Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Error Correction Model
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN KETERGANTUNGAN EKONOMI TERHADAP CADANGAN DEVISA INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cadangan devisa merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan eksternal suatu negara, termasuk Indonesia. Namun, tingginya ketergantungan terhadap utang luar negeri serta fluktuasi kegiatan ekspor dan impor berpotensi memengaruhi cadangan devisa nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh utang luar negeri, ekspor, dan impor terhadap cadangan devisa Indonesia, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 1990-2024 yang bersumber dari publikasi World Bank, dan dianalisis menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa utang luar negeri dan ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sebaliknya, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam kedua jangka waktu tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan utang luar negeri yang hati-hati serta penguatan kinerja ekspor penting untuk menjaga stabilitas cadangan devisa Indonesia, sementara pengendalian impor diperlukan agar cadangan devisa tidak tertekan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PENGARUH PEMBAYARAN NON TUNAI DAN JUMLAH UANG BEREDAR TERHADAP INFLASI DI INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL ECM Santi Kartini, S.E., M.Sc Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembayaran non tunai yang meliputi nilai transaksi kartu ATM/debit, kartu kredit, dan e-money, serta jumlah uang beredar (M2) terhadap inflasi di Indonesia periode Januari 2020 hingga Desember 2025. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data runtun waktu bulanan sebanyak 72 observasi. Hasil uji stasioneritas menunjukkan seluruh variabel terintegrasi pada ordo I(1), dan uji kointegrasi Johansen mengonfirmasi adanya hubungan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa kartu ATM/debit berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 0,9506 p=0,0011), e-money berpengaruh positif dan signifikan (koefisien 0,7698 p=0,0320), serta jumlah uang beredar M2 berpengaruh negatif dan signifikan (koefisien −3,6074 p=0,0204). Kartu kredit tidak berpengaruh signifikan dalam jangka panjang (p=0,3268). Dalam jangka pendek, hanya kartu ATM/debit yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap inflasi (koefisien 1,1438 p=0,0222), sedangkan kartu kredit, e-money, dan M2 tidak signifikan. Koefisien ECT(−1) sebesar −0,9926 yang signifikan mengindikasikan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang sebesar 99,26% per bulan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, INVESTASI, KURS DAN EKSPOR TERHADAP CADANGAN DEVISA DI INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri, investasi asing langsung (FDI), kurs, dan ekspor terhadap cadangan devisa Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulan dari kuartal pertama tahun 2016 hingga kuartal keempat tahun 2025, yang bersumber dari Trading Economics dan Satu Data Kemendag. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan pengujian stasioneritas menggunakan uji Phillips-Perron serta uji kointegrasi Johansen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, utang luar negeri dan investasi asing langsung (FDI) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, sedangkan kurs dan ekspor tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka pendek hanya utang luar negeri yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Temuan ini dapat diinterpretasikan sejalan dengan Two Gap Theory Chenery dan Strout (1966), khususnya mengenai peran pembiayaan eksternal dalam perekonomian negara berkembang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail