Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: E-Money
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM Santi Kartini, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran non tunai yang meliputi nilai transaksi kartu ATM/debit, kartu kredit, dan e-money, serta jumlah uang beredar (M2) terhadap inflasi di Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data runtun waktu bulanan sebanyak 72 observasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan seluruh variabel terintegrasi pada ordo I(1), dan uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa kartu ATM/debit berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 0,9506 p=0,0011), e-money berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,7698 p=0,0320), serta jumlah uang beredar M2 berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien −3,6074 p=0,0204). Kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang (p=0,3268). Dalam jangka pendek, hanya kartu ATM/debit yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 1,1438 p=0,0222), sedangkan kartu kredit, e-money, dan M2 tidak signifikan. Koefisien ECT(−1) sebesar −0,9926 yang signifikan mengindikasikan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 99,26% per bulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGGUNAAN CARD BASED PAYMENTS DAN E-MONEY TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR (M1) DI INDONESIA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan instrumen pembayaran non-tunai, yaitu Kartu Debit/ATM, Kartu Kredit, dan E-Money, terhadap jumlah uang beredar di Indonesia yang terdiri atas dua komponen utama, yaitu uang kartal dan uang giral (M1). Latar belakang penelitian ini didasari oleh transformasi sistem pembayaran yang semakin digital akibat kemajuan teknologi dan kebijakan nasional non-tunai yang dicanangkan oleh Bank Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data time series tahunan selama periode 2014–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kartu Debit/ATM berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang kartal dan uang giral secara parsial dan simultan. Kartu Kredit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap uang kartal, namun memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral, baik secara parsial maupun simultan. Sementara itu, E-Money tidak berpengaruh signifikan terhadap uang kartal secara parsial, tetapi menunjukkan pengaruh signifikan secara simultan. E Money juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap uang giral baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini memperlihatkan bahwa masing-masing instrumen pembayaran memiliki karakteristik berbeda dalam memengaruhi struktur uang beredar. Secara keseluruhan, transformasi sistem pembayaran non-tunai memberikan dampak yang berarti terhadap dinamika moneter di Indonesia. Oleh karena itu, penting bagi otoritas moneter untuk terus mendorong adopsi sistem pembayaran digital sebagai upaya memperkuat efektivitas kebijakan moneter dan meningkatkan efisiensi sistem keuangan nasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH TEKNOLOGI DIGITAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KALIMANTAN UTARA (TAHUN 2019-2024)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi digital terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara pada periode 2019 hingga 2024. Fokus utama penelitian ini adalah transaksi E-Money, penetrasi internet, dan penggunaan smartphone sebagai variabel independen yang dianalisis terhadap pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Bank Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa transaksi E-Money memberikan dampak positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara penggunaan smartphone dan penetrasi internet tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong digitalisasi ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tansaksi Non Tunai Terhadap Praktik Korupsi dan Perdagangan Narkoba Di Indonesia

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan Penelitian ini ialah untuk memberikan bukti empiris pengaruh transaksi pembayaran non tunai kartu debit/ATM, kartu kredit dan e-money terhadap praktik korupsi dan perdagangan narkoba di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder time series dalam bentuk triwulan dari tahun 2013- 2022 hasil publikasi Bank Indonesia (BI), Indonesia Corruption Watch dan Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan (Error Correction Model) pada aplikasi e-views 10. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial nilai transaksi kartu debit/ATM tidak berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dalam jangka panjang maupun jangka pendek dan secara parsial nilai transaksi kartu debit/ATM dalam jangka panjang berpengaruh signifikan dan dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan terhadap perdagangan narkoba di Indonesia. Secara parsial dalam jangka panjang nilai transaksi kartu kredit berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dan tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek. Pada perdagangan narkoba di Indonesia, secara parsial nilai transaksi kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang dan dalam jangka pendek tidak berpengaruh signifikan. Secara parsial nilai transaksi e-money dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi di Indonesia dan secara parsial nilai transaksi e-money dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh signifikan terhadap perdagangan narkoba. Kemudian pada uji simultan, dalam jangka panjang nilai transaksi kartu debit/ATM, kartu kredit dan e-money secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap praktik korupsi dan perdagangan narkoba di Indonesia dan tidak berpengaruh signifikan dalam jangka pendek.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Pengaruh Transaksi Non Tunai (APMK) Dan Uang Elektronik (E-Money) Terhadap Produk Domestik Bruto Berdasarkan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Transaksi Non Tunai (APMK) dan Uang Elektronik (E-Money) Terhadap Produk Domestik Bruto Berdasarkan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2012-2021 yang diambil dari Bank Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan dari laporan data yang terkait dan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik teknik sampling. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program Eviews. Hasil estimasi data yang menggunakan analisis linier berganda menunjukan bahwa secara parsial variabel Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto Berdasarkan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, dan Uang Elektronik (E-Money) berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto Berdasarkan Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, dan secara simultan sama-sama berpengaruh signifikan terhadap Produk Domestik Bruto berdasarkan pengeluaran konsumsi rumah tangga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penggunaan Alat Pembayaran Kartu Debit ATM dan Uang Elektronik terhadap Perilaku Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan Alat Pembayaran Kartu Debit Dan Uang Elektronik (E-Money) Terhadap Perilaku Mahasiswa Di Universitas Borneo Tarakan Lailah Ayu Fadillah Dr. Pither Palungan,S.E.,M.Si Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui pengaruh variabel kartu debit (ATM) dan uang elektronik (E-Money) terhadap perilaku atau persepsi mahasiswa di Universitas Borneo Tarakan. selanjutnya untuk mengetahui kendala dalam penelitian ini maka penelit menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif. Adapun sampel pada penelitian ini menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportional stratified Random Sampling. Adapun data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner dalam bentuk google form dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 115 responden. Kuesioner yang dipakai jenis kuesioner tertutup. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan software microsoft excel. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan kartu debit ATM berpengaruh terhadap perilaku mahasiswa yang mengarah pada perspektif kemudahan penggunaan, kepraktisan, efesiensi juga keamanan. Serta penggunaan uang elektronik berpengaruh pada perilaku mahasiswa dari segi kemudahan penggunaan,transaksi dan pengisian ulang saldo, serta keamanan dalam penggunaan uang elektronik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH CASHLESS PAYMENT DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI INDONESIA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH CASHLESS PAYMENT DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP JUMLAH UANG BEREDAR DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI INDONESIA. Reni Musmulyani Dr. Pither Palungan,SE.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh serta keterikatan cashless payment e-money dan pertumbuhan ekonomi terhadap Jumlah Uang Beredar dengan Inflasi sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitaif deskrptif dengan data sakunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Penelitian ini dilakukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Data pada penelitian ini menggunakan data sakunder (time series) dari tahun 2012-2021 secara bulanan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dan untuk menguji pengaruh mediasinya maka digunakan analisis Jalur (path analysis) dan sobel test. Metode analisis menggunakan alat analisis dengan bantuan Program SPSS 20 dan e-views 9. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa cashless payment e-money berpengaruh negatif dan signifikan terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi, cashless payment e-money dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar, inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar, cashless payment e-money berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar yang dimediasi inflasi dan untuk pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah uang beredar yang dimediasi inflasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH TINGKAT TRANSAKSI PEMBAYARAN E-MONEY (CASHLESS) DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP PENGELUARAN KONSUMSI MASYARAKAT INDONESIA

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh serta keterkaitan antara Tingkat Transaksi Pembayaran E-Money, Jumlah Uang Beredar (M1) terhadap Pengeluaran Konsumsi Masyarakat di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik Indonesia (BPS). Penelitian di lakukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder (time series) dari tahun 2012-2019 secara triwulanan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linier Berganda. Dalam hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel tingkat nilai transaksi pembayaran e-money memiliki pengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat Indonesia dilihat dengan nilai thitung hitung lebih besar dibandingkan dengan ttabel (2.919 > 1.69913), jumlah uang beredar (M1) berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat Indonesia dengan melihat nilai dari thitung lebih besar dari ttabel (12.035 > 1.69913). Adapun secara simultan dari variabel tingkat nilai transaksi pembayaran e-money dan jumlah uang beredar (M1) memiliki pengaruh signifikan terhadap pengeluaran konsumsi masyarakat Indonesia dengan melihat dari nilai Fhitung lebih besar dibandingkan dengan Ftabel (688.564 > 3.33). Selanjutnya, diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,979 atau sebesar 97,9%

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail