Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertumbuhan sektor perdagangan khususnya minimarket yang mendorong peningkatan partisipasi tenaga kerja wanita pada sektor perdagangan yang memungkinkan tenaga kerja wanita berkontribusi pada pendapatan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendapatan tenaga kerja wanita terhadap pendapatan keluarga pekerja minimarket dan mengidentifikasi pengaruh status perkawinan, tingkat pendidikan, serta lama bekerja terhadap pendapatan tenaga kerja wanita di Kota Tarakan. Penelitian ini menerapkan kombinasi metode analisis deskriptif dengan analisis regresi linear berganda. Penelitian menemukan bahwa tenaga kerja wanita memberikan kontribusi sebesar 49,87% terhadap total pendapatan keluarga dalam kategori sedang, mengindikasikan peran penting wanita sebagai penopang ekonomi keluarga. Persamaan regresi dalam penelitian ini adalah Y = 2.422.724,91 + 63.576,97X₁ + 650.811,33X₂ - 531.981,44X₃. Hasil uji hipotesis dari empat hipotesis yang diajukan, tiga hipotesis diterima (H2, H3, H4) dan satu hipotesis ditolak (H1). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara parsial, status perkawinan tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita, sedangkan tingkat pendidikan berpengaruh signifikan, sementara lama bekerja berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pendapatan tenaga kerja wanita.