Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: Kelompok Tani
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PADI SAWAH (STUDI KASUS KELOMPOK TANI HARAPAN BARU DESA KARANG AGUNG, KABUPATEN BULUNGAN)

•

Peran Kelompok Tani Dalammeningkatkan Produktivitas Usahatani Padi Sawah (Studi Kasus Kelompok Tani Harapan Baru Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan) ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui peran kelompok tani bagi anggota kelompok tani di Desa Karang Agung (2) Mengetahui hubungan antara peran kelompok tani dengan peningkatan produktivitas usahatani padi sawah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, metode skoring, dan analisis statistik Korelasi Spearman dengan jumlah sampel responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Sebagian responden menilai tingkat keseluruhan peran Kelompok Tani Harapan Baru di Desa Karang Agung sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari anggota kelompok tani yang menilai kategori cukup berperan sebanyak 11 anggota dengan persentase (47.83%). Adapun parameter peran kelompok tani adalah sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. (2) Hasil perhitungan korelasi Rank Spearman diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0.543 yang artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antar peran kelompok tani Harapan Baru dengan produktivitas padi sawah adalah sebesar 0.543 atau hubungan sedang. Dari hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa (1) Peran kelompok tani memiliki persentase tertinggi (47.83%) dengan kategori cukup berperan (2) Adanya hubungan antara peran kelompok tani Harapan Baru dengan peningkatan produktivitas usahatani padi sawah yang dibuktikan dengan koefisien korelasi sebesar 0.543 dengan signifikansi 0,007 (signifikan) Kata Kunci : Padi sawah, Peran Kelompok Tani, Produktivitas

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERAN KELOMPOK TANI DAN PENDAPATAN PETANI SAWI (Brassica juncea L) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Baru Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•

ANALISIS PERAN KELOMPOK TANI DAN PENDAPATAN PETANI SAWI (Brassica juncea L) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Baru Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kelompok Tani Tunas Baru terhadap usahatani sawi serta menganalisis pendapatan usahatani sawi anggota kelompok tani di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi dalam mendukung kegiatan usahatani serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian dilaksanakan pada Kelompok Tani Tunas Baru dengan jumlah responden sebanyak 44 orang petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat peran kelompok tani, serta analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani sawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kelas belajar memperoleh nilai rata-rata sebesar 20 dan termasuk kategori tinggi, indikator wahana kerja sama memperoleh nilai rata-rata sebesar 20 dan termasuk kategori tinggi, sedangkan indikator unit produksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 18 dan juga termasuk kategori tinggi. Secara keseluruhan, peran Kelompok Tani Tunas Baru berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa kelompok telah menjalankan fungsinya dengan baik sebagai sarana pembelajaran, wadah kerja sama, dan pendukung kegiatan produksi usahatani anggota. Rata-rata biaya produksi usahatani sawi sebesar Rp388.835 per musim tanam, rata-rata penerimaan sebesar Rp1.977.273 per musim tanam, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.588.438 per musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sawi yang dijalankan anggota kelompok tani memberikan keuntungan karena penerimaan yang diperoleh lebih besar dibandingkan biaya produksi yang dikeluarkan. Dengan demikian, Kelompok Tani Tunas Baru telah berperan dengan baik dalam mendukung kegiatan usahatani sawi, meskipun fungsi sebagai unit produksi masih perlu terus ditingkatkan agar manfaat yang diperoleh anggota dapat lebih optimal dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran kelompok tani dalam peningkatan produktivitas padi (Orsyza sativa) di kecamatan Sebatik timur kabupaten Nunukan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas padi (Oryza sativa) dan untuk menganalisis produktivitas padi di Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan. Penelitian ini menggunakan analisis skala Likert dengan 70 responden yang di tentukan demgan metode sensus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tani berperan dalam meningkatkan produktivitas padi, dengan peran sebagai kelas belajar memperoleh skor 3,49 (kategori sangat berperan), peran sebagai kerja sama dengan skor 3,58 (kategori berperan), dan peran sebagai unit produksi dengan skor 3,48 (kategori sangat berperan). Berdasarkan analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa kelompok tani di Desa Tanjung Aru memiliki kontribusi yang sangat baik dalam memfasilitasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani. Rata-rata produktivitas padi di desa ini tercatat sebesar 3,88 ton/ha dengan luas lahan 1,19 ha, menghasilkan total produksi sebesar 4,63 ton. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa meskipun ada peran signifikan dari kelompok tani, tantangan seperti keterbatasan akses terhadap teknologi dan sumber daya masih menjadi faktor yang mempengaruhi produktivitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk kebijakan pengembangan kelembagaan petani di Desa Tanjung Aru.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kajian Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Tani Takau Melalui Penyuluh Di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemberdayaan merupakan proses Panjang yang membangun kemampuan masyarakat dari waktu ke waktu melalui tinfakan nyata yang diambil dalam langkah-langkah kecil. Dalam pemberdayaan masyarakat, masyarakat desa setempat perlu lebih berpartisipasi dan inisiatif ini untuk memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat di Kelompok Tani Takau yang terletak di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Dan Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kelompok tani takau. Dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data yang diguankan yaitu deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan suatu fenomena yang sedang berlangsung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok tani takau mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah yang sering kali tidak menanggapi proposal yang diajukan, serta keterbatasan waktu penyuluh dalam melakukan pendamping. Upaya yang di lakukan Kelompok Tani Takau Menyusun proposal bantuan mencakup rencana penggunaan dana dan manfaat yang diharapkan. Selain itu diharapkan penyuluh harus menyempatkan waktu untuk bertemu Kelompok Tani Takau untuk memberi kan materi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KINERJA KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PADI SAWAH (Oryza Sativa L) DI DESA MALINAU SEBERANG KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kurangnya pemanfaatan teknologi maupun informasi serta modal tentu akan berpengaruh pada pendapatan petani yang tergabung dalam kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengevaluasi kinerja kelompok tani padi sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 2) Menganalisis pendapatan kelompok tani sawah (Oryza Sativa L) di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara 3) menganalisis hubungan kinerja dengan pendapatan di Desa Malinau Seberang Kecamatan Malinau Utara. Analisis data menggunakan skala likert dan korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa kinerja kelompok tani padi sawah di Desa Malinau Seberang Memiliki Kategori Sangat Tinggi dengan total nilai Keseluruhan 41,7. Masing-masing indikator kinerja di kategori tinggi dengan nilai 13,9. Total biaya variabel Rp. 2.882.0888 per Ha, dengan rata-rata total biaya tetap Rp.118.694 dan total biaya produksi sebesar Rp. 3.000.782. Penerimaan sebesar Rp.7.212.982 dan pendapatan di peroleh sebesar Rp. 4.212.201. Dari kinerja dan pendapatan menunjukan korelasi tingkat signifikan sebesar 0.027 yang lebih besar dari 0.05 maka H0 ditolak yang menyatakan hubungan positif akan tetapi sangat lemah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tingkat kinerja yang tinggi akan tetapi pendapatan rendah. Kinerja tinggi dipengaruhi oleh tingginya pemanfaatan modal, penerapan teknologi dan pemanfaatan teknologi informasi. Sementara pendapatan rendah karena produksi padi masih rendah. Maka disarankan kepada petani sebaiknya meningkatkan lagi hasil produksinya sehingga dapat meningkatkan pendapatan. kinerja kelompok tani dapat lebih baik lagi agar menjadi lembaga yang memberi contoh untuk lembaga lainnya dan kepada pemerintah dapat memberi dukungan kepada kelompok tani untuk meningkatkan hasil panen padi sawah dengan memberi pengarahan kepada kelompok tani dalam bagaimana berusahatani yang lebih baik lagi agar pendapatan mereka lebih optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran kelompok tani dalam meningkatkan dalam kualitas hasil kebun kelapa sawit (Elaeis guineensis jacq) di Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten Nunukan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Struktur peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit adalah diharapkan mampu berkontribusi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peran kelompok tani dalam peningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit di Kecamatan Tulin Onsoi; (2) Mengetahui struktur peran kelompok tani dalam peningkatan kualitas hasil kebun kelapa sawit di Kecamatan Tulin Onsoi. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan skala likert dan analisis ISM (Interpretative Structural Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit memiliki kategori berperan; (2) terdapat tiga indikator dalam struktur peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit yakni, indikator kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. Dimana ketiga indikator tersebut memiliki masing-masing sub elemen yang berperan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DINAMIKA KELOMPOK TANI MAPAN SEJAHTERA DALAM USAHA TANI PADI SAWAH (Oryza sativa L) DI KELURAHAN MAMBURUNGAN KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelompok Tani mapan sejahtera berfungsi sebagai wadah untuk saling bertukarpikiran dan belajar bersama tentang pertanian organik yang ramah lingkungan. Adapun tujuan dari penelitian ini : 1) Mendeskripsikan profil Kelompok Tani Mapan Sejahtera di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan 2) Mendeskripsikan dinamika Kelompok Tani Mapan Sejahtera di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan 3) Mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi dinamika Kelompok Tani Mapan Sejahtera di Kelurahan Mamburungan, Kota Tarakan Metode pengambilan sampel secara purposive dengan informan kunci penggurus dan anggota kelompok yang aktif berjumlah 10 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dinamika Kelompok Tani Mapan Sejahtera dapat dilihat dari durasi berdirinya kelompok pada tahun 2007 hingga sekarang. Dalam Kelompok Tani Mapan Sejahtera dinamika yang terjadi memungkinkan para penggurus mempengaruhi anggota kelompok untuk mandiri. Aktivitas ini terus berjalan karena kepemipinan, norma kelompok, peran kelompok, suasana kelompok, kekompakan kelompok yang baik, dan faktor-faktor yang mempengaruhi dinamika Kelompok Tani Mapan Sejahtera secara internal yang meliputi: tingkat penddidikan informal, pengalama berkelompok, dan faktor eksternal yang meliputi: pendampingan dan bantuan alat mesin pertanian dari Pt. Medco, dinas Pertanian, dan Bank Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran balai penyuluh (BPP) dalam penguatan kelembagaan kelompok tani karet di Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji tentang Pentingya Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam melakukan penguatan kelembagaan kelompok Tani Karet di Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau . Balai Penyuluhan Pertanian bertugas melaksanakan penyuluhan, menyediakan dan menyebarkan informasi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui Peran Balai Penyuluh Pertanian Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau (2) Mengetahui Faktor-Faktor Pendukung dan Faktor-Faktor Penghambat Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani Karet Di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau.Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau pada Februari sampai April 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif Melalui survei dengan Informan petani sebanyak 30 dan Penyuluh pertanian sebanyak 14 orang. Dan Sebagai Key Informan adalah Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Malinau Utara Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran Balai Penyuluh Pertanian dalam Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani sudah terlaksana dengan cuup baik, dari keseluruhan indikator yang ada yaitu: Penyedia Sarana Informasi, Sebagai Tempat Untuk Pelatihan, Memfasilitasi Percontohan Usaha Tani Karet, Tempat Pertemuan Bagi Petani dan Penyuluh, Penguatan Kelembagaan Petani Melalui Kelompok Tani. Faktor Penghambat yaitu menyusun programa penyuluhan belum dilakukan sesuai waktu yang telah ditentukan, Mutasi yang tidak Efektif,, pembiayaan program yang terbatas, terdapat administrasi yang banyak sehingga tidak dapat melakukan penyuluhan lapangan secara maksimal dan informasi pemasaran belum optimal dan Faktor Pendukung yaitu dalam menjalankan perannya adalah memiliki Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Manusia, Lahan Percontohan, Alat Dan Mesin Pertanian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemetaan Sosial Petani Padi Sawah di Desa Persiapan Ujang Fatimah Kabupaten Nunukan ( Studi Kasus Kelompok Tani Mattirowali)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Binusan merupakan salah satu desa tertinggal yang ada di Kabupaten Nunukan. Desa Persiapan Ujang Fatimah merupakan pemekaran dari Desa Binusan yang 20 % wilayahnya dipergunakan dalam arti luas dengan berbagai komoditas perkebunan,pertanian,dan perikanan yang mempunyai prospek cukup baik, hal ini menggambarkan bahwa sebagian masyarakat bekerja sebagai petani. Adanya ketertinggalan tersebut menyebabkan petani ketinggalan akses dibidang pertanian menjadi terbatas, berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukannya penelitian terkait Pemetaan Sosial. Penelitian ini bertujuan untuk (1). Memetakan Kondisi Sosial, Ekonomi, dan Budaya petani padi sawah di Desa Persiapan Ujang Fatimah Kabupaten Nunukan (Studi Kasus Kelompok Tani Mattirowali), (2). Mengetahui kendala yang dihadapi petani padi sawah dalam meningkatkan kondisi sosial,ekonomi,dan budaya petani padi sawah di Desa Persiapan Ujang Fatimah Kabupaten Nunukan (Studi Kasus Kelompok Tani Mattirowali). Metode penentuan sampel dalam penelitian ini adalah metode sensus dengan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dan pemprosesan data dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Nvivo12. Hasil penelitian menemukan Pemetaan Sosial, Ekonomi, dan Budaya Petani dilihat dari indikator sosial yaitu jenis kelamin mayoritas laki-laki 33,3%, umur mayoritas 41-64 sebesar 67%, pendidikan dengan mayoritas SD sebesar 46,67%, lama berusaha tani mayoritas >10 tahun sebesar 70%, status kepemilikan lahan mayoritas milik sendiri sebesar 87%, jumlah tanggungan keluarga mayoritas 2-4 tanggungan keluarga sebesar 63,3%, peran kelompok tani sebagai wadah petani untuk dapat mempelajari pertanian yang efektif dan efisien. Indikator ekonomi yaitu pekerjaan di luar usaha tani dengan mayoritas petani memiliki pekerjaan selain usahatani padi sawah 56%, luas lahan rata-rata 1 Ha, produktivitas lahan petani 834,129 Kg/Ha, pendapatan mayoritas Rp.5.000.000 - Rp.10.000.000 sebesar 50%, pemasaran yang dilakukan hanya dari rumah dan harga jual beras Rp.12.000/ Kg. Dalam aspek budaya, semua petani adalah dari suku Bugis dan beragama Islam, serta terdapat kendala-kendala yang dihadapi petani, terutama terkait subsidi pupuk yang sering terlambat, serta masalah pemasaran yang minim sehingga beras produksi petani kurang laku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN & STRATEGI KELOMPOK TANI DALAM PEMASARAN HASIL SAYURAN KELOMPOK TANI ENGGAL LANCAR DESA TANJUNG BUKA SP 5A KABUPATEN BULUNGAN

2024•

Abstrak Tanaman sayuran merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki permintaan tinggi. Produktivitas tanaman sayuran yang tinggi dapat dicapai melalui penguatan kelompok tani. Tujuan penelitian ini yaitu,1) Mengetahui peran kelompok tani dalam pemasaran di Desa Tanjung Buka SP 5A, 2) Merumuskan strategi penguatan dan peningkatan peran kelompok tani dalam pemasaran sayuran di Desa Tanjung Buka SP 5A. Jumlah responden 11 orang, analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan Kelompok tani Enggal Lancar belum optimal dalam menjalankan peran sebagai wadah belajar, wahana kerjasama dan wahana unit produksi. Strategi penguatan kelompok tani, dalam pemasaran di Desa Tanjung Buka SP 5A berada pada strategi SO (strategi agresif) yaitu meliputi : (a) Meningkatkan kualitas produk melalui berbagai aspek seperti inovasi, produk, diversifikasi tanaman dan praktik pertanian berkelanjutan (b) Memperluas areal tanam untuk meningkatkan produktivitas sayuran dengan memanfaatkan penggunaan teknologi. Kata kunci: Kelompok tani, Sayuran, Strategi pemasaran

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Embung Bengawan di Kelurahan Juata Kerikil Kecamatan Tarakan Utara)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Petani sebagai salah satu sumber daya manusia pertanian, selama ini dinilai masih memiliki berbagai keterbatasan yang berujung pada rendahnya kualitas hidup. Sementara pada saat yang sama masyarakat tani menghadapi banyak pemasalahan dalam pemberdayaan hasil pertaniannya kurang dilakukan secara maksimal. Kelompok Tani Embung Bengawan dibentuk atas dasar kesamaan tujuan para pemilik usaha tani, aspek peternakan dan aspek perikanan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Tujuan yang ingin dicapai dari pemberdayaan adalah untuk membentuk individu dan masyarakat menjadi mandiri. Kemandirian tersebut meliputi kemandirian berfikir, bertindak dan mengendalikan apa yang mereka lakukan tersebut. Kelompok tani ini memiliki jumlah anggota kelompok sebanyak 70 orang dengan penentuan sampel dengan kuota sampling sebanyak 25 orang di Kelompok Tani Embung Bengawan. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan metode skoring dengan skala likert. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan beberapa Teknik yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan proses pemberdayaan anggota kelompok tani berdasarkan indikator input yaitu dikategorikan sangat setuju dengan rataan skor 13,56. Pada indikator proses dikategorikan setuju dengan rataan skor 8,44. Dan pada indikator output dikategorikan setuju dengan rataan skor 11,68. Faktor pendukung pemberdayaan adalah dukungan dari pemerintah, motivasi, program pelatihan keterampilan dari PPL dan permodalan, untuk faktor penghambat adalah pengetahuan yang minim, kreatifitas yang masih rendah, kurangnya partisipasi anggota saat pemberdayaan, hama/penyakit, perubahan cuaca dan faktor kekuasaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi usahatani hortikultura di kecamatan tarakan utara kota tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan pertanian tidak terlepas dari peran kelompok tani. Kelompok tani dibentuk dengan tujuan agar petani dapat bekerja sama dengan petani lainnya baik dari anggota kelompok tani tersebut maupun dengan anggota kelompok tani lainnya, sehingga diharapkan dapat memecahkan segala permasalahan dan tantangan yang ada dengan tujuan meningkatkan produktivitas dan mendapatkan keuntungan. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan peran kelompok tani dan menganalisis peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahan kerja sama dan unit produksi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dimana sampelnya adalah anggota-anggota kelompok tani yang ada di Kecamatan Tarakan Utara. Jenis sumber data yaitu Data Primer dan Skunder. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yaitu dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan skala Likert. Diketahui intepretasi skor, maka didapatkan peran kelompok tani sebagai kelas belajar dengan skor rata-rata 89,75 dengan persentase 75% dikategorikan sangat berperan. Peran kelompok tani sebagai Wahana Kerja Sama memiliki skor rata-rata 6,25 dengan persentase sebesar 55% dapat di kategorikan Berperan, dan Kelompok tani sebagai Unit Produksi memiliki skor rata-rata 10,25 dengan persentase 50% dikategorikan Berperan. Kelompok tani memberikan peran penting dalam meningkatkan kinerja petani dengan adanya perubahan pada pola pikir petani kearah yang lebih baik dalam mengelola usahatani tanaman hortikultura yang ditunjukkan dengan adanya kelas belajar yang bertujuan menambah pengetahuan dan wawasan petani, wahana kerja sama yang membangun kerja sama gotong-royong antar petani dan unit produksi yang membantu pembiayaan pada usahatani tanaman hortikultura di Kecamatan Tarakan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Produktivitas Padi Sawah Di Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu kelembagaan yang dikembangkan dalam meningkat hasil pertanian adalah kelompok tani.Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, unit produksi di Desa Karang Agung (2) Mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan produktivitas usahatani padi sawah di Desa Karang Agung. Terdapat 7 kelompok tani yang ada di Desa Karang Agung jadi keseluruhan berjumlah 219 orang. sampel yang didapatkan sebanyak 43 orang. Selanjutnya, dipilih sampel responden secara proporsional dari masing-masing kelompok tani sampel. Analisis data yang digunakan adalah skala likert dan analisis statistik korelasi Rank Speraman. Peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas padi sawah di Desa Karang Agung termasuk pada kategori berperan (43). Hal ini dilihat dari : (a) Peran Kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar memperoleh pencapaian skor rata-rata 15 dengan kategori berperan, (b) Peran Kelompok Tani Sebagai Wahana Kerjasama memperoleh pencapaian skor rata-rata 14 dengan kategori berperan, (c) Peran Kelompok Tani Sebagai Unit Produksi memperoleh pencapain skor rata-rata 14 dengan kategori berperan. Dari hasil perhitungan Rank Spearman diperoleh angka koefisen sebesar 0,953 artinya tingkat kekuatan hubungan atau korelasi antar variabel peran kelompok tani dengan veriabel produktivitas padi sawah adalah sebesar 0,953 yaitu sangat kuat (sangat berkolerasi). Uji Sigifikan T-Test maka nilai yang di hasilkan 20.205 lebih besar dari 2.0195. Kemudian hasil signifikasi atau sig (2-tailed) adalah 0,00 dimana 0,05 artinya memiliki hubungan yang signifikan sehingga H0 di tolak dan H1 di terima, kemudian angka koefisien yang dihasilkan dari variabel peran kelompok tani dengan variabel produktivitas padi sawah memiliki angka yang positif yang artinya memiliki hubungan yang searah sehingga jika peran kelompok tani meningkat maka produktivitas nya akan meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatan Produksi Usaha Tani Tanaman Hortikultura (Studi Kasus Kelompok Tani Harapan Sejahtera Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI USAHATANI TANAMAN HORTIKULTURA (Studi Kasus Kelompok Tani Harapan Sejahtera Kelurahan Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur) Abstrak Kelompok tani adalah salah satu kelembagaan pertanian yang memiliki peranan untuk mengembangkan unit usaha secara bersama. Peranan kelompok tani dalam hal ini berarti fungsi, penyesuaian diri dan proses dari suatu kelompok tani, untuk memenuhi kebutuhan dari anggotanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi usahatani tanaman hortikultura di kampung enam, kecamatan Tarakan timur. Responden dalam penelitian ini adalah ketua dan anggota kelompok tani sebanyak 29 petani. Adapun analisis data yang digunakan adalah menggunakam teknik analisis deskriptif dan pembobotan. Adapun hasil penelitian menunjukkan kelompok tani berperan sebagai media belajar melaksanakan pertemuan rutin, melaksanakan berbagai kursus dan kelompok tani dapat meningkatkan motivasi petani dalam usaha tani dengan total skor 237. Kelompok tani berperan sebagai media kerjasama dengan melakukan kerjasama dengan anggota lain, melaksanakan pengambilan keputusan bersama, meningkatkan minat antar petani untuk melakukan kegiatan usaha tani dan memperkuat komitmen antar petani dengan total skor 303. Peran kelompok tani sebagai unit produksi dengan menjalin kerjasama kemitraan, mempermudah penjualan, melakukan penanaman bersama, kesepakatan bersama dan mempermudah akses informasi harga jual dengan total skor 300. Peran kelompok tani sebagai unit bisnis, dengan seluruh pertanyaan masuk dalam kategori berperan dengan total skor 365 dengan membantu modal usaha tanaman, pelatihan pengolahan produk hortikultura menjadi produk minuman atau makanan jadi, dan pelatihan tentang berusahatani,

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi petani rumput Laut terhadap peran kelembagaan pada kelompok tani sinar amal abadi kelurahan pantai amal

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pantai amal sebagai kawasan petani rumput laut di kota Tarakan dengan total produksi 501.169.624 ton pada tahun 2020. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui peran kelembagaan sistem agribisnis rumput laut di kelompok tani sinar amal abadi pantai amal kota Tarakan. (2) menganalisis persepsi petani terhadap peran kelembagaan sistem agribisnis kelompok tani sinar amal abadi kelurahan pantai amal kota Tarakan. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan analisi deskriptif dan menggunakan skala likert / skoring. Hasil yang di peroleh adalah dalam sistem agribisnis rumput laut memiliki 4 sub sistem rumput laut ya itu (1) sub sistem hulu, lembaga yang terlibat yaitu toko anda, kelompok tani sinar amal abadi dan pengepul, lembaga lembaga tersebut berperan sebagai penyedia bibit rumput laut serta melakukan penyediaan modal, menyerap aspirasi dari anggota. (2) sub on farm lembaga yang terlibat di dalamnya adalah kelompok tani sinar amal abadi, lembaga ini berperan sebagai budidaya rumput laut, (3) subsistem hilir lembaga terlibat di dalamnya adalah kelompok tani sinar amal abadi dan pengepul. (4) subsistem jasa dan penunjang lembaga yang berperan adalah dinas perikanan dan kelautan kota Tarakan dan penyuluh. Menganalisis persepsi terhadap peren kelembagaan sistem agribisnis kelompok tani sinar amal abadi pantai amal kota Tarakan. Hasil yang di peroleh adalah persepsi petani rumput laut di kelompok tani sinar amal abadi, dapat di kategorikan tinggi dengan skor (29). Dengan masing masing sub sistem: (a) sub sistem hulu dengan skor (6) kategori tinggi (b) subsistem on farm dengan skor ( (10,8) kategori tinggi (c) sub sistem hilir dengan skor (8,73333) kategori tinggi (d) sub sistem penunjang dengan skor (3,466667) kategori sedang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemberdayaan Kelompok Tani Harapan Sejahtera Di Kelurahan Kampung 6 Kecamatan Tarakan Timur.

2023•

ABSTRAK Konsep pemberdayaan muncul dari kegiatan dan upaya penguatan modal sosial yang dimiliki oleh suatu kelompok masyarakat. Konsep pemberdayaan pada dasarnya adalah transfer kekuasaan melalui penguatan modal sosial pada kelompok masyarakat, untuk menjadikan mereka lebih produktif dan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang kurang produktif. Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat juga termasuk konsep pembangunan ekonomi yang berisi nilai-nilai sosial. Konsep tersebut mencerminkan cara pembangunan yang bersifat peoplecentered, participatory, empowering, dan sustainable. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pemberdayaan Kelompok Tani Harapan Sejahtera. Penelitian ini dilakukan di Kelompok Tani Harapan Sejahtera Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive Sampling) dengan pertimbangan bahwa berdasarkan pra survei lapangan diketahui bahwa Kelompok Tani Harapan Sejahtera masih aktif hingga saat ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Kualitas Hasil Pertanian Kelapa Sawit di Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tanaman kelapa sawit memiliki kontribusi yang penting dalam produksi di Indonesia dan memiliki prospek pengembangan yang cerah, industri ini juga berkontribusi dalam pembangunan daerah sebagai sumber daya penting untuk produktivitas CPO kelapa sawit. Peran kelompok tani dibentuk untuk meningkatkan dan mengambangkan kemampuan petani agar lebih berperan dalam meningkatkan kualitas kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian kelapa sawit; (2) Mengetahui pengaruh peran kelompok tani terhadap kualitas hasil pertanian. Metode penentuan sampel menggunakan pusposive sampling dan analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian kelapa sawit memiliki kategori sangat kurang berperan, (2) tidak ada pengaruh peran kelompok tani terhadap kualitas hasil pertanian kelapa sawit.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA KOMUNIKASI PENYULUHAN PERTANIAN DI KELOMPOK TANI HARAPAN SEJAHTERA DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pola komunikasi biasa disebut juga sebagai model tetapi maksudnya sama, yaitu system yang terdiri atas berbagai komponen yang berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan pendidikan keadaan masyarakat. Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pola Komunikasi penyuluh lapangan terhadap kelompok tani harapan sejahtera. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antar pribadi, dilaksanakan di Kelurahan Kampung Enam Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan. Menggunakan metode Purposive sampling dengan jumlah responden 5 orang. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, kuesioner, wawancara,yang penelitiannya menggunakan deskriptif kualittif. Data yang digunakan dalam peelitian ini adalah data kualitatif yaitu data berupa pejelasan dari penyuluh dan petani yang memberikan penjelasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi penyuluh lapangan terhadap kelompok tani harapan sejahtera di Kota Tarakan adalah menggunakan pola komunikasi satu arah yaitu lebih informatif kepada petani, komunikasi dua arah yaitu adanya tukar pendapat antara penyuluh dan petani (interaksi), sedangkan komunikasi multi arah yaitu adanya masukan dari pihak lain yang bisa memberikan arahan atau lebih bersifat membangun

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN PENYULUH DALAM PENGEMBANGAN AGRIBISNSI DI WILAYAH PERBATASAN KECAMATAN SEBATIK TIMUR PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab dua pertanyaan. Pertama, bagaimana pengembangan agribisnis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara ? Kedua, bagaimana peran penyuluh dalam pengembangan agribinsis di wilayah Perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara ?. Skripsi ini merupakan Penelitian survei, menggunakan responden yang dipilih menggunakan sampling kuota dengan memilih 43 responden dari kelompok tani yang terpilih sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data di analisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif agribinsis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantaan Utara, memiliki tiga komoditas unggulan yaitu padi, kelapa sawit dan kakao. Ketiga komoditas unggulan tersebut memiliki empat subsistem agribisnis diantaranya: subsistem hulu, subsistem on-farm, subsistem hilir dan subsistem penunjang. Berdasarkan hasil analisis peran penyuluh dalam pengembangan agribisnis di wilayah perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara dikategorikan sudah berperan dalam menjalankan tuganya sebagai motivator, edukator, katalisator, organisator, komunikator dan advistor. Dari keenam peran penyuluh, penyuluh sebagai katalisator merupakan peran tertinggi dalam pengembangan agribisnis di wilayah Perbatasan Kecamatan Sebatik Timur Provinsi Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBERDAYAAN ANGGOTA KELOMPOK TANI (STUDI KASUS PADA KELOMPOK TANI FLORA DAN FAUNA MANDIRI DI KELURAHAN JUATA PERMAI KECAMATAN TARAKAN BARAT)

2020•

EMPOWERMENT OF FARMER GROUP MEMBERS (CASE STUDY ON INDEPENDENT FLORA AND FAUNA FARMER GROUP IN JUATA PERMAI VILLAGE, NORTH TARAKAN DISTRICT) ABSTRACK Empowering farmers through the institutionalization of farming groups is one of the appropriate methods of community empowerment to enable them to improve their quality of life. The Independent Flora and Fauna Farming Group is focused on empowering the farmer community to increase overall agricultural productivity in both agricultural, livestock and fishery aspects. The existence of the Independent Flora and Fauna Farming Group is based on the common purpose of the farmers, the aspects of the farm and the aspect of their fisheries to meet the needs of daily life. The purpose of this research is to know the empowerment of members of independent flora and fauna farming groups and know the factors of supporting and inhibiting the empowerment of independent flora and fauna farming group members. This type of research uses qualitative and quantitative research methods with a scoring method with a likert scale and a respondent count of 14 people. Data collection techniques are carried out with several techniques namely observation, interview and documentation. The results of this study showed the process of empowering members of the farmer group based on indicator input that is categorized strongly agrees with the average score of 3.29 against the suitability of work equipment and the place that is adequate. In indicators the process is categorized strongly agreeing with the average score of 3.86 against excellent participation and structured group management. And in the output indicator that is categorized strongly agree with the average score of 3.88 against the increase in self-reliance that is already very good and also the level of income that supports the standard of living. Supporting factors in empowerment are support of insanity, motivation and capital, for inhibitory factors are diseases / pests and minimal knowledge. Keywords : Empowerment, Farmer Groups, Supporting Factors and Inhibitors

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail