOAL MATEMATIKA PADA PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL TAHUN AJARAN 2021/2022

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis pola respon siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dalam menjawab soal PAS ganjil matematika tahun ajaran 2021/2022, 2) mengestimasi parameter butir tes PAS ganjil matematika kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan tahun ajaran 2021/2022, dan 3) mendeskripsikan konsistensi siswa kelas XI SMA Hang Tuah Tarakan dalam menjawab soal PAS ganjil matematika tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah dokumen respon siswa SMA Hang Tuah Tarakan dalam menjawab soal matematika pada Penilaian Akhir Semester ganjil tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 194 siswa. Semua butir soal dijawab oleh siswa, sehingga tidak terdapat data yang hilang. Respon siswa dianalisis dengan menggunakan model 2-PL (Parameter Logistik) dengan bantuan program R. Tingkat kesukaran butir terletak diantara -10,266180 sampai 1,44538246 dan indeks daya beda butir-0,9463808 sampai 2,4760768. Estimasi kemampuan siswa sebagian besar berada pada kategori sedang dengan interval 1≤θ≤ 1. Berdasarkan parameter butir dan kemampuan siswa, diperoleh sebanyak 132 siswa konsisten dalam menjawab soal dan sebanyak 62 siswa tidak konsisten dalam menjawab soal, artinya sebanyak 62 siswa menjawab soal tidak berdasarkan kemampuannya sendiri. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sebagian besar siswa menjawab soal memiliki pola respon yang konsisten.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN YANG DIHADAPI GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN K13 MATA PELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran mata pelajaran biologi dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek permasalahan perencanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 86%, aspek permasalahan pelaksanaan pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 89%, dan aspek permasalahan penilaian pembelajaran termasuk kategori permasalahan rendah sekali dengan nilai 84%. Dapat disimpulkan bahwa permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran K13 masih terdapat permasalahan pada perencanaan pembelajaran sulit dalam pengelolaan waktu dalam membuat RPP dan sulit menentukan metode dan media pembelajaran, pada pelaksanaan pembelajaran peserta didik kurang aktif, guru jarang melakukan tanya jawab sebelum melakukan pembelajaran, dan guru jarang melakukan evaluasi diakhir pembelajaran, dan pada aspek penilaian pembelajaran guru tidak melakukan penilaian pada penilaian sikap. Secara keseluruhan pelaksanaan pembelajaran kurikulum 2013 belum terlaksana sesuai dengan ketetapan pembelajaran kurikulum 2013.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penilaian autentik dalam pembelaran biologi, kesesuaian dalam penerapan penilaian autentik guru biologi terhadap standar proses penilaian kurikulum 2013, dan kendala yang dialami guru biologi di SMA Negeri 1 Tarakan dalam pelaksanaan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 3 guru mata pelajaran biologi, wakil kurikulum dan 24 peserta didik dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian autentik pada pembelajaran biologi sudah berjalan dengan baik. Pada tahap perencanaan diperoleh hasil sebesar 86,6%, pada tahap pelaksanaan diperoleh hasil sebesar 85,1%, dan pada tahap pelaporan diperoleh hasil 83,3%. Kesesuaian pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan sudah sesuai dengan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, dan kendala guru dalam pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi adalah kendala waktu yang terbatas karena pandemik covid, biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dengan penilaian autentik serta prasarana yang tidak berfungsi dengan baik. ABSTRACT The purpose of this study was to identify the authentic assessment process in biology learning, the suitability of applying authentic assessment of biology teachers to the standard 2013 curriculum assessment process, and the challenges faced by biology teachers at SMA Negeri 1 Tarakan in implementing authentic assessment in line with the 2013 curriculum. Three biology professors, curriculum representatives, and 24 students were the research subjects. The sample was chosen via purposive sampling. The data were obtained based on the results of observations, documentation, questionnaires, and interviews. The results showed that biology learning’s authentic assessment process was operating successfully. Results of the planning stage were 86.6 percent, those for implementation stage were 85.1 percent, and those for the reporting stage were 83.3 percent. In terms of attitudes, knowledge aspects, and skill aspects, the implementation of the authentic assessment of biology learning complied with Permendikbud No. 23 of 2016 about educational assessment standards. Limited time due to the covid pandemic, higher costs, numerous components and criteria in authentic assessment, a lack of student motivation to engage in innovative learning with authentic assessments, and inadequate infrastructure were some of the challenges faced by teachers when implementing authentic assessments in biology learning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evauasi Penilaian Portofolio Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas VII di SMP Negeri 1 Tarakan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi merupakan serangkaian proses yang dilakukan setelah melakukan kegiatan pengukuran dan penilaian. Pengukuran dan penilaian dapat dilakukan setelah maupun selama proses pembelajaran berlangsung. Salah satu bentuk penilaiain ialah penilaian kelas yang dilakukan dengan berbagai teknik salah satunya dengan penilaian portofolio. Penilaian portofolio merupakan satu metode penilain berkesinambungan, dengan mengumpulkan informasi atau data secara sistematik atas hasil pekerjaan seseorang. Berdasarkan hasil observasi SMP Negeri 1 Tarakan menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan penilaian portofolio. Penilaian portofolio yang digunakan pada guru IPA yaitu portofolio proses dan portofolio produk, pada penilaian proses ini menunjukkan tahapan pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi, kompetensi dasar, dan sekumpulan indikator yang telah ditetapkan dalam kurikulum 2013, dan menunjukkan semua hasil dari awal sampai dengan akhir selama kurun waktu tertentu. Sedangkan pada portofolio produk, penilaian portofolio ini hanya menekankan pada penguasaan (materi) dari tugas yang dalam standar kompetensi, kompetensi dasar, dan sekumpulan indikator pencapaian hasil belajar, serta menunjukkan bukti yang paling baik, tanpa memperhatikan bagaimana dan kapan bukti tersebut diperoleh dalam pencapaian indicator pembelajaran. Rata - rata nilai portofolio kelas VII telah memenuhi indeks maksimal skor. Nilai portofolio yang dihasilkan bersifat ajeg artinya rubrik yang digunakan baik. Guru dan siswa memberikan tanggapan sangat baik terhadap penilaian portofolio proses sains. Rubrik penilaian portofolio proses sains siswa materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan yang dikembangkan sangat layak digunakan untuk menilai materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penilaian Otentik pada Buku Teks Bahasa Inggris Stop Bullying Now yang digunakan di Kelas XI Sekolah Menengah Atas

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik penilaian otentik yang digunakan dan mengetahui karakteristik penilaian otentik yang paling dominan diaplikasikan pada buku “Stop Bullying Now” yang digunakan di kelas sebelas sekolah menengah atas. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah analisis dokumen dengan menggunakan kriteria oleh Frey (2013). Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut menerapkan penilaian otentik pada semua skill, Listening, Speaking, Reading, and Writing. Namun, di antara ke empat skill tersebut, Listening merupakan skill dengan aktifitas paling sedikit. Buku tersebut mengaplikasikan delapan dari Sembilan kriteria (Realistic activity or context, cognitively complex, performance-based, formative assessment, collaborative, defense is required, multiple indicators or portfolio, and mastery expectation). Buku tersebut tidak mengaplikasikan criteria known by students karena pada buku tersebut tidak menampilkan bagaimana guru menilai masing-masing tugas. Kriteria yang paling dominan digunakan pada buku adalah realistic activity or context. Buku tersebut juga banyak mengambil materi yang berkaitan dengan kehidupan nyata siswa

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA DI TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mendeskripsikan tentang evaluasi pelaksanaan penilaian autentik kurikulum 2013 dalam pembelajaran biologi kelas X IPA di SMA Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian autentik yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 3 dan SMA Tunas Kasih Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang guru biologi di SMA Negeri 3 dan SMA Tunas Kasih Tarakan, dan peserta didik kelas X IPA dikedua SMA tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang dibagikan kepada guru biologi di masing-masing sekolah , kemudian dilakukan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan pada sekolah SMA Negeri 3 Tarakan dengan capaian pada aspek perencanaan 100%, pelaksanaan 100%, pelaporan 100%, penilaian sikap 100%, pengetahuan 100% dan keterampilan 100% , sedangkan pada sekolah SMA Tunas Kasih Tarakan pada aspek perencanaan 100%, pelaksanaan 100%, pelaporan 100%, sikap 40%, pengetahuan 100%, dan keterampilan 71%, guru sudah melakukan penilaian autentik pada saat proses pembelajaran yang meliputi komptensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Namun, dalam pelaksanaan penilaian autentik belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal pada aspek sikap dan keterampilan. Faktor penghambat pelaksanaan penilaian autentik yaitu (1) ketersedian waktu, (2) ketersedian LKS , (3) ketersedian fasilitas seperti Lcd, dan akses internet. Faktor pendukung pelaksanaan penilaian autentik yaitu (1) peserta didik, (2) ruang kelas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI IMPLEMENTASI PENILAIAN KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN BIOLOGI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesesuaian antara rancangan penilaian mata pelajaran biologi, perangkat penilaian mata pelajaran biologi, dan pelaksanaan penilaian mata pelajaran biologi dengan standar penilaian kurikulum 2013. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pengujian validitas instrument oleh validator ahli. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan menggunakan angket, dokumentasi, dan wawancara. Subjek pada penelitian ini terdiri dari dua guru mata pelajaran biologi, waka kurikulum, kepala sekolah, dan siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data angket yang diberikan kepada guru pada aspek perencanaan penilaian termasuk ke dalam kategori baik dengan nilai 69.50, aspek perangkat penilaian termasuk kategori sangat baik dengan nilai 45.50, dan aspek pelaksanaan penilaian termasuk kategori sangat baik dengan nilai 53. Adapun angket yang diberikan kepada siswa pada aspek pelaksanaan penilaian termasuk ke dalam kategori kurang baik dengan nilai 50.82, dapat disimpulkan bahwa perencanaan penilaian merupakan penerapan dari pelatihan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Aspek yang direncanakan meliputi aspek penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan keterampilan. Perangkat penilaian tenaga pendidik menggunakan bentuk tes yang ditampilkan pada e-learning yang dikarenakan sistem pembelajaran secara daring. Instrumen pada program pengayaan tidak dilampirkan dikarenakan dokumen penilaian yang tidak terdokumentasi secara rapi. Pelaksanaan penilaian menggunakan perangkat penialaian yang telah direncanakan sebelum memulai pembelajaran. Secara keseluruhan implementasi penilaian kurikulum 2013 telah terlaksana sesuai dengan standar penilaian kurikulum 2013.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI IMPLEMENTASI PENILAIAN HASIL BELAJAR KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 2 TARAKAN

2021•

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penilaian hasil belajar siswa sesuai kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 2 Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 guru mata pelajaran IPA, Wakil Kepala Kurikulum dan Siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru IPA terhadap perencanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu sangat efektif (100%) dan pemahaman guru IPA terhadap pelaksanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu efektif (70%). Pelaksanaaan penilaian hasil belajar dalam kurikulum 2013 rata-rata penilaian sikap dengan kategori efektif (75,0%), penilaian pengetahuan dengan kategori efektif (66,7%) dan penilaian keterampilan dengan kategori tidak efektif (37,5%). Proses implementasi penilaian sikap hampir tidak terlaksana, penilaian pengetahuan lebih dominan pada tes tertulis serta penilaian kompetensi keterampilan lebih dominan penilaian praktek hal ini berarti guru masih mengutamakan sistem penilaian yang berorientasi pada hasil kognitif siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X BERDASARKAN TAKSONOMI ANDERSON DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2021•

ANALISIS SOAL PENILAIAN AKHIR SEMESTER PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS X BERDASARKAN TAKSONOMI ANDERSON DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait soal penilaian akhir semester biologi kelas X berdasarkan taksonomi anderson di SMA Negeri 1 Tarakan. Pertama, bagaimanakah persebaran soal penilaian akhir semester kelas X pada mata pelajaran biologi berdasarkan dimensi pengetahuan taksonomi Anderson? Kedua, bagaimanakah persebaran soal penilaian akhir semester kelas X pada mata pelajaran biologi berdasarkan dimensi proses kognitif taksonomi Anderson?. Skripsi ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan objek penelitian berupa soal kelas X semester genap pada mata pelajaran Biologi tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 10 soal pilihan ganda, 5 soal isian singkat dan 2 soal essay. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara guru mata pelajaran dan analisis secara kualitatif berdasarkan sebaran dimensi Taksonomi Anderson pada soal penilaian akhir semester genap mata pelajaran Biologi kelas X tahun ajaran 2019/2020. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: pertama, Pada dimensi pengetahuan soal masih didominasi oleh pengetahuan faktual sebanyak 64,7% dan konseptual sebanyak 35,3% dan tidak terdapat soal yang dapat mengukur pengetahuan prosedural dan metakognitif. Kedua, berdasarkan dimensi proses kognitif soal didominasi oleh soal pada level C1 yaitu 64,7%, soal pada level C2 sebanyak 23,5%, soal pada level C3 sebanyak 5,9% dan C4 sebanyak 5,9%. Tidak ditemukan soal pada level C5 dan C6 pada soal penilaian akhir semester genap kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan. Dengan demikian dalam penyusunan soal sebaiknya memperhatikan komposisi soal berdasarkan dimensi taksonomi anderson agar peserta didik mendapatkan alat evaluasi yang lebih baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang dilakukan di pendidikan matematika Universitas Borneo Tarakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk Instrumen penilaian media pembelajaran berbasis digital pada mata pelajaran matematika. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4D. Pada model 4D terdiri dari 4 tahapan secara keseluruhan, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap 3 yang disesuaikan dengan kebutuhan peneliti. Tahapannya dimulai dari Define(Pendefinisian), Design (Perencanaan), dan Develop (Pengembangan). Tujuan Khusus Mengembangkan Instrumen, dilakukan sebanyak 5 tahapan yaitu (1) Menentukan variable yang akan diteliti (2) Analisis Konseptual (3) Analisis Operasional (4) Menentukan kisi-kisi Instrumen (5) Membuat butir instrumen. Hasil analisis menunjukkan Instrumen Penilaian Media yang dikembangkan berdasarkan indikator media dan produk berkualitas memperoleh persentase respon oleh validator dengan nilai Koefisien reprodubilitasnya 0.91 dan Koefeisen Skalabilitas diperoleh 0.82 dengan kategori sangat baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SDN 001 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan untuk mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung penerapan penilaian di SDN 001 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 001 Tarakan tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini berfokus pada penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan faktor penghambat dan pendukung penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan informan guru kelas rendah, guru kelas tinggi, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 001 Tarakan tidak menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik secara maksimal. Guru hanya menerapkan beberapa teknik dalam penilaian seperti pada kompetensi sikap, guru hanya menerapkan teknik observasi tanpa menggunakan instrumen penilaian. Untuk penilaian kompetensi pengetahuan, guru hanya menerapkan teknik tes tertulis dan penugasan. Serta penilaian kompetensi keterampilan, guru hanya menerapkan teknik penilaian kinerja atau unjuk kerja tanpa menggunakan instrumen penilaian. Selanjutnya, guru mengalami hambatan berupa format penilaian yang rumit, waktu penyusunan dan pelaksanaan penilaian autentik yang terbatas, dan pembelajaran yang dilakukan secara online atau daring. Guru juga mendapat dukungan berupa pelatihan, buku panduan penilaian autentik, dan pendampingan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail