ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan program yang bertujuan meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), menganalisis persepsi anggota terhadap Program P2L, serta menganalisis dampak program di Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan 24 anggota KWT sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anggota KWT didominasi oleh usia produktif, berpendidikan SMA, dan telah mengikuti Program P2L selama 4–5 tahun. Persepsi anggota terhadap Program P2L cenderung positif karena program memberikan manfaat berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan budidaya, penghematan pengeluaran rumah tangga, serta pemanfaatan lahan pekarangan yang lebih optimal. Meskipun terdapat kendala seperti serangan hama, keterbatasan sarana produksi, keterbatasan waktu, dan kondisi cuaca, anggota tetap mendukung keberlanjutan program. Program P2L juga memberikan dampak positif berupa peningkatan ketahanan pangan rumah tangga, partisipasi anggota dalam kegiatan kelompok, optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan, serta potensi tambahan pendapatan dari hasil panen. Dengan demikian, Program P2L berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan anggota KWT.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kesehatan organ intim wanita merupakan hal yang perlu mendapat perhatian khusus terutama dalam menjaga kebersihannya. Vagina merupakan salah satu organ reproduksi wanita yang sangat rentan terkena penyakit infeksi, saluran reproduksi karena struktur anatominya, ditandai dengan adanya gejala keputihan (fluor albus) yang merupakan peristiwa alamiah. Keputihan normal dapat terjadi pada masa menjelang dan sesudah menstruasi, pada sekitar fase sekresi antara hari ke 10-16 saat menstruasi, juga terjadi melalui rangsangan seksual. Upaya untuk mengatasi keputihan (flour albus) tanpa obat-obatan termasuk menggunakan obat herbal dengan rekam jejak keberhasilan, seperti daun sirih (pipper betlle lin). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada wanita usia subur dengan pemberian rebusan daun sirih untuk mengatasi keputihan. Jenis penelitian ini adalah desktirtif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wanita usia subur yang mengalami keputihan. Rebusan daun sirih yang diberikan setiap harinya digunakan 3-4 lembar direbus dengan 250-300ml air dan dipakai 2 kali perhari selama 5 hari. Hasil menunjukkan bahwa pengurangan intensitas pengeluaran, rasa gatal dan tidak kenyamanan menjadi lebih baik. Penerapan rebusan daun sirih digunakan saat membersihkan reproduksi terbukti efektif dalam mengurangi keputihan pada wanita usia subur dan dapat digunakan sebagai alternatif intervensi non-farmakologis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas Penegakan Hukum Administrasi Kepegawaian Terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) Wanita Yang Menjadi Istri Kedua/Ketiga/Keempat. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini mencakup pada pengaturan hukum administrasi kepegawaian terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, serta membahas akibat hukum yang timbul bagi PNS wanita yang terlibat dalam perkawinan poligami. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larangan bagi PNS wanita untuk menjadi istri kedua/ketiga/keempat diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas PP Nomor 10 Tahun 1983 mengenai izin perkawinan dan perceraian bagi PNS, yang menegaskan larangan absolut terhadap PNS wanita dalam struktur perkawinan poligami. Pengaturan ini diperkuat dengan ketentuan disiplin PNS sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS. Adapun akibat hukum yang ditimbulkan adalah penjatuhan sanksi disiplin administratif yang berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum administrasi terhadap PNS wanita yang menjadi istri kedua/ketiga/keempat, bersifat tegas dan tidak memberikan ruang dispensasi. Hal ini merupakan bentuk perlindungan institusional untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme aparatur negara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asuhan Kebidanan Perimenopause Dengan Pemberian Minuman Sari Kedelai Pada Ny. D Usia 46 Tahun Dengan Hot Flashes Di Puskesmas Malinau Seberang ABSTRAK Hot Flashes merupakan gejala vasomotor yang paling umum dialami wanita pada masa perimenopause, ditandai dengan rasa panas mendadak pada wajah dan tubuh bagian atas yang disertai keringat berlebih. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas hidup, terutama tidur dan aktivitas harian. Terapi hormon sering digunakan namun memiliki efek samping, sehingga diperlukan alternatif alami seperti minuman sari kedelai yang mengandung isoflavon sebagai fitoestrogen. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. D yang mengalami hot Flashes dengan intervensi minuman sari kedelai. Desain penelitian menggunakan studi kasus pada satu responden perimenopause dengan keluhan hot Flashes. Intervensi berupa pemberian sari kedelai 250 ml per hari selama 7 hari, dengan pengukuran keluhan hot Flashes menggunakan instrumen Daily Diary of Hot Flashes (DDHF). Hasil menunjukkan adanya penurunan skor DDHF dari kategori parah menjadi ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian minuman sari kedelai efektif dalam mengurangi keluhan hot Flashes pada ibu perimenopause. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan, hot Flashes, wanita perimenopause, sari kedelai
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan sektor perdagangan khususnya minimarket yang mendorong peningkatan partisipasi tenaga kerja wanita pada sektor perdagangan yang memungkinkan tenaga kerja wanita berkontribusi pada pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga pekerja minimarket dan mengidentifikasi pengaruh status perkawinan, tingkat pendidikan, serta lama bekerja terhadap pendapatan tenaga kerja wanita di Kota Tarakan. Penelitian ini menerapkan kombinasi metode analisis deskriptif dengan analisis regresi linear berganda. Penelitian menemukan bahwa tenaga kerja wanita memberikan kontribusi sebesar 49,87% terhadap total pendapatan keluarga dalam kategori sedang, mengindikasikan peran penting wanita sebagai penopang ekonomi keluarga. Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah Y = 2.422.724,91 + 63.576,97X₁ + 650.811,33X₂ - 531.981,44X₃. Hasil uji hipotesis dari empat hipotesis yang diajukan, tiga hipotesis diterima (H2, H3, H4) dan satu hipotesis ditolak (H1). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, status perkawinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan, sementara lama bekerja berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Cinta Tangguh dalam meningkatkan kesejahteraan anggota di Kelurahan Kampung Satu Skip Kota Tarakan. Metode penentuan sampel menggunakan sensus dan Responden dalam penelitian ini adalah seluruh anggota yang tergabung dalam KWT Cinta Tangguh. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan Skala Liker dan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa KWT memiliki peran sebagai Kelas Belajar dengan skor 27,75 dengan kategori Berperan, Wahana Kerjasama, memiliki skor 27,94 dengan kategori Berperan dan Unit Produksi memiliki skor 27,44 dengan kategori Sangat Berperan. Dapat disimpulkan peran KWT memiliki skor 83,13 dengan kategori Berperan. Program yg dilaksanakan oleh KWT Cinta Tangguh adalah Perkarangan Pangan Lestari (P2L) yang berkontribusi positif terhadap ketahanan pangan anggota. Faktor pendukung dalam pelaksanaan peran adalah pengelolaan demplot sebagai kelas belajar, adanya pendampingan penyuluh, adanya dukungan dari dinas terkait, kerjasama dengan baik antar anggota, adanya subsidi dari instansi terkait, dan melakukan kunjungan ke KWT lainnya guna menambah wawasan dan pengalaman, dan faktor penghambat adalah kurangnya keberlanjutan program, kondisi cuaca, faktor waktu, dan terbatasnya luas lahan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Masih tingginya Wanita Usia Subur (WUS) yang tidak ingin punya anak lagi atau yang ingin menjarangkan kelahiran, tetapi tidak menggunakan kontrasepsi (unmet need), dengan data stagnan di angka 11 % dalam 10 tahun terakhir, sementara target sebesar 7,4 % pada tahun 2024. (Kemenkes RI, 2021). Siregar (2021) menyebutkan bahwa pengetahuan tentang KB berhubungan secara signifikan dengan kejadian unmet need KB. Penelitian Kurniati (2023) juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan sikap terhadap perilaku unmet need KB pada WUS. Hal ini sejalan dengan penelitian Kartika (2015) yang menunjukkan bahwa sikap terhadap KB mempunyai pengaruh bermakna terhadap kejadian unmet need. Penelitian ini adalah jenis non ekperimental yaitu penelitian korelasional kausal untuk mengetahui hubungan atau pengaruh variabel bebas yaitu pengetahuan dan sikap terhadap variabel terikat yaitu kejadian unmet need KB. sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 94 orang Wanita Usia Subur (WUS). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling menggunakan instrumen berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 51 responden (54,3 %) mempunyai pengetahuan yang cukup tentang KB, sebanyak 92 responden (97,3%) mempunyai sikap yang positif terhadap KB. Hasil statistik menunjukkan adanya hubungan pengetahuan (p=0,000) dan sikap (p=0,000) dengan kejadian unmet need KB pada WUS. Diharapkan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan organisasi non-profit, untuk mengoptimalkan upaya dalam mengatasi masalah unmet need keluarga berencana di Kecamatan Malinau Utara Kabupaten Malinau dalam hal penyediaan berbagai metode dan alat kontrasepsi di fasilitas-fasilitas kesehatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Perkembangan teknologi dan informasi mempengaruhi berbagai sektor kehidupan, luasnya cakupan permasalahan dan mengenai pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) terhadap penggunaan alat kontrasepsi, hal ini membutuhkan sebuah media promosi kesehatan yang mampu merangkum edukasi yang berkesinambungan antara satu permasalahan mengenai KB atau dengan permasalahan lain. Media video dapat menyampaikan berbagai berita atau informasi. Tujuan penelitian ini Untuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap WUS sebelum dan sesudah diberikan informasi melalui media video tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Puskesmas Pantai Amal dan menganalisis pengaruh pemberian informasi melalui media video terhadap pengetahuan dan sikap WUS di Puskesmas Pantai Amal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment (pre-post test design one group). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan sikap WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal sebelum pemberian informasi tentang KB IUD melalui media video menunjukkan bahwa rata-rata responden masih berpengetahuan kurang dan bersikap negatif. Tingkat pengetahuan dan sikap WUS di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal setelah pemberian informasi tentang KB IUD melalui media video menunjukkan adanya peningkatan yaitu rata-rata responden sudah berpengetahuan baik dan memiliki sikap yang positif. Pemberian informasi dengan media video efektif terhadap peningkatan pengetahuan WUS dan perubahan sikap WUS tentang KB IUD. Pada hasil penelitian ini juga terdapat beberapa responden atau WUS yang tidak langsung mengalami peningkatan pengetahuan atau perubahan sikap tentang KB IUD, disebabkan karena sebagian responden masih belum menyerap informasi dengan baik pada saat penyampaian informasi tentang KB IUD menggunakan media video.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyuluhan pertanian memberikan pembelajaran kepada para petani agar mereka mengetahui informasi terbaru dalam dunia pertanian. Peran penyuluh pertanian dalam hal ini juga membantu upaya pengembangan peran kelompok tani supaya lebih berkembang lagi. kelompok tani sebagai wadah bagi petani untuk berorganisasi, dimana kelompok tani memiliki tujuan mensejahterakan masyarakat petani untuk mengtahui (1) Bagaimana peran penyuluh pertanian di Kelompok Wanita Tani; (2) Apa faktor pendukung dan penghambat penyuluh pertanian di Kelompok Wanita tani. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Wanita Tani Bekabun Taka dan Kartika sejahtera di Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Penilitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Snowball Sampling. Kelompok Wanita Tani Bekabu Taka dan Kartika Sejahtera, sedang kan key informan yaitu Kepala Dinas dan Penyuluh Pertanian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Peran Penyuluh Pertanian dalam pemberdayaan Kelompok Wanita Tani di Kartika Sejahtera dan Bekabun Taka berjalan dengan dengan baik, sehingga peran penyuluh pertanian sebagai edukator, motivator, dan fasilitator dapat diterima kelompok wanita tani dalam menjalankan usahatani kelompoknya dan kelembagaan kelompok wanita tani. Berdasarkan hasil yang sudah didapatkan bahwa faktor pendukung juga bisa dilihat dari fasilitas prasarana menjadi lebih mandiri, kreatif, dan inovatif. Faktor pendukung ini juga dapat menambah kualitas dari penyuluh dinas pertanian agar kegiatan lapangan yang mereka jalankan menjadi lebih mudah di laksanakan dan faktor penghambat akan membuat kualitas penyuluh menjadi menurun karena dengan terhalangnya tujuan penyuluh sehingga membuat kurang efektifnya tugas dan tanggung jawab penyuluh dinas pertanian kepada kelompok wanita tani yang akan dibina oleh penyuluh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Sikap, Norma Subjektif dan Efikai Diri terhadap Niat Berwirausaha Wanita dengan menggunakan pendekatan teori Theory Planned Behavior. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Borneo Tarakan sebanyak 280 mahasiswi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala likert. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) dengan alat bantu software LISREL 8.80. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Norma Subjektif tidak berpengaruh terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 2) Norma Subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, 3) Sikap berpengaruhh positif dan signifikan terhadap Niat Berwirausaha Wanita, 4) Efikasi Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap, dan 5) Efikasi Diri berpengaruh positif terhadap Niat Berwirausaha Wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kanker serviks adalah pembunuh nomor dua wanita di Indonesia setelah kanker payudara. Inspeksi visual untuk asam asetat adalah metode skrining kanker serviks menggunakan larutan asam asetat 3-5% pada leher rahim dan melihat perubahan warna yang terjadi setelah melakukan penyebaran. Wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di kelurahan Pantai Amal tercatat belum mencapai target atau masih cukup rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari karakteristik wanita usia subur yang melakukan pemeriksaan IVA test di kelurahan Pantai Amal. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain non-eksperimisual Asetatental (observasional) dengan jumlah sampel sebanyak 114 sampel. Hasil penelitian menunjukkan persentase wanita usia subur yang melakukan IVA test dengan usia 21-35 tahun 52 orang (45,6), memiliki pendidikan sekoah menengah atas 43 orang (37,7) tidak bekerja 75 orang (65,8 dan hasil pemeriksaan IVA test 114 orang tecatat negatif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa karakteristik wanita usia subur sebagian besar berpendidikan, sekolah menengah atas, tidak bekerja, multipara, Visual Asam
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Kontrasepsi suntik adalah alat kontrasepsi yang disuntikkan kedalam tubuh dalam jangka waktu tertentu, kemudian masuk kedalam pembuluh darah diserap sedikit demi sedikit oleh tubuh berguna untuk mencegah timbulnya kehamilan. Ada dua jenis kontrasepsi suntik, yaitu kb suntik kombinasi 1 bulan dan kb suntik berisi hormon progestin 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang pemilihan alat kontrasepsi kb suntik di Praktik Mandiri Bidan Putri. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini berjumlah 600 akseptor kb suntik pada bulan Januari-April di Praktik Mandiri Bidan Putri. Sampel penelitian sebanyak 60 responden dengan metode accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar berumur 20-35 tahun sebanyak 40 orang (66,7%), sebagian besar paritas multipara yaitu sebanyak 35 orang (58,3%), sebagian besar pendidikan SMA yaitu sebanyak 25 orang (41,7%), sebagian besar pekerjaan yaitu tidak bekerja sebanyak 47 orang (78,3%), sebagian besar pemilihan alat kontrasepsi yaitu kb suntik 3 bulan sebanyak 41 orang (68,3%). Kesimpulan gambaran pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang pemilihan alat kontrasepsi kb suntik menunjukkan sebagian besar berpengetahuan baik yaitu sebanyak 40 orang (66,7%), berpengetahuan cukup 15 orang (25,0%), berpengetahuan kurang 5 orang (8,3%).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kelompok wanita tani adalah sekumpulan petani dibentuk atas dasar kesamaan, kepentingan, kesamaan kondisi lingkungan, partisipasi dan solidaritas serta untuk tujuan bersama. Modal sosial memilih peran penting dalam memelihara dan membangun integrasi sosial, serta menjadi perekat sosial didalam masyarakat. Penelitian ini berjudul Peran Modal Sosial Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Subur di Desa Salimbatu Kabupaten Bulungan, memiliki tujuan untuk mengetahui modal sosial pada kelompok wanita tani tunas subur di Desa Salimbatu. Metode penentuan sampel menggunakan metode sensus, dengan mengambil satu kelompok populasi sebagai sampel sebanyak 15 sampel. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada Kelompok Wanita Tani Tunas Subur terdapat nilai-nilai sosial bahwa peran modal sosial pada kelompok wanita tani tunas subur di Desa Salimbatu yaitu: (1)Kepercayaan salah satu cara untuk membuat kenyamanan didalam kelompok dan menjadikan keharmonisan di dalam masyarakat kelompok wanita tani tunas. (2)Norma sosial merupakan segala peraturan baik yang tidak tertulis berlaku sebagai acuan yang harus ditaati oleh setiap anggota kelompok wanita tani. (3)Jaringan sosial yang ada dikelompok wanita tani tunas subur masih mempunyai ikatan erat, terdapat fasilitas internet dan terdapat jaringan yang saling menghubungkan yang satu dengan yang lainnya dalam hubungan sosial petani. (4)Gotong royong yang ada pada kelompok tani tunas subur yaitu adanya rasa saling membantu dan berkerja sama antara petani yang lain dalam melakukan kegiatan berkerja sama mempersiapkan lahan. (5)Partisipasi pada kelompok wanita tani tunas subur adalah keikutsertaan petani di dalam bergotong royong dengan saling membantu dan saling berkerja sama dalam kelompok.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan suatu konsep yang menjelaskan bahwa berdirinya suatu perusahaan harus memperhatikan lingkungan sekitar perusahaan yakni masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) melalui Program CSR yang dilakukan oleh PT.Pertamina EP Asset 5 Di Kota Tarakan dan untuk mengetahui Tingkat Kepuasan Kelompok Wanita Tani (KWT) terhadap program CSR yang dilakukan oleh PT.Pertamina EP Asset 5 Di Kota Tarakan. Untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini adalah dengan metode kualitatif Deskriptif dengan 5 pendekatan: 1.pemungkinan, 2. Penguatan, 3. Perlindungan, 4. Penyokongan dan 5. pemeliharaan. Untuk mengetahui tingkat kepuasan menggunakan perhitungan skoring (skor) menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan pemungkinan proses pemberdayaan sehingga menciptakan kesejahteraan bagi para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT). Penguatan memperkuat pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki anggota kelompok wanita tani (KWT) Kartini sehingga dapat memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Perlindungan mampu mengembangkan kemampuan dan pengetahuan anggota kelompok tani sehingga dalam persaingan usaha mereka mampu bertahan dan tetap berjiwa wirausaha. Penyokongan mendukung usaha taninya dan mengevaluasi kelayakan bantuan bantuan yang diberikan kepada kelompok wanita tani (KWT). Pemeliharaan mempromosikan hasil usahanya melalui kegiatan/acara pameran yang bertujuan unutk menjaga kestabilan hasik usaha dan semakin berkembanh dipasaran. . Tingkat kepuasan Kelompok Wanita Tani (KWT) Kartini terhadap program pemberdayaan yang terdiri dari indikator Kualitas program pemberdayaan, waktu pelaksanaan program pemberdayaan dan dampak program pemberdayaan memiliki nilai indeks 8 yang termasuk pada kategori sangat puas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wanita pedagang sayuran yang ada dipasar Gusher, wanita ini bekerja tentunya punya alasan dan tujuan yaitu untuk memperoleh atau mendapatkan imbalan yaitu berupa uang. minimnya pendapatan yang diterima suami menuntut perempuan untuk ikut bekerja dalam rangka membantu meringankan beban suami. Penelitian ini bertujuan untuk : (1). Mengetahui karakteristik wanita pedagang sayuran; (2). Mendeskripsikan peran wanita pedagang sayuran; (3). Mengetahui kontribusi wanita pedagang sayuran. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 10 orang, wanita pedagang sayuran yang menjadi obyek penelitian adalah wanita yang sudah menikah. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan : (1). Diketahui karakteristik wanita pedagang berdasarkan umur paling banyak berada pada rentang umur (42-50 tahun), berdasarkan tingkat pendidikan paling banyak memiliki latar belakang tingkat pendidikan menegah atas (SMA), berdasarkan pengalaman berdagang dengan lama berdagang 4-8 tahun dan berdasarkan jumlah tanggungan keluarga sebanyak 2-5 orang. (2). Peran wanita pedagang sayuran : membeli sayuran yang akan di jual, menyiapkan barang dagangan yang akan di jual, penjualan barang dagangan. (3). Kontribusi pendapatan wanita pedagang sayuran di pasar Gusher Kota Tarakan yaitu sebesar 70%, hal ini menunjukan bahwa kontribusi wanita pedagang sayuran terhadap pendapatan keluarga cukup besar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
ABSTRAK PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN YANG BERKELAJUTAN DI DESA SEKATAK BUJI KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN Aulia Rahman Dr. Margiyono, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa di Desa Sekatak Buji, untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa di Desa Sekatak Buji, untuk mengetahui Intensitas partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan desa di Desa Sekatak Buji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan fenomena dan gejala yang di hadapi, dengan tujuan untuk menjelaskan temuan dari observasi, wawancara, dan kuesioner yang telah di siapkan, objek penelitian ini adalah seluruh msyarakat yang ada di desa sekatak buji. Data yang digunakan adalah data primer. Berdasarkah hasil penelitian maka bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa masih minim hal ini didukung dari rendahnya pengetahuan tentang pentingnya partisipasi masyarakat berdasarkan informasi yang peneliti dapatkan dari 5 kelompok masyarakat antara lain : pemimpin, kelompok minat, rumah tangga, wanita, dan pemuda melalui kuesioner dan wawancara yang dilakukan. beberapa bentuk kegiatan pemerintah desa yang melibatkan masyarakat antara lain : Musyawarah desa (Intimung), perbaikan jalan semenisasi, pembangunan dermaga, dan pembangunan pasar rakyat. Fungsi partisipasi tertinggi yaitu pada “pelaksanaan” dengan angka indeks 3, dan pada intensitas tertinggi pada “informasi” dengan angka indeks 1, dan Pemuda dengan angka indeks 5. Skala penilaian tingkat partisipasi yaitu sangat tidak aktif dengan rentang nilai 1-25. Kata Kunci : Kelompok minat, Pemimpin, Pemuda, Rumah Tangga, Wanita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDRPONIK KELOMPOK WANITA TANI LADANG HIJAU KOTA TARAKAN Abstrak Peluang bisnis dari bertanam sayur secara hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui faktor-faktor internal pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan, untuk merumuskan strategi pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprobability sampling Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor internal meliputi faktor kekuatan meliputi : produk yang berkualitas segar bebas pestisida, Produk merupakan kebutuhan pokok yang di konsumsi setiap hari sehingga memiliki potensi penjualan yang terus menerus, Sayuran hidroponik di kenal oleh masyarakat, petani hidroponik mempunyai keahlian dalam mengembangkan budidaya sayuran hidroponik, Lokasi tempat budidaya strategi. Faktor Kelemahan meliputi: harga jual yang cukup tinggi di banding sayuran non hidroponik, membutuhkan keterampilan khusus dalam pelaksanaan budidaya hidroponik, nilai investasi untuk memulai usaha cukup besar, tingkat partisipasi anggota KWT harus di tingkatkan. Faktor Eksternal meliputi faktor peluang yaitu: masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat dan mengkonsumsi sayuran, semakin meningkatnya jumlah usaha makanan baik restoran maupun cafe, lokasi pemasaran yang mudah di jangkau,tanaman hidroponik memiliki harga jual yang tinggi di banding tanaman biasa di pasaran. Faktor Ancaman meliputi: kualitas bibit yang kurang baik dapat mengurangi jumlah produksi, persaingan sayuran hidroponik kwt dengan pprodusen lain, mindset masyarakat bahwa sayuran hidroponik itu mahal, memiliki nilai jual yang berbeda dengan produk hidroponik yang lain. Strategi yang di gunakan yaitu S-T meliputi: melakukan diverifikasi produk hidroponik, meningkatkan pemasaran sesuai dengan target pasar, dan menggunakan bibit yang berkualitas. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Sayuran Hidrponik, Kelompok Wanita Tani
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wanita tani bekerja dengan tujuan untuk membantu kegiatan usahatani yang di garap oleh suami. Wanita dianggap ikut berperan karena selain mengurus pekerjaan rumah tangga, wanita tani juga ikut berperan (membantu suami) dalam proses usahatani padi sawah, seperti pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, pembersihan gulma, panen dan pasca panen. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis peran tenaga kerja wanita dalam usahatani padi sawah di daerah penelitian. (2) Menganalisis pendapatan usahatani wanita petani padi sawah di daerah penelitian. (3) Menganalisis kontribusi pendapatan wanita tani terhadap pendapatan usahatani padi sawah di daerah penelitian. Penelitian ini di lakukan di Desa Lapri Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan dan menggunakan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 41 wanita tani yang masih aktif. Data yang terkumpul di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata besarnya peranan wanita tani dalam keseluruhan kegiatan usahatani padi sawah adalah 57% Hal ini menunjukan bahwa peranan wanita tani di Desa Lapri cukup besar dan mereka memberikan sumbangan yang cukup besar pada kegiatan panen dan proses pengeringan padi. Dengan pendapatan rata rata Rp 10.927.069,11/ musim tanam yang tergolong cukup tinggi. dan kontribusi pendapatan wanita tani terhadap keluarga sebesar 18,99%. Sehingga kontribusi wanita tani tergolong kecil sesuai dengan kriteria pengukuran yaitu (50%).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tenaga kerja dalam usahatani merupakan salah satu unsur penting selain tanah, modal dan manajeman. Tenaga kerja dalam usahatani dibedakan dalam tiga jenis yaitu tenaga kerja manusia, hewan maupun mesin atau mekanisme. Dalam sektor pertanian menunjukan bahwa peran wanita pada kegiatan pertanian sangat substasial dengan adanya pembagian kerja dimana wanita melakukan kerja selama proses produksinya meliputi penanaman, penyiangan, pemeliharaan, pasca panen, dan pemasaran yang bersifat manajerial. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis peran wanita dalam agribisnis hortikultura, menganalisis curahan waktu kerja, pendapatan yang diperoleh wanita tani dalam usahatani hortikultura serta kontribusinya bagi pendapatan rumah tangga. Lokasi penelitian ini adalah di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 35 orang yaitu wanita tani berusia lebih dari 30 tahun yang bekerja sebagai petani. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa hasil analisis gender dengan model Harvad dapat diketahui bahwa pada aspek aktivitas peran pria lebih dominan dibandingkan dengan wanita. Namun partisipasi wanita dalam usahatani hortikultura kesempatan (akses) yang paling besar berada di pihak wanita. Sedangkan pada kewenangan (kontrol) dan aspek manfaat diperoleh secara bersama – sama antara pria tani dan wanita tani, manfaat paling besar yang diperoleh adalah manfaat pendapatan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Curahan waktu kerja wanita tani dalam melakukan kegiatan usahatani hortikultura lebih banyak di curahkan pada kegiatan penanaman yaitu berjumlah 3,19 jam dan paling sedikit di curahkan pada kegiatan pemeliharaan yaitu berjumlah 1,32 jam. Kontribusi pendapatan wanita tani dalam kegiatan usahatani hortikultura di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas yaitu sebesar 41 %.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DETERMINASI DOSEN WANITA BEKERJA DI PERGURUAN TINGGI DI KOTA TARAKAN (study kasus Universitas Borneo Tarakan) Nur risni diantari Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa banyak faktor-faktor yang mempengaruhi dosen wanita berstatus menikah bekerja di perguruan tinggi kota Tarakan yang mana study kasus nya berada di Universitas Borneo Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner yang memuat pernyataan seputar faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dosen wanita berstatus menikah bekerja di perguruan tinggi kota Tarakan (study kasus Universitas Borneo Tarakan). Yang kemudian hasil dari kuisioner tersebut di deskripsikan dalam kata-kata. Berdasarkan dari hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi dosen wanita bestatus menikah bekerja di perguruan tinggi kota Tarakan, hampir 40% responden menjawab pendidikan, pendapatan 5 %, keluarga 5%, aktualitas diri 30%, cita-cita 20%, Hal ini menyatakan bahwa faktor yang mendorong wanita berstatus menikah adalah pendidikan dengan banyak alasan salah satu nya untuk mengembangkan tri darma perguruan tinggi. Kata kunci : Determinasi dosen wanita