Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

13 hasil
Subjek: Ekspor
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi penanganan ekspor kepiting bakau (Scylla sp) di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Indonesia memiliki potensi besar di sektor perikanan dan kelautan, salah satunya komoditas kepiting bakau (Scylla sp) yang menjadi komoditas unggulan ekspor dari Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Kepiting bakau merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang memiliki permintaan cukup besar di pasar internasional sehingga harus memenuhi persyaratan mutu, kesehatan, dan ketentuan teknis negara tujuan. Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) berperan penting dalam menjamin kelayakan ekspor melalui pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pengujian kesehatan, dan pengawasan penanganan komoditas sebelum diterbitkannya sertifikat kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis prosedur penanganan dan pengawasan kualitas ekspor kepiting bakau di Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) serta mengidentifikasi karakteristik kepiting yang di ekspor berdasarkan spesies, ukuran, bobot, jenis kelamin, dan pemeriksaan white spot syndrome virus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi 40 sampel kepiting bakau ekspor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanganan ekspor di BKHIT kota Tarakan meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan white spot syndrome virus, pengawasan pengemasan, dan penerbitan sertifikat kesehatan sebagai jaminan mutu ekspor. Seluruh sampel secara administratif tercatat sebagai Scylla serrata, meskipun berdasarkan karakteristik morfologi ditemukan adanya spesies lain yaitu Scylla olivacea. Sebagian besar kepiting memiliki lebar karapas 14-15 cm dan seluruh sampel berjenis kelamin jantan sesuai dengan regulasi PERMEN KP No.7 Tahun 2024. Pemeriksaan kondisi penyakit menunjukkan bahwa sampel yang di uji dalam laboratorium menggunakan metode PCR (Polymerase chain reaction) menunjukkan hasil negatif terhadap white spot syndrome virus (WSSV). Pengujian laboratorium dilakukan secara berkala satu bulan sekali karena eksportir telah memiliki sertifikasi cara karantina ikan yang baik (CKIBK). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan ekspor kepiting bakau di BKHIT Kota Tarakan telah dilaksanakan sesuai prosedur karantina dan mendukung jaminan mutu, kesehatan, serta kelayakan komoditas untuk perdagangan internasional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI DAN KETERGANTUNGAN EKONOMI TERHADAP CADANGAN DEVISA INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Cadangan devisa merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan eksternal suatu negara, termasuk Indonesia. Namun, tingginya ketergantungan terhadap utang luar negeri serta fluktuasi kegiatan ekspor dan impor berpotensi memengaruhi cadangan devisa nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh utang luar negeri, ekspor, dan impor terhadap cadangan devisa Indonesia, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data time series periode 1990-2024 yang bersumber dari publikasi World Bank, dan dianalisis menggunakan Error Correction Model (ECM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa utang luar negeri dan ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Sebaliknya, impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dalam kedua jangka waktu tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan utang luar negeri yang hati-hati serta penguatan kinerja ekspor penting untuk menjaga stabilitas cadangan devisa Indonesia, sementara pengendalian impor diperlukan agar cadangan devisa tidak tertekan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UTANG LUAR NEGERI, INVESTASI, KURS DAN EKSPOR TERHADAP CADANGAN DEVISA DI INDONESIA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh utang luar negeri, investasi asing langsung (FDI), kurs, dan ekspor terhadap cadangan devisa Indonesia baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Data yang digunakan merupakan data sekunder triwulan dari kuartal pertama tahun 2016 hingga kuartal keempat tahun 2025, yang bersumber dari Trading Economics dan Satu Data Kemendag. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM), dengan pengujian stasioneritas menggunakan uji Phillips-Perron serta uji kointegrasi Johansen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, utang luar negeri dan investasi asing langsung (FDI) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, sedangkan kurs dan ekspor tidak berpengaruh signifikan. Sementara itu, dalam jangka pendek hanya utang luar negeri yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Temuan ini dapat diinterpretasikan sejalan dengan Two Gap Theory Chenery dan Strout (1966), khususnya mengenai peran pembiayaan eksternal dalam perekonomian negara berkembang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DAN DAYA SAING EKSPOR HASIL PERIKANAN DI KALIMANTAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya perbedaan kontribusi sektor perikanan terhadap struktur perekonomian daerah dan dinamika ekspor antarprovinsi di Pulau Kalimantan. Secara teoritis, sektor yang memiliki keunggulan komparatif diharapkan mampu mendorong daya saing ekspor, namun secara empiris kondisi tersebut belum tentu sejalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keunggulan komparatif sektor perikanan, mengkaji posisi dan dinamika daya saing ekspor, serta mengidentifikasi keterkaitan antara keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif pada lima provinsi di Kalimantan selama periode 2017–2024. Metode analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) untuk menentukan sektor basis dan non-basis, serta Export Product Dynamic (EPD) untuk menilai pertumbuhan pangsa pasar dan posisi daya saing ekspor. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan tergolong sektor basis dengan nilai LQ rata-rata lebih dari satu, sedangkan Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah termasuk sektor non-basis. Berdasarkan analisis EPD, daya saing ekspor sektor perikanan menunjukkan pola fluktuatif, di mana tidak semua sektor basis berada pada kategori Rising Star. Beberapa provinsi non-basis justru menunjukkan dinamika ekspor yang lebih progresif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan komparatif tidak selalu berbanding lurus dengan keunggulan kompetitif. Oleh karena itu, diperlukan strategi peningkatan nilai tambah, efisiensi distribusi, serta perluasan akses pasar internasional guna memperkuat daya saing ekspor sektor perikanan secara berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, DAN HARGA BATU BARA TERHADAP EKSPOR BATU BARA DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah, dan harga batu bara terhadap ekspor batu bara di Provinsi Kalimantan Utara, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada peran penting batu bara sebagai komoditas unggulan ekspor Indonesia, khususnya Kalimantan Utara yang memiliki cadangan besar dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Data yang digunakan berupa data sekunder berbentuk time series triwulanan periode 2015–2024, yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan uji asumsi klasik sebagai prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel inflasi dan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor batu bara, sedangkan harga batu bara berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, inflasi, nilai tukar, dan harga batu bara berpengaruh signifikan terhadap ekspor batu bara di Provinsi Kalimantan Utara. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,333 yang berarti bahwa ketiga variabel independen hanya mampu menjelaskan variasi ekspor sebesar 33,3%, sedangkan sisanya 66,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor harga batu bara memiliki peran dominan dalam memengaruhi ekspor, sementara inflasi dan nilai tukar tidak memberikan pengaruh langsung yang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam merumuskan strategi perdagangan dan kebijakan ekspor, serta bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas variabel yang dianalisis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Investasi, Net Ekspor dan tenaga Kerja Terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Investasi PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja Secara Parsial dan Simultan Terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang bersumber dari DPMPTSP, Kementerian Ketenagakerjaan dan BPS dengan Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil dari tahun 2017-2024 dengan menggunakan data sebanyak 40 data. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dan diolah menggunakan Eviews 12, dimana data panel merupakan kombinasi antar data time series dan data cross section. Hasil Penelitian Secara Parsial Variabel PMA, Net Ekspor dan Tenaga Kerja tidak berpengaruh signifikan dan PMDN berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024. Sedangkan secara simultan menunjukkan Variabel PMA, PMDN, Net Ekspor dan Tenaga Kerja berpengaruh signifikan terhadap PDRB Sektor Industri Pengolahan di Kalimantan tahun 2017-2024.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPOR BATUBARA INDONESIA

2024•

ABSTRAK EKSPOR BATUBARA INDONESIA Karina Dr. Margiyono, S.E., M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekspor batubara Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia (BI), Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Macrotrends. Pada penelitian ini menggunakan data time series dari tahun 2012-2022 dengan menggunakan triwulan I-IV. Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis Error Correction Model (ECM), dan pemetaan tipologi klassen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga batubara dunia berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel harga minyak bumi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Rupiah terhadap Yuan berpengaruh positif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang variabel nilai tukar Yen terhadap ekspor batubara berpengaruh negatif dan signifikan sedangkan dalam jangka pendek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Secara parsial dalam jangka panjang dan jangka pendek variabel nilai tukar Rupiah terhadap Won berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap ekspor batubara. Kemudian pada uji simultan dalam jangka panjang semua variabel bebas harga batubara dunia, harga minyak bumi, nilai tukar yuan, nilai tukar yen, nilai tukar won berpengaruh signifikan terhadap ekspor batubara, sedangkan dalam jangka pendek secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan. Pada hasil analisis tipologi klassen pemetaan harga batubara dunia terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV (Tertinggal/Tertekan), dan tipologi klassen pemetaan harga minyak bumi terhadap ekspor batubara menunjukkan bahwa di kuadran I (Ekspansif), kuadran II (Progresif), kuadran III (Netral), kuadran IV(Tertinggal/Tertekan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Investasi, Ekspor, dan Tenaga Kerja Asing Terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia Tahun 2013-2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Di negara Indonesia terdapat permasalahan banyaknya pengangguran yang disebabkan oleh kurangnya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja pada setiap sektor perkonomian sehingga mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan, mengalami masalah terhadap perekonomian di Negara Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Investasi, Ekspor dan Tenaga kerja Asing berpengaruh terhadap Tingkat Pengangguran di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda (menggunakan alat aplikasi yaitu Eviews 10). Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda secara parsial menyatakan bahwa hasil dari penelitian ini menunjukkan Investasi memiliki nilai probalitas 0,0803 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa Ekspor memiliki nilai probalitas 0,958 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa Tenaga Kerja Asing memiliki nilai probalitas 0,516 > 0,05 yang artinya tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Sedangkan secara simultan menunjukkan bahwa pada nilai f-statistik probalitas sebesar 0,0471 0,05 lebih kecil dari tingkat kesalahan maka pada variabel Investasi, Ekspor dan Tenaga Kerja Asing berpengaruh terhadap tingkat pengangguran di Indonesia. Koefisien Determinasi menyatakan bahwa nilai 25% berpengaruh dengan variabel independen terhadap variabel dependen dan 75% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan di dalam penelitian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Net Ekspor, Capital Inflow, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar Amerika Serikat

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI). Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder time series dalam bentuk triwulan dari tahun 2013-2022. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan (Error Correction Model). Dalam pengolahan data pada hasil penelitian ini menggunakan aplikasi e-views 9. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa uji parsial menunjukkan bahwa dalam jangka pendek variabel net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Kemudian, dalam jangka panjang variabel net ekspor dan capital inflow tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat, dan variabel jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Berdasarkan uji simultan bahwa dalam jangka pendek variabel net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Sedangkan dalam jangka panjang, variabel net ekspor dan capital inflow secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Selanjutnya diperoleh dari hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,213307 atau sebesar 21% dalam jangka pendek dan sebesar 0,610198 atau sebesar 61% dalam jangka panjang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS BI-7 DAY REVERSE REPO RATE, JUMLAH UANG BEREDAR DAN NET EKSPOR TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis BI7DRR, jumlah uang beredar, dan net ekspor terhadap nilai tukar rupiah di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data VECM. Data yang digunakan adalah data sekunder. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diketahui bahwa pada hasil uji VECM menunjukkan bahwa BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR), Jumlah Uang Beredar dan Net Ekspor dengan nilai p-value jangka pendek dan jangka panjang lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah (KURS). Hasil dari analisis Impulse Response Function menunjukkan bahwa variabel BI7DRR dan XM direspon positif oleh KURS sehingga kenaikan pada variabel BI7DRR dan XM akan membuat KURS meningkat, sedangkan JUB direspon negatif oleh KURS sehingga kenaikan pada JUB akan membuat KURS meningkat. Hasil analisis Variance Decomposition, dari ketiga variabel yaitu JUB, BI7DRR, dan XM dapat memberikan guncangan terhadap KURS. Pada jangka panjang guncangan yang diberikan BI7DRR, JUB dan XM justru stabil seiring dengan guncangan dari KURS itu sendiri sehingga ketiga variabel ini dapat mempengaruhi pergerakan KURS kedepannya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH NILAI EKSPOR NETO, INFLASI DAN TINGKAT SUKU BUNGA TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA PERIODE 2016-2019

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nilai ekspor neto, inflasi dan tingkat suku bunga terhadap nilai tukar rupiah di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah empat tahun, mulai dari tahun 2016-2019. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa runtun waktu (Time Series) selama 48 bulan yakni dari bulan Januari 2016 sampai dengan bulan Desember 2019 dengan objek nilai tukar rupiah di Indonesia. Merode alat analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diketahui bahwa pada uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa nilai ekspor neto berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, dengan nilai t hitung X1 (-3,493) > t tabel (2,01537) dan nilai sig. X1 (0,001) α (0,05). Inflasi berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar, dengan nilai t hitung X2 (-2,974) > t tabel (2,01537) dan nilai sig. X2 (0,001) α (0,05). Suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap Nilai Tukar, dengan nilai t hitung X3 (1,468) t tabel (2.01537) dan nilai sig. X3 (0,149) > α (0,05). Secara simultan terdapat pengaruh antara nilai ekspor neto, inflasi dan suku bunga terhadap nilai tukar, dengan nilai F hitung (10,414) > F tabel (2,82) dan nilai sig. F hitung (0,000) α (0,05). Dan diperoleh hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,415 atau 41,5 persen. Nilai tersebut menunjukkan bahwa 41,5 persen nilai tukar dipengaruhi oleh nilai ekspor neto, inflasi dan suku bunga. Sedangkan, sisanya sebesar 58,5 persen disebabkan oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN EKSPOR SEBAGAI PEMODERASI KINERJA PERUSAHAAN PADA SEKTOR PERIKANAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Receivable Turnover, Debt to Asset Ratio dan Cash Turnover terhadap Return on Asset pada perusahaan perikanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Pendekatan ini menggunakan pendekatan inferensial. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dan uji hipotesis dan moderasi menggunakan alat bantu software SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Receivable Turnover berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Return On Asset. (2). Debt to Asset Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return On Asset. (3). Cash Turnover berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Return On Asset. (4). Nilai Ekspor tidak mampu memoderasi Receivable Turnover dan Debt to Asset Ratio, serta berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap Return On Asset. (5). Nilai Ekspor mampu memoderasi Cash Turnover serta berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return On Asset.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR KEPITING KOTA TARAKAN TAHUN 2017-2019

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa runtun waktu (time series) selama 36 bulan yakni dari bulan Januari tahun 2017 sampai dengan bulan Desember tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda dan hasil dari penelitian ini menunjukkan secara parsial hanya variabel produksi yang berpengaruh signifikan terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan dengan nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel (95,371>1,693), sedangkan nilai tukar dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan. Hal ini dikarenakan nilai t-hitung dari variabel nilai tukar lebih kecil dari t-tabel (1,3381,693) dan nilai t-hitung dari variabel suku bunga lebih kecil dari t-tabel (0,1921,693). Adapun secara simultan variabel produksi, nilai tukar, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap ekspor kepiting Kota Tarakan dengan nilai f-hitung lebih besar dari F-tabel (4,080>2.26). Dengan hasil koefisien determinasi (R^2) dengan nilai 0,997 atau sebesar 99,7%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail