Pengaruh Net Ekspor, Capital Inflow, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Nilai Tukar Rupiah Atas Dolar Amerika Serikat
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder hasil publikasi Bank Indonesia (BI). Data pada penelitian ini menggunakan data sekunder time series dalam bentuk triwulan dari tahun 2013-2022. Dalam penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah model koreksi kesalahan (Error Correction Model). Dalam pengolahan data pada hasil penelitian ini menggunakan aplikasi e-views 9. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa uji parsial menunjukkan bahwa dalam jangka pendek variabel net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Kemudian, dalam jangka panjang variabel net ekspor dan capital inflow tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat, dan variabel jumlah uang beredar berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Berdasarkan uji simultan bahwa dalam jangka pendek variabel net ekspor, capital inflow, dan jumlah uang beredar secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Sedangkan dalam jangka panjang, variabel net ekspor dan capital inflow secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai tukar rupiah atas dolar Amerika Serikat. Selanjutnya diperoleh dari hasil koefisien determinasi (R2) sebesar 0,213307 atau sebesar 21% dalam jangka pendek dan sebesar 0,610198 atau sebesar 61% dalam jangka panjang.