ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir terhadap Kepuasan Kerja Pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tana Tidung. Latar belakang penelitian berangkat dari pentingnya penerapan prinsip non-diskriminasi gender dan pengembangan karir dalam mendukung peningkatan kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 104 pegawai dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh populasi, dengan 80 kuesioner yang dapat digunakan dalam proses pengolahan dan analisis data. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Non-Diskriminasi Gender tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja, sedangkan Pengembangan Karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan, Non-Diskriminasi Gender dan Pengembangan Karir berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan karir menjadi salah satu aspek yang berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja pegawai, sedangkan penerapan prinsip non-diskriminasi gender belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap kepuasan kerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan informasi menggunakan media pohon karir berpengaruh terhadap perencanaan karir siswa kelas VIII di MTs Negeri Tarakan. Perencanaan karir siswa yang belum optimal ditandai dengan ketidakpahaman mengenai bakat, minat, dan potensi diri, sehingga banyak siswa memilih sekolah lanjutan bukan berdasarkan keinginan dan kemampuan sendiri, melainkan karena dorongan orang tua maupun teman sebaya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan layanan informasi melalui bimbingan konseling menggunakan media pohon karir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan dengan menggunakan teknik simple random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa skala Likert perencanaan karir. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test dengan bantuan software SPSS versi 21. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi (55%) dan sangat tinggi (42%) dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 121,39, sedangkan setelah pemberian posttest hampir seluruh siswa (94%) berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) meningkat menjadi 149,84. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai Z sebesar -4,861 dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya layanan informasi menggunakan media pohon karir terbukti berpengaruh terhadap peningkatan perencanaan karir siswa kelas VIII MTs Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research And Development) dengan menggunakan model ADDIE yaitu melalui tahap Analysis. Design, Development, Implementation, Evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan pada Pengembangan Website Informasi Karu Berbasis Google Sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan. Penelitian ini menggunakan 23 orang siswa responden dan 1 guru BK yang berperan sebagai penilai guna untuk mengetahui kepraktisan Website Informasi karir yang dikembangkan. Berdasarkan hasil validasi oleh ahli media diperoleh presentase 83.33% dengan kategori "Sangat Layak", hasil validasi oleh ahli materi diperoleh presentase 76,66% dengan kategori "Layak" Kemudian hasil responden 23 siswa diperoleh presentase 88,04% dengan kategori "Sangat Praktis", hasil responden oleh guru BK diperoleh presentase 82,5% dengan kategori "Sangat Praktis". Dapat disimpulkan bahwa website informasi karir berbasis google sites di SMP Frater Don Bosco Tarakan memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study was motivated by the need for enganing and interactive media to support guidance and counseling services in the career domain, particularly in helping students identify their personal potential and plan their future careers. This study aims to determine the feasibility of the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) as a supporting medium for group guidance services in the career domain. The study employs a Research and Development (R&D) method using the Borg and Gall devolpment model, modified into five stages: potential and problems, information gathering, product design, design validation, and design revision. Product validation was conducted a validation questionnaire with a four-point Likert scale and analyzed using quantitative and qualitative descriptive methods to determine the feasibility level of the product. The findings indicate that the subject matter expert, categorized a feasibility percentage of 79.69% from the subject matter expert, categorized as feasible; 90.63% from the media expert, categorized as very feasible; and 80% from the language expert, categorized as feasible. The PELATARIR media incorporates content covering the identification of interests and talents, options for further education, various types of professions, and career planning steps. The media is also equipped with challenge cards, reward cards, and a user guide for guidance and counseling teachers. Based on these validation results, the Career Planning Snakes and Ladders Game (PELATARIR) is declared feasible for use as a supporting medium in group guidance services in the career domain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Almalita Adella. 2026. Pengembangan Media Career Snakes and Ladders Sebagai Upaya Pemahaman Karir Siswa Kelas VIII SMPN 1 Tarakan. Pemahaman karir merupakan kemampuan individu dalam mengenali potensi diri, minat, bakat, nilai-nilai pribadi, serta memahami informasi mengenai berbagai jenis pekerjaan dan jalur pendidikan yang dapat ditempuh untuk mencapai tujuan karir tertentu. Pada jenjang SMP, khususnya kelas VIII, peserta didik masih berada pada tahap eksplorasi karir sehingga pemahaman dan kematangan karir mereka belum berkembang secara optimal. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan media Career Snakes and Ladders sebagai upaya meningkatkan pemahaman karir siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE dengan pembatasan tahap yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, and Implementation. Subjek uji coba terbatas terdiri atas 8 siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, dan angket respon pengguna. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Career Snakes and Ladders memperoleh skor validasi ahli materi sebesar 75% dengan kategori layak dan validasi ahli media sebesar 85% dengan kategori sangat layak. Hasil validasi keseluruhan memperoleh persentase 80% dengan kategori layak. Uji coba terbatas kepada siswa menghasilkan persentase sebesar 97% dengan kategori sangat layak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media Career Snakes and Ladders layak digunakan sebagai media layanan informasi karir untuk membantu meningkatkan pemahaman karir siswa kelas VIII SMPN 1 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 14 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 128 siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan, dengan sampel sebanyak delapan siswa yang dipilih secara acak dengan bantuan aplikasi wheel of names. Instrumen yang digunakan yaitu angket perencanaan karir yang disusun menggunakan skala likert dengan empat indikator perencanaan karir menurut Hamzah (dalam Krisphianti & Nurwulansari, 2022) yaitu: 1) menyadari wawasan dan kesiapan karir; 2) memahami pertimbangan alternatif karir; 3) memiliki perencanaan karir di masa depan; dan 4) membangun kesiapan karir. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan bantuan software IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 137,00 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata posttest menjadi 158,38 setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan media vision board. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa indikator yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu membangun kesiapan diri. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa SMP Negeri 14 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini 128 siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan, dengan sampel sebanyak delapan siswa yang dipilih secara acak dengan bantuan aplikasi wheel of names. Instrumen yang digunakan yaitu angket perencanaan karir yang disusun menggunakan skala likert dengan empat indikator perencanaan karir menurut Hamzah (dalam Krisphianti & Nurwulansari, 2022) yaitu: 1) menyadari wawasan dan kesiapan karir; 2) memahami pertimbangan alternatif karir; 3) memiliki perencanaan karir di masa depan; dan 4) membangun kesiapan karir. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan bantuan software IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 137,00 dan mengalami peningkatan pada nilai rata-rata posttest menjadi 158,38 setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan media vision board. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa indikator yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu membangun kesiapan diri. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis menggunakan paired sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok dengan media vision board terhadap perencanaan karir siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA PEGAWAI UPTD SAMSAT KOTA TARAKAN DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MODERASI ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh disiplin kerja dan pengembangan karir terhadap kinerja pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan dengan budaya organisasi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai UPTD Samsat Kota Tarakan yang berjumlah 69 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sebagai responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, serta pengembangan karir juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, budaya organisasi tidak mampu memoderasi hubungan antara disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, serta tidak mampu memoderasi hubungan antara pengembangan karir terhadap kinerja pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kinerja karyawan merupakan faktor krusial dalam menentukan keberhasilan perusahaan, terutama pada sektor industri manufaktur yang menuntut efektivitas dan produktivitas kerja yang tinggi. Fenomena yang terjadi di PT Intracawood Manufacturing mengindikasikan adanya fluktuasi tingkat kehadiran karyawan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja karyawan. Situasi ini diyakini timbul akibat sejumlah faktor, seperti pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan. Untuk itu studi ini ditujukan guna mengkaji pengaruh pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan terhadap kinerja karyawan. Studi ini mengimplementasikan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 194 responden yang merupakan karyawan PT Intracawood Manufacturing dengan teknik purposive sampling. Analisis data memakai regresi linear berganda di SPSS mengindikasikan jika pengembangan karir tidak berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kemampuan kerja dan loyalitas berimplikasi positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel yaitu pengembangan karir, kemampuan kerja, dan loyalitas karyawan berimplikasi signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan jika peningkatan kinerja karyawan lebih ditentukan oleh kemampuan kerja dan loyalitas karyawan, meskipun secara bersama-sama ketiga variabel tetap menyuguhkan kontribusi terhadap peningkatan kinerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status identitas karir mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 berdasarkan teori status identitas James Marcia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 170 mahasiswa sebagai responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum status identitas karir mahasiswa berada pada kategori tinggi, dengan 110 responden (64,71%) termasuk dalam kategori tinggi dan 60 responden (35,29%) pada kategori rendah. Pada indikator eksplorasi, sebanyak 108 responden (63,5%) berada pada kategori tinggi, sedangkan pada indikator komitmen sebanyak 96 responden (56,5%) berada pada kategori tinggi. Berdasarkan kombinasi indikator eksplorasi dan komitmen, diperoleh empat status identitas karir, yaitu achievement (36,0%), moratorium (27,6%), foreclosure (20,6%), dan diffusion (15,9%). Dominannya status achievement menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah melakukan eksplorasi karir secara memadai serta memiliki komitmen yang kuat terhadap pilihan karirnya. Meskipun demikian, masih terdapat mahasiswa yang berada pada status moratorium, foreclosure, dan diffusion sehingga memerlukan pendampingan melalui layanan bimbingan dan konseling karir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan identitas karir mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2025 tergolong baik, namun tetap diperlukan upaya pengembangan untuk membantu mahasiswa mencapai kematangan identitas karir yang optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perencanaan karir adalah proses menentukan karir dimasa depan berdasarkan pemahaman dan kesadaran diri akan potensi, minat dan bakat yang dimiliki oleh siswa. Pemberian bimbingan karir dalam bimbingan kelompok tidak hanya mengetahui minat bakat, tetapi juga mengembangkan keterampilan siswa dalam menentukan pilihan karir dimasa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh perencanaan karir melalui layanan bimbingan karir dengan media permainan DOKARI (Ludo Karir) pada siswa SMA Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang terindikasi memiliki perencanaan karir, berdasarkan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui skala perencanaan karir yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach’s Alpha sebesar 0,692 menunjukkan instrument yang reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pre-test) dan (post-test). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikan (2,tailed) yang diperoleh adalah 0,001 (p0,05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 4,580 dari t-tabel sebesar 0,514 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini, menunjukkan bahwa ada pengaruh perencanaan karir melalui layanan bimbingan karir dengan media permainan DOKARI (Ludo Karir) pada siswa SMA Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan dengan penerapan pada materi, jenjang pendidikan dan subjek yang berbeda dalam konteks yang lebih luas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Risdha Maqfirah, 2025. Pengaruh Permainan Monopoli Karir dalam Perencanaan Karir Siswa Kelas XI RPL di SMK Negeri 4 Tarakan. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama Tri Cahyono, M.Pd. dan Dr. Urotul Aliyah, M.Pd selaku pembimbing anggota. Penelitian ini dilatar belakangi oleh urgensi perencanaan karir bagi siswa SMK, di mana fenomena lapangan menunjukkan masih banyak siswa yang bingung menentukan arah pendidikan atau pekerjaannya setelah lulus sekolah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Pre- Experimental jenis One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan angket perencanaan karir yang sangat reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,966. Analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor perencanaan karir siswa setelah diberikan intervensi. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (p 0,05) dan nilai thitung sebesar 14,392 dari ttabel 0,422 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan bahwa permainan monopoli karir efektif meningkatkan perencanaan karir karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan informatif. Disimpulkan bahwa penggunaan media permainan monopoli karir berpengaruh positif terhadap perencanaan karir siswa di SMK Negeri 4 Tarakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pemberian layanan informasi karir secara khusus terkait perguruan tinggi di sekolah yang masih diberikan secara monoton sehingga kurang menarik bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah aplikasi NAMPATI (Layanan Informasi Perguruan Tinggi) sebagai media bimbingan dan konseling untuk memberikan layanan informasi karir secara lebih interaktif. Penelitian ini menggunakan metode research and development dengan model ADDIE atau Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Produk berupa aplikasi NAMPATI yang dirancang melalui google sites dan dikembangkan dengan kodular.io. Hasil uji kelayakan menunjukkan aplikasi ini sangat layak digunakan, dengan persentase validasi 95% oleh ahli media, 96% oleh ahli materi, 95%, oleh pengguna produk, serta 84,25% oleh respon siswa. Secara keseluruhan aplikasi media NAMPATI dinyatakan sangat layak dan sangat praktis sebagai media layanan informasi karir secara khusus informasi perguruan tinggi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan aplikasi ini dengan teknologi pemrograman yang lebih mutakhir serta menambahkan informasi rinci terkait fakultas dan program studi pada masing-masing perguruan tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemahaman karir merupakan proses individu dalam menggali dan memahami dunia kerja yang mencakup minat, bakat serta kelebihan dan kekurangan diri guna mendukung kesuksesan dimasa depan. Namun, saat ini masih banyak siswa SMK yang belum memiliki pemahaman karir yang memadai, disebabkan oleh kurangnya informasi, motivasi, maupun akses terhadap materi pembelajaran yang relevan. Analsis ini memiliki tujuan guna mengkaji pengaruh bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one gorup pretest-posttest design. Sampel analisis berjumlah 17 murid kelas X yang didapatkan dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan skala likert dan analisa data dilakukan melalui analisa deskriptif serta inferensial dengan uji paired sampel T-test menggunakan SPSS.25 for windows. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-Tailed) sebesar 0,002 nilai α 0,05. Oleh karena itu, bisa kita simpulkan bahwasannya terdapat pengaruh yang signifikan dari bimbingan kelompok menggunakan media audio visual terhadap pemahaman karir siswa. Temuan ini menyatakan bahwasannya media audio visual bisa dijadikan alternatif strategi yang efisien dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan pemahaman karir murid SMK.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah modul dengan judul “Pengenalan Karir Model RIASEC” yang layak dan praktis digunakan terhadap perencanaan karir di SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilakukan karena terdapat masalah dan kebutuhan yang belum terpenuhi terkhususnya pemahaman siswa mengenai karir mereka, sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut peneliti mengembangkan sebuah media modul pengenalan karir menggunakan model RIASEC yang dikembangkan oleh John Holland terhadap perencanaan karir di sekolah tersebut. Modul ini merupakan seperangkat materi pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa dalam memahami pilihan karir yang sesuai dengan tipe kepribadian mereka. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE). Sampel dalam penelitian ini sebanyak sepuluh siswa kelas VIII yang dipilih secara acak. Berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi diperoleh presentase sebesar 91,5% dengan kategori sangat layak. Hasil uji kepraktisan diperoleh presentase sebesar 90% dengan kategori sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan modul “Pengenalan Karir Model RIASEC” layak dan praktis digunakan terhadap perencanaan karir di SMP Negeri 7 Tarakan. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan modul ini untuk meningkatkan perencanaan karir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan dan kepraktisan media pengembangan pemahaman karir siswa berbasis mini game education portable pada SMK Negeri 4 Tarakan, yang di tinjau berdasarkan dari validasi ahli media dan materi serta respon pengguna peserta didik dan guru BK. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) Prosedur penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini berdasarkan alur model penelitian dan pengembangan yang di modifikasi oleh ADDIE dalam Sugiyono (2018). Dimodifikasi dengan tahapan yaitu: Analisis (Analyze), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar respon pengguna. Teknik pengambilan data menggunakan uji kelompok kecil dengan jumlah 9 orang peserta didik dan 1 orang guru BK. Teknik analisis data hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 91,66% dengan kategori sangat layak dan hasil dari validasi materi sebesar 76,56% dengan kategori layak, di tinjau dari penilaian yang dilakukan berdasarkan aspek kelayakan sebuah media. Hasil dari respon siswa memperoleh persentase 88,70% dengan kategori sangat praktis yang di tinjau dari penilaian berdasarkan aspek kepraktisan. Hasil respon pengguna guru BK pada uji coba kepraktisan memperoleh hasil akhir 94,44% yang di kategorikan sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dari berbagai penilaian dari validator ahli media dan materi, serta respon siswa dan guru BK, maka media permainan Quizwhizzer ini di nyatakan sangat layak dan praktis dalam penggunaannya pada proses layanan pemahaman karir.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Wordwall merupakan sebuah media pembelajaran yang digunakan untuk menyampaikan materi perencanaan karir siswa. Perencanaan karir suatu hal yang dapat ditempuh seseorang selama ia menjalani kehidupannya. Perencanaan karir menjadi sebagai proses yang dilalui sebelum pemilihan karir. Sering kali terjadi kesalahaan dalam mengambil pilihan dikarenakan beberapa faktor, baik faktor internal maupun ekstrenal. Perencanaan karir yang matang saat sekolah bisa membantu seseorang untuk lebih mengenal dan memahami bakat dan minat yang dimiliki. Perencanaan karir yang dimiliki oleh siswa berguna untuk pemilihan jenis studi lanjut, dan pemilihan rencana pekerjaan Bermanfaat juga untuk mengikutsertakan siswa dalam menjawab kuis, diskusi, dan survei. adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh dari layanan media digital wordwall dalam perencanaan karir siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain Pra-eksperimen dengan jenis one group Pretest-Postes Penelitian ini adalah untuk mendapatkan data melalui pengumpulan data yang di lakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk di jawab. hasil penelitian ini Berdasarkan tes statistic dari uji Wilcoxon pada penelitian ini menggunakan bantuan dengan SPSS version 25 for windows Signed Ranks Test di peroleh Z hitung -4,542, kemudian nilai Asympotic sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,05, menunjukan bahwa ada Pengaruh Media Digital Wordwall Dalam Perencanaan Karir Siswa Jurusan TAV Di Smk Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Perencanaan karir Siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung.Rani Mardiana.Nisa Ariantini.2026. pemahaman perencanaan karir adalah kemampuan individu dalam mengenali dan memahami diri sendiri meliputi kelebihan,kekurangan,minat,sikap,dan potensi serta memahami dunia kerja, sehingga mampu menentukan tujuan karir dan merencanakan langkah -langkah yang tepat secara sadar dan terarah untuk mencapai karir yang diinginkan dimasa depan.tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pemahaman perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen yaitu desain penelitian pre-eksperimental design dengan model one group pretest-posttest design. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. populasi penelitian ini adalah 71 siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung pada pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 24 siswa hasil uji hipotesis menggunakan wilcoxon menunjukkan nilai Asymp.sig.(2 -tailed) sebesar 0,000. karna ini lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi berpengaruh terhadap pemahaman perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini berguna dalam penganalisisan pengaruh pelatihan pegawai, pengembangan karir, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kabupaten Malinau, serta peran karakteristik pekerjaan dalam memoderasi hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang diisi oleh 110 responden merupakan metode yang dipakai. Analisis data dengan teknik pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan pegawai berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap kinerja mereka. Pengembangan karir pun memiliki pengaruh positif yang signifikan. Namun, motivasi kerja tidak memengaruhi kinerja pegawai secara signifikan, meskipun secara deskriptif motivasi kerja responden berada pada kategori tinggi. Dalam hal moderasi, karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara pelatihan pegawai dan kinerja karyawan. Temuannya mengungkapkan bahwa pelatihan memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja tanpa dipengaruhi oleh variasi karakteristik pekerjaan. Sebaliknya, karakteristik pekerjaan terbukti memoderasi hubungan antara pengembangan karir dan kinerja pegawai, yakni pekerjaan yang menyediakan peluang untuk menggunakan banyak keterampilan, memiliki tanggung jawab yang jelas, memberi dampak signifikan, dan memberikan kebebasan dalam pengambilan keputusan memperkuat pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja. Karakteristik pekerjaan tidak memoderasi hubungan antara motivasi kerja dan kinerja pegawai, yang mengindikasikan bahwa motivasi kerja lebih bersifat independen dalam memengaruhi kinerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Pendidikan dirancang untuk mempersiapkan siswa memiliki kemampuan dan keterampilan dalam bertahan hidup salah satunya adalah kesiapan untuk bekerja. Oleh karena itu, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebaiknya dapat memberikan gambaran tentang sekolah lanjutan tingkat atas yang akan ditempuh oleh siswa, karena pemilihan Sekolah Menengah Atas (SMA) akan membantu siswa dalam merencanakan karir siswa dimasa depan, berbagai macam pilihan- pilihan jurusan yang ada baik di SMA dan SMK baik negeri maupun swasta yang ada di Kota Tarakan akan mmudahkan siswa untuk memilih yang sesuai dengan kemampuan siswa, kemudian peran Guru BK dapat mengarahkan siswa sesuai dengan potensi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan suatu produk. Tujuan penelitian ini unttuk mengetahui dari segi kelayakan produk pengembangan kartu karir sebagai media layanan informasi karir. Hasil validasi dari ahli media diperoleh persentase sebesar 82% dengan kriteria “Layak”, dan hasil validasi ahli materi diperoleh persentase sebesar 85% dengan kriteria “Layak”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kartu karir sebagai media layanan informasi karir memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.