ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penilaian dosen di Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan sebelumnya masih dilakukan menggunakan Google Form dan berfokus pada aspek pengajaran, sehingga belum mengintegrasikan aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam satu sistem penilaian. Penelitian ini bertujuan merancang sistem penilaian dosen terbaik berbasis web menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Evaluation Based on Distance from Average Solution (EDAS). Sistem dibangun menggunakan framework Laravel dan basis data MySQL. Metode AHP menentukan bobot kriteria, sedangkan EDAS menentukan ranking dosen. Nilai pengajaran diperoleh dari kuesioner mahasiswa, sedangkan nilai penelitian dan pengabdian diperoleh dari data yang telah diverifikasi. Hasil AHP menghasilkan bobot pengajaran sebesar 0,539 (53,9%), penelitian 0,297 (29,7%), dan pengabdian 0,164 (16,4%) dengan consistency ratio (CR) sebesar 0,008, sehingga matriks konsisten. Hasil EDAS menunjukkan alternatif A2 memperoleh appraisal score 1,0000 dan peringkat pertama. Pengujian blackbox terhadap 101 skenario mencapai keberhasilan 100%, sedangkan pengujian perhitungan AHP, pembentukan nilai aspek, dan EDAS memiliki kesesuaian 100% terhadap perhitungan Microsoft Excel. Pengujian kepuasan pengguna terhadap 45 responden memperoleh rata-rata 4,22 dengan kategori Sangat Setuju. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat mendukung proses penilaian dosen terbaik melalui pengelolaan data yang lebih terstruktur, perhitungan yang terukur, dan hasil yang terdokumentasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Klasifikasi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan mutu bahan baku dan potensi rendemen minyak yang dihasilkan. Proses Klasifikasi yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis mobile menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif dan terstruktur. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan penyimpanan data secara lokal. Kriteria yang digunakan dalam Klasifikasi meliputi Tingkat Kematangan, Buah Mentah, Brondolan, Janjang Kosong, dan Sampah/Kotoran. Metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi setiap alternatif melalui proses normalisasi dan pembobotan kriteria sehingga menghasilkan kategori kualitas TBS, yaitu Bagus, Sedang, dan Kurang Bagus. Pengujian sistem dilakukan menggunakan black-box testing, multiclass confusion matrix, dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian Blackbox testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Evaluasi menggunakan confusion matrix terhadap 100 data sampel menghasilkan persentase nilai akurasi sebesar 73%, serta persentase rata-rata tertimbang (weighted average) precision, recall, dan f1-score masing-masing sebesar 73%, 75,78% dan 72,94%. Sedangkan pengujian usability terhadap 20 responden memperoleh skor SUS sebesar 83,125 yang termasuk kategori Excellent dan Acceptable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan dengan baik pada sistem pendukung keputusan untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif, konsisten, dan terstruktur dibandingkan Klasifikasi manual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh sarana pendukung, budaya dan motivasi terhadap intensi knowledge sharing dalam implementasi e-learning pada dosen Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probabilty sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian adalah dosen Universitas Borneo Tarakan dengan persyaratan sampel dosen aktif atau tidak sedang lanjut studi dan pernah menggunakan aplikasi BEL (borneo e-learning) dan google classroom, dengan jumlah sampel 105 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel sarana pendukung dan budaya tidak berpengaruh signifikan terhadap intensi knowledge sharing dalam implementasi e-learning pada dosen Universitas Borneo Tarakan. Sedangkan, variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap intensi knowledge sharing dalam implementasi e-learning pada dosen Universitas Borneo Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Kesulitan menulis merupakan suatu ketidakmampuan seseorang dalam menuangkan pikiran, ide dan gagasannya menjadi sebuah tulisan. Keterampilan menulis tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dengan kemampuan lainnya yaitu, membaca, berbicara dan menyimak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesulitan menulis yang dialami siswa kelas IV pada muatan pelajaran Bahasa Indonesia materi gagasan pokok dan gagasan pendukung. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-A SDN 035 Tarakan. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapaun tahapan analisis data dilakukan yaitu: 1) Data reduction, 2) Data Display, 3) Conclusion. Dari hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa kesulitan menulis yang dialami siswa pada materi gagasan pokok dan gagasan pendukung yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dimana rendahnya minat membaca siswa, serta belum mampu membedakan antara gagasan pokok dan gagasan pendukung. Dalam kegiatan menulis terdapat kesulitan menulis yang dialami siswa yaitu dalam kegiatan menulis dengan tangan/menulis permulaan, mengeja dan ekspresif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah kualitas sistem teknis, kualitas informasi, kualitas sistem pendukung dengan menggunakan model Multidimensional EESS (Evaluating E-learning System Success) atas kualitas sistem pembelajaran daring (BEL) berpengaruh terhadap kepuasan yang dirasakan, penggunaan, dan manfaat pada mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling kepada mahasiswa yang pernah menggunakan aplikasi Borneo E-learning (BEL) sebanyak 310 responden. Penelitian ini menggunakan alat analisis Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan software pendukung SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem teknis, dan kualitas sistem pendukung aplikasi (BEL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan yang dirasakan dan penggunaan serta mempunyai dampak terhadap manfaat secara keseluruhan. Sedangkan kualitas informasi aplikasi (BEL) tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan yang dirasakan dan penggunaan serta tidak mempunyai dampak terhadap manfaat secara keseluruhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan untuk mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung penerapan penilaian di SDN 001 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 001 Tarakan tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini berfokus pada penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik dan faktor penghambat dan pendukung penerapan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik. Adapun sumber data dari penelitian ini yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder dengan informan guru kelas rendah, guru kelas tinggi, kepala sekolah, dan pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di SDN 001 Tarakan tidak menerapkan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik secara maksimal. Guru hanya menerapkan beberapa teknik dalam penilaian seperti pada kompetensi sikap, guru hanya menerapkan teknik observasi tanpa menggunakan instrumen penilaian. Untuk penilaian kompetensi pengetahuan, guru hanya menerapkan teknik tes tertulis dan penugasan. Serta penilaian kompetensi keterampilan, guru hanya menerapkan teknik penilaian kinerja atau unjuk kerja tanpa menggunakan instrumen penilaian. Selanjutnya, guru mengalami hambatan berupa format penilaian yang rumit, waktu penyusunan dan pelaksanaan penilaian autentik yang terbatas, dan pembelajaran yang dilakukan secara online atau daring. Guru juga mendapat dukungan berupa pelatihan, buku panduan penilaian autentik, dan pendampingan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors