ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin id dengan ego, ego dengan superego, id dengan superego tokoh utama dalam novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian psikologi sastra berdasarkan struktur kepribadian Sigmund Freud. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, dialog, dan paragraf yang mengandung konflik batin tokoh utama berdasarkan struktur kepribadian id, ego, superego yang diadaptasi oleh peneliti dalam bentuk konflik batin id dengan ego, ego dengan superego, id dengan superego. Sumber data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina dengan jumlah halaman 292 yang diterbitkan oleh Cloud Books. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap membaca atau mempelajari data, identifikasi data, klasifikasi data, interpretasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 data konflik batin, terdiri atas 10 data id dengan ego berupa id berdasarkan naluriah yang bertentangan dengan prinsip realitas ego sebanyak 9 data dan id berdasarkan khayalan sebanyak 1 data. 7 data ego dengan superego, dan 3 data id dengan superego. Konflik batin id dengan ego mendominasi diantara konflik-konflik lainnya dengan 9 data id dengan ego berdasarkan naluriah ditemukan berupa dorongan menghindari rasa sakit atau ketidaknyamanan sebanyak 4 data, dorongan agresivitas sebanyak 3 data, dorongan kebutuhan biologis sebanyak 1 data dan dorongan seksual sebanyak 1 data dan id dengan ego berdasarkan khayalan sebanyak 1 data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
(STEMI) dapat menyebabkan gangguan fungsi jantung sehingga menyebabkan penurunan kemampuan pompa jantung yang berdampak pada keseimbangan antara kebutuhan dan suplai oksigen. Pasien dengan STEMI mengalami gangguan pola pernapasan akibat peningkatan beban kerja pernapasan. Kondisi tersebut dapat ditandai dengan munculnya sesak napas, peningkatan frekuensi pernapasan. Saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan merupakan parameter penting yang perlu dipantau pada pasien STEMI karena mencerminkan status oksigenasi dan respon tubuh terhadap gangguan kardiovaskular. Salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan adalah kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing (PLB). Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui perubahan nilai saturasi oksigen dan frekuensi pernapasan pasien dengan STEMI setelah diberikan penerapan kombinasi posisi semi fowler dan pursed lip breathing. Penerapan inovasi keperawatan dilakukan pada empat pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di ruang ICVCU. Intervensi inovasi diberikan selama tiga hari dengan frekuensi dua kali sehari pada sesi pagi dan sore. Rata-rata frekuensi pernapasan sebelum intervensi dengan rentang 25-37 x/menit,sedangkan rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 93-94%. Setelah dilakukan penerapan intervensi selama 3 hari dengan frekuensi 2 kali sehari yaitu sesi pagi dan sore, terjadi perbaikan parameter respirasi dengan rata-rata frekuensi pernapasan menurun dengan rentang 16-19 x/menit serta rata-rata saturasi oksigen dengan rentang 98-99%. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa penerapan kombinasi posisi semi fowler dan PLB membantu pasien dalam mengontrol pola napas dan meningkatkan status oksigenasi. Selain itu, menjadi salah satu intervensi keperawatan suportif dalam membantu memperbaiki pola napas pada pasien STEMI dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transformasi digital dalam pendidikan telah mengubah metode pembelajaran menjadi lebih dinamis melalui pemanfaatan video interaktif dan simulasi virtual. Integrasi media pembelajaran berbasis teknologi informasi kini menjadi salah satu alternatif dalam memperkaya proses belajar serta mempermudah pemahaman materi, khususnya dalam mengembangkan numerasi siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan media flipbook untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa menengah atas pada topik lingkaran. Penelitian pengembangan ini terdiri dari tahap analis masalah, perancangan solusi, implementasi, dan refleksi. Implementasi dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tarakan di kelas XI dengan banyak siswa 14 orang. Analisis data menunjukkan bahwa flipbook yang dirancang valid menurut ahli, praktis sesuai dengan respons pengguna, dan efektif berdasarkan hasil pretest-posttest numerasi di MAN tersebut. Sementara itu, hasil analisis data kualitatif menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih mudah memahami materi dan menerapkan konsep lingkaran dalam masalah kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa flipbook ini potensial dalam meningkatkan kemampuan numerasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens dengan menggunakan kajian psikoanalisis Freud. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah film 1 Kakak 7 Ponakan. Adapun data dalam penelitian ini berupa dialog, monolog, serta penggalan adegan yang menggambarkan konflik batin dalam film tersebut berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Teknik yang digunakan ialah teknik catat dan simak. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tiga bentuk konflik batin dalam film 1 Kakak 7 Ponakan yaitu konflik batin id, konflik batin ego, dan konflik batin superego. Konflik batin superego menjadi aspek yang paling dominan karena tokoh Moko lebih banyak digerakkan oleh rasa tanggung jawab moral, pengorbanan diri, serta kepedulian terhadap keluarganya dibandingkan kepentingan pribadinya sendiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perubahan tata guna lahan di DAS Rawasari Kota Tarakan berpengaruh terhadap peningkatan limpasan permukaan dan potensi banjir. Perkembangan kawasan permukiman yang semakin pesat menyebabkan berkurangnya daerah resapan air sehingga meningkatkan debit aliran permukaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap debit banjir pada DAS Rawasari Kota Tarakan serta mengetahui besarnya perubahan debit banjir akibat perubahan lahan yang terjadi selama periode penelitian. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui analisis hidrologi dan sistem informasi geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi data curah hujan maksimum tahun 2015-2024 dan data tutupan lahan tahun 2016, 2019, 2020, 2024, dan 2026. Analisis debit banjir dilakukan menggunakan Metode Rasional dengan mempertimbangkan koefisien aliran, intensitas hujan, dan luas DAS. Hasil penelitian menunjukkan adanya prubahan tata guna lahan yang signifikan. Luas permukiman meningkat dari 40,261 ha pada tahun 2016 menjadi 87,757 ha pada tahun 2026, sedangkan luas hutan menurun dari 128,994 ha menjadi 113,719 ha. Perubahan tersebut menyebabkan koefisien aliran (C) meningkat dari 0,30 menjadi 0,35 sehingga meningkatkan limpasan permukaan dan debit banjir. Pada kala ulang 10 tahun, debit banjir meningkat dari 213,16 m3/detik menjadi 223,37 m3/detik (4,73%). Pada kala ulang 25 tahun debit banjir meningkat dari 226,55 m3/detik menjadi 237,40 m3/detik, sedangkan pada kala ulang 50 tahun meningkat dari 234,16 m3/detik menjadi 245,43 m3/detik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dinamika industri perbankan di Indonesia yang menerapkan dual banking system menuntut bank konvensional dan bank syariah menjaga tingkat kesehatan sebagai cerminan kinerja serta kepercayaan publik terhadap stabilitas keuangan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesehatan bank konvensional dan bank syariah menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) berdasarkan PBI No. 13/1/PBI/2011, melalui indikator NPL/NPF, LDR/FDR, Self-Assessment, ROA, dan CAR serta menguji perbedaannya selama periode 2020-2024. Sampel terdiri dari sepuluh bank yang dipilih secara purposive, meliputi lima bank umum konvensional dan lima bank umum syariah yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan. Uji beda dilakukan menggunakan Independent Sample T-Test dan Mann-Whitney test. Hasil analisis menunjukkan bank konvensional dominan berada dalam kondisi sangat sehat dengan rata-rata nilai komposit 90,08%, sedangkan bank syariah berada dalam kondisi sehat hingga sangat sehat dengan rata-rata 79,52% serta variasi kinerja yang lebih tinggi. Meskipun secara deskriptif kinerja bank konvensional lebih unggul, hasil uji statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada seluruh indikator RGEC antara kedua kelompok bank. Temuan ini menandakan kinerja keduanya relatif sebanding. Dalam perspektif Signaling Theory, hasil RGEC kedua jenis bank memberikan sinyal positif kepada pemangku kepentingan. Namun beberapa indikator masih memerlukan perhatian strategis. Bank konvensional perlu memperkuat penghimpunan dana pihak ketiga untuk menjaga stabilitas likuiditas, sedangkan bank syariah perlu mengoptimalkan fungsi intermediasi serta efisiensi operasional guna memperbaiki FDR dan profitabilitas yang masih bervariasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Pronunciation is an important part of communication. However, many students still had difficulties pronouncing English sounds, word stress, and intonation correctly. These difficulties can affect students’ confidence and their ability to communicate clearly. Therefore, the appropriate learning techniques are needed to help students to improve their pronunciation skills. This study was conducted to address the low pronunciation skills of students and aims to determine the effect of drilling and shadowing techniques on the pronunciation ability of the eleventh-grade students at SMAN 2 Tarakan. This study employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The research sample consisted of 33 students from class XI-E. Data were collected through pronunciation tests administered as pretests and a posttests, then analyzed using IBM SPSS Statistics version 20. Normality was assesed using the Shapiro–Wilk test, followed by paired-samples t-test and N-gain analysis. The results indicated that the significance value for the pretest was 0.140 and for the posttest was 0.085. Both values exceed 0.05, indicating that the data were normally distributed. This implies that the data met the normality assumption and could be analyzed using parametric tests, such as the paired-samples t-test. The average student score increased from 54.90 in the pretest, categorized as poor, to 65.73 in the posttest, categorized as sufficient. The results of the paired-samples t-test showed a significance value of 0.000 (p 0.05), which means the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H₀) is rejected. In addition, the N-gain value is 0.25, which falls into the low category. These research findings indicate that although the improvement in the students’ pronunciation abilities is statistically significant, the magnitude of the improvement was relatively low. In conclusion, the use of drilling and shadowing techniques had a statistically significant effect, but with a relatively small impact on improving students’ English pronunciation skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study examines the effectiveness of the roundtable technique in teaching descriptive writing among seventh-grade students at SMP Negeri 10 Tarakan. This study uses a quantitative method with a pre-experimental design. Thirty students participated by completing pre-experimental and post-experimental tests to evaluate their descriptive text writing skills before and after the application of the roundtable discussion technique. Data analysis using the Wilcoxon test showed a significant increase between the pre-experimental and post-experimental test results (Z = -4.915, p 0.001). The findings of this study indicate that the roundtable technique greatly improves students' performance in descriptive writing while increasing their engagement, confidence, and cooperation in class. This technique also makes students more active, responsible, and supportive of each other during learning activities. Therefore, the roundtable technique has been proven to be an effective strategy for improving writing skills and collaborative learning.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna cinta yang terkandung dalam lirik grup sigma melalui pendekatan semiotika Ferdinand de Saussure dengan menggunakan metode heuresik dan hermeneutika. Data yang dianalisis adalah lirik dari beberapa lagu Sigma seperti heikharah cinta, kupu-kupu cinta, melukis hati, sejuta doa, surat cinta, penawar rindu, dan memendam rasa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi lirik lagu dan analisis data mengguakan teori signifier dan signified. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna cinta dalam lirik lagu Sigma tidak hanya sebatas cinta antar manusia, tetapi juga mengandung makna religlur yang mendalam sebagai bentuk pengabdian dan kerinduan kepada Allah. Pendekatan hermenetika menggali makna lebih dalam berdasarkan konteks budaya, emosional dan spiritual. Karya Sigma mengandung pesan moral dan religi yang kuat menjadikan lirik lagu sebagai media dakwah dan penguat nilai-nilai keislaman. Simpulan penelitian ini menyatakan bahwa lirik lagu nasyid Sigma mampu menyampaikan makna cinta yang kompleks dan multi dimensi, yang meliputi cinta kepada sesama manusia dan cinta kepada Tuhan. Penelitian ini diharapkan mampu menjadi referensi dalam studi semiotika tentang karya seni religi menejadi sumber pengembangan dakwah melalui nasyid
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
This study investigates the effect of Reciprocal Teaching on the reading comprehension of eighth-grade students at SMPN 10 Tarakan, focusing on narrative texts. Employing a pre-experimental design, the study involved 25 students from class VIII-4 as the sample. Data were obtained using multiple-choice reading comprehension tests administered as a pretest and a posttest. The findings demonstrate a meaningful improvement in students' performance, with the mean score increasing from 31.60 in the pretest to 56.20 in the posttest. The Wilcoxon Signed-Rank Test revealed a significance value of 0.000 (p 0.05), indicating a statistically significant difference between pretest and posttest scores. In addition, the Normalized Gain (N-Gain) score was 0.35, which falls within the moderate category. These results suggest that Reciprocal Teaching contributes to improving students' reading comprehension through its four instructional steps predicting, questioning, clarifying, and summarizing-which encourage learners to engage actively with texts through collaborative discussion. In practice, this approach supported students in addressing vocabulary-related difficulties and strengthening inferential comprehension. The study implies that Reciprocal Teaching can enhance students' independence in monitoring and regulating their understanding, offering practical value for teachers in addressing reading challenges and providing a reference for future research on literacy-focused interventions.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to investigate the effectiveness of Let's Read application in enhancing tenth-grade students' reading skills at SMKN 2 Tarakan. It employed a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest model, involving 24 students selected through non-probability sampling. Data were gathered using reading comprehension tests administered before and after the intervention using the Let's Read application. During the treatment period, students interacted with narrative texts through the application, accompanied by structured assignment activities. The data were then analyzed using SPSS 26 software, including descriptive statistics, normality and homogeneity tests, and paired sample t-tests. The results revealed a significant improvement in students' reading comprehension, with a p-value of 0.045, confirming the effectiveness of the application. These findings support the integration of digital tools such as Let's Read in English language teaching to increase student engagement and improve learning outcomes.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pasien kritis yang terpasang ventilasi mekanik sering mengalami gangguan pertukaran gas akibat akumulasi sekret di jalan napas, yang dapat menurunkan saturasi oksigen dan mengancam keselamatan pasien. Salah satu intervensi inovatif yang dapat diterapkan adalah kombinasi fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi selama prosedur close suction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi kombinasi tersebut terhadap perubahan nilai saturasi oksigen pada pasien dengan ventilator di ruang Intensive Care Unit (ICU). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada dua pasien di ruang ICU RSUD dr. H. Jusuf S.K Tarakan. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan mengukur nilai saturasi oksigen sebelum, selama, dan setelah dilakukan close suction yang disertai fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan saturasi oksigen yang signifikan setelah dilakukan intervensi, yaitu dari rata-rata 94–95% menjadi 98–100%. Penerapan intervensi ini terbukti efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen dan membersihkan jalan napas pasien yang terpasang ventilator. Oleh karena itu, kombinasi fisioterapi dada, elevasi kepala 45°, dan hiperoksigenasi dapat direkomendasikan sebagai pendekatan keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan di ruang ICU.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Erosi tanah merupakan salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan lahan pertanian di wilayah topografi kompleks seperti Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat bahaya erosi pada berbagai jenis tutupan lahan pertanian menggunakan tiga model empiris utama: USLE, MUSLE, dan RUSLE, serta memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan distribusi erosi. Model USLE menghitung laju kehilangan tanah tahunan berdasarkan faktor-faktor seperti curah hujan, erodibilitas tanah, panjang dan kemiringan lereng, penutup lahan, serta praktik konservasi. MUSLE memodifikasi pendekatan ini dengan mempertimbangkan limpasan permukaan, sedangkan RUSLE memperbaharui elemen curah hujan dan perhitungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa erosi tertinggi terjadi pada lahan pertanian lahan kering dengan kemiringan lereng curam dan minim tindakan konservasi. Lahan sawah dan rawa cenderung memiliki tingkat erosi sangat rendah. Indeks Bahaya Erosi (IBE) tertinggi terdeteksi pada unit lahan dengan nilai erosi aktual yang jauh melebihi ambang batas toleransi. Sebagai hasil, rekomendasi konservasi tanah difokuskan pada penerapan vegetasi pelindung, penanaman kontur, dan pembangunan terasering. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengambilan kebijakan konservasi tanah dan perencanaan penggunaan lahan berkelanjutan di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja Deteksi Target dengan Algoritma Multiple-Signal-Classifer (MUSIC) pada Radar Phased-MIMO
ABSTRAK
Perkembangan radar terkini menggunakan banyak antena mendukung kinerjanya terutama mendeteksi banyak target. Terdapat beberapa jenis radar multiantenna seperti radar phased-array (PhA) dan multiple-input multiple-output (MIMO). Terbaru dikembangkan teknologi radar yang merupakan kompromi dari kedua jenis radar tersebut yang dinamakan Phased-MIMO (PMIMO) sehingga radar ini memiliki keunggulan dapat mendeteksi banyak target dengan sinyal beam yang dapat diatur polanya. Penelitian ini diusulkan untuk mengamati kinerja deteksi radar dari radar PMIMO yang sebelumnya belum ada pengamatan untuk kinerja deteksi radar dengan metode Multiple-Signal-Classifier (MUSIC). Penelitian ini akan memformulasi sekaligus mengevaluasi kinerja deteksi terutama probabilitas deteksi radar usulan dengan pendekatan MUSIC yang sebelumnya telah dilakukan untuk radar PhA dan MIMO. Keefektifan kinerja deteksi radar usulan ini akan dibandingkan dengan radar sebelumnya dalam hal level SNR, jumlah subarray di transmitter, dan jumlah antenna pada transmitter-receiver radar. Peningkatan jumlah subarray Tx (W) tingkatkan kinerja radar, turunkan SNR minimum untuk Pd > 90%, terutama pada antenna 4 dan 10 elemen. Radar SMIMO dengan algoritma MUSIC dan subarray Tx-Rx capai Pd > 0,92 pada Pfa ~10⁻² dan SNR > -15dB, unggul dalam deteksi sinyal lemah.
Kata kunci : Radar PMIMO, Multiple-Signal-Classifier (MUSIC), probabilitas deteksi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq) merupakan komoditas unggulan yang berperan penting dalam mendukung perekonomian Kabupaten Nunukan, khususnya di wilayah Pulau Sebatik. Meskipun memiliki potensi produksi yang tinggi berkat dukungan kondisi lahan, iklim, dan tanah yang sesuai, budidaya kelapa sawit tetap rentan terhadap gangguan hama, salah satunya adalah ulat api (Setothosea asigna). Hama ini dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada pelepah daun, mengganggu proses fotosintesis, dan pada akhirnya menurunkan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insidensi dan intensitas serangan ulat api pada tanaman kelapa sawit di Pulau Sebatik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2024 hingga Maret 2025 dengan metode survei non-eksperimen di lima kecamatan di Pulau Sebatik. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap tanaman kelapa sawit yang menunjukkan gejala serangan. Parameter yang diamati meliputi suhu, kelembaban udara, jumlah tanaman sampel, jumlah tanaman terserang, jumlah pelepah, serta skor kerusakan daun. Insidensi digunakan untuk mengetahui sebaran serangan, sedangkan intensitas untuk mengukur tingkat keparahan kerusakan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan rumus standar untuk menentukan persentase insidensi dan intensitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan ulat api ditemukan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sebatik, Sebatik Tengah, dan Sebatik Timur dengan tingkat insidensi yang bervariasi. Kecamatan Sebatik menunjukkan tingkat insidensi tertinggi sebesar 22,19%, diikuti oleh Sebatik Tengah sebesar 17,75%, dan Sebatik Timur sebesar 8,68%. Sementara itu, di Kecamatan Sebatik Barat dan Sebatik Utara tidak ditemukan serangan. Intensitas serangan di ketiga kecamatan tersebut tergolong sangat ringan. Di Kecamatan Sebatik Timur, intensitas berkisar antara 2,17% hingga 3,89%; di Sebatik Tengah antara 11,19% hingga 13,98%; dan di Kecamatan Sebatik antara 10,70% hingga 16,12%. Temuan ini menunjukkan perlunya penelitian lanjutan terkait upaya pengendalian yang lebih efektif terhadap S. asigna guna mendukung strategi pengelolaan hama yang berkelanjutan pada perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengendalian kualitas bertujuan mengurangi produk cacat, meningkatkan mutu produksi, dan mencegah produk tidak standar sampai ke konsumen. Penerapan pengendalian yang efektif dapat meminimalkan pemborosan sumber daya, baik bahan baku maupun tenaga kerja, sehingga mendukung peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengendalian kualitas di PT. Krist Inti Perkasa menggunakan metode Six Sigma, yang menargetkan tingkat cacat maksimum 3,4 per sejuta peluang (DPMO). Metode ini bertujuan menjaga dan meningkatkan kualitas produk menuju zero defect. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Hasil penelitian ini mengidentifikasi tiga jenis kecacatan: retak, cuil, dan patah. Berdasarkan peta kendali, pengendalian kualitas di perusahaan belum optimal. Tingkat sigma perusahaan berada pada level 3,18 dengan potensi kecacatan sebesar 46.369 DPMO.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mesin penepung hasil pertanian disc mill sangat penting untuk proses pengolahan hasil pertanian. Tapi masalah seperti getaran berlebih, penurunan kecepatan, dan efisiensi pengolahan menjadi masalah besar.