Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan persepsi siswa tentang penilian autentik dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini mengumpulkan data dokumen, observasi, dan wawancara yang dianalisis melalui analisis data kualitatif (coding). Dalam pelaksanaan penilaian autentik mata pelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum 2013, terdapat dua tahapan dalam pelaksanaan penilaian autentik; persiapan dan proses pelaksanaan penilaian autentik. Persiapan terdiri dari silabus Kurikulum 2013 untuk guru bahasa Inggris di kelas sebelas, RPP dan penilaian otentik yang digunakan. Pelaksanaan penilaian autentik membagi tiga kegiatan; pembukaan, kegiatan inti dan penutup. Sistem penilaian dalam Kurikulum 2013, penilaian dilakukan pada jam pembelajaran dengan nilai KKM 70, yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif (penilaian sikap). Guru menyiapkan dua pilihan penilaian autentik; remedial diberikan jika nilai siswa kurang dari KKM dan pengayaan diberikan jika nilai siswa lebih tinggi dari KKM. Guru menerapkan penilaian autentik di kelas sudah cukup baik sesuai kurikulum, mulai dari persiapan, pelaksanaan dan pelaporan di akhir pembelajaran; ditemukan bahwa guru telah membuat RPP mengikuti pedoman yang ada dan merumuskannya pada tingkat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), namun masih terdapat kekurangan; guru tidak memiliki pedoman yang ada, hanya melihat soft file yang tersedia di website Kemendikbud. Siswa menunjukkan perasaan puas dan persepsi positif terhadap cara penilaian dilaksanakan, bahan ajar dan media pembelajaran.