Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Penilaian Autentik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

The Implementation of Authentic Assessment Of Curriculum 2013 at the Eleventh-Grade of SMAN 2 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan persepsi siswa tentang penilian autentik dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini mengumpulkan data dokumen, observasi, dan wawancara yang dianalisis melalui analisis data kualitatif (coding). Dalam pelaksanaan penilaian autentik mata pelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum 2013, terdapat dua tahapan dalam pelaksanaan penilaian autentik; persiapan dan proses pelaksanaan penilaian autentik. Persiapan terdiri dari silabus Kurikulum 2013 untuk guru bahasa Inggris di kelas sebelas, RPP dan penilaian otentik yang digunakan. Pelaksanaan penilaian autentik membagi tiga kegiatan; pembukaan, kegiatan inti dan penutup. Sistem penilaian dalam Kurikulum 2013, penilaian dilakukan pada jam pembelajaran dengan nilai KKM 70, yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif (penilaian sikap). Guru menyiapkan dua pilihan penilaian autentik; remedial diberikan jika nilai siswa kurang dari KKM dan pengayaan diberikan jika nilai siswa lebih tinggi dari KKM. Guru menerapkan penilaian autentik di kelas sudah cukup baik sesuai kurikulum, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pelaporan di akhir pembelajaran; ditemukan bahwa guru telah membuat RPP mengikuti pedoman yang ada dan merumuskannya pada tingkat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), namun masih terdapat kekurangan; guru tidak memiliki pedoman yang ada, hanya melihat soft file yang tersedia di website Kemendikbud. Siswa menunjukkan perasaan puas dan persepsi positif terhadap cara penilaian dilaksanakan, bahan ajar dan media pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur penilaian autentik dalam pembelaran biologi, kesesuaian dalam penerapan penilaian autentik guru biologi terhadap standar proses penilaian kurikulum 2013, dan kendala yang dialami guru biologi di SMA Negeri 1 Tarakan dalam pelaksanaan penilaian autentik sesuai dengan kurikulum 2013. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian 3 guru mata pelajaran biologi, wakil kurikulum dan 24 peserta didik dengan penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil observasi, dokumentasi, angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penilaian autentik pada pembelajaran biologi sudah berjalan dengan baik. Pada tahap perencanaan diperoleh hasil sebesar 86,6%, pada tahap pelaksanaan diperoleh hasil sebesar 85,1%, dan pada tahap pelaporan diperoleh hasil 83,3%. Kesesuaian pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan sudah sesuai dengan Permendikbud No. 23 Tahun 2016 tentang standar penilaian pendidikan, dan kendala guru dalam pelaksanaan penilaian autentik pada pembelajaran biologi adalah kendala waktu yang terbatas karena pandemik covid, biaya yang lebih banyak, banyaknya komponen/kriteria dalam penilaian autentik, kurangnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran yang inovatif dengan penilaian autentik serta prasarana yang tidak berfungsi dengan baik. ABSTRACT The purpose of this study was to identify the authentic assessment process in biology learning, the suitability of applying authentic assessment of biology teachers to the standard 2013 curriculum assessment process, and the challenges faced by biology teachers at SMA Negeri 1 Tarakan in implementing authentic assessment in line with the 2013 curriculum. Three biology professors, curriculum representatives, and 24 students were the research subjects. The sample was chosen via purposive sampling. The data were obtained based on the results of observations, documentation, questionnaires, and interviews. The results showed that biology learning’s authentic assessment process was operating successfully. Results of the planning stage were 86.6 percent, those for implementation stage were 85.1 percent, and those for the reporting stage were 83.3 percent. In terms of attitudes, knowledge aspects, and skill aspects, the implementation of the authentic assessment of biology learning complied with Permendikbud No. 23 of 2016 about educational assessment standards. Limited time due to the covid pandemic, higher costs, numerous components and criteria in authentic assessment, a lack of student motivation to engage in innovative learning with authentic assessments, and inadequate infrastructure were some of the challenges faced by teachers when implementing authentic assessments in biology learning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA DI TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mendeskripsikan tentang evaluasi pelaksanaan penilaian autentik kurikulum 2013 dalam pembelajaran biologi kelas X IPA di SMA Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penilaian autentik yang dilakukan oleh guru di SMA Negeri 3 dan SMA Tunas Kasih Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 2 orang guru biologi di SMA Negeri 3 dan SMA Tunas Kasih Tarakan, dan peserta didik kelas X IPA dikedua SMA tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket yang dibagikan kepada guru biologi di masing-masing sekolah , kemudian dilakukan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan pada sekolah SMA Negeri 3 Tarakan dengan capaian pada aspek perencanaan 100%, pelaksanaan 100%, pelaporan 100%, penilaian sikap 100%, pengetahuan 100% dan keterampilan 100% , sedangkan pada sekolah SMA Tunas Kasih Tarakan pada aspek perencanaan 100%, pelaksanaan 100%, pelaporan 100%, sikap 40%, pengetahuan 100%, dan keterampilan 71%, guru sudah melakukan penilaian autentik pada saat proses pembelajaran yang meliputi komptensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Namun, dalam pelaksanaan penilaian autentik belum sepenuhnya dilaksanakan secara optimal pada aspek sikap dan keterampilan. Faktor penghambat pelaksanaan penilaian autentik yaitu (1) ketersedian waktu, (2) ketersedian LKS , (3) ketersedian fasilitas seperti Lcd, dan akses internet. Faktor pendukung pelaksanaan penilaian autentik yaitu (1) peserta didik, (2) ruang kelas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail