Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

SANTI

83 karya publik ditemukan.

2026: 182025: 142024: 162023: 112022: 112021: 102020: 2

ANALISIS BREAK EVEN POINT DAN NILAI TAMBAH PRODUKSI KRIPIK PISANG DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS UKM QOBIDH KELURAHAN KAMPUNG 4)

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Susi Susanti. 15.201020.033. 2019. Analisis Break Even Point dan Nilai Tambah Produksi Kripik Pisang di UKM Qobidh di Kota Tarakan (Studi kasus UKM Qobidh Kampung Empat). Dibimbing oleh ibu Nurlela M,SP., M.Si. Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa keuntungan dan kerugian yang di terima UKM Qobidh dengan menggunakan analisis break event point dan berapa besar biaya per satu kali produksi, penerimaan dan pendapatan persatu kali produksi, serta nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Penelitian ini di lakukan di Kota Tarakan kelurahan kampung 4. Pengambilan data di mulai pada bulan april sampai bulan oktober 2019. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer. Data primer di peroleh melalui wawancara dengan pihak yang bersangkutan berdasarkan daftar pertanyaan yang telah di siapkan, serta pengamatan langsung di lapangan. Data yang di kumpulkan menyangkut: biaya variabel atau biaya yang jumlah nilai di pengaruhi oleh jumlah produksi kripik pisang adalah biaya bahan baku (pisang) dan biaya tetap terdiri dari: biaya penyusutan peralatan dan biaya lainnya di luar biaya variabel. Biaya penyusutan adalah biaya yang di susutkan perbulan. Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: (1) menghitung break even pont produksi (2) menghitung break even point harga (3) menghitung break even point penerimaan dan dapat di lihat pada titik untung atau tidak untung. (4) menghitung nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) BEP produksi kripik pisang sebesar 6,48 kg dimana produksi lebih kecil dari produksi kripik di UKM Qobidh yaitu sebesar 14,08 kg (2) BEP harga sebesar Rp. 97.873 per Kg dimana BEP harga lebih kecil dari harga kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp.100.000 per Kg (3) BEP penerimaan sebesar Rp. 1.364.834 per bulan lebih kecil dari penerimaan di UKM Qobidh yaitu Rp. 1.400.000 per bulan, dari nilai BEP keseluruhan dapat di katakan UKM Qobidh berada pada titik untung (4) besarnya nilai tambah dari usaha pengolahan pisang menjadi kripik pisang di UKM Qobidh yaitu Rp. 46.038 per Kg, artinya untuk setiap per satu kilo kripik pisang dapat memberikan pertambahan nilai sebesar Rp. 46.038

Peran Guru Sebagai Pendidik Siswa Dalam Menulis Permulaan Di Kelas 1C SDN 024 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik siswa dalam menulis permulaan di kelas 1C SDN 024 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis seperti menulis huruf konsonan, huruf vokal, ukuran huruf yang tidak konsisten, penulisan huruf hingga menjadi satu kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas 1C. Fokus penelitian diarahkan pada peran guru sebagai pendidik dalam proses pembelajaran menulis permulaan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik dalam kegiatan menulis permulaan melalui pemberian contoh, arahan, pendampingan, umpan balik, dan evaluasi.

Peran Guru Sebagai Pendidik Siswa Dalam Menulis Permulaan Di Kelas 1C SDN 024 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sebagai pendidik siswa dalam menulis permulaan di kelas 1C SDN 024 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan bahwa Sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis seperti menulis huruf konsonan, huruf vokal, ukuran huruf yang tidak konsisten, penulisan huruf hingga menjadi satu kata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan informan utama yakni guru kelas dan tiga siswa kelas 1C. Fokus penelitian diarahkan pada peran guru sebagai pendidik dalam proses pembelajaran menulis permulaan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai pendidik dalam kegiatan menulis permulaan melalui pemberian contoh, arahan, pendampingan, umpan balik, dan evaluasi.

ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM Santi Kartini, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran non tunai yang meliputi nilai transaksi kartu ATM/debit, kartu kredit, dan e-money, serta jumlah uang beredar (M2) terhadap inflasi di Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data runtun waktu bulanan sebanyak 72 observasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan seluruh variabel terintegrasi pada ordo I(1), dan uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa kartu ATM/debit berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 0,9506 p=0,0011), e-money berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,7698 p=0,0320), serta jumlah uang beredar M2 berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien −3,6074 p=0,0204). Kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang (p=0,3268). Dalam jangka pendek, hanya kartu ATM/debit yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 1,1438 p=0,0222), sedangkan kartu kredit, e-money, dan M2 tidak signifikan. Koefisien ECT(−1) sebesar −0,9926 yang signifikan mengindikasikan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 99,26% per bulan.

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, INVESTASI, KURS DAN EKSPOR TERHADAP CADANGAN DEVISA DI INDONESIA

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri, investasi asing langsung (FDI), kurs, dan ekspor terhadap cadangan devisa Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulan dari kuartal pertama tahun 2016 hingga kuartal keempat tahun 2025, yang bersumber dari Trading Economics dan Satu Data Kemendag. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan pengujian stasioneritas menggunakan uji Phillips-Perron serta uji kointegrasi Johansen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, utang luar negeri dan investasi asing langsung (FDI) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, sedangkan kurs dan ekspor tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka pendek hanya utang luar negeri yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Temuan ini dapat diinterpretasikan sejalan dengan Two Gap Theory Chenery dan Strout (1966), khususnya mengenai peran pembiayaan eksternal dalam perekonomian negara berkembang.

ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM Santi Kartini, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran non tunai yang meliputi nilai transaksi kartu ATM/debit, kartu kredit, dan e-money, serta jumlah uang beredar (M2) terhadap inflasi di Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data runtun waktu bulanan sebanyak 72 observasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan seluruh variabel terintegrasi pada ordo I(1), dan uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa kartu ATM/debit berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 0,9506 p=0,0011), e-money berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,7698 p=0,0320), serta jumlah uang beredar M2 berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien −3,6074 p=0,0204). Kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang (p=0,3268). Dalam jangka pendek, hanya kartu ATM/debit yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 1,1438 p=0,0222), sedangkan kartu kredit, e-money, dan M2 tidak signifikan. Koefisien ECT(−1) sebesar −0,9926 yang signifikan mengindikasikan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 99,26% per bulan.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RSUD dr.H.JUSUF SK TARAKAN

2026 · Book ·

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala yang paling sering dialami pasien skizofrenia dan dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam membedakan kenyataan dengan persepsi yang tidak nyata. Kondisi ini berisiko menimbulkan perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang tepat untuk membantu pasien mengendalikan halusinasi. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran menggunakan pendekatan keperawatan komperhensif. Metode Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada 2 pasien skizofrenia dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil Kedua pasien mengalami halusinasi pendengaran berupa suara bisikan yang muncul terutama saat menyendiri serta disertai halusinasi penglihatan. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi identifikasi karakteristik halusinasi, latihan menghardik halusinasi, edukasi kepatuhan minum obat, latihan bercakap-cakap dengan orang lain, dan penyusunan aktivitas terjadwal. Setelah diberikan asuhan keperawatan selama enam hari, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali tanda munculnya halusinasi, mampu menggunakan teknik mengontrol halusinasi secara mandiri, frekuensi halusinasi berkurang, serta kepatuhan minum obat dan keterlibatan dalam aktivitas sehari-hari meningkat. Kesimpulan Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui strategi pelaksanaan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran mampu meningkatkan kemampuan pasien dalam mengenali dan mengontrol halusinasi. Keberhasilan intervensi didukung oleh kepatuhan minum obat, keterlibatan pasien selama proses keperawatan, serta dukungan keluarga dalam mempertahankan keberlanjutan terapi.

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI PCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN

2026 · Book ·

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASIPCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN Mairisanti1 Prodi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan E mail: Mairisanti @ gmail.com ABSTRAK Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) sangat penting untuk melindungi bayi dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae yang memicu penyakit serius seperti pneumonia dan meningitis. Meskipun telah masuk program nasional, cakupan PCV secara global maupun nasional masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan stok vaksin serta faktor kepatuhan masyarakat yang dipengaruhi oleh karakteristik ibu itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu yang memberikan imunisasi PCV secara lengkap pada bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui observasi lembar catatan imunisasi pada Buku KIA. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis deskriptif menunjukkan karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia reproduksi sehat 20-35 tahun sebanyak 57 orang (70,4%), tingkat pendidikan menengah (SMA) dan tinggi (Perguruan Tinggi) dengan proporsi seimbang masing-masing 33 orang (40,7%), serta mayoritas berstatus tidak bekerja/Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 52 orang (64,2%). Berdasarkan paritas, sebagian besar responden merupakan kelompok multipara (memiliki lebih dari satu anak) yaitu sebanyak 56 orang (69,1%). Evaluasi status imunisasi menunjukkan bahwa seluruh bayi (100%) dari 81 responden telah mendapatkan imunisasi PCV secara lengkap (3 dosis. Hasil penelitian dapat menjadi sumber informasi untuk meningkatkan cakupan imunisasi PCV di Wilayah Kerja Puskesmas Long Bawan. Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Paritas, Imunisasi PVC

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI PCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASIPCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN Mairisanti1 Prodi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan E mail: Mairisanti @ gmail.com ABSTRAK Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) sangat penting untuk melindungi bayi dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae yang memicu penyakit serius seperti pneumonia dan meningitis. Meskipun telah masuk program nasional, cakupan PCV secara global maupun nasional masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan stok vaksin serta faktor kepatuhan masyarakat yang dipengaruhi oleh karakteristik ibu itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu yang memberikan imunisasi PCV secara lengkap pada bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui observasi lembar catatan imunisasi pada Buku KIA. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis deskriptif menunjukkan karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia reproduksi sehat 20-35 tahun sebanyak 57 orang (70,4%), tingkat pendidikan menengah (SMA) dan tinggi (Perguruan Tinggi) dengan proporsi seimbang masing-masing 33 orang (40,7%), serta mayoritas berstatus tidak bekerja/Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 52 orang (64,2%). Berdasarkan paritas, sebagian besar responden merupakan kelompok multipara (memiliki lebih dari satu anak) yaitu sebanyak 56 orang (69,1%). Evaluasi status imunisasi menunjukkan bahwa seluruh bayi (100%) dari 81 responden telah mendapatkan imunisasi PCV secara lengkap (3 dosis. Hasil penelitian dapat menjadi sumber informasi untuk meningkatkan cakupan imunisasi PCV di Wilayah Kerja Puskesmas Long Bawan. Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Paritas, Imunisasi PVC

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI PCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN

2026 · Thesis ·

GAMBARAN KARAKTERISTIK IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASIPCV LENGKAP PADA BAYI USIA 12-23 BULAN DI PUSKESMAS LONG BAWAN Mairisanti1 Prodi S1 Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Borneo Tarakan E mail: Mairisanti @ gmail.com ABSTRAK Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) sangat penting untuk melindungi bayi dari infeksi bakteri Streptococcus pneumoniae yang memicu penyakit serius seperti pneumonia dan meningitis. Meskipun telah masuk program nasional, cakupan PCV secara global maupun nasional masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan stok vaksin serta faktor kepatuhan masyarakat yang dipengaruhi oleh karakteristik ibu itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik ibu yang memberikan imunisasi PCV secara lengkap pada bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 ibu yang memiliki bayi usia 12-23 bulan di wilayah kerja Puskesmas Long Bawan. Pengumpulan data sekunder dilakukan melalui observasi lembar catatan imunisasi pada Buku KIA. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil analisis deskriptif menunjukkan karakteristik responden didominasi oleh kelompok usia reproduksi sehat 20-35 tahun sebanyak 57 orang (70,4%), tingkat pendidikan menengah (SMA) dan tinggi (Perguruan Tinggi) dengan proporsi seimbang masing-masing 33 orang (40,7%), serta mayoritas berstatus tidak bekerja/Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 52 orang (64,2%). Berdasarkan paritas, sebagian besar responden merupakan kelompok multipara (memiliki lebih dari satu anak) yaitu sebanyak 56 orang (69,1%). Evaluasi status imunisasi menunjukkan bahwa seluruh bayi (100%) dari 81 responden telah mendapatkan imunisasi PCV secara lengkap (3 dosis. Hasil penelitian dapat menjadi sumber informasi untuk meningkatkan cakupan imunisasi PCV di Wilayah Kerja Puskesmas Long Bawan. Kata Kunci: Usia, Pendidikan, Pekerjaan, Paritas, Imunisasi PVC

PENGARUH PERAN GANDA WANITA, STRES KERJA TERHADAP KINERJA ASN MELALUI KEPUASAN KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, INVESTASI, KURS DAN EKSPOR TERHADAP CADANGAN DEVISA DI INDONESIA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri, investasi asing langsung (FDI), kurs, dan ekspor terhadap cadangan devisa Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulan dari kuartal pertama tahun 2016 hingga kuartal keempat tahun 2025, yang bersumber dari Trading Economics dan Satu Data Kemendag. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan pengujian stasioneritas menggunakan uji Phillips-Perron serta uji kointegrasi Johansen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, utang luar negeri dan investasi asing langsung (FDI) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, sedangkan kurs dan ekspor tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka pendek hanya utang luar negeri yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Temuan ini dapat diinterpretasikan sejalan dengan Two Gap Theory Chenery dan Strout (1966), khususnya mengenai peran pembiayaan eksternal dalam perekonomian negara berkembang.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MASALAH UTAMA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DI RUANG TERATAI RSUD dr.H.JUSUF SK TARAKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Halusinasi pendengaran merupakan salah satu gejala yang paling sering dialami pasien skizofrenia dan dapat memengaruhi kemampuan pasien dalam membedakan kenyataan dengan persepsi yang tidak nyata. Kondisi ini berisiko menimbulkan perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain sehingga memerlukan asuhan keperawatan yang tepat untuk membantu pasien mengendalikan halusinasi. Tujuan studi kasus ini adalah menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran menggunakan pendekatan keperawatan komperhensif. Metode Penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada 2 pasien skizofrenia dengan masalah utama gangguan persepsi sensori: halusinasi pendengaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan telaah rekam medis. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil Kedua pasien mengalami halusinasi pendengaran berupa suara bisikan yang muncul terutama saat menyendiri serta disertai halusinasi penglihatan. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi identifikasi karakteristik halusinasi, latihan menghardik halusinasi, edukasi kepatuhan minum obat, latihan bercakap-cakap dengan orang lain, dan penyusunan aktivitas terjadwal. Setelah diberikan asuhan keperawatan selama enam hari, kedua pasien menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali tanda munculnya halusinasi, mampu menggunakan teknik mengontrol halusinasi secara mandiri, frekuensi halusinasi berkurang, serta kepatuhan minum obat dan keterlibatan dalam aktivitas sehari-hari meningkat. Kesimpulan Penerapan asuhan keperawatan secara komprehensif melalui strategi pelaksanaan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran mampu meningkatkan kemampuan pasien dalam mengenali dan mengontrol halusinasi. Keberhasilan intervensi didukung oleh kepatuhan minum obat, keterlibatan pasien selama proses keperawatan, serta dukungan keluarga dalam mempertahankan keberlanjutan terapi.

PENGARUH PERAN GANDA WANITA, STRES KERJA TERHADAP KINERJA ASN MELALUI KEPUASAN KERJA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026 · Thesis ·

Peran ganda yang dijalankan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita berpotensi menimbulkan tekanan psikologis yang dapat memengaruhi stres kerja dan kinerja. Kondisi ini menjadi perhatian penting dalam manajemen sumber daya manusia di sektor publik. Penelitian ini, yang dilakukan di Pemerintah Kota Tarakan, bertujuan untuk menguji pengaruh konflik peran ganda dan stres kerja terhadap kinerja ASN, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 468 ASN wanita yang telah menikah sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda dan stres kerja masing-masing berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Adapun stres kerja tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Namun, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja dengan kinerja ASN. Temuan ini menegaskan peran kepuasan kerja sebagai mekanisme psikologis dalam menjelaskan hubungan antara tuntutan peran dan kinerja ASN wanita.

Penegakan Hukum Administrasi bagi ASN Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penegakan Hukum Administrasi bagi ASN Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi . Berdasarkan latar belakang , maka dua peemasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah 1. Mekanisme penegakan hukum Administrasi bagi aparatur sipil Negara di kabupaten malinau 2. Upaya mengatasi kendala dalan penerapan penegakan hukum Administrasi bagi ASN di Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi . Penelitian ini menggunakan tipe penelitian ini menggunakan. Tipe penelitian hukum normatif , dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang -undangan ( Statute approach)

ASPEK HUKUM PENEGAKAN DISIPLIN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

2026 · Book ·

ABSTRAK ASPEK HUKUM PENEGAKAN DISIPLIN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Maini Susanti Penelitian ini membahas aspek hukum dalam penegakan disiplin guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Guru merupakan ujung tombak penyelenggaraan pendidikan yang tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral dan profesional bagi peserta didik. Oleh karena itu, disiplin guru tidak dapat dipandang sekadar sebagai persoalan administratif, melainkan juga bagian dari sistem hukum pendidikan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal terkait hukum pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan disiplin guru memiliki landasan hukum yang kuat dalam sistem hukum administrasi negara. Penegakan disiplin dilaksanakan melalui mekanisme administratif, etis, dan dalam kondisi tertentu, pidana. Pelanggaran disiplin tidak hanya melanggar norma moral, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum yang berimplikasi pada menurunnya kualitas pendidikan. Selain itu, masih ditemukan tantangan dalam implementasinya, seperti lemahnya pengawasan, budaya permisif, serta rendahnya kesadaran hukum di kalangan guru. Konsep ideal penegakan disiplin guru harus berlandaskan pada prinsip kepastian hukum, keadilan, proporsionalitas, akuntabilitas, dan pembinaan. Penegakan disiplin yang efektif harus bersifat integratif dan transformatif, menggabungkan pendekatan hukum, etika profesi, dan manajemen pendidikan. Dengan penerapan sistem disiplin yang adil dan humanistik, diharapkan terwujud guru yang profesional, berintegritas, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.

Penegakan Hukum Administrasi bagi ASN Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi

2026 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penegakan Hukum Administrasi bagi ASN Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi . Berdasarkan latar belakang , maka dua peemasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah 1. Mekanisme penegakan hukum Administrasi bagi aparatur sipil Negara di kabupaten malinau 2. Upaya mengatasi kendala dalan penerapan penegakan hukum Administrasi bagi ASN di Kabupaten Malinau yang melakukan pelanggaran Administrasi . Penelitian ini menggunakan tipe penelitian ini menggunakan. Tipe penelitian hukum normatif , dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang -undangan ( Statute approach)

ASPEK HUKUM PENEGAKAN DISIPLIN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ASPEK HUKUM PENEGAKAN DISIPLIN GURU DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Maini Susanti Penelitian ini membahas aspek hukum dalam penegakan disiplin guru sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Guru merupakan ujung tombak penyelenggaraan pendidikan yang tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan moral dan profesional bagi peserta didik. Oleh karena itu, disiplin guru tidak dapat dipandang sekadar sebagai persoalan administratif, melainkan juga bagian dari sistem hukum pendidikan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal terkait hukum pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan disiplin guru memiliki landasan hukum yang kuat dalam sistem hukum administrasi negara. Penegakan disiplin dilaksanakan melalui mekanisme administratif, etis, dan dalam kondisi tertentu, pidana. Pelanggaran disiplin tidak hanya melanggar norma moral, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum yang berimplikasi pada menurunnya kualitas pendidikan. Selain itu, masih ditemukan tantangan dalam implementasinya, seperti lemahnya pengawasan, budaya permisif, serta rendahnya kesadaran hukum di kalangan guru. Konsep ideal penegakan disiplin guru harus berlandaskan pada prinsip kepastian hukum, keadilan, proporsionalitas, akuntabilitas, dan pembinaan. Penegakan disiplin yang efektif harus bersifat integratif dan transformatif, menggabungkan pendekatan hukum, etika profesi, dan manajemen pendidikan. Dengan penerapan sistem disiplin yang adil dan humanistik, diharapkan terwujud guru yang profesional, berintegritas, serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.

IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH METALANGUAGE INSTRUCTION AMONG EIGHTH GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI TARAKAN

2026 · Book ·

This study aims to improve students' vocabulary mastery through the application of metalanguage instruction with a focus on introducing parts of speech, including nouns, verbs, adjectives, and adverbs in narrative texts. This study was conducted at MTs Negeri Tarakan with 31 students in class VIII-A as the research subjects. The method used was Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart (2014) model, which consists of four stages: planning, acting, observing, and reflecting. The research was conducted in two cycles, each consisting of three meetings. The research instruments used were a vocabulary test to measure students' vocabulary mastery and an observation sheet for teacher and student activities. The results showed an increase in students' vocabulary mastery from cycle I to cycle II. In cycle I, the results of the students' vocabulary test did not meet the success criteria, as only 39% of students achieved a score of ≥70, per the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). However, in cycle II, the classical mastery rate increased to 77% of students achieving the KKTP, thus fulfilling the research success criteria. In addition, the observation results showed an increase in teacher and student activity in each meeting, with students more active in participating in discussions, identifying vocabulary, and classifying it by word class. Based on the data processing results, it can be concluded that the application of metalanguage instruction is effective in improving eighth-grade students' vocabulary mastery at MTs Negeri Tarakan.

IMPROVING STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH METALANGUAGE INSTRUCTION AMONG EIGHTH GRADE STUDENTS OF MTS NEGERI TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to improve students' vocabulary mastery through the application of metalanguage instruction with a focus on introducing parts of speech, including nouns, verbs, adjectives, and adverbs in narrative texts. This study was conducted at MTs Negeri Tarakan with 31 students in class VIII-A as the research subjects. The method used was Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart (2014) model, which consists of four stages: planning, acting, observing, and reflecting. The research was conducted in two cycles, each consisting of three meetings. The research instruments used were a vocabulary test to measure students' vocabulary mastery and an observation sheet for teacher and student activities. The results showed an increase in students' vocabulary mastery from cycle I to cycle II. In cycle I, the results of the students' vocabulary test did not meet the success criteria, as only 39% of students achieved a score of ≥70, per the Learning Objective Achievement Criteria (KKTP). However, in cycle II, the classical mastery rate increased to 77% of students achieving the KKTP, thus fulfilling the research success criteria. In addition, the observation results showed an increase in teacher and student activity in each meeting, with students more active in participating in discussions, identifying vocabulary, and classifying it by word class. Based on the data processing results, it can be concluded that the application of metalanguage instruction is effective in improving eighth-grade students' vocabulary mastery at MTs Negeri Tarakan.