ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT Karungan Agrotourism has a tourism charm that is worth to visit. When the sunny weather, natural beauty will be clearly visible. Karungan Agrotourism is managed by the local government in collaboration with the surrounding community as managers in the field. The purpose of this study: 1) Were to determine the level of visitor satisfaction with the management of Karungan Agrotourism Area. 2) Find out what facilities can be improved, maintained and added by the manager in improving the service and development of Karungan Agrotourism. Sampling method in this study was Quota Sampling where the samples taken based on a predetermined amount with quota 70 people. Data collected in the form of primary data and secondary data. The analytical method in this study uses CSI (Customer satisfaction Index) and IPA (Importance Performance Analysis) analysis. Based on the value of visitor satisfaction index (CSI) Karungan Agrotourism by 63.48 percent, this shows that visitors are satisfied with the services provided by Karungan Agrotourism. Based on the IPA analysis, the facilities that need to be repaired are in the main priority quadrant which contains services in Karungan Agrotourism, toilet cleanliness, security in Karungan Agrotourism, cleanliness in Karungan Agrotourism, an information center and hospitality of employees / officers in Karungan Agrotourism. Facilities that must be maintained are the cleanliness of the resting place, the natural beauty of the Karungan Agrotourism, worship facilities, toilets and road conditions to Karungan Agrotourism. The facilities that can be added to the Karungan Agrotourism are fruit and vegetable picking rides, outboun rides, selfie spots, war games, airsoft gun, driving ATVs. Key word : Agrotourism, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis ABSTRACT Agrowisata Karungan memiliki pesona pariwisata yang layak untuk dikunjungi. Saat cuaca sedang cerah, keindahan alam akan tampak secara jelas di kawasan ini. Agrowisata Karungan dikelola oleh pemerintah daerah yang bekerja sama dengan masyarakat sekitar sebagai pengelola di lapangan. Tujuan Penelitian ini : 1) Untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap pengelolaan Kawasan Agrowisata Karungan. 2) Untuk mengetahui fasilitas apa saja yang dapat diperbaiki, dipertahankan dan di tambahkan oleh pengelola dalam meningkatkan pelayanan dan pengembangan Agrowisata Karungan. Pengambilan sample pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Quota Sampling dimana sampel diambil berdasarkan pada jumlah yang sudah ditentukan. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 70 orang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis CSI (Customer satisfaction Index) dan IPA (Importance Performance Analysis). Berdasarkan nilai indeks kepuasan pengunjung (CSI) Agrowisata Karungan sebesar 63.48 persen, hal ini menunjukkan bahwa pengunjung puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh Agrowisata Karungan. Berdasarkan analisis IPA, Fasilitas yang perlu diperbaiki berada dalam kuadran utama yang diprioritaskan yang berisi pelayanan di Agrowisata Karungan, kebersihan toilet, keamanan di Agrowisata Karungan, kebersihan di Agrowisata Karungan, adanya pusat informasi dan keramahan pegawai/petugas di Agrowisata Karungan. Fasilitas yang harus dipertahankan yaitu kebersihan tempat istirahat yang disediakan, keindahan alam di Agrowisata Karungan, sarana peribadatan, toilet dan kondisi jalan menuju Agrowisata Karungan. Adapun fasilitas yang dapat ditambahkan pada Agrowisata Karungan Ialah wahana petik buah dan sayur, wahana outboun, spot selfie, war game, airsoft gun, mengendarai ATV. Kata kunci : Agrowisata, Customer Satisfaction Index , Importance Performance Analysis
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, dan social influence terhadap niat penggunaan serta dampaknya terhadap penggunaan aktual self-ordering kiosk pada McDonald’s Tarakan, dengan latar belakang adanya perbedaan penerimaan teknologi di kalangan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) dan analisis Structural Equation Modeling (SEM), dengan data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy, effort expectancy, dan social influence berpengaruh signifikan terhadap niat penggunaan, serta niat penggunaan berpengaruh signifikan terhadap penggunaan aktual. Selain itu, niat penggunaan juga berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan penggunaan aktual. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan pengaruh sosial merupakan faktor utama dalam mendorong adopsi teknologi layanan mandiri oleh konsumen, sehingga optimalisasi aspek tersebut menjadi penting dalam meningkatkan penggunaan self-ordering kiosk.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro pada Bank BRI Cabang Tarakan selama periode 2022–2025 berdasarkan data plafond dan jumlah debitur menggunakan indikator keuangan sederhana. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Lokasi dan waktu penelitian di BRI Cabang Tarakan dari bulan Oktober 2025 sampai bulan Februari 2026. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk laporan realisasi KUR Mikro 2022-2025 Branch Office Tarakan. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis pertumbuhan (growth), analisis kinerja dan analisis tren. Hasil pada penelitian ini menunjukkan kinerja penyaluran dana KUR Mikro pada BRI Cabang Tarakan periode 2022–2025 belum menunjukkan stabilitas yang konsisten, ditandai dengan fluktuasi pada realisasi plafond dan jumlah debitur serta kecenderungan tren yang menurun namun pemerataan penyaluran KUR Mikro masih terjaga. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan bagi BRI Cabang Tarakan memperkuat perencanaan dan pengendalian penyaluran KUR, sementara penelitian selanjutnya perlu menambah variabel lain agar analisis lebih komprehensif. This study aims to analyze the disbursement performance of Micro Peope's Buiness Credit (Kredit Usaha Rakyat/KUR) at Bank BRI Tarakan Branch during the period 2022 to 2025, based on credit ceiling data and the number of debtors, using simple financial indicators. The study employs a descriptive quantitative research desaign. The research was conducted at the BRI Tarakan Branch from October 2025 to February 2026. Secondary data used, drawn from the Micro KUR realization reports of the Tarakan Branch Office for the period 2022 to 2025. The analytical techniques applied include growth, performnace, adn trend analyses. The findings indicate that the disbursement performance of Micro KUR at BRI Tarakan Branch over the 2022 to 2025 period has not been consistent. This is reflected in fluctuationsin credit ceiling realization and debtor numbers, alongside a general downward trend. Nevertheless, the distribution of Micro KUR across borrowers remained relatively well-maintained. Based on these findings, it is recommanded that the BRI Tarakan Branch strengthen its planning and control mechanisms for KUR disbursement. Future studies are alsi encouraged to incorporate addtional variables to produce a more comprehensive analysis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan literatur mengenai digital marketing dan Small and medium enterprises (SMEs) atau Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) melalui pendekatan bibliometrik berbasis data Scopus periode 2020–2025. Latar belakang penelitian didasarkan pada peran strategis dalam perekonomian serta meningkatnya adopsi digital marketing sebagai upaya meningkatkan daya saing bisnis di era transformasi digital. Namun, literatur yang ada masih terfragmentasi dan belum dipetakan secara sistematis. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis bibliometrik melalui software R Studio (Bibliometrix dan Biblioshiny). Data diperoleh dari database Scopus sebanyak 233 artikel yang telah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria tertentu. Analisis meliputi tren publikasi, kontributor utama (penulis, institusi, dan negara), pola kolaborasi, serta tema penelitian dominan dan identifikasi research gap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan signifikan dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 31,95%. Indonesia menjadi kontributor utama dalam produksi ilmiah, sementara kolaborasi penulis masih bersifat terfragmentasi. Tema penelitian didominasi oleh digital marketing, SMEs, dan social media, dengan perkembangan menuju digital transformation dan business performance. Selain itu, ditemukan adanya kesenjangan penelitian, terutama terkait kurangnya model integratif yang menghubungkan digital marketing, kapabilitas digital, dan kinerja SMEs secara komprehensif. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan struktur pengetahuan serta arah pengembangan riset di masa depan, sekaligus menjadi dasar bagi penguatan strategi digital marketing dalam mendukung keberlanjutan SMEs.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Kajian mengenai training dan employee performance menunjukkan perkembangan yang semakin signifikan seiring dengan meningkatnya tuntutan organisasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing organisasi. Pelatihan dipandang sebagai salah satu instrument strategis dalam proses pengembangan kompetensi karyawan yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja individu maupun kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan suatu pemetaan terhadap perkembangan penelitian untuk mengidentifikasi tren kajian, struktur pengetahuan, serta tema-tema utama yang berkembang dalam bidang tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren perkembangan studi mengenai training dan employee performance melalui pendekatan analisis bibliometrik dengan memanfaatkan publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data Scopus pada periode tahun 2020-2025. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan memanfaatkan data publikasi yang diperoleh dari database Scopus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu proses pencarian dokumen, penyaringan, serta seleksi artikel berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 487 artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Selanjutnya, data tersebut dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan jaringan penelitian, hubungan antar kata kunci, serta mengidentifikasi pengelompokkan tema penelitian melalui analisis co-occurence kata kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi terkait training dan employee performance mengalami peningkatan yang cukup signifikan terutama pada periode 2020 hingga 2025. Tema penelitian yang banyak dibahas dalam literatur antara lain berkaitan dengan hubungan antara pelatihan dan kinerja organisasi, pengembangan kompetensi karyawan, manajemen talenta, motivasi kinerja, serta pemanfaatan teknologi digital dalam proses pelatihan. Analisis klaster yang dihasilkan menunjukkan bahwa kajian dalam bidang ini berkembang secara multidimensional dan memiliki keterkaitan dengan berbagai konsep dalam kajian manajemen sumber daya manusia. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan tidak hanya dipahami sebagai kegiatan peningkatan keterampilan semata, tetapi juga sebagai investasi strategis dalam pengembangan human capital yang berperan penting dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Studi ini dilaksanakan guna mengevaluasi dampak dari risiko bisnis, risiko kredit, serta risiko likuiditas terhadap capaian keuangan perusahaan di sektor konstruksi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang waktu 2020-2024. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan emiten. Melalui teknik purposive sampling, terpilih 11 entitas perusahaan sebagai sampel dengan akumulasi 55 unit observasi. Proses analisis data melibatkan serangkaian pengujian mulai dari uji asumsi klasik, regresi linear berganda, hingga uji t dan uji F. Hasil studi mengindikasikan bahwa risiko kredit dan likuiditas tidak memiliki pengaruh yang berarti terhadap kinerja keuangan. Sebaliknya, risiko bisnis ditemukan memiliki pengaruh positif yang bermakna terhadap Return on Equity (ROE). Secara kolektif, ketiga faktor risiko tersebut berpengaruh signifikan terhadap performa keuangan dengan tingkat determinasi (R²) mencapai 0,811. Hal ini berarti sebesar 81,1% dari variasi kinerja keuangan dapat diterangkan oleh ketiga variabel tersebut, namun 18,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar cakupan model ini. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan risiko bisnis memiliki peran penting dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan konstruksi di tengah ketidakpastian proyek dan dinamika sektor konstruksi. This study was conducted to evaluate the impact of business risk, credit risk, and liquidity risk on the financial performance of companies in the construction sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2020-2024. This research applies a quantitative method using secondary data from issuers' financial reports. Using purposive sampling, 11 companies were selected, yielding 55 observations in total. The data analysis process involved a series of tests, ranging from classical assumption tests to multiple linear regression and t-tests, and F-tests. The study's results indicated that credit and liquidity risks do not have a significant effect on financial performance. Conversely, business risk was found to have a positive and significant effect on Return on Equity (ROE). Collectively, these three risk factors had a significant effect on financial performance with a coefficient of determination (R?2)of 0.811. This means that 81.1% of the variation in financial performance can be explained by these three variables, while the remaining 18.9% is influenced by other variables outside the scope of this model. The results of this study confirmed that business risk management plays an important role in improving the profitability of construction companies amid project uncertainty and the sector's dynamics.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Bullying merupakan bentuk kekerasan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat mengganggu perkembangan sosial, emosional, serta prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap anti bullying pada siswa kelas IV-C SDN 005 Tarakan. Fokus penelitian meliputi tiga indikator utama, yaitu guru sebagai motivator, fasilitator, dan mediator dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek satu guru kelas IV-C dan tiga siswa, serta teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif sebagai motivator dengan memberikan nasihat rutin setiap pagi, mengingatkan siswa agar saling menghormati, serta memberikan pemahaman tentang dampak negatif bullying melalui cerita dan diskusi kelas. Sebagai fasilitator, guru menjadi teladan dalam berbicara sopan, mengendalikan emosi, dan menyelesaikan konflik tanpa kekerasan. Guru juga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif melalui media edukatif seperti poster anti bullying. Sebagai mediator, guru menangani kasus bullying dengan mendamaikan pelaku dan korban, memberikan sanksi edukatif, serta melibatkan orang tua dan kepala sekolah pada kasus yang lebih serius. Penelitian menyimpulkan bahwa peran guru berjalan efektif, meskipun kerja sama dengan orang tua perlu ditingkatkan. This research aimed to determine the role of the principal as a motivator on teacher performance at SD Negeri 050 Tarakan. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data collection was conducted through interviews, observation, and documentation. The research subjects consisted of the principal and teachers from SD Negeri 050 in Tarakan. The research focus concerned five indicators of the principal's role as a motivator: providing an adequate physical environment, creating a comfortable work atmosphere, fostering discipline, providing work encouragement, and recognizing outstanding teachers. The research results indicated that the principal has performed their role as a motivator satisfactorily. Regarding the physical environment provision indicator, most teachers stated that school facilities have supported learning activities. Creating a comfortable work environment and enforcing discipline have also been done, although not completely evenly. Work encouragement is provided through verbal motivation and example, but its intensity still needs to be increased. Meanwhile, awards have been given to outstanding teachers, but this has been limited and not implemented consistently. Overall, the principal's role as a motivator has had a positive impact on teacher performance, but improvements are still needed in the consistency of implementation, equitable distribution of facilities, and the reward system to optimize teacher performance.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Alat tangkap longline atau rawai merupakan salah satu metode penangkapan ikan yang umum digunakan dalam perikanan komersial. Longline terdiri dari tali utama yang panjang dengan banyak cabang yang terhubung ke kail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis umpan terhadap hasil tangkapan menggunakan alat tangkap rawai (longline) di perairan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Metode yang digunakan adalah percobaan penangkapan (experimental fishing) dengan lima perlakuan umpan, yaitu ikan otek (Puntius binotatus), ikan puput (Rasbora spp.), ikan tembang (Sardinella lemuru), kelapa (Cocos nucifera), dan belut (Gymnothorax dorsalis). Penelitian dilaksanakan selama bulan November 2024–Januari 2025 dengan total 12 kali ulangan. Data hasil tangkapan dianalisis melalui komposisi jenis, nilai efektivitas, dan sidik ragam satu arah (ANOVA) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan terdapat delapan spesies ikan yang tertangkap, dengan komposisi tertinggi pada ikan pari (28,2%), di ikuti ikan putih (23,5%), dan kakap (18,0%). Nilai efektivitas penangkapan tertinggi diperoleh pada umpan puput (17,3%), di ikuti belut (10,7%), dan kelapa (8,0%), sedangkan otek dan tembang masing-masing 5,3%. Uji ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan jenis umpan tidak memberikan pengaruh signifikan (p > 0,05) terhadap hasil tangkapan baik berdasarkan jumlah jenis maupun biomassa. Meskipun demikian, secara deskriptif penggunaan puput dan kelapa cenderung menghasilkan biomassa yang lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam pemilihan umpan bagi nelayan serta sebagai dasar pengembangan teknologi penangkapan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja berbicara siswa kelas sebelas di SMA Negeri 2 Tarakan melalui penerapan teknik public speaking, dengan menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) serta pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Kinerja berbicara merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai siswa untuk mendukung proses belajar mengajar dan komunikasi yang efektif di masyarakat. Desain penelitian ini terdiri dari dua siklus, yang masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data kuantitatif dikumpulkan melalui tes kinerja berbicara siswa dan observation checklist untuk aktivitas guru, yang kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis tes kinerja berbicara siswa menunjukkan adanya peningkatan sebesar 41% dalam kinerja berbicara mereka. Selain itu, data dari observation checklist menunjukkan peningkatan dalam perilaku dan aktivitas guru. Pada siklus pertama, total skor guru adalah 77%, sedangkan pada siklus kedua, total skor guru meningkat menjadi 91%. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik public speaking dalam konteks Classroom Action Research dapat secara efektif meningkatkan kinerja berbicara siswa, serta memberikan wawasan berharga mengenai pengalaman belajar mereka. Selain itu, komitmen dan metode pengajaran guru juga sangat mempengaruhi hasil belajar siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembangan metode pengajaran di SMA Negeri 2 Tarakan dan institusi pendidikan lainnya. This study aims to improve the speaking performance of eleventh-grade students at SMAN 2 Tarakan through the application of Public Speaking Techniques using a Classroom Action Research (CAR) design. The approach was used quantitative and qualitative. Speaking performance is an important skill that students must master to support the teaching and learning process and effective communication in society. This study consisted of two cycles, each of which includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. Quantitative data were collected through student speaking performance tests and observation checklists for teacher activities, which were then analyzed quantitatively and qualitatively. The results of the analysis of the students' speaking performance tests showed a 41% improvement in their speaking performance. In addition, data from the observation checklist showed an improvement in teacher behavior and activities. In the first cycle, the total teacher score was 77%, while in the second cycle, the total teacher score increased to 91%. From the results of this study, it can be concluded that the application of public speaking techniques can effectively improve students' speaking performance and provide valuable insights into their learning experiences. Furthermore, teachers' commitment and teaching methods also significantly influence students' learning outcomes. It is hoped that the results of this study can serve as a reference for the development of teaching methods at SMA Negeri 2 Tarakan and other educational institutions.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Role Conflict dan Internal Competition merupakan hal yang sering ditemui di suatu organisasi. Tujuan penelitian adalah menguji pengaruh role conlict dan internal competition terhadap knowledge hiding yang dimediasi oleh job performance. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan populasi dan sampel yang diambil dari pegawai yang ada di Badan Layanan Umum Kantor UPBU Kelas I Utama Juwata di Tarakan. Jumlah sampel mengikuti aturan Hair, 10 times rule of thumb, dengan jumlah 226 responden yang menjawab. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan inferensial. Pendekatan untuk menganalisis data penelitian adalah Partial Least Square (PLS) yang merupakan model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan aplikasi Smart PLS 4.0. Hasil penelitan menunjukkan bahwa Role Conflict berpengaruh positif terhadap Knowledge Hiding dengan p-value 0,000. Role Conflict tidak berpengaruh terhadap Job Performance dengan p-value -0,272. Internal Competition berpengaruh positif terhadap Knowledge Hiding dengan p-value 0,023. Internal Competition berpengaruh negatif terhadap Job Performance dengan p-value 0,000. Job Performance tidak berpengaruh terhadap Knowledge Hiding dengan p-value -0,573. Knowledge Hiding tidak memediasi hubungan Role Conflict terhadap Job Performance dengan p-value -0,685. Knowledge Hiding tidak memediasi hubungan Internal Competition terhadap Job Performance dengan p-value -0,584.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di era teknologi yang terus berkembang, sistem pendingin menjadi komponen
penting dalam berbagai aplikasi, mulai dari penyimpanan makanan hingga
transportasi obat-obatan. Salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan
dibandingkan sistem kompresi uap adalah sistem pendingin termoelektrik. Namun,
desain dan material yang digunakan pada box pendingin termoelektrik masih
memiliki keterbatasan, terutama dalam hal isolasi termal dan ketahanan terhadap
kelembaban. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi box pendingin
termoelektrik dari bahan kayu menjadi bahan plastik guna meningkatkan efisiensi
pendinginan. Modifikasi dilakukan dengan mengganti material box menggunakan
plastik jenis Polypropylene (PP) yang memiliki sifat ringan, tahan terhadap
kelembaban, dan daya isolasi termal yang baik. Box plastik ini dirancang dengan
lapisan tambahan berupa busa Expanded Polystyrene (EPS) untuk meningkatkan
performa pendinginan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental
dengan pendekatan kuantitatif. Pengujian dilakukan untuk membandingkan
efisiensi sistem sebelum dan setelah modifikasi dengan mengukur suhu, daya input,
serta Coefficient of Performance (COP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
setelah modifikasi, suhu dalam box dapat mencapai 17,62°C dibandingkan dengan
19,65°C sebelum modifikasi. Selain itu, daya input berkurang dari 176 Watt
menjadi 99 Watt, dan nilai COP meningkat dari 0,03 menjadi 0,06, yang
menunjukkan peningkatan efisiensi pendinginan secara signifikan. Dengan
demikian, penggunaan material plastik terbukti mampu meningkatkan performa
pendinginan serta efisiensi energi pada sistem pendingin termoelektrik. Hasil
penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam desain
sistem pendingin yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
This study aims to improve students' speaking performance using the MOTI (Message, Observation, Text, Implementation) method. This research was conducted at SMA Negeri 1 Tarakan as the research subject. The subjects of this study were 36 students from class X-A at SMA Negeri 1 Tarakan. The research method was Classroom Action Research (CAR). The design of classroom action research used in this study was collaborative classroom research, namely working with English teachers as collaborators in the classroom. This classroom action research used the Kemmis and Me Taggart model, which is carried out in two cycles where each cycle consists of stages (Planning) planning, (Acting) Action, (observing) observation and (Reflecting) reflection. The research instruments were an open Observation) observation sheet and oral test (a speaking test). The results showed that using the MOTI model improves students' speaking ability. The students' speaking test results indicated that 59% reached KKTP (Criteria for Achieving Learning Objectives), and the second cycle showed 72%. Thus, the success criteria had been achieved. The results of the observation sheet for teacher and student activities also have reached the criterion of success.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPROVING STUDENTS’ SPEAKING PERFORMANCE BY USING JIGSAW MODEL AT EIGHTH GRADE OF SMP NEGERI 4 TARAKAN ABSTRACT This study aims to improve students' speaking performance by using the jigsaw model in class VIII SMP Negri 4 Tarakan. Researchers used a two-cycle classroom action research method, each cycle consisting of four stages, namely: planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 30 students of class VIII-4 of SMP Negeri 4 Tarakan. The research data were collected through classroom observation and speaking tests. The results showed that the application of the jigsaw learning model could significantly improve the speaking performance of students in grade VIII of SMP Negeri 4 Tarakan. This is evidenced by the increase in the average student test scores from cycle I to cycle II. The improvement shows that the jigsaw learning model is effective for students' speaking performance especially in terms of fluency, vocabulary, grammar, and pronunciation. The results of this study indicate that the jigsaw learning model can be an effective alternative to improve the speaking performance of junior high school students. This model has several advantages, including the ability to increase students' motivation and involvement in learning, encourage collaboration, collaboration between students, and help students better understand the learning material. Keywords: Speaking Performance, Jigsaw.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
The objective of this research was to determine the speaking ability of fourth-semester students in the English Education Department. The research method used in this study was qualitative, with the research subject being fourth-semester students in the English Department. The sample was selected using purposive sampling, with a total of seventy-one students and a research sample of six students from 2 classes. Data collection techniques included observation and interviews. The research instruments used were observation field notes and interview scripts. The research findings indicated that among the five components of English speaking ability, there was a component that significantly influenced students speaking skills. The components are Pronunciation, Grammar, Vocabulary, Fluency, and Comprehension. Based on these components, the observation result from students' speaking practice revealed that fluency was the most dominant component, significantly impacting students’ English speaking ability. The result is supported by interview results showing that fluency affects other speaking components.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan yang diukur berdasarakan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indek Kepuasan Masayarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuamtitatif deskriftif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desai dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan terkhususnya di kecamatan Tarakan Tengah. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan adalah 2,09 dengan angka konversi sebesar 52,00. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada kategori mutu pelayanan tidak baik. Hasil dari enam indikator Indeks Kepuasan Masayarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Persyaraatan Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25 dengan kategori baik. (2) Prosedur Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25. (3) Waktu Penyelesaian Petugas Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. (4) Biaya/Tarif pelayanan memilki nilai IKM sebesar 76,25 dengan kategori kurang baik. (5) Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (6) Kompetensi Pelaksana Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. Data penelitian ini menggunakan data primer dimana skala likert dan importance performance analysis (IPA) sebagai analisis. Dari hasil penelitian ini terdapat enam persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan dan terdapat enam persepsi masyarakat terhadap kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan (Y) menjawab puas dan kurang puas atas kinerja pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Kepuasan pelayanan publik di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan diukur dengan perhitungan indeks kepuasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (IKP) sebesar 58,76% yang menyatakan pengguna tidak puas dengan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Oleh karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan perlu meningkatkan kinerja pelayanan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
This research aims to examine the influence of professionalism and work discipline as a factor in improving the performance of educational staff at the University of Borneo Tarakan. This research uses a quantitative approach with survey methods. The data used in this research is primary data by distributing questionnaires. Measurements in the questionnaire use a Likert scale of 1 to 5. The sampling method used is nonprobability sampling, technically the sample was determined using saturated sampling, the sample in this study consisted of 94 employees of the Education Staff at the University of Borneo Tarakan who had ASN status. The data analysis method used is multiple linear regression and t-test analysis. The results of this research prove that professionalism and work discipline have a positive and significant effect on employee performance. Professionalism and work discipline are very important in an agency, the higher the professionalism and work discipline of an employee can provide good performance for the agency.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
This research aims to examine the influence of work motivation and work commitment and Work Experience on PT Adindo Hutani Lestari Employee Performance Sembakung Estate. This research uses a survey method with instruments questionnaire and sampling method, namely the Non-Probability method Sampling, the number of respondents was 72. Data analysis method used This research consists of validity tests, reliability tests, normality tests and regression tests multiple linear with the help of the SPSS version 23 program. Results of this research shows that, (1) work motivation has no significant effect on employee performance, (2) work commitment has no significant effect on performance employees and (3) work experience has a significant effect on performance employee. This can show that work experience is a thing which is very important for employees to make the process easier work, because with work experience employees gain mastery, knowledge and skills.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PELAYANAN PUBLIK TERHADAP WAJIB PAJAK KENDARAAN BERMOTOR DI KOTA TARAKAN ABSTRAK Agus Tri Darmawanto, S.E., M.E Pelayanan publik perlu ditinjau untuk mengetahui tingkat kepuasan wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) untuk mengetahui persepsi wajib pajak terhadap kinerja kualitas pelayanan publik di SAMSAT Kota Tarakan, (ii) untuk mengetahui kepuasan wajib pajak di SAMSAT Kota Tarakan, (iii) untuk mengetahui kinerja pelayanan publik terhadap kepuasan wajib pajak SAMSAT Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SAMSAT Kota Tarakan dengan menggunakan teknik quota sampling dan 50 sampel menggunakan kuesioner. Dari hasil penelitian ini, (i) terdapat 6 persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di SAMSAT Kota Tarakan dengan skor rata-rata 70,02%, (ii) terdapat 6 persepsi masyarakat terhadap kepuasan wajib pajak (Y) menjawab puas atas kinerja SAMSAT Kota Tarakan dengan skor rata-rata 68,72%. Data penelitian ini menggunakan skala likert dan menggunakan Importance Performance Analysis (IPA) sebagai alat analisis. Kuadran yang dipertahankan adalah kuadran B dengan atribut persyaratan teknis pelayanan, kepuasan informasi pajak, persyaratan pembayaran, pelayanan informasi pajak, prosedur pelayanan, rekomendasi pajak, mekanisme pelayanan, memberitahu pelayanan, alur pelayanan, kenyamanan pelayanan, dan atribut yang dianggap tidak penting dan harus ditingkatkan adalah kuadran C dengan atribut persyaratan pembayaran, informasi pengambilan berkas, waktu penyelesaian pelayanan, jam operasional, besar biaya/tarif, informasi biaya/tarif, petugas pelayanan, penyelesaian tugas dan atribut yang memiliki tingkat kepentingan rendah atau berlebih adalah kuadran D dengan atribut persyaratan pelayanan, rincian biaya/tarif, ketentuan pelayanan yang ditetapkan, pelayanan dokumentasi, hasil yang maksimal, dan kecakapan petugas pelayanan. Oleh karena itu, SAMSAT Kota Tarakan harus mempertahankan dan meningkatkan kinerja pelayanan. Kepuasan wajib pajak pada pelayanan publik di SAMSAT Kota Tarakan diukur dengan menggunakan perhitungan Indeks Kepuasan Wajib Pajak (IKP) sebesar 73,64% yang menyatakan wajib pajak puas dengan pelayanan pada Kantor SAMSAT Kota Tarakan. Kata Kunci: Importance Performance Analysis (IPA), Indeks Kepuasan Wajib Pajak (IKP), Kepuasan Wajib Pajak, Pelayanan Publik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan Pengaruh Pelatihan, Motivasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Bagian Plant Maintenance PT. Prima Bahagia Permai (PBP) Estate Antutan. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan PT. Prima Bahagia Permai (PBP) Estate Antutan Pada Bagian Plant Maintenance. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik pengambilan sampel yaitu metode nonprobability sempling Penelitian ini mengunakan metode sampling jenuh dengan teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Pengukuran dalam kuisioner ini menggunakan skala likert 1 sampai 5 dengan penyebaran sebanyak 50 responden. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan model regresi berganda dengan uji t yang didukung oleh program SPSS. Hasil penelitian membuktikan pelatihan berpengaruh positif terhadap kinerja, motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Disiplin, Beban Kerja, dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan instrumen pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengukuran dalam kuesioner menggunakan skala Likert 1 sampai 5. Metode penarikan sampel menggunakan Teknik Non Probability Sampling yaitu teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang atau kesempatan sama bagi unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, dengan model sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 87 Pegawai. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji t didukung dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS Versi 26. Hasil penelitian membuktikan bahwa variabel Disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, Beban Kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja pegawai, dan Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.