ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA, JUMLAH UANG BEREDAR DAN NET EKSPOR TERHADAP NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari tingkat suku bunga, jumlah uang beredar, dan net ekspor terhadap nilai tukar rupiah di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis data VECM. Data yang digunakan adalah data sekunder. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan, diketahui bahwa pada hasil uji VECM menunjukan bahwa tingkat suku bunga Indonesia (SBI) dengan nilai p-value senilai (287.699) tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar rupiah (KURS) karena nilai p-value lebih besar dari tingkat signifikansi (0.05).Jumlah uang beredar (JUB) dan net ekspor (XM) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar rupiah (KURS). Jumlah uang beredar (JUB) dengan nilai p-value senilai (0.00147) dan net ekspor (XM) dengan nilai pvalue senilai (0.0000075) nilai p-value dari kedua variabel tersebut lebih kecil dari tingkat signifikansi (0.05). Hasil analisis Variance Decomposition, ketiga dari ketiga variabel yaitu JUB, SBI, dan XM tidak ada yang memberikan guncangan yang terlalu besar terhadap KURS. Pada jangka panjang guncangan yang diberikan SBI, JUB dan XM justru stabil sedangkan guncangan dari KURS itu sendiri melemah sehingga ketiga variabel ini dapat mempengaruhi KURS.