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji kinerja mesin ketika dilakukan perubahan pada sistem mounting yang dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi operasional. dan kecepatan motor (RPM), Suhu mesin, kapasitas efektif alat, kecepatan linier, dan rendemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan mounting meningkatkan kinerja mesin. Dengan modifikasi ini, kapasitas efektif meningkat dari 12,67 kg/jam menjadi 85,30 kg/jam, kecepatan linier meningkat dari 8,98 m/s menjadi 12,99 m/s, dan rendemen meningkat dari 79% menjadi 93%. Selain itu, ada penurunan suhu mesin sebesar 3,64% dan peningkatan RPM sebesar 11,70%. Studi ini menunjukkan bahwa mengubah mounting disc mill dapat meningkatkan efisiensi pengolahan hasil pertanian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to investigate the correlation between students’ interest in English and their reading comprehension. Utilizing a correlational research design with a quantitative approach, the data were collected through cluster random sampling, selecting classes VIII-4, VIII-5, and VIII-7 from SMPN 7 Tarakan as the sample, which included 85 students. The instruments used in this research comprised a questionnaire to measure students’ interest in English and a reading comprehension test. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment, with the assistance of SPSS version 25.0, to determine the presence or absence of a correlation between students’ interest in English and their reading comprehension. The statistical analysis yielded an r-test value of 0.617, which exceeded the r-table value of 0.213 (0.617 > 0.213). Therefore, the alternative hypothesis (Ha) was accepted, and the null hypothesis (Ho) was rejected. It can thus be concluded that there is a significant correlation between students’ interest in English and their reading comprehension in the eighth grade at SMPN 7 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk ikan kering pepija dengan metode six sigma pada ikan kering pepija di UMKM Hj Erniati Jaya Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh sebanyak 9.000 gram ikan kering pepija yang diambil selama 8 kali produksi dan diambil menggunakan metode six sigma yang terdiri dari lembar pengecekan (check sheet), diagram alur, diagram pareto, peta kendali dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat empat jenis kecacatan terdiri dari berubah warna, retak / hancur, daging tipis dan berjamur dengan persentase berubah warna 47.45%, retak / hancur 21.34%, daging tipis 28.27% dan jenis cacat terakhir berjamur 2.95%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor lingkungan (cuaca), manusia dan material. Berdasarkan peta kendali diketahui bahwa proporsi permasalahan cacat produk pada ikan kering pepija UMKM Hj Erniati Jaya masih sangat tinggi sekitar 46%. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini rata-rata nilai DPO diperoleh 0.21 dan rata-rata nilai DPMO diperoleh 212.222.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Social Insight merupakan kemampuan untuk memahami dan mencari pemecahan masalah yang efektif dalam suatu interaksi sosial, sehingga masalah-masalah tersebut tidak menghambat apalagi menghancurkan relasi sosial yang telah dibangun individu tersebut. Pada hasil observasi ditemukan permasalahan siswa yaitu berkelompok bahkan dalam proses belajar. Dikarenakan adanya kelompok-kelompok tersebut dalam lingkup kelas membuat siswa terjadi kesalah fahaman sehingga menimbulkan perdebatan. Pada saat terjadi perdebatan mereka cenderung enggan memisahkan dan kurang faham menjadi penengah. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman siswa akan pemecahan masalah sosial atau social insight. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D(Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE melalui tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan media labirin dalam pemahaman social insight siswa MTs Negeri Tarakan. Peneliti menggunakan uji coba kelompok kecil dengan jumlah 8 orang siswa sebagai responden dan 1 orang guru yang berperan sebagai juri penilai sejauh mana pemahaman siswa terkait sosial insight dan sebagai penunjuk jalannya permainan. Berdasarkan hasil validasi media labirin game maka diperoleh para ahli, hasil rata-rata penilaian oleh para ahli diperoleh penilaian sebesar 88,5% dan rata-rata hasil uji coba sebesar 91% dengan kategori keduanya sangat praktis atau sangat layak digunakan. Sehingga dapat disimpulkan media labirin game dalam pemahaman social insight pada siswa MTs Negeri Tarakan sangat layak digunakan.