ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Cadangan devisa merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan eksternal suatu negara, termasuk Indonesia. Namun, tingginya ketergantungan terhadap utang luar negeri serta fluktuasi kegiatan ekspor dan impor berpotensi memengaruhi cadangan devisa nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh utang luar negeri, ekspor, dan impor terhadap cadangan devisa Indonesia, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 1990-2024 yang bersumber dari publikasi World Bank, dan dianalisis menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa utang luar negeri dan ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sebaliknya, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam kedua jangka waktu tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan utang luar negeri yang hati-hati serta penguatan kinerja ekspor penting untuk menjaga stabilitas cadangan devisa Indonesia, sementara pengendalian impor diperlukan agar cadangan devisa tidak tertekan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri, investasi asing langsung (FDI), kurs, dan ekspor terhadap cadangan devisa Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulan dari kuartal pertama tahun 2016 hingga kuartal keempat tahun 2025, yang bersumber dari Trading Economics dan Satu Data Kemendag. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan pengujian stasioneritas menggunakan uji Phillips-Perron serta uji kointegrasi Johansen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, utang luar negeri dan investasi asing langsung (FDI) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, sedangkan kurs dan ekspor tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka pendek hanya utang luar negeri yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Temuan ini dapat diinterpretasikan sejalan dengan Two Gap Theory Chenery dan Strout (1966), khususnya mengenai peran pembiayaan eksternal dalam perekonomian negara berkembang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas, produktivitas, dan hubungan pembiayaan sektor riil yang bersumber dari foreign direct investment (fdi), utang luar negeri (uln), dan kredit terhadap produk domestik bruto (pdb) di indonesia periode 2005–2024. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari world bank dan bank indonesia. teknik analisis yang digunakan meliputi incremental capital output ratio (icor), marginal product of capital (mpk), dan korelasi rank spearman. hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis incremental capital output ratio (icor), foreign direct investment memiliki nilai rata-rata icor sebesar 0,31 sehingga efektif dalam mendorong produk domestik bruto indonesia. sementara itu, utang luar negeri memiliki nilai rata-rata icor sebesar 5,13 dan kredit sebesar 3,81 sehingga tidak efektif. berdasarkan analisis marginal product of capital (mpk), foreign direct investment memiliki nilai rata-rata mpk sebesar 7,37 dan utang luar negeri sebesar 4,33 sehingga produktif, sedangkan kredit memiliki nilai rata-rata mpk sebesar 2,03 sehingga tidak produktif. hasil korelasi menunjukkan bahwa foreign direct investment memiliki hubungan positif kuat terhadap produk domestik bruto 0,660, sedangkan utang luar negeri 0,971 dan kredit 0,997 memiliki hubungan positif sangat kuat. oleh karena itu, peningkatan kualitas investasi asing dan pemanfaatan utang luar negeri pada sektor produktif perlu terus didorong, sementara penyaluran kredit perlu ditingkatkan efektivitas dan produktivitasnya agar mampu memberikan kontribusi yang lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Utang Luar Negeri dan Investasi secara parsial dan simultan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda, Uji t dan Uji F dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial investasi berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Utang Luar negeri tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi, dan secara simultan Utang Luar Negeri dan Invetasi berpengaruh Positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini menganalisis pengaruh Balance of Trade (BOT), Foreign Direct Investment (FDI), dan Utang Luar Negeri (ULN) terhadap Cadangan Devisa di lima negara ASEAN, yaitu Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Filipina, selama periode 2008-2023. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) serta analisis tren metode kuadrat terkecil untuk proyeksi lima tahun ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, BOT dan FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Lima Negara ASEAN periode 2008-2023, sedangkan ULN memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Proyeksi lima tahun mendatang menunjukkan tren positif BOT di Singapura, Thailand, dan Indonesia, namun defisit diperkirakan terjadi di Malaysia dan Filipina. FDI diproyeksikan meningkat di Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Sementara itu, Thailand menunjukkan penurunan. ULN di kelima negara diproyeksikan terus meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH SUKU BUNGA, PRODUK DOMESTIK BRUTO, HARGA EMAS DAN UTANG LUAR NEGERI TERHADAP INFLASI DI INDONESIA Elmalia Devita Jafar Sidik Salim, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Suku Bunga, Produk Domestik Bruto, Harga Emas dan Utang Luar Negeri terhadap Inflasi di Indonesia Periode 2009-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Error Corecction Model (ECM) guna melihat adanya pengaruh jangka panjang dan jangka pendek antara variabel bebas dan variabel terikat. Penelitian ini menghasilkan persamaan Estimasi ECM jangka panjang Yt₁ =1,224170X₁ -0,379440LogX₂ +10,04328LogX₃ +16,89933LogX₄. Hasil persamaan Estimasi ECM jangka pendek DYt₁=2,066829DX₁ 0,385762DLogX₂ +11,93613DLogX₃ +25,03726DLogX₄. Variabel Suku Bunga baik dalam jangka panjang dan jangka pendek berpengaruh positif dan signifikan terhadap Inflasi, sedangkan variabel Produk Domestik Bruto, Harga Emas dan Utang Luar Negeri baik secara jangka panjang dan jangka pendek tidak berpengaruh terhadap Inflasi. Hasil Koefisien Determinasi (R²) menunjukkan bahwa pada jangka panjang koefisien determinasi sebesar 52% dengan kategori hubungan kuat, jangka pendek determinasi sebesar 48% menunjukkan hubungan korelasi cukup. Kata Kunci: Suku Bunga, Produk Domestik Bruto, Harga Emas, Utang Luar Negeri dan Inflasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh investasi asing, utang luar negeri dan nilai tukar terhadap cadangan devisa negara Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah 8 tahun, dimulai dari tahun 2015-2022 secara triwulan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik Indonesia dan Bank Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis Regresi Linier Berganda. Dalam hasil penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 26 yang kemudian diperoleh hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel investasi asing tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cadangan devisa, variabel utang luar negeri memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cadangan devisa dan variabel nilai tukar tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cadangan devisa. Berdasarkan uji F (simultan) variabel investasi asing, utang luar negeri dan nilai tukar memiliki pengaruh yang signifikan terhadap cadangan devisa Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) sebesar 0,598 atau sebesar 59,9%
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh defisit anggaran, tabungan masyarakat, dan jumlah pegawai pemerintah baik secara jangka panjang maupun jangka pendek terhadap utang luar negeri di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuantitatif dengan data sekunder yang berasal dari publikasi atau website Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan RI, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan website Polri. Penelitian ini dilakukan di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder dari tahun 2009-2022 secara data tahunan. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan yaitu Error Correction Model (ECM). Penelitian ini menggunakan aplikasi E-Views 12 dalam jangka panjang defisit anggaran dan tabungan masyarakat berpengaruh signifikan secara parsial terhadap utang luar negeri di Indonesia, sedangkan jumlah pegawai pemerintah tidak berpengaruh signifikan terhadap utang luar negeri di Indonesia. Dalam jangka pendek defisit anggaran dan tabungan masyarakat tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap utang luar negeri di Indonesia, sedangkan jumlah pegawai pemerintah berpengaruh signifikan terhadap utang luar negeri di Indonesia. Posisi lain secara simultan baik secara jangka panjang maupun jangka pendek variabel defisit anggaran, tabungan masyarakat dan jumlah pegawai pemerintah secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap utang luar negeri di Indonesia. Selanjutnya diperoleh hasil dari koefisien determinasi atau (R2) dalam jangka panjang sebesar 0,96 atau 96% dan jangka pendek 0,69 atau 69%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel makroekonomi terhadap utang luar negeri Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah menggunakan data sekunder yang merupakan data time series per tri wulan dalam rentang waktu mulai tahun 2005 hingga 2021 yang dikumpulkan dengan menggunakan studi Pustaka melalui website Badan Pusat Statisti, Kementrian keuangan republic Indonesia dan Bank Indonesia. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis dengan Model Estimasi Error Correction Model (ECM). Dalam penelitian ini peneliti menggunakan aplikasi E-views 9 yang kemudian diperoleh hasil uji t (parsial) bahwa tabungan domestik, belanja pemerintah tidak memiliki pengaruh terhadap Utang Luar Negeri Indonesia sedangkan nilai tukar rupiah memiliki pengaruh signifikan terhadap utang luar negeri Indonesia. Berdasarkan hasil uji F (simultan) bahwa variabel tabungan domestik, belanja pemerintah, dan nilai tukar rupiah secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap utang luar negeri Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH HUTANG LUAR NEGERI PEMERINTAH DAN SWASTA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA RAHMA JUFRIE Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian masyarakat yang menghasilkan tambahan pendapatan pada periode tertentu. setiap negara memerlukan biaya agar dapat meningkatkan perekonomian. Permasalahan Hutang Luar Negeri menjadi suatu ancaman kondisi makro Indonesia. Hutang Luar Negeri adalah variabel yang bisa mendorong sekaligus menghambat perekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Hutang Luar Negeri Pemerintah dan Swasta terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia secara simultan dan parsial serta untuk mengetahui pola pemetaan Hutang Luar Negeri terhadap pertumbuhan ekonomi di indonesia. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji hipotesis, koefisien determinasi serta menggunakan alat bantu software SPSS. Dalam penelitian ini, objek yang diteliti adalah Hutang Luar Negeri. Populasi dalam penelitian ini yaitu Hutang Luar Negeri Pemerintah, Hutang Luar Negeri Swasta dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia dalam waktu 12 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Hutang Luar Negeri pemerintah berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi sebesar 0,889 dan Hutang Luar Negeri Swasta berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan ekonomi dengan koefisien regresi sebesar 0,238. (2) Pola pemetaan tipologi Klassen HLN terhadap Pertumbuhan Ekonomi menunjukkan terbentuk dua pola pemetaan yaitu pada pola pertama terkumpul di sektor maju tapi tertekan dan pola kedua berada pada sektor sedang bertumbuh.