ThesisOpen AccessMetadata saja
•
Peran Kelompok Tani Dalammeningkatkan Produktivitas Usahatani Padi Sawah (Studi Kasus Kelompok Tani Harapan Baru Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan) ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui peran kelompok tani bagi anggota kelompok tani di Desa Karang Agung (2) Mengetahui hubungan antara peran kelompok tani dengan peningkatan produktivitas usahatani padi sawah. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, metode skoring, dan analisis statistik Korelasi Spearman dengan jumlah sampel responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) Sebagian responden menilai tingkat keseluruhan peran Kelompok Tani Harapan Baru di Desa Karang Agung sudah cukup berperan. Hal ini dapat dilihat dari anggota kelompok tani yang menilai kategori cukup berperan sebanyak 11 anggota dengan persentase (47.83%). Adapun parameter peran kelompok tani adalah sebagai kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. (2) Hasil perhitungan korelasi Rank Spearman diperoleh angka koefisien korelasi sebesar 0.543 yang artinya tingkat kekuatan hubungan (korelasi) antar peran kelompok tani Harapan Baru dengan produktivitas padi sawah adalah sebesar 0.543 atau hubungan sedang. Dari hasil yang telah diperoleh dapat disimpulkan bahwa (1) Peran kelompok tani memiliki persentase tertinggi (47.83%) dengan kategori cukup berperan (2) Adanya hubungan antara peran kelompok tani Harapan Baru dengan peningkatan produktivitas usahatani padi sawah yang dibuktikan dengan koefisien korelasi sebesar 0.543 dengan signifikansi 0,007 (signifikan) Kata Kunci : Padi sawah, Peran Kelompok Tani, Produktivitas
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ANALISIS PERAN KELOMPOK TANI DAN PENDAPATAN PETANI SAWI (Brassica juncea L) (Studi Kasus Pada Kelompok Tani Tunas Baru Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Kelompok Tani Tunas Baru terhadap usahatani sawi serta menganalisis pendapatan usahatani sawi anggota kelompok tani di Desa Gunung Putih, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerja sama, dan unit produksi dalam mendukung kegiatan usahatani serta meningkatkan kesejahteraan petani. Penelitian dilaksanakan pada Kelompok Tani Tunas Baru dengan jumlah responden sebanyak 44 orang petani yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan skala Likert untuk mengukur tingkat peran kelompok tani, serta analisis biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani sawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kelas belajar memperoleh nilai rata-rata sebesar 20 dan termasuk kategori tinggi, indikator wahana kerja sama memperoleh nilai rata-rata sebesar 20 dan termasuk kategori tinggi, sedangkan indikator unit produksi memperoleh nilai rata-rata sebesar 18 dan juga termasuk kategori tinggi. Secara keseluruhan, peran Kelompok Tani Tunas Baru berada pada kategori tinggi, yang menunjukkan bahwa kelompok telah menjalankan fungsinya dengan baik sebagai sarana pembelajaran, wadah kerja sama, dan pendukung kegiatan produksi usahatani anggota. Rata-rata biaya produksi usahatani sawi sebesar Rp388.835 per musim tanam, rata-rata penerimaan sebesar Rp1.977.273 per musim tanam, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp1.588.438 per musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani sawi yang dijalankan anggota kelompok tani memberikan keuntungan karena penerimaan yang diperoleh lebih besar dibandingkan biaya produksi yang dikeluarkan. Dengan demikian, Kelompok Tani Tunas Baru telah berperan dengan baik dalam mendukung kegiatan usahatani sawi, meskipun fungsi sebagai unit produksi masih perlu terus ditingkatkan agar manfaat yang diperoleh anggota dapat lebih optimal dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Struktur peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit adalah diharapkan mampu berkontribusi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peran kelompok tani dalam peningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit di Kecamatan Tulin Onsoi; (2) Mengetahui struktur peran kelompok tani dalam peningkatan kualitas hasil kebun kelapa sawit di Kecamatan Tulin Onsoi. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan skala likert dan analisis ISM (Interpretative Structural Modelling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit memiliki kategori berperan; (2) terdapat tiga indikator dalam struktur peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil kebun kelapa sawit yakni, indikator kelas belajar, wahana kerjasama dan unit produksi. Dimana ketiga indikator tersebut memiliki masing-masing sub elemen yang berperan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu kelembagaan yang dikembangkan dalam meningkat hasil pertanian adalah kelompok tani.Tujuan penelitian ini untuk (1) Mengetahui peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, unit produksi di Desa Karang Agung (2) Mengetahui hubungan peran kelompok tani dengan produktivitas usahatani padi sawah di Desa Karang Agung. Terdapat 7 kelompok tani yang ada di Desa Karang Agung jadi keseluruhan berjumlah 219 orang. sampel yang didapatkan sebanyak 43 orang. Selanjutnya, dipilih sampel responden secara proporsional dari masing-masing kelompok tani sampel. Analisis data yang digunakan adalah skala likert dan analisis statistik korelasi Rank Speraman. Peran kelompok tani dalam meningkatkan produktivitas padi sawah di Desa Karang Agung termasuk pada kategori berperan (43). Hal ini dilihat dari : (a) Peran Kelompok Tani Sebagai Kelas Belajar memperoleh pencapaian skor rata-rata 15 dengan kategori berperan, (b) Peran Kelompok Tani Sebagai Wahana Kerjasama memperoleh pencapaian skor rata-rata 14 dengan kategori berperan, (c) Peran Kelompok Tani Sebagai Unit Produksi memperoleh pencapain skor rata-rata 14 dengan kategori berperan. Dari hasil perhitungan Rank Spearman diperoleh angka koefisen sebesar 0,953 artinya tingkat kekuatan hubungan atau korelasi antar variabel peran kelompok tani dengan veriabel produktivitas padi sawah adalah sebesar 0,953 yaitu sangat kuat (sangat berkolerasi). Uji Sigifikan T-Test maka nilai yang di hasilkan 20.205 lebih besar dari 2.0195. Kemudian hasil signifikasi atau sig (2-tailed) adalah 0,00 dimana 0,05 artinya memiliki hubungan yang signifikan sehingga H0 di tolak dan H1 di terima, kemudian angka koefisien yang dihasilkan dari variabel peran kelompok tani dengan variabel produktivitas padi sawah memiliki angka yang positif yang artinya memiliki hubungan yang searah sehingga jika peran kelompok tani meningkat maka produktivitas nya akan meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tanaman kelapa sawit memiliki kontribusi yang penting dalam produksi di Indonesia dan memiliki prospek pengembangan yang cerah, industri ini juga berkontribusi dalam pembangunan daerah sebagai sumber daya penting untuk produktivitas CPO kelapa sawit. Peran kelompok tani dibentuk untuk meningkatkan dan mengambangkan kemampuan petani agar lebih berperan dalam meningkatkan kualitas kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian kelapa sawit; (2) Mengetahui pengaruh peran kelompok tani terhadap kualitas hasil pertanian. Metode penentuan sampel menggunakan pusposive sampling dan analisis data menggunakan skala likert dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) peran kelompok tani dalam meningkatkan kualitas hasil pertanian kelapa sawit memiliki kategori sangat kurang berperan, (2) tidak ada pengaruh peran kelompok tani terhadap kualitas hasil pertanian kelapa sawit.