Abstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh Balance of Trade (BOT), Foreign Direct Investment (FDI), dan Utang Luar Negeri (ULN) terhadap Cadangan Devisa di lima negara ASEAN, yaitu Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Filipina, selama periode 2008-2023. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) serta analisis tren metode kuadrat terkecil untuk proyeksi lima tahun ke depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, BOT dan FDI tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Lima Negara ASEAN periode 2008-2023, sedangkan ULN memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Proyeksi lima tahun mendatang menunjukkan tren positif BOT di Singapura, Thailand, dan Indonesia, namun defisit diperkirakan terjadi di Malaysia dan Filipina. FDI diproyeksikan meningkat di Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Sementara itu, Thailand menunjukkan penurunan. ULN di kelima negara diproyeksikan terus meningkat.