Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Kata Kunci: Evaluasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

TEXTBOOK EVALUATION CHECKLIST ON ENGLISH TEXTBOOKFOR NINTH GRADE JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENT

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria yang diterapkan pada buku bahasa inggris yang berjudul “Think Globally Act Locally” yang diterbitkan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan, serta untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan pada buku. Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sedangkan Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah parameter dari Mickley (2005) dan kuesioner yang dibagikan kepada 6 guru penilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku tersebut memiliki 5 kriteria yaitu isi, kosa kata dan tata bahasa, latihan dan aktivitas, serta daya tarik teks dan riasan fisik. Pada hasil ini menunjukan bahwa isi pada buku ini memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, adapun nilai pada kosa kata dan tata bahsa memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, latihan dan aktifitas memiliki nilai rata-rata 3 yaitu baik, dan yang terakhir daya tarik teks dan riasan fisik mendapatkan nilai rata-rata 3 yaitu baik. Adapun hasil dari kekuatan buku yaitu kosakata buku ini disorot dalam huruf-huruf yang kuat untuk membantu anak-anak mengingat kata-kata yang baru saja mereka dengarkan, sedangkan buku ini memiliki kelemahan yaitu siswa yang terlalu banyak membaca berisiko menjadi bosan. Kesimpulannya, buku ini termasuk buku yang layak digunakan untuk proses mengajar pada siswa kelas sembilan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penilaian autentik dalam pembelaran biologi, kesesuaian dalam penerapan penilaian autentik guru biologi terhadap standar proses penilaian kurikulum 2013, dan kendala yang dialami guru biologi di SMA Negeri 1 Tarakan dalam pelaksanaan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 3 guru mata pelajaran biologi, wakil kurikulum dan 24 peserta didik dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian autentik pada pembelajaran biologi sudah berjalan dengan baik. Pada tahap perencanaan diperoleh hasil sebesar 86,6%, pada tahap pelaksanaan diperoleh hasil sebesar 85,1%, dan pada tahap pelaporan diperoleh hasil 83,3%. Kesesuaian pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan sudah sesuai dengan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, dan kendala guru dalam pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi adalah kendala waktu yang terbatas karena pandemik covid, biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dengan penilaian autentik serta prasarana yang tidak berfungsi dengan baik. ABSTRACT The purpose of this study was to identify the authentic assessment process in biology learning, the suitability of applying authentic assessment of biology teachers to the standard 2013 curriculum assessment process, and the challenges faced by biology teachers at SMA Negeri 1 Tarakan in implementing authentic assessment in line with the 2013 curriculum. Three biology professors, curriculum representatives, and 24 students were the research subjects. The sample was chosen via purposive sampling. The data were obtained based on the results of observations, documentation, questionnaires, and interviews. The results showed that biology learning’s authentic assessment process was operating successfully. Results of the planning stage were 86.6 percent, those for implementation stage were 85.1 percent, and those for the reporting stage were 83.3 percent. In terms of attitudes, knowledge aspects, and skill aspects, the implementation of the authentic assessment of biology learning complied with Permendikbud No. 23 of 2016 about educational assessment standards. Limited time due to the covid pandemic, higher costs, numerous components and criteria in authentic assessment, a lack of student motivation to engage in innovative learning with authentic assessments, and inadequate infrastructure were some of the challenges faced by teachers when implementing authentic assessments in biology learning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI IMPLEMENTASI PENILAIAN HASIL BELAJAR KURIKULUM 2013 MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 2 TARAKAN

2021•

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penilaian hasil belajar siswa sesuai kurikulum 2013 pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 2 Tarakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 4 orang yang terdiri dari 2 guru mata pelajaran IPA, Wakil Kepala Kurikulum dan Siswa dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru IPA terhadap perencanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu sangat efektif (100%) dan pemahaman guru IPA terhadap pelaksanaan penilaian hasil belajar berdasarkan kurikulum 2013 yaitu efektif (70%). Pelaksanaaan penilaian hasil belajar dalam kurikulum 2013 rata-rata penilaian sikap dengan kategori efektif (75,0%), penilaian pengetahuan dengan kategori efektif (66,7%) dan penilaian keterampilan dengan kategori tidak efektif (37,5%). Proses implementasi penilaian sikap hampir tidak terlaksana, penilaian pengetahuan lebih dominan pada tes tertulis serta penilaian kompetensi keterampilan lebih dominan penilaian praktek hal ini berarti guru masih mengutamakan sistem penilaian yang berorientasi pada hasil kognitif siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail